Tautan-tautan Akses

Menteri Inggris dan Oposisi Anti-Brexit Bereaksi Mengenai Pemilu


PM Inggris, Theresa May, berbicara kepada media di luar kediaman resminya di Downing Street 10 di London hari Selasa tanggal 18 April 2017 (foto: AP Photo/Alastair Grant)
PM Inggris, Theresa May, berbicara kepada media di luar kediaman resminya di Downing Street 10 di London hari Selasa tanggal 18 April 2017 (foto: AP Photo/Alastair Grant)

PM Theresa May ingin mendapat mandat yang lebih kuat dari rakyat Inggris untuk mendapat kesepakatan terbaik menyangkut perundingan keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

Menteri Brexit Inggris, David Davis hari Selasa mengatakan seruan Perdana Menteri Theresa May mengenai pemilu dini mencerminkan keinginannya untuk mendapat mandat yang lebih kuat dari rakyat Inggris untuk mendapat kesepakatan terbaik menyangkut perundingan keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

Dalam pernyataan yang mengejutkan di Downing Street, May mengatakan parlemen akan diminta untuk melakukan pemungutan suara mengenai pemilu itu hari Rabu.

Partai Konservatif Theresa May unggul dari oposisi utama Partai Buruh dalam jajak-jajak pendapat.

Pemimpin oposisi lain menyambut baik pengumuman itu dan pemimpin Demokrat Liberal, Tim Farron mengatakan kepada pemilih “ini kesempatan kita untuk mengubah arah negara kita.”

Farron mengatakan pemilu bisa menjadi kesempatan bagi rakyat untuk memilih menentang Brexit tegas dan menyampaikan “oposisi yang kuat dan selayaknya”. [my/al]

XS
SM
MD
LG