Tautan-tautan Akses

Sekjen PBB Desak Pihak-Pihak Bertikai di Suriah Beri Kesempatan Bagi Perdamaian

  • Lisa Schlein

Sekjen PBB Ban-Ki-moon berbicara dalam konferensi pers di Markas Besar PBB di Genewa, Swiss (29/2).

Sekjen PBB Ban-Ki-moon berbicara dalam konferensi pers di Markas Besar PBB di Genewa, Swiss (29/2).

Sekjen PBB, Ban Ki-moon mengatakan, ia berharap pihak-pihak yang berperang di Suriah akan mematuhi perundingan gencatan senjata baru, supaya pembicaraan damai yang akan dibuka minggu depan di Jenewa dapat berlangsung sesuai rencana.

Sekjen PBB itu tidak meremehkan adanya kesulitan mengumpulkan faksi-faksi yang bersengketa di Suriah di meja perundingan untuk membicarakan perdamaian, tapi katanya, ada harapan perjanjian gencatan senjata itu bisa terus berjalan dan kemungkinan diperpanjang dua minggu.

Ban Ki-moon mengakui, adanya beberapa pelanggaran perjanjian yang dilaporkan menimbulkan kerisauan, namun ia mencatat para anggota satuan tugas gencatan senjata Suriah, International Syria Support Group, termasuk Amerika dan Rusia memantau situasi dengan cermat.

Ia mengatakan, gencatan senjata itu penting.

"Kami dapat terus memberi bantuan kemanusiaan untuk menyelamatkan banyak orang, setidaknya 400.000 orang yang tinggal di daerah terkepung. Jadi, benar-benar penting kalau pihak-pihak itu menepati janji mereka. Itu adalah hal yang sangat penting."

Dalam lima hari mendatang, PBB dan lembaga bantuan lainnya berencana memberi bantuan kemanusiaan kepada sekitar 154.000 orang yang tinggal di daerah-daerah yang dikepung oleh pasukan pemerintah dan pemberontak Suriah . Banyak orang-orang ini sudah setahun tidak mendapat bantuan apapun.

Sambil menunggu persetujuan dari pihak yang bertikai, PBB berencana menjangkau orang-orang yang terjebak perang itu dengan memberi bantuan makanan , air minum dan perlengkapan sanitasi, obat-obatan dan barang-barang bantuan lainnya.

Sekjen PBB, Ban mengatakan, penting untuk terus melakukan gencatan senjata selama paling tidak dua minggu, untuk memberi waktu bagi para pekerja bantuan menyelesaikan operasi kemanusiaan ini. [ps/isa]

XS
SM
MD
LG