Tautan-tautan Akses

Kaum 'Moderat' Semakin Berpengaruh Setelah Pemilu Iran

  • Puspita Sariwati

Pemilu Iran 2016

Pemilu Iran 2016

Calon-calon  anggota DPR Iran yang bernaung di bawah bendera reformis dan konservatif moderat, memenangkan mayoritas kursi di parlemen dan Majelis Pakar, dalam pemungutan suara pertama sejak Iran menandatangani kesepakatan nuklir internasional. Tapi seperti dilaporkan Edward Yeranian dari Kairo, garis yang memisahkan kelompok reformis dan garis keras mungkin  menjadi kabur.

Stasiun TV pemerintah Iran mengumumkan hasil pemilu parlemen Jumat, bersamaan dengan hasil pemilihan anggota Majelis Pakar yang berpengaruh.

Menteri Dalam Negeri, Abdel Reda Rahmani Fazli mengatakan, 62 persen rakyat Iran di seluruh negara itu dan 50 persen di ibukota, Teheran, memberikan suara. Ia menambahkan, kandidat-kandidat itu punya waktu beberapa hari untuk naik banding tentang hasil penghitungan suara.

Mantan Presiden Iran, Abolhassan Bani Sadr mengatakan kepada VOA, pemilu adalah kemenangan yang jelas untuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei, meskipun ada laporan bahwa golongan "moderat " memenangkan lebih banyak kursi.

Dia mengatakan, kemenangan Ayatollah Khamenei hampir pasti karena ia sekarang memiliki "Majelis Pakar" hasil pemilu yang mendukung posisinya. Dia berpendapat, kekuatan kelompok "moderat" di parlemen mungkin telah membaik, tetapi mereka tidak mempunyai kekuatan untuk mengambil keputusan, karena pemerintah melarang keras parlemen untuk ikut dalam proses pemerintahan.

Mantan diplomat Iran, Mehrdad Khonsari berpendapat, hasil pemilu itu setidaknya merupakan kesempatan bagi masyarakat Iran untuk mengungkapkan ketidakpuasan mereka terhadap kelompok garis keras.

“Ada perasaan baik bagi rakyat dalam arti, pemilu telah memuaskan opini publik, karena memperlihatkan peningkatan menyolok kekuatan golongan moderat dan karena pemilu itu memberi kesempatan pada rakyat untuk mengungkapkan ketidakpuasan terhadap kelompok garis keras, meskipun mereka sadar bahwa semua itu mungkin tidak ada artinya dalam kegiatan politik yang sesungguhnya.” [ps/isa]

XS
SM
MD
LG