Tautan-tautan Akses

AS

AS Kirim 6 Tahanan Guantanamo ke Uruguay


Penjara Guantanamo, Kuba (Foto: dok.)

Penjara Guantanamo, Kuba (Foto: dok.)

Pentagon mengatakan, Minggu (7/12) empat warga Suriah, seorang warga Tunisia, dan seorang warga Palestina akan dimukimkan kembali di Uruguay sebagai pengungsi.

Enam tahanan yang telah ditahan selama 12 tahun di Teluk Guantanamo telah tiba dalam status sebagai pengungsi di Uruguay, di tengah desakan Presiden Barack Obama untuk menutup penjara itu.

Keenam tahanan yang terdiri dari empat warga Suriah, seorang warga Tunisia dan seorang warga Palestina itu, sebelumnya ditahan sebagai tersangka militan terkait Al Qaida pada tahun 2002 tetapi tidak pernah diadili.

Mereka dinyatakan bisa dibebaskan sejak tahun 2009 tetapi tidak bisa dikirim ke tanah air masing-masing dan Amerika berupaya menemukan negara yang berkenan menampung mereka.

Presiden Uruguay Jose Mujica setuju menerima keenam tahanan itu sebagai bentuk rasa kemanusiaan.

Utusan Khusus Departemen Luar Negeri Amerika Clifford Sloan mengatakan sangat berterima kasih kepada Uruguay atas tindakan kemanusiaan tersebut, khususnya kepada Presiden Jose Mujica yang berkenan menerima orang yang tidak bisa kembali ke tanah air mereka.

Di antara keenam tahanan yang dikirim ke Uruguay itu terdapat Abu Wa’el Dhiab – warga Suriah berusia 43 tahun yang sempat melakukan “mogok makan” cukup lama guna memprotes pemenjaraannya dan menjadi isu hukum di pengadilan-pengadilan Amerika karena upaya militer untuk memberinya makan secara paksa.

Pentagon mengidentifikasi tiga tahanan asal Suriah lainnya sebagai Ali Husain Shaaban (32 tahun), Ahmed Adnan Ajuri (37 tahun) dan Abdelahdi Faraj (33 tahun). Dua lainnya yang dibebaskan diidentifikasi sebagai warga Palestina Mohammed Abdullah Taha Mattan (35 tahun) dan warga Tunisia Adel bin Muhammad El Ouerghi (49 tahun).

Pejabat-pejabat Uruguay tidak merinci lebih jauh tentang pengiriman tahanan ke negaranya hari Minggu (7/12) itu.

XS
SM
MD
LG