Tautan-tautan Akses

AS

Pria San Diego Didakwa Buat Pernyataan Palsu Terkait Suriah


Sebuah penjara di Tacoma, Washington (Foto: dok). Mohamad Saeed, warga negara AS, didakwa dengan dua tuduhan membuat pernyataan palsu yang melibatkan terorisme internasional dan ditahan tanpa jaminan di penjara federal San Diego, Kamis (23/4).

Sebuah penjara di Tacoma, Washington (Foto: dok). Mohamad Saeed, warga negara AS, didakwa dengan dua tuduhan membuat pernyataan palsu yang melibatkan terorisme internasional dan ditahan tanpa jaminan di penjara federal San Diego, Kamis (23/4).

Mohamad Saeed, warga negara AS, didakwa dengan dua tuduhan membuat pernyataan palsu yang melibatkan terorisme internasional dan ditahan tanpa jaminan di penjara federal San Diego.

Seorang pria San Diego telah ditahan setelah mengaku kepada agen-agen federal bahwa dia berperang bersama pejuang militan Muslim di tanah asalnya Suriah, demikian dikatakan seorang jaksa federal, hari Kamis.

Mohamad Saeed, warga negara AS, didakwa dengan dua tuduhan membuat pernyataan palsu yang melibatkan terorisme internasional dan ditahan tanpa jaminan di penjara federal San Diego. Saeed tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar, demikian juga pengacaranya yang baru ditunjuk oleh pengadilan.

Seorang teman bernama Keddo, yang menghadiri sidang pertama Saeed, hari Kamis, mengatakan, pemuda umur 24 tahun itu pergi ke Suriah untuk membawa ibu dan saudara-saudaranya ke luar dari perang saudara di negara itu dan hidup bersamanya di San Diego.

Asisten Jaksa John Parmley mengatakan, Saeed mengaku kepada agen-agen Biro Investigasi Federal, FBI, tanggal 25 Maret lalu sewaktu diwawancarai di bandar udara Charlotte, North Carolina, bahwa dia telah ikut berperang di Suriah.

Pengakuannya itu diberikan setelah sebelumnya dia menyangkal telah berperang di Suriah kepada para pejabat federal yang mewawancarainya tanggal 10 Maret di kedutaan besar AS di Turki.

XS
SM
MD
LG