Tautan-tautan Akses

Gedung Putih: AS Tidak Mundur dari NAFTA Sekarang Ini


Presiden Amerika Donald Trump di kantor Departemen Keuangan AS, Washington, 21April 2017. (Foto: dok)
Presiden Amerika Donald Trump di kantor Departemen Keuangan AS, Washington, 21April 2017. (Foto: dok)

Setelah muncul laporan bahwa Presiden Donald Trump sedang mempertimbangkan sebuah keputusan presiden yang akan menarik Amerika keluar dari Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA), Gedung Putih Rabu menyatakan Trump setuju untuk tidak mengambil tindakan semacam itu setelah percakapan telpon dengan para pemimpin Kanada dan Meksiko.

Sejak memulai upayanya menjadi presiden, Trump telah berulang kali mengkritik berbagai perjanjian perdagangan Amerika, khususnya NAFTA, dengan mengatakan perjanjian yang ditandatangani pada tahun 1994 itu merupakan “bencana” dan membuat banyak lapangan kerja di Amerika beralih ke Meksiko.

Gedung Putih menyatakan, Presiden Trump setuju untuk tidak mengakhiri NAFTA sekarang ini dan para pemimpin sepakat untuk bertindak cepat, sesuai prosedur internal mereka, agar kesepakatan NAFTA dapat dirundingkan kembali sehingga menguntungkan ketiga negara.

Pernyataan itu lebih jauh menyebutkan Trump merasa terhormat dapat bekerja sama dengan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dan Presiden Meksiko Enrique Peña Nieto, dan bahwa Trump meyakini proses perundingan kembali akan membuat ketiga negara lebih kuat.

Sebuah pernyataan pemerintah Meksiko mengukuhkan percakapan telepon antara Trump dan Peña Nieto, seraya menyebutkan para pemimpin sepakat untuk mempertahankan NAFTA dan bekerja sama dengan Kanada untuk mengadakan perundingan yang sukses yang menguntungkan ketiga negara.

Sebelumnya, juga hari Rabu, seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Kanada menyatakan negara itu siap mengikuti perundingan kapan pun.

Trump menarget Kanada pekan ini atas apa yang ia sebut praktik-praktik perdagangan yang tidak adil, dan memerintahkan penetapan tarif baru 20 persen terhadap ekspor kayu Kanada.

Banyak pejabat Meskiko menyebut NAFTA mengecewakan karena memperlambat pertumbuhan ekonomi meskipun investasi di sektor industri dan pabrik meningkat. [uh/ab]

XS
SM
MD
LG