Tautan-tautan Akses

AS

Korea Selatan, Jepang Akan Bantu AS Lawan Serangan Dunia Maya


Spanduk film keluaran Sony Pictures "The Interview," di luar bioskop Arclight Cinemas di Hollywood, California (17/12). (AP/Damian Dovarganes)

Spanduk film keluaran Sony Pictures "The Interview," di luar bioskop Arclight Cinemas di Hollywood, California (17/12). (AP/Damian Dovarganes)

Korea Selatan mengatakan serangan dunia maya terhadap Sony serupa dengan serangan terhadap bank-bank serta media Korea selatan, yang dilakukan Korea Utara tahun lalu.

Korea Selatan dan Jepang, Sabtu (20/12) bertekad bekerjasama secara erat dengan Amerika Serikat guna melawan kejahatan di Internet, setelah Korea Selatan menuduh Korea Utara melakukan serangan dunia maya yang melumpuhkan perusahaan film Sony Pictures.

Korea Selatan mengatakan akan memberi informasi kepada Amerika “berkaitan dengan serangan dunia maya terhadap Sony," yang katanya serupa dengan serangan terhadap bank-bank serta media Korea selatan, yang dilakukan Korea Utara tahun lalu.

Sony membatalkan peluncuran "The Interview," yang dijadwalkan pada hari Natal, sebuah film yang penuh adegan aneh tentang upaya CIA membunuh pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, setelah sekelompok peretas yang tidak diketahui identitasnya, mengancam bioskop-bioskop yang memutar film itu dan menyebut serangan seperti 11 September 2001 atau 9/11.

"Kami menyesalkan dan mengutuk kegiatan yang dilakukan Korea Utara karena melecehkan keterbukaan dan keamanan di Internet dan mereka melakukan kejahatan yang mengakibatkan kerugian," kata kementerian luar negeri Korea Selatan.

Dalam sebuah pernyataan, Korea Selatan juga mengungkapkan “kemiripan antara serangan terhadap Sony Pictures dan terhadap bank-bank dan perusahaan lain Korea Selatan, Maret tahun lalu ".

Juru bicara untuk Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan kepada AFP bahwa "pemerintah Jepang berkomunikasi dengan Amerika dan mendukung upaya untuk menangani masalah ini," tanpa secara langsung menunjuk Korea Utara.

XS
SM
MD
LG