Tautan-tautan Akses

Politikus Sayap Kanan Perancis Unggul dalam Jajak Pendapat Pilpres

  • Lisa Bryant
  • Dewi Sitompul

Marine Le Pen, pemimpin Partai Front Nasional Perancis yang juga putri tokoh sayap kanan Perancis Jean-Marie Le Pen,

Marine Le Pen, pemimpin Partai Front Nasional Perancis yang juga putri tokoh sayap kanan Perancis Jean-Marie Le Pen,

Dalam jajak pendapat baru-baru ini di Perancis, politikus Marine Le Pen dari partai sayap kanan Front Nasional mengalahkan popularitas Presiden Sarkozy.

Sebuah jajak pendapat yang keluar Selasa menunjukkan pemimpin partai sayap kanan Perancis, Marine Le Pen, dari Partai Front Nasional akan mengalahkan semua calon presiden yang dijagokan termasuk presiden berkuasa saat ini, Nicolas Sarkozy, jika pemilu dilangsungkan saat ini.

Survey Harris Interactive menunjukkan 24 persen pemilih di Perancis akan memilih Le Pen dalam putaran pertama. Dominique Strauss-Kahn, seorang sosialis yang saat ini memegang jabatan sebagai kepala Dana Moneter International (IMF), akan berada di urutan kedua dengan 23 persen suara. Presiden Sarkozy menempati urutan ketiga dengan 20 persen suara. Hasil ini muncul setelah dua hari sebelumnya, jajak pendapat lain juga menempatkan Le Pen di urutan teratas pada putaran pertama.

Dalam wawancara televisi Senin malam, Le Pen, usia 42 tahun mengatakan ia tidak memperhatikan jajak pendapat. Tetapi, Le Pen mengatakan jajak pendapat tersebut mencerminkan suatu dinamisme dalam Partai Front Nasional dan pencalonannya, yang menurutnya menarik para pemilih di Perancis.

Politikus lainnya dan para pakar, bersama warga Perancis kebanyakan telah mencermati hasil jajak pendapat tersebut yang muncul setahun sebelum pemilu presiden. Sebagian orang mengatakan metode yang dipakai dalam survei tidak akurat. Sementara lainnya berpendapat Le Pen diuntungkan oleh sorotan media sejak ia mengambil alih kepemimpinan Front Nasional tahun ini dari ayahnya, Jean-Marie Le Pen, yang berusia 82 tahun.

Tetapi, politikus seperti Jean-Francois Cope, juru bicara partai UMP, partai Presiden Sarkozy, mengakui bahwa Front Nasional menyuarakan keinginan kebanyakan warga Perancis. Cope mengatakan kepada radio France Info bahwa Front Nasional mampu menanggapi kekuatiran warga Perancis mengenai ekonomi dan kekacauan geopolitik serta tentang masa depan negara ini.

Marine Le Pen yang menampilkan sosok yang lebih lembut dan wajah yang lebih muda dalam Partai Front Nasional yang tegas, anti-kejahatan, anti-Eropa dan mengusung platform anti immigran. Tetapi banyak warga Perancis ingat ayahnya, Jean-Marie, hanya menempati urutan kedua dalam pilpres putaran pertama di Perancis tahun 2002.

Pilpres tersebut mengejutkan Perancis dan juga dunia. Mantan Presiden Perancis Jacques Chirac memenangkan putaran kedua dengan mudah, dalam pemilu yang secara luas dipandang sebagai sebuah referendum melawan ekstremisme.

XS
SM
MD
LG