Tautan-tautan Akses

Mahkamah Agung Chile Kabulkan Gugatan Ekstradisi Atas AS


Isabel Morel, janda Orlando Letelier, mantan diplomat Chile pada pemerintahan Salvador Allende Government, yang tewas dibunuh pada tahun 1976 di Washington, DC, menaruh bunga di makam Letelier di Santiago. (Foto: Dok)

Isabel Morel, janda Orlando Letelier, mantan diplomat Chile pada pemerintahan Salvador Allende Government, yang tewas dibunuh pada tahun 1976 di Washington, DC, menaruh bunga di makam Letelier di Santiago. (Foto: Dok)

Chile meminta AS mengekstradisi seorang warga Amerika dan seorang warga Chile yang terlibat dalam pembunuhan mantan duta besarnya.

Mahkamah Agung Chile hari Senin (5/12) memutuskan pemerintah bisa mengajukan permintaan ekstradisi kepada Amerika Serikat untuk mengirim dua orang bekas agen rahasianya untuk diadili di Chile, atas keterlibatan mereka dalam pembunuhan Orlando Letelier di Washington, DC, tahun 1976.

Kedua orang itu adalah warga AS Michael Townley dan warga Chile Armando Fernandez Larios, yang bekerja bagi rezim diktator militer Augusto Pinochet dari tahun 1973 sampai tahun 1990.

Letelier adalah bekas duta besar Chile pada masa pemerintahan presiden Sosialis Salvador Allende yang digulingkan oleh Jenderal Pinochet. Letelier ditahan dan disiksa selama 12 bulan oleh Pinochet sebelum dibebaskan. Ia kemudian pindah ke Amerika, di mana ia menjadi penentang keras Pinochet.

Letelier dilaporkan berhasil meyakinkan pemerintah beberapa negara Eropa untuk membatalkan rencana bantuan keuangan bagi Chile, dan ini membuat marah Pinochet.

Pada tahun 1976, Letelier tewas ketika bom yang dipasang di mobil yang dikemudikannya meledak. Seorang warga Amerika yang bekerja sebagai asistennya juga tewas dalam insiden itu.

“Setelah 40 tahun kematian Letelier dan warga Amerika Ronni Moffit, kami bisa maju selangkah lagi untuk mendapatkan keadilan atas kejahatan yang dilakukan hanya beberapa blok dari Gedung Putih,” kata Nicolas Pavez, pengacara yang mewakili kelompok keluarga warga Chile yang tewas dibunuh oleh rezim Pinochet.

Pinochet sendiri meninggal dunia tahun 2006 dalam status tahanan rumah, tapi ia tidak pernah diadili atas tuduhan pelanggaran hak asasi manusia dan korupsi selama pemerintahannya.

Pada masa kekuasaan Pinochet, kira-kira 3.000 orang mati dibunuh dan 80.000 lainnya ditahan dan disiksa. [isa/sp]

XS
SM
MD
LG