Tautan-tautan Akses

Suriah Ingin Jaminan bagi Penarikan Pasukan


Tentara pemberontak Suriah di Idlib (foto: dok). Damaskus menuntut jaminan bahwa pemberontak akan berhenti berperang pasca penarikan pasukan Suriah.

Tentara pemberontak Suriah di Idlib (foto: dok). Damaskus menuntut jaminan bahwa pemberontak akan berhenti berperang pasca penarikan pasukan Suriah.

Pemerintah Suriah menyatakan ingin jaminan kuat bahwa kelompok pemberontak akan berhenti bertempur sebelum menerapkan penarikan pasukan.

Presiden Suriah Bashar al-Assad telah menyetujui penarikan pasukan, namun pemerintah Suriah menyatakan ingin adanya jaminan kuat bahwa kelompok pemberontak akan berhenti bertempur pasca penarikan pasukan.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri Suriah, Jihad Makdessi, mengatakan laporan sebelumnya hari Minggu bahwa Damaskus akan menarik pasukannya dari kota-kota dan wilayah sekitarnya pada 10 April adalah "salah."

Katanya, utusan PBB-Liga Arab Kofi Annan gagal memberikan "jaminan tertulis mengenai penerimaan kelompok teroris bersenjata untuk menghentikan kekerasan dan kesiapan mereka untuk meletakkan senjata."

Makde ssi menambahkan bahwa Suriah tidak akan mengizinkan terulangnya kejadian dalam misi pengamat liga itu ke Suriah pada bulan Januari, dimana pemerintah menarik pasukan hanya untuk melihat pemberontak mempersenjatai diri kembali dan menguasai "seluruh permukiman."

PBB mengeluarkan pernyataan presidensial pekan lalu yang meningkatkan kemungkinan "langkah lebih lanjut" jika Suriah tidak mengimplementasikan rencana perdamaian enam poin Annan, yang disetujui Damaskus pada tanggal 25 Maret. Pernyataan tersebut meminta semua pihak, termasuk oposisi, untuk menghentikan kekerasan bersenjata dalam waktu dua hari setelah pemerintah Suriah sepenuhnya mematuhi langkah-langkah tersebut.

Juga pada hari Minggu, para aktivis mengatakan pasukan Suriah terus menggempur wilayah yang bergolak di bagian utara dan tengah negara itu, menewaskan dan melukai puluhan orang.
XS
SM
MD
LG