Tautan-tautan Akses

Serangan 'Drone' AS Tewaskan Pemimpin ISIS di Afghanistan


Warga melihat kawah akibat ledakan bom truk di Kabul, Afghanistan (1/8).

Warga melihat kawah akibat ledakan bom truk di Kabul, Afghanistan (1/8).

Pentagon mengatakan ISIS menggunakan provinsi Nangarhar untuk melatih, melengkapi, menyebar dan mengatur jalur pejuang, menjaga pasokan pejuang bagi kelompok militan itu.

Departemen Pertahanan Amerika mengatakan serangan udara dengan pesawat nirawak telah menewaskan pemimpin senior Negara Islam (ISIS), Hafiz Sayed Khan di Afghanistan.

Pentagon hari Jumat (12/8) mengumumkan bahwa serangan itu dilakukan 26 Juli di distrik Achin, provinso Nangarhar dan mengakibatkan kematian Khan.

Dalam pernyataan, wakil juru bicara Departemen Pertahanan, Gordon Trowbridge mengatakan, “Khan dikenal berpartisipasi langsung dalam serangan-serangan terhadap pasukan Amerika dan koalisi dan aksi-aksi jaringannya meneror warga Afghanistan khususnya di Nangarhar”.

Pentagon mengatakan ISIS menggunakan provinsi Nangarhar untuk melatih, melengkapi, menyebar dan mengatur jalur perbekalan, dan terus-menerus memasok pejuang baru.

Trowbridge mengatakan kematian Khan akan mengacaukan operasi ISIS di Afghanistan dan di kawasan itu.

Badan intelijen Afghanistan keliru melaporkan pada bulan Juli 2015 bahwa Khan sudah tewas dalam sebuah serangan oleh pesawat nirawak. Sumber-sumber Afghanistan mengatakan 30 anggota kelompok lainnya juga tewas dalam serangan drone itu. Laporan kematian Khan ketika itu ternyata tidak benar.

Serangan tanggal 11 Juli 2015 itu terjadi hanya beberapa bulan setelah serangan lainnya di Afghanistan yang menewaskan seorang pria yang diyakini sebagai pemimpin nomor dua ISIS di Afghanistan ketika itu. [my/al]

XS
SM
MD
LG