Tautan-tautan Akses

Toko Unik di AS Jual Komik dan Tanaman Eksotis


Dennis Webb, pemilik toko “Exotic Planterium and Card and Comic Collectorama” di Alexandria, Virginia, USA.

Dennis Webb, pemilik toko “Exotic Planterium and Card and Comic Collectorama” di Alexandria, Virginia, USA.

Beberapa orang tidak merasa perlu memiliki barang teknologi masa kini, termasuk Dennis Webb yang membuka sebuah toko di Alexandria, Virginia, 40 tahun yang lalu. Toko tersebut menggabungkan hobi masa kecilnya, yaitu menanam tanaman dan membaca komik. Ia juga menambahkan trading cards atau koleksi kartu bergambar yang biasanya ditukar dengan teman dan kumpulan barang lain untuk tokonya yang bernama “Exotic Planterium and Card and Comic Collectorama.”

Webb, yang berumur 68 tahun, adalah seorang pria pendiam dengan senyum yang ramah. Ia memiliki senyuman ramah yang terlihat sedikit "usang" seperti tokonya. “Saya hanya berusaha untuk mendapatkan penghasilan yang tetap,” ujarnya, “melakukan hal-hal yang saya nikmati dan bekerja bersama orang orang yang memiliki hobi yang sama.”

Toko Collectorama terlihat seperti sisa masa lalu dengan cahaya yang redup dan papan petunjuk “Komik” dan “Tanaman Eksotis” yang ditulis dengan tangan. Salah satu tanaman eksotis yang dipamerkan adalah Venus Fly Traps, tanaman yang menyantap serangga. Interior yang berdebu penuh dengan campuran barang eklektik termasuk piringan musik, buku-buku dan majalah tua, action figure atau boneka tokoh film dan serial TV Star Trek yang masih di dalam kemasan asli. Webb juga menjual potongan berita kematian orang-orang terkenal.

Tidak ada barang yang baru di toko Webb. Sebuah kulkas dari tahun 1940an terletak di tengah toko, dikelilingi oleh barang-barang koleksi. Menurut Webb, telepon rumahnya mungkin sudah berusia lebih dari beberapa dekade. Ia tidak memiliki ponsel. “Saya tidak suka membawa ponsel kemana-mana dan bisa ditelepon kapan saja,” ujarnya.

Webb tidak tertarik menjual produknya melalui Internet meskipun ia bisa mendapatkan lebih banyak keuntungan. Di toko Webb, tidak ada barang yang berharga lebih dari 100 dolar. “Saya senang jika orang mengunjungi toko saya untuk membeli produk saya. Saya suka mengobrol dengan pelanggan saya,” ujarnya. “Menurut saya, mereka bisa mendapatkan lebih banyak jika mereka datang dan lihat-lihat dulu. Mungkin mereka dapat menemukan hal-hal lain yang menarik bagi mereka.”

Koleksi terbesar Webb adalah komiknya yang berjumlah beberapa ribu. Ia memiliki beberapa edisi langka yang dipajang di dinding. Beberapa dari komik tersebut berasal dari tahun 1940-an. “Saya mendapatkan sebagian besar komik saya dari orang-orang yang datang ke toko,” kata Webb. “Mungkin mereka mau pindah, mungkin mereka tidak tertarik mengumpulkan komi, atau mereka mewarisi komik itu dan tidak ingin menyimpannya.”

Marty Belkowitz masuk ke dalam toko dengan rasa ingin tahu dan langsung tertarik dengan komik-komik yang ada. “Dia memiliki koleksi komik yang sangat besar,” ujar Belkowitz, “dan juga banyak barang yang mengingatkan saya akan masa kecil saya.”

Sebagian besar komik yang ada di toko ditumpuk di dalam kardus tua dan diurutkan berdasarkan era dan jenis. “Komik-komik ini diurutkan dengan baik,” ujar Webb “jadi jika ada pelanggan yang sedang mencari komik Superman, saya bisa langsung membawanya ke bagian tersebut.”

David Kingwood mengunjungi toko untuk membeli komik Superman yang ia ingat dari masa kecilnya. “Komik Superman sudah beredar sejak tahun 1930an,” ujar kolekor buku komik yang berumur 49 tahun itu, “dan banyak orang yang besar dengan Superman.”

Webb menulis nota dengan tangan. Dia tidak memilik komputer karena menurutnya menggunakan komputer memakan waktu.

Toko Webb juga menjual koleksi trading cards atau kartu bergambar yang menampilkan bintang film, penjelajah, dan tokoh olahraga yang cukup ekstensif. Salah satu kartu itu menampilkan tokoh pemain bola Amerika yang terkenal dengan latar belakang terbuat dari emas.

Jayden Tumiwa, yang berumur 12 tahun tinggal dekat toko Webb. Tumiwa sering membeli koleksi kartu olahraga untuk ditukar dengan teman-temannya. “Semakin tua, semakin berharga,” ujarnya, "dan harga yang ia pasang tidak terlalu mahal, jadi saya sering datang ke tempat ini."

Toko Collectorama kelihatannya tidak cocok berada di kawasan yang telah berubah menjadi lebih "mewah" dalam beberapa tahun terakhir, namun Webb puas dengan toko tuanya dan ia pun mengaku bahwa ia tidak ingin mengubah apapun.

XS
SM
MD
LG