Tautan-tautan Akses

Serangan terhadap Editor di Hongkong Picu Kemarahan


Aktivis pro-demokrasi mengangkat poster mantan redaktur surat kabar di Hong Kong, Kevin Lau menuntut polisi untuk menyelidiki penusukan terhadap redaktur tersebut.

Aktivis pro-demokrasi mengangkat poster mantan redaktur surat kabar di Hong Kong, Kevin Lau menuntut polisi untuk menyelidiki penusukan terhadap redaktur tersebut.

Seorang mantan redaktur surat kabar di Hong Kong, yang pemecatannya baru-baru ini memicu protes anti-Beijing, pulih setelah ditikam penyerang-penyerang tak dikenal.

Polisi Hongkong menyatakan Kevin Lau sedang berjalan menuju mobilnya Rabu pagi sewaktu ia diserang oleh orang-orang yang kemudian melarikan diri dengan sepeda motor.

Shirley Yam, wakil ketua Asosiasi Wartawan Hongkong, mengatakan kepada VOA bahwa Lau telah menjalani pembedahan dan tidak lagi dinyatakan dalam kondisi kritis. Ia juga mengecam keras serangan tersebut dan mendesak pihak berwenang agar menyeret para penyerang ke muka hukum.

Lau dipecat bulan lalu sebagai editor surat kabar Ming Pao, yang dikenal berkat jurnalisme investigatif dan laporan terang-terangannya mengenai politik China. Ia digantikan seseorang yang oleh banyak pihak dianggap sebagai editor yang pro-Beijing.
Pemecatan itu, serta beberapa kasus serupa lainnya, telah menimbulkan keprihatinan baru mengenai memburuknya kebebasan pers dan meningkatnya pengaruh China daratan di kawasan semiotonom tersebut.
XS
SM
MD
LG