Tautan-tautan Akses

AS

Tidak Ada Ancaman Kredibel terhadap Super Bowl


Erika Moya, kiri dan Ashley King, berpose di dekorasi Super Bowl 50 di sebuah taman yang menghadap ke San Francisco, Rabu, 3 Februari 2016. Denver Broncos akan berhadapan dengan Carolina Panthers di pertandingan football NFL Super Bowl 50, Minggu, 7 Februari 2015, di Santa Clara.

Erika Moya, kiri dan Ashley King, berpose di dekorasi Super Bowl 50 di sebuah taman yang menghadap ke San Francisco, Rabu, 3 Februari 2016. Denver Broncos akan berhadapan dengan Carolina Panthers di pertandingan football NFL Super Bowl 50, Minggu, 7 Februari 2015, di Santa Clara.

Juru bicara Liga Football Nasional (NFL) dan badan-badan penegak hukum AS mengatakan “tidak ada ancaman kredibel” terhadap penyelenggaraan Super Bowl hari Minggu (7/2).

Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Jeh Johnson mengatakan, "kami tidak melihat adanya ancaman yang kredibel terhadap penyelenggaraan Super Bowl 50."

Jeffrey Miller, wakil presiden senior bidang keamanan NFL mengatakan dia puas dengan upaya gabungan antara local polisinegara bagian dan federal untuk mengamankan pertandingan besar tersebut.

Para pejabat mengatakan mereka telah memetik pelajaran dari serangan teror baru-baru ini di Paris dan San Bernardino.

Satu hal yang dikhawatirkan para pejabat adalah seranganperorangan. Menurut Fox News, sebuah memo internal dari FBI dan Departemen Keamanan Dalam Negeri, menyebut para penyerangperorangan, bukan berkelompok, sebagai "kekhwatiran khusus."

Untuk mencegah serangan dari udara, para pejabat telah melarang pesawat tanpa awak dan pesawat udara terbang di dekat Stadium Levi di Santa Clara, California.

Angkatan Udara AS akan menyiagakan jet-jet tempur di wilayah itu untuk memberikan keamanan tambahan dari atas. Para pejabat juga menyerukan kepada penduduk untuk memberitahu mereka apabila melihat hal yang mencurigakan. [vm/ii]

XS
SM
MD
LG