Tautan-tautan Akses

AS

Tawaran Moratorium Uji Nuklir Korea Utara Dianggap Ancaman Terselubung


Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Marie Harf.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Marie Harf.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan Korea Utara dengan tidak wajar mengaitkan latihan militer bersama rutin di Korea Selatan dengan kemungkinan melakukan percobaan nuklir.

Amerika Serikat mengatakan tawaran Korea Utara untuk menghentikan sementara percobaan nuklir jika Washington setuju mengakhiri sementara latihan militer bersama dengan Korea Selatan adalah suatu ancaman terselubung.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Marie Harf mengatakan Korea Utara dengan tidak wajar mengaitkan latihan militer bersama rutin di Korea Selatan dengan kemungkinan melakukan percobaan nuklir.

Dia mengatakan setiap percobaan nuklir oleh Pyongyang melanggar beberapa resolusi Dewan Keamanan PBB dan janji negara itu berdasarkan pernyataan bersama enam negara pada 2005.

Harf mengatakan Amerika meminta kepada Korea Utara agar segera menghentikan semua ancaman dan mengambil langkah menuju perlucutan nuklir.

Seorang pejabat Korea Utara di PBB, An Myong Hun, mengatakan kepada wartawan Selasa (13/1) bahwa Amerika harus menghentikan latihan militer bersama tahunannya dengan Korea Selatan. Ia mengatakan kebijakan Amerika telah menghambat hubungan antara negaranya dan Korea Selatan.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG