Tautan-tautan Akses

AS

Keluarga Korban Penembakan Fort Hood, Beri Kesaksian dalam Sidang


Dalam gambar sketsa persidangan ini, nampak Juan Velez (kiri) ayah dari Francheska Velez yang tewas dalam penembakan di Fort Hood, memberikan kesaksian dalam sidang di pengadilan Fort Hood, Texas (26/8).

Dalam gambar sketsa persidangan ini, nampak Juan Velez (kiri) ayah dari Francheska Velez yang tewas dalam penembakan di Fort Hood, memberikan kesaksian dalam sidang di pengadilan Fort Hood, Texas (26/8).

Para anggota keluarga tentara Amerika yang tewas dalam amukan penembakan di Fort Hood, Texas tahun 2009 memberi kesaksian dalam sidang, Senin (26/8).

Puluhan saksi memberi kesaksian hari Senin untuk menjelaskan bagaimana kehidupan mereka telah berantakan oleh pembantaian yang dilakukan oleh psikiater angkatan darat Amerika Mayor Nidal Hasan.

Dewan juri perwira militer sudah mendapati Hasan bersalah membunuh 13 orang dan melukai lebih dari 30 lainnya dalam serangan di pangkalan militer itu. Mereka sekarang harus menentukan hukumannya – apakah penjara seumur hidup atau hukuman mati yang jarang dijatuhkan pengadilan militer.

Orang-orang yang selamat dari serangan itu juga memberi kesaksian hari Senin, termasuk Sersan Patrick Ziegler. Ia mengatakan kepada dewan juri bagaimana ia ditembak 4 kali dan menjalani pembedahan darurat yang mengeluarkan kira-kira 20 persen otaknya.

Hasan, seorang Muslim yang lahir di Amerika, telah mengaku melakukan serangan itu, dengan mengatakan ia beralih pihak atas dasar apa yang dianggapnya perang Amerika terhadap Islam. Ia membela dirinya sendiri dalam peradilannya dan tidak mengajukan saksi yang meringankannya.
XS
SM
MD
LG