Tautan-tautan Akses

Kampanye Peduli HIV/AIDS di Afrika Selatan Sukses


Kampanye kepedulian HIV/AIDS di Afrika Selatan sukses, terbukti lebih banyak masyarakat melakukan tes, meningkatnya kesadaraan penggunaan kondom dan sunat bagi laki-laki (foto: dok.).

Kampanye kepedulian HIV/AIDS di Afrika Selatan sukses, terbukti lebih banyak masyarakat melakukan tes, meningkatnya kesadaraan penggunaan kondom dan sunat bagi laki-laki (foto: dok.).

Survei Komunikasi Nasional Afrika Selatan terbaru menunjukkan bahwa kampanye kepedulian terhadap HIV/AIDS di sana berlangsung sukses.

Afrika Selatan merupakan salah satu negara yang paling parah terkena epidemi AIDS. Sekitar 5,2 juta orang diperkirakan menderita HIV positif pada tahun 2008. Jumlah itu lebih dari 10,5 persen populasi Afrika Selatan.

Pemerintah dan mitranya mulai meluncurkan kampanye media untuk meningkatkan kepedulian mengenai bagaimana HIV ditularkan dan bagaimana penularan bisa dicegah. Survei Komunikasi Nasional Afrika Selatan yang ke-3 menunjukkan peningkatan jelas dalam perilaku masyarakat yang mengurangi resiko penularan.

Lusanda Mahlasela, Wakil Direktur Penyuluhan Kesehatan Universitas Johns Hopkins di Afrika Selatan, mengatakan, “Temuan kami mengindikasikan bahwa lebih dari 17,4 juta warga Afrika Selatan telah di tes HIV, 10,6 juta warga ini di tes dalam 12 bulan terakhir.

Ia menyebut hal itu sebagai pencapaian yang luar biasa.

Lebih jauh, ia menambahkan, “Semakin banyak orang yang mengetahui program komunikasi HIV, semakin besar kemungkinan mereka di tes.”

Survei itu juga meneliti stigma isu tersebut. Orang yang dites HIV ditanya apakah mereka bersedia mengungkap status HIV mereka kepada umum.

“Kami cukup terkejut bahwa sampai di atas 86 % orang bersedia mengungkap status HIV-nya. Dari orang yang mengungkap status HIVnya, 11,2 persen mengatakan bahwa mereka HIV positif,” ungkap Mahlasela.

Ia mengatakan, lebih dari separuh laki-laki Afrika Selatan telah disunat, seimbang antara yang disunat dengan cara medis dan tradisional.

“Laki-laki, apakah mereka disunat atau tidak mempunyai tingkat pemakaian kondom hampir sama. Lagi pula mayoritas orang, 85 persen mengetahui laki-laki yang disunat masih harus menggunakan kondom,” ujarnya lagi.

Menteri Kesehatan Afrika Selatan Aaron Motsoaledi gembira dengan temuan survei tersebut.
XS
SM
MD
LG