Tautan-tautan Akses

Polisi Perancis Lanjutkan Penyelidikan Pasca Penembakan Maut


Polisi Perancis terus melanjutkan penyelidikan pasca insiden penembakan di sekolah Yahudi di Toulouse (20/3).

Polisi Perancis terus melanjutkan penyelidikan pasca insiden penembakan di sekolah Yahudi di Toulouse (20/3).

Presiden Sarkozy bertekad akan menindak indoktrinasi ekstremis, dan siapapun yang secara teratur mengunjungi situs Internet radikal.

Polisi Perancis telah mulai mengumpulkan barang bukti di gedung apartemen tersangka pelaku tujuh pembunuhan yang tewas setelah konfrontasi selama 32 jam di kota Toulouse.

Para teknisi kepolisian pada hari Jumat terlihat memasukkan karung-karung ke dalam sebuah mobil van selagi beberapa orang mengamati, dekat tempat peringatan sementara untuk mengenang para korban.

Jaksa Francois Molins mengatakan satuan khusus polisi diinstruksikan untuk berbuat semua yang bisa mereka lakukan untuk menangkap tersangka, Mohamed Merah, hidup-hidup. Tetapi ketika mereka memasuki apartemennya Kamis pagi, dia ke luar dari kamar mandi sambil melepaskan tembakan, dan kemudian melompat dari balkon. Molins mengatakan tersangka tertembak di kepala.

Merah, seorang warga Perancis asal Aljazair, dituduh melakukan penembakan membabi-buta pada tanggal 11 Maret yang awalnya menarget tiga tentara Perancis dan kemudian seorang rabbi dan tiga anak-anak di sebuah sekolah Yahudi di Toulouse. Serangan-serangan dilakukan dari sepeda motor dan pihak berwenang mengatakan senjata yang sama digunakan dalam semua serangan.

Para pejabat mengatakan Merah menganut Islam radikal dan telah berkunjung ke Afghanistan dan kubu militan Pakistan di Waziristan, dimana dia mengaku telah mendapat pelatihan dari Al-Qaida. Dia juga memiliki catatan panjang kejahatan kecil di Perancis di mana dia pernah menjalani hukuman penjara.

Dalam pidato televisinya, Kamis, Presiden Nicolas Sarkozy bertekad akan menindak indoktrinasi ekstremis, dan siapapun yang secara teratur mengunjungi situs internet yang mendukung terorisme atau mengobarkan kebencian dan kekerasan akan dihukum. Ia juga menghimbau persatuan nasional setelah penembakan itu.

XS
SM
MD
LG