Tautan-tautan Akses

Hungaria Mulai Menjabat Presiden Uni Eropa


Menteri Luar Negeri Hungaria Janos Martonyi juga menekankan pentingnya KTT di Budapest Mei mendatang antara Uni Eropa dan tetangga-tetangganya di Eropa Timur.
Menteri Luar Negeri Hungaria Janos Martonyi juga menekankan pentingnya KTT di Budapest Mei mendatang antara Uni Eropa dan tetangga-tetangganya di Eropa Timur.

Menteri Luar Negeri Hungaria Janos Martonyi menyebut stabilisasi Eurozone sebagai prioritas utama Hungaria selama menjabat presiden Uni Eropa.

Hungaria pada hari Sabtu mulai menjalankan gilirannya sebagai presiden Uni Eropa selama enam bulan, sementara negara itu terus menghadapi kritik internasional karena memberlakukan hukum yang ketat yang meningkatkan keprihatinan mengenai kebebasan pers.

Hungaria akan menghadapi banyak tantangan sewaktu memimpin blok beranggota 27 negara itu, di antaranya mengenai krisis utang Eurozone dan pembauran etnis minoritas Roma.

Menteri Luar Negeri Hungaria Janos Martonyi menjelaskan pandangan negaranya mengenai stabilisasi Eurozone sebagai prioritas utama dan menekankan pentingnya KTT di Budapest antara Uni Eropa dan negara-negara Eropa Timur tetangganya pada bulan Mei mendatang.

Martonyi mengritik seruan dari Inggris, Perancis, Jerman, Belanda dan Finlandia bagi pembekuan belanja blok tersebut sementara negara-negara yang pernah diperintah komunis seperti Hungaria, masih sangat bergantung pada bantuan Uni Eropa.

XS
SM
MD
LG