Tautan-tautan Akses

Pelajar SMA Manggung dengan Musisi Kelas Dunia di 'Grammy Camp'


Christian McGhee (kiri) dan Geoff Galante (kanan) terpilih mengikuti Grammy Camp - Jazz Session setelah mengikuti proses seleksi ketat. (foto: Vina/VOA).
Christian McGhee (kiri) dan Geoff Galante (kanan) terpilih mengikuti Grammy Camp - Jazz Session setelah mengikuti proses seleksi ketat. (foto: Vina/VOA).

Setiap tahun puluhan pelajar Amerika yang berbakat diundang mengikuti Grammy Camp di Los Angeles. Selama 10 hari mereka diasah kemampuan musiknya dan berkesempatan manggung dengan musisi ternama. Tahun ini, mereka mendapat pengalaman tak terlupakan – yaitu tampil bersama pianis Indonesia peraih tiga nominasi Grammy, Joey Alexander.

Bagi banyak pelajar SMA di Amerika ini, bisa menembus seleksi ketat dan terpilih sebagai salah satu personil Grammy Band yang bergengsi adalah mimpi yang jadi nyata. Seperti yang dirasakan Christian McGhee, pelajar asal St. Louis Missouri.

Christian McGhee, personil Grammy Band mengatakan, “Saya tadinya masih tidak percaya, berada di sini, akan tampil dalam pesta setelah malam penghargaan Grammy. Saya tidak percaya sampai akhirnya benar-benar berada di sini.” Demikian, ungkap laki-laki 18 tahun ini.

Yang lebih membanggakan lagi, mereka bisa berbagi panggung dengan musisi kelas dunia.

Seperti yang terlihat di kelab jazz Bluewhale di Los Angeles, California Rabu malam. Puluhan musisi muda berbakat ini jamming bersama Joey Alexander, pianis Indonesia peraih tiga nominasi Grammy – penghargaan musik paling bergengsi di Amerika.

Geoff Galante, pelajar asal Alexandria, Virginia yang juga personil Grammy Band, bahkan berkesempatan berduet dengan Joey.

Pianis Joey Alexander tampil bersama para pelajar SMA peserta Grammy Camp - Jazz Session di kelab Bluewhale, Los Angeles, Rabu 8/2 (foto: VOA).
Pianis Joey Alexander tampil bersama para pelajar SMA peserta Grammy Camp - Jazz Session di kelab Bluewhale, Los Angeles, Rabu 8/2 (foto: VOA).

“Kami bermain balada, hanya kami berdua. Saya bermain terompet. Saya bangga sekali. Kami berduet selama sekitar 15 menit,” kata Geoff Galante, remaja 16 tahun ini.

Joey Alexander yang berusia 13 tahun mengaku senang bisa tampil bersama musisi-musisi sebayanya.

“Mereka adalah musisi yang hebat, dan saya senang bisa bermain musik dengan mereka. Merupakan kehormatan saya bisa bermain musik dengan orang-orang sepantaran saya. Saya sangat bahagia,” tutur Joey.

Grammy Camp – Jazz Session ini adalah bagian dari program tahunan Grammy in the Schools yang digagas oleh Grammy Foundation.

Direktur Pendidikan David Sears mengatakan program ini terbuka bagi para pelajar di seluruh Amerika, tapi bukan tidak mungkin akan diperluas di masa mendatang.

“Itu mungkin saja terjadi. Tetapi tergantung pada sponsor, anggaran, keuangan dan hal-hal semacam itu. Tapi kami selalu berdiskusi tentang bagaimana kita bisa memperluas cakupan aktivitas kami, tidak hanya program edukasi, tapi juga program dengan Recording Academy juga,” ujar David.

Grammy Camp – Jazz Session tahun ini diikuti oleh 32 pelajar SMA dari 30 kota di Amerika. Selain tampil, para musisi muda ini juga berkesempatan mendapatkan beasiswa, merekam album dan menghadiri acara penghargaan Grammy yang akan diadakan hari Minggu, 12 Februari mendatang. [vm/yl]

XS
SM
MD
LG