Tautan-tautan Akses

AS

Komisi Senat AS Beri Saran soal Dana Rekonstruksi Afghanistan


Menlu AS John Kerry (tengah) berdiskusi dengan anggota Komisi LN Senat AS (foto: dok).

Menlu AS John Kerry (tengah) berdiskusi dengan anggota Komisi LN Senat AS (foto: dok).

Komisi Senat AS menyatakan Amerika harus mempertahankan standar tertinggi dalam memastikan penerima bantuan keamanan tidak melanggar HAM.

Staf Komisi Hubungan Luar Negeri Senat Amerika yang mayoritas Demokrat merilis laporan yang mengurai saran-saran mereka mengenai anggaran pengeluaran bagi rekonstruksi di Afghanistan.

Laporan itu menyebutkan proporsi bantuan Amerika yang lebih besar harus dikondisikan pada adanya reformasi tertentu oleh pemerintah Afghanistan, terutama upaya memberantas korupsi dan mengatasi perdagangan narkoba di negara itu.

Dikatakan, bantuan di masa depan harus dialokasikan berdasar cara pemerintah baru Afghanistan menunjuk pejabat-pejabat tinggi pemerintahan dalam kementerian-kementerian penting, dan meminta pemerintah Afghanistan supaya menunjuk "tokoh-tokoh reformis yang sejati."

Komisi itu menyatakan Amerika harus mempertahankan standar tertinggi dalam memastikan penerima bantuan keamanan tidak melanggar HAM. Laporan itu mencatat kekhawatiran PBB dan organisasi kemanusiaan lain mengenai laporan pelanggaran HAM oleh anggota pasukan keamanan Afghanistan.

Menurut Bank Dunia, Amerika bersama donor internasional lain mendanai hampir 60 persen dari 7,6 milyar dolar anggaran tahunan Afghanistan. Laporan itu dirilis seminggu menjelang pemilu sela yang memungkinkan fraksi Republik memperoleh mayoritas dalam Senat, dan menggantikan kelompok Demokrat yang menguasai Komisi Hubungan Luar Negeri.

XS
SM
MD
LG