Tautan-tautan Akses

AS

Obama: Perubahan Iklim Tak Dapat Disangkal


Presiden AS Barack Obama berbicara di Gedung Putih (17/4). (AP/J. David Ake)

Presiden AS Barack Obama berbicara di Gedung Putih (17/4). (AP/J. David Ake)

Dunia berharap Amerika mengambil peran pemimpin dalam menangani perubahan iklim secara cerdas, kata Obama.

Presiden Amerika Barack Obama dalam pidato mingguannya Sabtu (18/4) mengatakan bahwa tidak ada ancaman yang lebih besar terhadap Bumi selain perubahan iklim.

“Perubahan iklim tidak lagi dapat disangkal atau diabaikan,” dengan 14 dari 15 tahun dengan suhu terpanas terjadi pada 15 tahun pertama abad ini, kata Obama. Tahun 2014 tercatat sebagai tahun dengan suhu paling panas.

Meningkatnya suhu Bumi memiliki dampak sangat serius, ujar Obama, termasuk di antaranya adalah badai yang lebih kuat, kemarau lebih parah dan musim kebakaran semak yang lebih lama.

Pemimpin Amerika itu mengatakan ia akan memperingati Hari Bumi, Rabu mendatang di Everglades, Florida, lokasi yang ia sebut sebagai “salah satu tempat paling spesial di Amerika” dan “salah satu yang paling rawan.” Ia mengatakan meningkatnya permukaan air laut membuat “kekayaan nasional” itu terancam.

Dunia berharap Amerika mengambil peran pemimpin dalam menangani perubahan iklim secara cerdas, kata Obama.

“Dan itulah yang sedang kami kerjakan,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa Amerika menggunakan lebih banyak energi bersih daripada sebelumnya dan negara nomor satu dalam pemanfaatan energi angin.

Ia mengatakan langkah-langkah lain yang diambil diantaranya meningkatkan jumlah mobil dan bangunan hemat energi yang menghemat uang konsumen.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG