Tautan-tautan Akses

Gencatan Senjata Gagal di Tengah Serangan-serangan Maut


Warga Palestina melihat puing-puing bangunan yang rusak di Beit Hanoun, Gaza (1/8). Gencatan senjata 3 hari telah gagal dimana baik Israel dan Hamas saling menuduh telah menggagalkan gencatan senjata itu.

Warga Palestina melihat puing-puing bangunan yang rusak di Beit Hanoun, Gaza (1/8). Gencatan senjata 3 hari telah gagal dimana baik Israel dan Hamas saling menuduh telah menggagalkan gencatan senjata itu.

Gencatan senjata di Gaza tidak bertahan lama dengan puluhan orang tewas dan kedua pihak saling menuding pihak lain melanggar.

Militer Israel mengatakan, orang-orang bersenjata menyerang tentara-tentara yang sedang menghancurkan terowongan-terowongan dekat kota Rafah, Gaza utara, sekitar satu jam setelah gencatan senjata yang didukung Amerika dan PBB dimulai Jumat, menewaskan dua tentara Israel. Israel mencurigai militan Hamas juga menangkap salah satu tentara mereka dan membawanya kembali ke Gaza melalui terowongan itu.

Israel telah mengumumkan akan melanjutkan usahanya menghancurkan terowongan-terowongan yang berada dalam wilayah pertahanannya selama gencatan itu dan mengatakan serangan orang-orang yang diduga militan Hamas itu merupakan pelanggaran terhadap gencatan senjata yang seharusnya berlangsung selama tiga hari.

Media setempat melaporkan, gencatan senjata berakhir dengan Israel melanjutkan operasi serangannya di Gaza. Para pejabat Palestina mengatakan, sedikitnya 35 warga Palestina tewas, Jumat. Militan Hamas juga melanjutkan kembali serangan roketnya ke Israel selatan.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG