Tautan-tautan Akses

AS

CIA Sangkal Klaim soal Penahanan Militan di Benghazi


Beberapa warga Libya berada di komplek konsulat AS di Benghazi pasca serangan oleh para militan (foto: dok).

Beberapa warga Libya berada di komplek konsulat AS di Benghazi pasca serangan oleh para militan (foto: dok).

CIA menyangkal klaim Paula Broadwell, pacar mantan direktur CIA David Petraeus bahwa CIA menahan beberapa militan di Benghazi, Libya sebelum serangan 11 September.

Badan Intelijen Amerika atau CIA menyangkal klaim pacar mantan direktur CIA dan penulis biography David Petraeus bahwa CIA menahan beberapa militan di Libya sebelum serangan 11 September di konsulat Amerika di Benghazi.

Jurubicara CIA Preston Golson mengatakan setiap anggapan bahwa badan itu masih melakukan penahanan adalah tidak memahami informasi dan tidak berdasar.

Bulan Januari tahun 2009, Presiden Amerika Barack Obama mencabut wewenang CIA menahan orang. Keputusan itu berarti CIA tidak dapat lagi menjalankan tahanan rahasia di seluruh dunia.

Saat berbicara bulan lalu di Universitas Denver di negara bagian Colorado, penulis riwayat hidup Petraeus, Paula Broadwell mengatakan serangan Benghazi itu adalah upaya untuk membebaskan anggota militan yang ditahan CIA di sebuah fasilitas CIA di kota itu. Empat warga Amerika tewas dalam serangan itu, termasuk dutabesar Amerika untuk Libya, Christopher Stevens.

Universitas Denver mengunggah video pidato Broadwell di YouTube. Broadwell tidak mengatakan di mana ia memperoleh informasi mengenai Benghazi itu namun mengatakan informasi itu masih sedang dalam penyelidikan. Beberapa laporan mengatakan Broadwell kemungkinan telah mendapat informasi itu dari sebuah laporan FOX News yang disebutnya sebagai sumber informasi lainnya.

Jill Kelley (kiri) dan pacar Jenderal David Petraeus, Paula Broadwell (foto: dok). Jenderal AS di Afghanistan, John Allen diselidiki atas komunikasi yang tidak pantas melalui email dengan Jill Kelley.

Jill Kelley (kiri) dan pacar Jenderal David Petraeus, Paula Broadwell (foto: dok). Jenderal AS di Afghanistan, John Allen diselidiki atas komunikasi yang tidak pantas melalui email dengan Jill Kelley.

Sementara itu, juru bicara Gedung Putih Jay Carney mengatakan Presiden Barack Obama percaya pada Jenderal John Allen untuk terus menjadi komandan pasukan Amerika di Afghanistan, sementara ia sedang diinvestigasi atas dugaan “mengadakan komunikasi tidak sepantasnya” dengan seorang perempuan yang terlibat dalam skandal yang membuat Direktur CIA David Petraeus mengundurkan diri.

Jay Carney mengatakan Presiden Obama sangat menghormati Jenderal Allen dan pengabdiannya pada negara.

Sebelumnya Presiden menangguhkan pencalonan atas Jenderal Allen sebagai panglima tertinggi NATO, menunggu penyelidikan Departemen Pertahanan. Presiden Obama mengajukan pencalonan itu sebulan sebelum Petraeus mengundurkan diri Jumat lalu karena perselingkuhan.

Tuduhan-tuduhan terhadap Jenderal Allen melibatkan surat-menyurat dengan Jill Kelley yang dikatakan sebagai seorang sahabat keluarga Petraeus. Pengaduan Jill Kelly kepada FBI mengenai sejumlah email yang sifatnya mengancam dari perempuan yang tadinya punya hubungan cinta dengan Petraeus, penulis biografi Paula Broadwell, yang kemudian menyebabkan pengunduran diri Direktur CIA itu.
XS
SM
MD
LG