Tautan-tautan Akses

AS

Trump Isi Beberapa Jabatan Penting


Juru bicara pemerintahan baru Amerika, Sean Spicer (Foto: dok).

Juru bicara pemerintahan baru Amerika, Sean Spicer (Foto: dok).

Sementara ratusan jabatan tinggi Gedung Putih belum terisi, hanya beberapa jabatan tingkat kabinet yang masih kosong, khususnya di departemen Pertanian dan Urusan Veteran, dan direktur intelijen nasional.

Kurang dari tiga pekan sebelum pelantikannya, presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump menunjuk mantan pejabat dalam pemerintahan presiden Ronald Reagan sebagai utusan perdagangan.

Robert Lightizer yang pernah mengecam komitmen Partai Republik pada perdagangan bebas dan diyakini akan mengambil sikap keras terhadap China, akan mewakili Amerika “dalam memperjuangkan perjanjian perdagangan yang mengedepankan pekerja Amerika.”

Juru bicara pemerintahan baru Amerika, Sean Spicer, mengatakan rencana spesifik untuk menyusun perjanjian-perjanjian perdagangan baru akan diungkapkan pada waktunya.

Sementara ratusan jabatan tinggi Gedung Putih belum terisi, hanya beberapa jabatan tingkat kabinet yang masih kosong, khususnya di departemen Pertanian dan Urusan Veteran, dan direktur intelijen nasional.

Hari Selasa (3/1) Donald Trump melakukan pertemuan dengan Leo McKay, eksekutif senior sebuah kontraktor militer yang pernah bekerja dalam Departemen Urusan Veteran dibawah Presiden George W. Bush. McKay, wakil presiden senior Lockheed Martin Corp. mengatakan bahwa salah satu prioritas Trump adalah layanan kesehatan kelas satu untuk para veteran.

Trump juga menunjuk Omarosa Manigault, seorang kontestan show televisi The Apprentice untuk menangani humas Gedung Putih, kata dua orang yang dekat dengan keputusan itu, yang tidak mau disebut namanya.

Selagi sibuk mengisi jabatan-jabatan dalam pemerintahannya, Donald Trump dan para penasihat seniornya juga menyusun agenda domestik dan internasional. Hari Selasa, Trump mengisyaratkan bahwa ia tidak akan menyetujui semua prioritas Partai Republik dalam Kongres, dan mempertanyakan pemilihan waktu Fraksi Republik dalam DPR untuk merombak badan etika independen ketika Kongres yang baru bersidang di Washington.

Bentrokan ini menunjukkan kemampuan Trump mempengaruhi prioritas Partai Republik di Kongres. Setelah Trump dilantik sebagai presiden tanggal 20 Januari, Partai Republik akan menguasai mayoritas dalam Senat maupun DPR, untuk pertamakalinya dalam hampir satu dasawarsa.

Wakil presiden terpilih Mike Pence dan bakal Menteri Luar Negeri, CEO Exxon Mobil Rex Tillerson, akan melakukan pertemuan terpisah dengan para anggota Kongres hari Rabu. [ds]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG