Tautan-tautan Akses

AS

Balon Udara Jatuh di Texas, 16 Tewas


Polisi memblokade lokasi kecelakaan balon udara di dekat kota Lockhart, Texas, Sabtu (30/7).

Polisi memblokade lokasi kecelakaan balon udara di dekat kota Lockhart, Texas, Sabtu (30/7).

Para pejabat negara bagian Texas mengatakan sedikitnya 16 orang tewas dalam kecelakaan jatuhnya sebuah balon udara Sabtu (30/7) pagi.

Seorang juru bicara Administrasi Aviasi Federal (FAA) mengatakan balon udara itu terbakar ketika mengudara Sabtu dan jatuh ke padang rumput di dekat kota Lockhart, negara bagian Texas, menewaskan seluruh penumpangnya.

Pihak berwenang setempat berupaya mengukuhkan identitas para korban. FAA sedang melakukan penyelidikan, dan para pejabat Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) juga langsung mendatangi tempat kejadian. Penyidik belum secara resmi menetapkan jumlah pasti penumpang dan penyebab bencana terburuk dalam sejarah balon udara di Amerika.

Seorang juru bicara NTSB mengukuhkan bahwa kecelakaan itu menyebabkan “hilangnya banyak korban jiwa.” Dia juga mengatakan akan ada “penyelidikan signifikan mengenai tragedi ini,” yang melibatkan pihak berwenang lokal, negara bagian dan federal, termasuk FBI. Kecelakaan itu terjadi di sebuah wilayah perkebunan sekitar 50 kilometer dari kota Austin, ibukota negara bagian itu. Gubernur Texas Greg Abbott dalam pernyataan menyerukan “seluruh warga Texas agar mendoakan para korban.”

Penyidik NTSB akan menyelidiki perusahaan dan pilot yang mengoperasikan balon itu. Sampai kini nama perusahaan dan pilot belum disebut secara terbuka. Balon itu dioperasikan oleh Heart of Texas Hot Air Balloon Rides, menurut dua pejabat yang mengetahui penyidikan tersebut.

Meskipun pihak berwenang belum menyebut secara terbuka, Alan Lirette mengatakan kepada kantor berita Associated Press, pilot itu adalah Skip Nichols - sahabat, bos dan teman sekamarnya. Nichols, usia 49 tahun, mengidentifikasi diri pada halaman Facebook-nya sebagai kepala pilot Heart of Texas.

Minggu pagi di Kyle, Texas, Lirette mengatakan, ia membantu meluncurkan balon, yang dipiloti Nichols. Ia mengungkapkan, 15 orang naik balon itu, tidak satupun anak-anak. Ia tidak bersedia menjawab pertanyaan-pertanyaan khusus tentang peluncuran maupun jatuhnya balon itu di padang rumput dekat Lockhart, Texas, Sabtu pagi. [vm/ka]

XS
SM
MD
LG