Tautan-tautan Akses

2 WNI Tewas, 31 Luka-luka dalam Insiden di Masjidil Haram


Menara derek konstruksi terlihat jatuh menimpa Masjidil Haram, di Mekkah, Arab Saudi, Jumat (11/9).

Menara derek konstruksi terlihat jatuh menimpa Masjidil Haram, di Mekkah, Arab Saudi, Jumat (11/9).

Berdasarkan keterangan terbaru yang diperoleh VOA, ada dua orang calon jemaah haji warga negara Indonesia yang meninggal dunia dalam insiden jatuhnya alat berat derek konstruksi (crane) di Masjidil Haram, Mekkah, yang terjadi Jumat (11/9).

Melalui telepon, Halimah petugas Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Kantor Daerah Kerja Mekkah Arab Saudi mengatakan kepada VOA, Sabtu (12/9), korban yang meninggal dunia adalah Masnauli Sijuadil Hasibuan jemaah dari Medan kloter sembilan dan Siti Rasti Darmini, jemaah kloter tiga dari Jawa Barat.

Sementara itu, 31 calon jemaah haji WNI lainnya menderita luka-luka. Ini merupakan informasi terbaru per pukul 4.00 pagi waktu Arab Saudi, menurut Halimah. Korban luka-luka dirawat di beberapa rumah sakit setempat, tambahnya.

Halimah menjelaskan korban luka-luka tetap terus dipantau kondisinya. Sampai yang bersangkutan membaik kondisinya.

"Kita kurang tahu mengenai pemulangan korban yang luka. Yang jelas kita lihat kondisi korban. Tidak mungkin masih sakit lalu kita kirim pulang ke Indonesia," katanya.

PPIH Kantor Daerah Kerja Mekkah Arab Saudi menyiapkan layanan telepon lewat nomor +966 543603154 yang bisa diakses langsung oleh keluarga anggota jemaah Indonesia yang menjadi korban robohnya alat berat di Masjidil Haram. Halimah memastikan, kantor PPIH tetap akan melayani informasi yang dibutuhkan seputar hal ini sampai tuntas penanganan para korban, khususnya dari Indonesia.

"Kita akan terus membuka pelayanan informasi sampai selesai semua masalahnya," ujarnya.

Berikut adalah nama-nama korban jamaah asal Indonesia yang sementara ini di peroleh VOA:

1. Iti Rasti Darmini – JKS 023 (Wafat)

2. Masnauli Sijuadil Hasibuan – MES 009 (Wafat)

3. Suji Syarbaini Irono – BTH 014 (dirawat BPHI Makkah)

4. Ernawati Muhammad Saad – BTH 001 (dirawat di RSAS)

5. Kursia Nanting Lembong – BTH 017 (dirawat di RSAS)

6. Nasriah Binti Muhammad Abdurrahman – BTJ 001 (dirawat di RSAS)

7. Ardian Sukarno Effien – JKG 007 (dirawat di RSAS)

8. Teti Herawati Mad Saleh – JKS 005 (dirawat di RSAS)

9. Apip Sahroni Rohman – MES 008 (dirawat di RSAS)

10. Emmiwaty Janahar Saleh – MES 008 (dirawat di RSAS)

11. Nur Baik Nasution – MES 009 (dirawat di RSAS)

12. Tri Murti Ali – PDG 003 (dirawat di RSAS)

13. Sopiah Taizir Nasution – MES 009 (dirawat di RSAS)

14. Zulfitri Zaini Haji – PDG 03 (dirawat di RSAS)

15. Zalniwarti Munaf Umma – PDG 004 (dirawat di RSAS)

16. Ali Sabri Selamun – PDG 007 (dirawat di RSAS)

17. Umi Dalijah Amat Rais – SOC 024 (dirawat di RSAS)

18. Endang Kawnarnu Poerwomarton – SOC 046 (dirawat di RSAS)

19. Djumali Jamari Setro Wijoyo – SOC 052 (dirawat di RSAS)

20. Murodi Yahya Kasani – SUB 001 (dirawat di RSAS)

21. Hasan Mansur Ahmad – SUB 010 (dirawat di RSAS)

22. Sainten Said Tarub – SUB – 015 (dirawat di RSAS)

23. Nurudin Baasith Sujiyono – SUB 021 (dirawat di RSAS)

24. Isnainy Fadjarijah Abdul Djumali – SUB 021 (dirawat di RSAS)

25. Saharmi Umar Passire - UPG 002 (dirawat di RSAS)

26. Norma Latang Kulasse - UPG 005 (dirawat di RSAS)

27. Rosnallang Caco Baba – UPG 005 (dirawat di RSAS)

28. Hadiah Syamsudi Sak – UPG 015 (dirawat di RSAS)

29. Muhammad Harun Abdul Hamid – UPG 016 (dirawat di RSAS)

30. Fatmawati Abdul Jalil – UPG 018 (dirawat di RSAS)

31. Abdul Jalil Conci Leta – UPG 018 (dirawat di RSAS)

32. Rosdiana Mudu Toheng – UPG 018 (dirawat di RSAS)

33. Erni Sampe Dosen – UPG 018 (dirawat di RSAS)

Para pemimpin dari berbagai negara menyampaikan perasaan belasungkawanya atas peristiwa jatuhnya alat berat di Masjidil Haram akibat badai dan hujan deras. Presiden Joko Widodo dalam keterangannya kepada wartawan di Istana Raja Faisal Jeddah Arab Saudi, Jumat (11/9), menyampaikan duka citanya yang mendalam.

Presiden Jokowi telah memerintahkan amirul haj Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin untuk menangani dan membantu secara optimal anggota jemaah haji asal Indonesia yang menjadi korban jatuhnya crane di kawasan Masjidil Haram itu. Pemerintah akan memberikan santunan kepada WNI yang menjadi korban dalam musibah ini.

Kota Mekkah belakangan ini dilanda badai kuat yang diduga membuat derek konstruksi rubuh dan menimpa sejumlah jemaah yang berada di sana. Dari data sementara total ada 107 orang tewas dan korban luka-luka mencapai 238 orang.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG