Tautan-tautan Akses

Banjir, Tanah Longsor di Nepal Tewaskan 101


Warga desa Nepal membawa barang-barang mereka mengarungi jalan yang banjir di Bardia, Nepal barat (15/8). (AP/Bhabuk Yogi)

Warga desa Nepal membawa barang-barang mereka mengarungi jalan yang banjir di Bardia, Nepal barat (15/8). (AP/Bhabuk Yogi)

Pihak berwenang mengatakan mereka khawatir kurangnya air minum dapat menimbulkan wabah kolera.

Para pejabat di Nepal mengatakan jumlah korban tewas akibat tanah longsor dan banjir telah mencapai 101 dan lebih dari 120 orang hilang.

Hujan lebat pekan lalu menimbulkan tanah longsor dan banjir, yang menghancurkan seluruh desa-desa, dan mengakibatkan ribuan orang terdampar dan merusak jalan-jalan di seluruh dataran bagian barat negara itu yang berbatasan dengan India.

Para pejabat darurat mengatakan empat helikopter yang penuh dengan pangan dan perbekalan darurat lain, obat-obatan dan pekerja medis telah dikerahkan ke desa-desa.

Pihak berwenang mengatakan mereka khawatir kurangnya air minum dapat menimbulkan wabah kolera, penyakit yang dapat mematikan yang tersebar karena meminum atau memakan makanan yang tercemar kotoran manusia.

Tanah longsor besar-besaran sebelumnya bulan ini menghantam desa-desa dekat Katmandu, menewaskan 156 orang.

Hujan lebat di negara tetangga, India utara, telah mengakibatkan kematian beberapa orang dan membanjiri desa-desa dalam beberapa hari ini.

Ratusan orang meninggal setiap tahun dalam banjir dan tanah longsor pada waktu musim hujan di Asia Selatan.

XS
SM
MD
LG