Tautan-tautan Akses

Jepang Longgarkan Pembatasan terhadap Militer


PM Jepang Shinzo Abe dalam konferensi pers di rumah dinasnya di Tokyo (1/7).

PM Jepang Shinzo Abe dalam konferensi pers di rumah dinasnya di Tokyo (1/7).

Anggota parlemen pada hari Selasa (1/7) menyetujui reinterpretasi Pasal 9 konstitusi Jepang yang dirancang Amerika Serikat, yang menolak perang.

Jepang telah melonggarkan pembatasan terhadap militernya, dalam sebuah langkah bersejarah yang menjauh dari sikap pasifis negara itu, kebijakan pasca-Perang Dunia Dua.

Anggota parlemen pada hari Selasa (1/7) menyetujui reinterpretasi Pasal 9 konstitusi Jepang yang dirancang Amerika Serikat, yang menolak perang. Kabinet kemudian dengan resmi mendukung langkah tersebut.

Ribuan pengunjuk rasa berkumpul di luar kantor Perdana Menteri Shinzo Abe untuk menunjukkan penentangan mereka terhadap tindakan itu. Toshio Ban yang berusia enam puluh tujuh tahun adalah salah satu pengunjuk rasa itu.

Berdasarkan tafsiran baru, militer Jepang diperbolehkan untuk menggunakan hak "pembelaan diri kolektif." Perubahan ini dimaksudkan untuk memungkinkan Jepang mempertahankan negara-negara sahabat yang diserang. Hal ini juga akan memungkinkan keterlibatan yang lebih besar dalam misi penjagaan perdamaian PBB.

Perdana Menteri Abe mengatakan langkah ini diperlukan untuk membantu Jepang memainkan peran yang "lebih proaktif" di wilayah tersebut, dimana pengaruh China mulai meningkat.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG