Tautan-tautan Akses

Serangan Bom Nodai Perjanjian Gencatan Senjata di Damaskus


Warga mengamati bangunan yang hancur pasca ledakan bom mobil di Daf al-Shok, Damaskus, Suriah (26/10).

Warga mengamati bangunan yang hancur pasca ledakan bom mobil di Daf al-Shok, Damaskus, Suriah (26/10).

Bom meledak dekat tempat bermain dan sebuah mesjid di Damaskus, menewaskan sedikitnya lima orang dan melukai 30 lainnya, termasuk anak-anak..

Sebuah bom mobil dekat tempat bermain anak-anak serta bentrokan antara pemberontak dan pasukan pemerintah telah membatalkan sebuah perjanjian gencatan senjata yang belum lama berlangsung di Suriah, Jumat (26/10).

Syrian Observatory for Human Rights yang berbasis di London mengatakan lebih dari 80 orang tewas dalam periode gencatan senjata yang semula dimaksudkan untuk menghentikan kekerasan untuk memperingati Hari Raya Idul Adha.

Bom meledak dekat tempat bermain dan sebuah mesjid di Damaskus, menewaskan paling sedikit lima orang dan melukai 30 lainnya. Pengamat HAM mengatakan anak-anak termasuk yang jadi korban peristiwa tersebut.

Pengamat itu juga melaporkan pertempuran antara pembrontak dan tentara di beberapa bagian dari Suriah, termasuk daerah rumah tinggal Damaskus serta pangkalan militer Wadi al-Daif.

Pejabat militer Suriah mengatakan tentara menanggapi pelanggaran gencatan senjata oleh pembrontak sementara pejuang oposisi menuduh militer melanggar persetujuan itu.

Utusan khusus PBB Lakhdar Brahimi mengatur gencatan senjata ini supaya warga Suriah dari semua fihak bisa merayakan Idul Adha.

Televisi Suriah memperlihatkan Presiden Bashar al-Assad ditengah-tengah umat yang sembahyang Jumat sementara ada warga Suriah yang mengatakan saat ini perhatian mereka lebih terpusat pada usaha mempertahankan hidup dan tidak berniat merayakan Idul Adha.
XS
SM
MD
LG