Tautan-tautan Akses

Rusia, AS Mulai Bahas Diplomasi Senjata Kimia Suriah


Menlu AS John Kerry disambut oleh Utusan Tetap AS untuk PBB, Duta Besar Betty E.King, setibanya di bandara Cointrin, Jenewa (12/9). Menlu AS John Kerry dijadwalkan akan bertemu dengan Menlu Rusia Sergei Lavrov terkait diplomasi senjata kimia untuk Suriah.

Menlu AS John Kerry disambut oleh Utusan Tetap AS untuk PBB, Duta Besar Betty E.King, setibanya di bandara Cointrin, Jenewa (12/9). Menlu AS John Kerry dijadwalkan akan bertemu dengan Menlu Rusia Sergei Lavrov terkait diplomasi senjata kimia untuk Suriah.

Menteri Luar Negeri AS, John Kerry bertemu dengan Menlu Rusia Sergei Lavrov di Jenewa, Kamis (12/9), untuk membahas rencana Moskow sebagai bagian dari upaya mengakhiri ancaman senjata kimia Suriah.

Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan akan konsekuensi serangan militer terhadap Suriah, sementara menteri luar negerinya bersiap-siap untuk bertemu dengan Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry untuk membahas gagasan Moskow untuk mengakhiri ancaman senjata kimia Suriah.

Putin menekankan dalam artikel opini harian New York Times perlunya bekerja sama melalui PBB dan tidak melakukan tindakan militer sepihak untuk mengatasi konflik di Suriah. Menurut Putin, serangan militer Amerika akan meningkatkan kekerasan dan melepaskan gelombang baru terorisme, dan dapat berpengaruh buruk terhadap usaha untuk menanggulangi program nuklir Iran dan proses perdamaian Israel-Palestina.

Putin juga mengatakan ada alasan kuat untuk meyakini bahwa laskar oposisi merupakan orang-orang yang bertanggung jawab atas penggunaan senjata kimia di Suriah, dalam usaha untuk menarik tindakan militer dari luar. Amerika Serikat menuduh pemerintah Suriah menggunakan gas racun terhadap kaum sipil.

Sementara itu, Kerry dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov akan mengadakan pertemuan hari Kamis (12/9) di Jenewa, untuk membahas rincian gagasan Rusia yang mengharuskan Suriah menyerahkan senjata kimianya kepada PBB.

Pimpinan Tentara Pembebasan Suriah, Salim Idris, menolak usul Rusia dalam video yang dimuat online, dengan mengatakan masyarakat internasional hendaknya tidak hanya menyingkirkan senjata kimia tersebut, tetapi juga menghukum orang-orang yang bertanggung jawab karena menggunakannya.

Presiden Barack Obama pekan ini secara berhati-hati mendukung prakarsa diplomatik Rusia, tetapi mengatakan militer Amerika akan siap bertindak jika diplomasi gagal.
XS
SM
MD
LG