Tautan-tautan Akses

Presiden Salvador Minta Maaf atas Pembunuhan Uskup


Presiden El Salvador, Mauricio Funes, sewaktu mengunjungi Presiden Obama di White Housepada bulan Maret 2010.

Presiden El Salvador, Mauricio Funes, sewaktu mengunjungi Presiden Obama di White Housepada bulan Maret 2010.

Atas nama negara atas pembunuhan tahun 1980 seorang uskup agung Gereja Katolik pada awal perang saudara 12 tahun negara itu.

Presiden Salvador Mauricio Funes telah meminta maaf secara terbuka atas nama negara atas pembunuhan tahun 1980 seorang uskup agung Gereja Katholik pada awal perang saudara 12 tahun negara itu.

Presiden Funes hari Rabu meminta pengampunan atas nama negara Amerika Tengah itu ketika ia membuka lukisan dinding yang menghormati Uskup Agung Oscar Romero di bandar udara internasional tidak jauh dari ibukota San Salvador. Uskup Agung Romero ditembak mati dengan satu peluru dari penembak tersembunyi ketika ia memimpin Misa di sebuah gereja rumah sakit di San Salvador.

Presiden Funes mengatakan Romero dibunuh oleh regu pembunuh sayap-kanan yang bertindak dengan mendapat perlindungan, kerjasama atau keikutsertaan petugas negara. Funes juga dikutip mengatakan kelompok-kelompok bersenjata gelap menteror penduduk sipil, dan meninggalkan ribuan korban.

Uskup Agung Romero terkenal atas kecamannya terhadap militer Salvador dan atas penggunaan khotbahnya untuk menyuarakan dukungan pada kaum miskin dan kaum tertindas.

XS
SM
MD
LG