Tautan-tautan Akses

Larangan Burkini Meluas di Kota-kota Pantai Perancis


Nissrine Samali, 20, berenang di laut di Marseille, Perancis selatan, dengan mengenakan baju renang syariah, burkini. (Foto: Dok)

Nissrine Samali, 20, berenang di laut di Marseille, Perancis selatan, dengan mengenakan baju renang syariah, burkini. (Foto: Dok)

Perdana Menteri Perancis Manuel Valls mengatakan mendukung para walikota melarang burkini jika mereka bertindak demi kebaikan masyarakat.

Tiga lagi kota Perancis di ambang pelarangan burkini, baju renang yang menutup seluruh tubuh yang dikenakan oleh perempuan Muslim.

Tiga kota di Laut Mediterania, Cannes, Villeneuve-Loubet dan Sisco di kepulauan Corsica sudah melarang penggunaan pakaian tersebut di pantai-pantai umum, yang menimbulkan kecaman dari komunitas Muslim.

Di Perancis barat daya, walikota Leucate dijadwalkan untuk menandatangani keputusan pemerintah kota yang akan melarang burkini di pantai-pantai umum. Walikota Oye-Plage dan Le Touquet juga berencana melakukan hal yang sama.

Para walikota yang memberlakukan larangan itu, yang umumnya konservatif, mengatakan pakaian yang hanya memperlihatkan wajah, tangan dan kaki itu bertentangan dengan hukum sekularisme yang berlaku di Perancis.

Perdana Menteri Perancis Manuel Valls juga ikut menyampaikan pendapatnya dalam perdebatan itu. Ia mengatakan pemakaian burkini sebagai “tidak sesuai dengan nilai-nilai Perancis dan Republik” dan mengatakan ia mendukung para walikota itu yang melarangnya jika mereka bertindak demi kebaikan masyarakat. [my/al]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG