Tautan-tautan Akses

AS

Menlu AS Optimistis Konflik Israel-Palestina Dapat Diredakan


Menteri Luar Negeri AS John Kerry (kiri) berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pertemuan di Berlin (22/10). (AP/Carlo Allegri/Pool)

Menteri Luar Negeri AS John Kerry (kiri) berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pertemuan di Berlin (22/10). (AP/Carlo Allegri/Pool)

Kerry mengatakan ia mempunyai optimistis bahwa kemungkinan akan ada beberapa hal dalam dua hari mendatang yang akan dirundingkan.

Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry hari Kamis (22/10) mengutarakan “optimisme berhati-hati” atas meredanya babak kekerasan terbaru Israel-Palestinians setelah pembicaraan empat jam di Berlin dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Kedua tokoh tersebut mengadakan pertemuan sebagai bagian dari kegiatan yang bertujuan untuk menghentikan siklus kekerasan yang pecah tanggal 2 Oktober dan menimbulkan kekhawatiran akan pergolakan atau intifada baru Palestina.

Sebelum pembicaraannya dengan Kerry, perdana menteri Israel itu mengambil sikap yang keras, dengan menuding Presiden Palestina Mahmud Abbas memicu gelombang serangan.

Namun setelah pertemuan itu, Kerry mengatakan ia mempunyai optimistis bahwa kemungkinan akan ada beberapa hal dalam dua hari mendatang yang akan dirundingkan.

Tujuannya adalah meyakinkan semua pihak “bahwa ada cara untuk meredakan situasi dan memulai satu jalan untuk maju,” katanya.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika John Kirby mengatakan “gagasan konstruktif” telah dikemukakan dalam pembicaraan itu, yang mencakup “langkah-langkah yang dapat diambil oleh Israel untuk menegaskan kembali tekad untuk memelihara status quo di kompleks masjid Al-Aqsa yang tegang itu, yang dinamakan oleh kaum Yahudi Gunung Bait Tuhan.

Kerry mengatakan ia membicarakan beberapa hal dengan Netanyahu, yang akan ia bicarakan dengan Abbas dan Raja Yordania, Abdullah II, yang sebelumnya memainkan peran kunci dalam usaha penengahan antara kedua pihak. [gp]

XS
SM
MD
LG