Tautan-tautan Akses

Kelompok Militan Mesir Akui Bunuh Pekerja Minyak AS


Kelompok militan Mesir, Ansar Beit al-Maqdis, yang telah menyatakan kesetiaan mereka kepada ISIS, telah mengklaim tanggung jawab atas pembunuhan seorang pekerja minyak Amerika bernama William Henderson. (Foto: ilustrasi).

Kelompok militan Mesir, Ansar Beit al-Maqdis, yang telah menyatakan kesetiaan mereka kepada ISIS, telah mengklaim tanggung jawab atas pembunuhan seorang pekerja minyak Amerika bernama William Henderson. (Foto: ilustrasi).

William Henderson (58 tahun), berasal dari Texas, dan dari kartu identitasnya yang lain menyebutkan bahwa dia bekerja pada dua perusahaan energi Texas, masing-masing Apache Corp. dan Qarun Petroleum Co.

Kelompok militan Mesir, Ansar Beit al-Maqdis, yang telah menyatakan kesetiaan mereka kepada ISIS, telah mengklaim tanggung jawab atas pembunuhan seorang pekerja minyak Amerika bernama William Henderson. Hal itu diunggah di akun Twitter resmi mereka, Minggu malam (30/11).

Dalam posting tersebut, disertakan pula gambar-gambar paspor Henderson dan dua kartu identitas lainnya, namun tidak disebutkan kapan dan bagaimana mereka membunuhnya.

Menurut paspor tersebut, Henderson, berumur 58 tahun, berasal dari Texas, dan dari kartu identitasnya yang lain menyebutkan bahwa dia bekerja pada dua perusahaan energi Texas, masing-masing Apache Corp. dan Qarun Petroleum Co.

Apache mengatakan Agustus lalu, salah seorang pengawas perusahaan tersebut terbunuh dalam apa yang tampaknya sebuah pembajakan mobil di Gurun Pasir Barat, Mesir. Perusahaan Apache waktu itu tidak mengenali Henderson, dan juga tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar.

XS
SM
MD
LG