Tautan-tautan Akses

Clinton Lampaui Trump $200 juta Dalam Pengeluaran Kampanye


Calon Presiden Amerika Serikat ungulan Partai Demokrat, Hillary Clinton (kiri) dan Partai Republik, Donald Trump (kanan) (Foto: dok).

Calon Presiden Amerika Serikat ungulan Partai Demokrat, Hillary Clinton (kiri) dan Partai Republik, Donald Trump (kanan) (Foto: dok).

Donald Trump dan Hillary Clinton memiliki perbedaan yang nyata dalam usulan-usulan kebijakan mereka. Dengan proses pemilu yang semakin mendekati akhir perbedaan antara kedua kandidat itu juga nyata dalam pendanaan kampanye.

Dokumen-dokumen yang diajukan ke Komisi Pemilu Federal menunjukkan, selama bulan Agustus, Clinton berhasil menggalang dana sebesar 60 juta dolar sementara Trump hanya 42 juta dolar. Pada bulan tersebut juga Clinton menghabiskan 20 juta dolar lebih banyak ketimbang Trump dalam kampanye bulan ini.

Berdasarkan laporan bulanan yang diajukan sejak kedua kandidat resmi menjadi calon partai masing-masing dalam persaingan menggantikan Presiden Barack Obama yang masa jabatannya berakhir Januari mendatang, hingga Agustus, Clinton bahkan melampai Trump dalam pengeluaran kampanye sekitar 200 juta dolar.

Selisih total dana yang berhasil digalang mereka bahkan lebih besar. Clinton berhasil mengumpulkan 386 juta dolar sementara Trump hanya 170 juta dolar.

Pemilu presiden di AS membutuhkan dana besar. Masing-masing kubu kampanye harus membeli banyak waktu untuk penayangan iklan televisi dan mempekerjakan banyak staf di berbagai penjuru Amerika.

Kubu Obama menghabiskan 775 juta dolar selama kampanye yang membuatnya terpilih kembali untuk masa jabatan kedua tahun 2012, sementara penantanganya dari Partai Republik, Mitt Romney, hanya menghabiskan 460 juta dolar. [ab/as]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG