Tautan-tautan Akses

AS

Banyak Siswa Penerbang Asing di AS Tidak Lewati Prosedur Ketat


Pelatih Mel Quinton (kanan) mengajar seorang siswa dalam simulator untuk pilot di Sekolah Penerbang Sunrise Aviation, Ormond Beach, Florida (Foto: dok).

Pelatih Mel Quinton (kanan) mengajar seorang siswa dalam simulator untuk pilot di Sekolah Penerbang Sunrise Aviation, Ormond Beach, Florida (Foto: dok).

Sebagian teroris al-Qaida pelaku teror 11 September di World Trade Center, Pentagon, dan Pennsylvania memperoleh kursus latihan terbang di AS.

Pemerintah Amerika mengatakan bahwa beberapa siswa asing telah menyelesaikan pelatihan penerbangan di Amerika Serikat dalam beberapa tahun ini tanpa lebih dahulu lulus dari penyaringan database teror.

Badan Pemeriksa Pemerintah Amerika dalam laporan hari Rabu (18/7) mengatakan sekolah-sekolah penerbang komersial Amerika masih mempunyai kemungkinan melatih calon teroris tanpa menyadarinya.

Sebagian dari teroris al-Qaida yang menabrakkan pesawat penumpang Amerika ke gedung World Trade Center, Pentagon, dan lapangan di Pennsylvania tanggal 11 September tahun 2001, memperoleh kursus latihan penerbang di Amerika Serikat. Lebih dari 3000 orang tewas dalam teror tersebut.

Setelah 11 September, pemerintah membuat peraturan untuk memastikan bahwa semua siswa penerbang asing memperoleh pemeriksaan latar-belakang kejahatan dan disaring melalui daftar teroris yang diawasi. Namun sebagian sekolah penerbang masih gagal melaksanakan prosedur keamanan itu.
XS
SM
MD
LG