Tautan-tautan Akses

AS

Pemimpin Militer AS Ajukan Opsi di Afghanistan


Helikopter NATO terbang di atas lokasi serangan pemberontak di markas gabungan NATO-Afghanistan di distrik Ghani Khel, provinsi Nangarhar (4/1). (Reuters/Parwiz)

Helikopter NATO terbang di atas lokasi serangan pemberontak di markas gabungan NATO-Afghanistan di distrik Ghani Khel, provinsi Nangarhar (4/1). (Reuters/Parwiz)

AS mengatakan bahwa 10 ribu tentara Amerika ditinggalkan di Afghanistan ketika misi tempur berakhir, kalau tidak, semua pasukan ditarik.

Para pemimpin militer Amerika Serikat telah mengusulkan dua pilihan bagi Afghanistan setelah 2014, yakni 10 ribu tentara Amerika ditinggalkan di sana ketika misi tempur berakhir, kalau tidak, semua pasukan ditarik.

Sebuah sumber memberitahu VOA usul itu telah beberapa lama dibicarakan dengan panjang lebar. Tetapi, beberapa media berita, termasuk The Wall Street Journal dan New York Times, mengatakan panglima pasukan yang dipimpin NATO di Afghanistan, Jenderal Joseph Dunford, mengajukan pilihan tersebut kepada Gedung Putih pekan lalu.

Kira-kira 37.500 tentara Amerika sekarang berada di lapangan di Afghanistan, beserta 19 ribu tentara dari negara-negara lain dalam koalisi yang dipimpin NATO.

Beberapa laporan juga mengatakan kalau 10 ribu tentara ditinggalkan setelah 2014, semuanya harus ditarik sebelum awal 2017, ketika masa jabatan Presiden Barack Obama habis.

Pemerintah Afghanistan belum menandatangani persetujuan keamanan bilateral yang akan menentukan jumlah pasukan Amerika yang tinggal di Afghanistan sebelum akhir tahun ini.
XS
SM
MD
LG