Tautan-tautan Akses

4 Tewas dalam Operasi Pemberantasan Ladang Kokain di Bolivia


Para petani kokain melemparkan daun kokain di Chimore, Bolivia, sebagai protes kampanye pemerintah untuk memberantas kokain. (Foto: Dok)

Para petani kokain melemparkan daun kokain di Chimore, Bolivia, sebagai protes kampanye pemerintah untuk memberantas kokain. (Foto: Dok)

Petani kokain bersenjata menyerang militer dan polisi Bolivia yang menghancurkan ladang-ladang kokain ilegal.

Menteri Dalam Negeri Bolivia mengatakan, jumlah korban tewas meningkat menjadi empat dalam serangan bersenjata yang dilakukan para petani kokain terhadap personel militer dan polisi Bolivia yang menghancurkan ladang-ladang kokain yang dianggap ilegal oleh pemerintah.

Carlos Romero mengatakan, jasad seorang marinir dan seorang dokter yang menjadi bagian dari tim pemberantasan ditemukan di ladang kokain di mana serangan berlangsung Sabtu (19/10). Ia mengatakan, laporan pendahuluan menunjukkan, kedua pria itu tewas akibat peluru.

Pasukan keamanan menemukan kedua jasad itu setelah para petani kokain membebaskan enam orang yang mereka sandera dalam serangan di sebuah kawasan pedesaan di Apolo, sekitar 145 kilometer dari Utara La Paz.

Pihak berwenang mengatakan, seorang letnan militer dan seorang polisi, yang juga anggota tim pemberantasan, juga tewas akibat senjata api dan sedikitnya 10 anggota lainnya mengalami luka tembak. Mereka juga mengungkapkan, 13 petani kokain ditahan.

Ini merupakan serangan fatal pertama terhadap tim pemberantas kokain sejak Evo Morales, yang menjadi terkenal sebagai pemimpin petani kokain, terpilih pertama kali sebagai presiden hampir delapan tahun lalu. Seorang juru bicara para petani yang terlibat dalam kekerasan menuduh pasukan keamanan menyerang mereka terlebih dahulu dengan gas air mata dan tembakan.
XS
SM
MD
LG