<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">     
    <channel>      
        <title>ICYMI - Voice of America | Bahasa Indonesia</title>     
        <link>https://www.voaindonesia.com/z/5980</link>
        <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
        <itunes:summary>ICYMI atau &quot;In Case You Missed It&quot; akan mengupas lebih dalam beragam topik hangat bersama para tokoh dan ahli yang akan menghadirkan informasi lengkap dan terdepan, setiap Jumat. </itunes:summary>
        <description>ICYMI atau &quot;In Case You Missed It&quot; akan mengupas lebih dalam beragam topik hangat bersama para tokoh dan ahli yang akan menghadirkan informasi lengkap dan terdepan, setiap Jumat. </description>
        <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
        <language>id</language>
        <copyright> </copyright>   
        <ttl>60</ttl>        
        <lastBuildDate>Mon, 13 Apr 2026 22:23:18 +0700</lastBuildDate> 
        <generator>Pangea CMS – VOA</generator>        
          <itunes:author>VOA</itunes:author>
                    <itunes:owner>
                        <itunes:name>Voice of America</itunes:name>
                        <itunes:email>voaindonesia@voanews.com</itunes:email>
                    </itunes:owner>
                    <itunes:type>episodic</itunes:type><itunes:category text="News"><itunes:category text="Daily News"/></itunes:category>
                <atom:link href="https://www.voaindonesia.com/podcast/?zoneId=5980" rel="self" type="application/rss+xml" />
    		<item>
            <title>Pengalaman Puasa Mahasiswa Indonesia di Kampus AS - Maret 14, 2025</title>
            <description>Leonard Triyono berbincang dengan dua mahasiswa PhD asal Indonesia, yang sedang menyelesaikan studi mereka di AS, untuk membahas pengalaman mereka berpuasa di negeri Paman Sam. Mereka membahas berbagai tantangan dan kemudahannya, serta bagaimana masyarakat Amerika menyikapi ibadah puasa umat muslim.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/pengalaman-puasa-mahasiswa-indonesia-di-kampus-as/8010065.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/pengalaman-puasa-mahasiswa-indonesia-di-kampus-as/8010065.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 14 Mar 2025 05:43:23 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Leonard Triyono</itunes:author>
                <itunes:summary>Leonard Triyono berbincang dengan dua mahasiswa PhD asal Indonesia, yang sedang menyelesaikan studi mereka di AS, untuk membahas pengalaman mereka berpuasa di negeri Paman Sam. Mereka membahas berbagai tantangan dan kemudahannya, serta bagaimana masyarakat Amerika menyikapi ibadah puasa umat muslim.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:20:04</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2025/03/13/b7aabf75-e727-4bcf-084d-08dd5c8b1668_original.mp3" type="audio/mpeg" length="19726336" />
</item><item>
            <title>Wacana Visa &quot;Kartu Emas&quot; Trump dan Situasi Imigrasi di Amerika - Maret 07, 2025</title>
            <description>Presiden AS Donald Trump baru-baru ini menawarkan “Gold Card Visa” atau visa kartu emas bagi warga asing yang ingin berinvestasi $5 juta di AS. Karlina Amkas berbincang dengan dua pengacara imigrasi asal Indonesia di AS untuk membahas isu tersebut, serta situasi keimigrasian terkini di negara itu.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/trump-tawarkan-visa-kartu-emas-5-juta-bagi-investor-asing/8001731.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/trump-tawarkan-visa-kartu-emas-5-juta-bagi-investor-asing/8001731.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 07 Mar 2025 06:53:14 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>VOA</itunes:author>
                <itunes:summary>Presiden AS Donald Trump baru-baru ini menawarkan “Gold Card Visa” atau visa kartu emas bagi warga asing yang ingin berinvestasi $5 juta di AS. Karlina Amkas berbincang dengan dua pengacara imigrasi asal Indonesia di AS untuk membahas isu tersebut, serta situasi keimigrasian terkini di negara itu.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:15:24</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2025/03/06/4363d2d5-78e2-4095-0168-08dd5c8b1668_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="15138816" />
</item><item>
            <title>“Ndasmu” dan “Kau Yang Gelap,” Indikasi Kemunduran Komunikasi Politik? - Februari 28, 2025</title>
            <description>Komunikasi politik yang blak-blakan, spontan, dan terkadang dinilai tidak beretika semakin sering dipertunjukkan sebagian pejabat Indonesia dan AS.  Apakah ini indikasi kemunduran komunikasi politik? Taris Hirziman berbincang dengan dua pakar dalam bidang komunikasi dan media untuk membahasnya. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/ndasmu-dan-kau-yang-gelap-indikasi-kemunduran-komunikasi-politik-/7990827.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/ndasmu-dan-kau-yang-gelap-indikasi-kemunduran-komunikasi-politik-/7990827.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 28 Feb 2025 06:31:27 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Taris Hirzi Iman</itunes:author>
                <itunes:summary>Komunikasi politik yang blak-blakan, spontan, dan terkadang dinilai tidak beretika semakin sering dipertunjukkan sebagian pejabat Indonesia dan AS.  Apakah ini indikasi kemunduran komunikasi politik? Taris Hirziman berbincang dengan dua pakar dalam bidang komunikasi dan media untuk membahasnya. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:15:41</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2025/02/27/77a5a935-f1f7-48b4-03ff-08dd4a817621_original.mp3" type="audio/mpeg" length="15417344" />
</item><item>
            <title>Mengapa Partisipasi Perempuan Dibutuhkan di Sektor AI? - Februari 21, 2025</title>
            <description>Studi menunjukkan, terlepas dari kemajuan teknologi dan kecerdasan buatan (AI), keterlibatan perempuan dalam aspek pengembangan dan kepemimpinan di bidang itu belum meningkat signifikan. Padahal, pengaruh AI menguat di berbagai aspek kehidupan. Sebenarnya, seberapa penting peran perempuan dalam AI?</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/mengapa-partisipasi-perempuan-dibutuhkan-di-sektor-ai-/7982542.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/mengapa-partisipasi-perempuan-dibutuhkan-di-sektor-ai-/7982542.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 21 Feb 2025 06:00:22 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Banny Rahayu</itunes:author>
                <itunes:summary>Studi menunjukkan, terlepas dari kemajuan teknologi dan kecerdasan buatan (AI), keterlibatan perempuan dalam aspek pengembangan dan kepemimpinan di bidang itu belum meningkat signifikan. Padahal, pengaruh AI menguat di berbagai aspek kehidupan. Sebenarnya, seberapa penting peran perempuan dalam AI?</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:12:13</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2025/02/20/43042455-ee96-4720-fd63-08dd4a817620_original.mp3" type="audio/mpeg" length="12009472" />
</item><item>
            <title>Femisida Semakin Merajalela, Apa yang Salah? - Februari 14, 2025</title>
            <description>Sederet kasus pembunuhan perempuan beberapa bulan terakhir termasuk ke dalam bentuk femisida, menurut definisi Komnas Perempuan. Eva Mazrieva mengupas alasan di balik merajalelanya hal ini bersama Andy Yentriyani dari Komnas Perempuan, dan Nabila Ayuneysa Putri Wibowo, peneliti femisida FISIP UI.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/femisida-semakin-merajalela-apa-yang-salah-/7974713.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/femisida-semakin-merajalela-apa-yang-salah-/7974713.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 14 Feb 2025 11:23:46 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Sederet kasus pembunuhan perempuan beberapa bulan terakhir termasuk ke dalam bentuk femisida, menurut definisi Komnas Perempuan. Eva Mazrieva mengupas alasan di balik merajalelanya hal ini bersama Andy Yentriyani dari Komnas Perempuan, dan Nabila Ayuneysa Putri Wibowo, peneliti femisida FISIP UI.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:54</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2025/02/14/3937f28f-9093-45ed-df65-08dd4a81f35f_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13664256" />
</item><item>
            <title>Siapkah Indonesia Hadapi Era AI? - Februari 07, 2025</title>
            <description>Di tengah perkembangan AI yang eksponensial, apakah Indonesia siap menyambut era kecerdasan buatan? Rivan Dwiastono membahasnya dengan Bangkit Adhi Wiguna, peneliti Center for Digital Society (CfDS) Fisipol UGM, dan Hana Baiq Susanti, Direktur Artificial Intelligence Center Indonesia (AiCI). </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/siapkah-indonesia-hadapi-era-ai-/7965816.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/siapkah-indonesia-hadapi-era-ai-/7965816.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 07 Feb 2025 05:50:37 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Rivan Dwiastono</itunes:author>
                <itunes:summary>Di tengah perkembangan AI yang eksponensial, apakah Indonesia siap menyambut era kecerdasan buatan? Rivan Dwiastono membahasnya dengan Bangkit Adhi Wiguna, peneliti Center for Digital Society (CfDS) Fisipol UGM, dan Hana Baiq Susanti, Direktur Artificial Intelligence Center Indonesia (AiCI). </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:15:35</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2025/02/06/adf6c64c-a382-4328-b2ba-50b34b4334a9_original.mp3" type="audio/mpeg" length="15319040" />
</item><item>
            <title>Tren Gabung Gym Akan Semakin Meningkat - Januari 31, 2025</title>
            <description>Kesadaran akan kesehatan membuat banyak orang bergabung dengan pusat kebugaran. Pakar industri gym dan kesehatan memprediksi tren ini akan meningkat dalam dekade mendatang. Made Yoni berbincang dengan mantan atlet binaraga dan pemilik gym Ade Rai, serta pelanggan gym di AS, Daniel Sudar dan Alraji.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/tren-gabung-gym-akan-semakin-meningkat/7957493.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/tren-gabung-gym-akan-semakin-meningkat/7957493.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 31 Jan 2025 05:34:37 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Made Yoni</itunes:author>
                <itunes:summary>Kesadaran akan kesehatan membuat banyak orang bergabung dengan pusat kebugaran. Pakar industri gym dan kesehatan memprediksi tren ini akan meningkat dalam dekade mendatang. Made Yoni berbincang dengan mantan atlet binaraga dan pemilik gym Ade Rai, serta pelanggan gym di AS, Daniel Sudar dan Alraji.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:17</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2025/01/30/e93d7cbe-1e2f-461d-91c8-e7915a2573f6_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13058048" />
</item><item>
            <title>Kembalinya Donald Trump di Mata 4 Mahasiswa Indonesia - Januari 24, 2025</title>
            <description>Presiden Donald Trump baru saja dilantik menjadi Presiden ke-47 Amerika Serikat. Nurhadi Sucahyo mengajak empat mahasiswa Hubungan Internasional dari berbagai universitas, untuk mendiskusikan pandangan mereka tentang kepemimpinan Donald Trump, serta prospek hubungan bilateral Indonesia-AS ke depan.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kembalinya-donald-trump-di-mata-4-mahasiswa-indonesia/7948200.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kembalinya-donald-trump-di-mata-4-mahasiswa-indonesia/7948200.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 24 Jan 2025 05:57:46 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Nurhadi Sucahyo</itunes:author>
                <itunes:summary>Presiden Donald Trump baru saja dilantik menjadi Presiden ke-47 Amerika Serikat. Nurhadi Sucahyo mengajak empat mahasiswa Hubungan Internasional dari berbagai universitas, untuk mendiskusikan pandangan mereka tentang kepemimpinan Donald Trump, serta prospek hubungan bilateral Indonesia-AS ke depan.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:17</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2025/01/23/7452a0c9-c364-4456-ad9b-6d5dacf5df0e_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13058048" />
</item><item>
            <title>Berkontribusi Kembali untuk Indonesia - Januari 17, 2025</title>
            <description>Berkontribusi kepada negeri tidak harus berasal dari seseorang yang lahir di negara tersebut. Bisa saja rasa cinta tumbuh pada seorang pendatang yang mengukir kenangan manis di negeri itu. Ariono Arifin mengajak Anda menemui sejumlah warga negara sahabat yang merasakan kehangatan di Indonesia.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/berkontribusi-kembali-untuk-indonesia/7939715.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/berkontribusi-kembali-untuk-indonesia/7939715.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 17 Jan 2025 05:39:57 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Ariono Arifin</itunes:author>
                <itunes:summary>Berkontribusi kepada negeri tidak harus berasal dari seseorang yang lahir di negara tersebut. Bisa saja rasa cinta tumbuh pada seorang pendatang yang mengukir kenangan manis di negeri itu. Ariono Arifin mengajak Anda menemui sejumlah warga negara sahabat yang merasakan kehangatan di Indonesia.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:18</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2025/01/16/3a6597b0-16ff-4296-b904-8c1cec6328ef_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13074432" />
</item><item>
            <title>Manfaat Menulis Bagi Lansia - Januari 10, 2025</title>
            <description>Menurut sensus penduduk 2023, sekitar 12% (29 juta) penduduk Indonesia adalah lansia. Dari berbagai kegiatan untuk menjaga kebugaran fisik dan mental mereka, kegiatan menulis - baik puisi atau cerita - ternyata sangat bermanfaat bagi lansia. Puspita Sariwati mengulasnya dalam episode ICYMI kali ini.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/manfaat-menulis-bagi-lansia/7931440.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/manfaat-menulis-bagi-lansia/7931440.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 10 Jan 2025 05:38:55 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Puspita Sariwati</itunes:author>
                <itunes:summary>Menurut sensus penduduk 2023, sekitar 12% (29 juta) penduduk Indonesia adalah lansia. Dari berbagai kegiatan untuk menjaga kebugaran fisik dan mental mereka, kegiatan menulis - baik puisi atau cerita - ternyata sangat bermanfaat bagi lansia. Puspita Sariwati mengulasnya dalam episode ICYMI kali ini.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:38</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2025/01/09/05125f58-70cd-48c4-b379-04f939decbd5_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="13402112" />
</item><item>
            <title>Urgensi Melawan Stigma Negatif Down Syndrome - Januari 03, 2025</title>
            <description>Semakin banyak warga Indonesia yang sudah dapat membedakan mitos dan fakta tentang down syndrome. Ironisnya, perlakuan diskriminatif, serta keterbatasan akses pendidikan dan pekerjaan terhadap penyandang down syndrome masih tinggi. Jimmy Manan mengulasnya dalam episode kali ini. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/urgensi-melawan-stigma-negatif-down-syndrome/7922391.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/urgensi-melawan-stigma-negatif-down-syndrome/7922391.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 03 Jan 2025 05:30:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Jimmy Manan</itunes:author>
                <itunes:summary>Semakin banyak warga Indonesia yang sudah dapat membedakan mitos dan fakta tentang down syndrome. Ironisnya, perlakuan diskriminatif, serta keterbatasan akses pendidikan dan pekerjaan terhadap penyandang down syndrome masih tinggi. Jimmy Manan mengulasnya dalam episode kali ini. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:12</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2025/01/02/f3c3de5b-39be-431c-9c73-849c4bc4a5bc_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="12976128" />
</item><item>
            <title>Natal di Pengungsian Lewotobi - Desember 27, 2024</title>
            <description>Gunung Lewotobi meletus dahsyat awal November lalu, menyebabkan puluhan ribu orang harus mengungsi. Dua bulan setelah bencana, pengungsian masih penuh karena rumah para penyintas yang rusak. Ribuan umat Kristiani di sekitar Gunung Lewotobi pun harus merayakan Natal di tengah suasana prihatin.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/natal-di-pengungsian-lewotobi/7914827.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/natal-di-pengungsian-lewotobi/7914827.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 27 Dec 2024 05:30:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Nurhadi Sucahyo</itunes:author>
                <itunes:summary>Gunung Lewotobi meletus dahsyat awal November lalu, menyebabkan puluhan ribu orang harus mengungsi. Dua bulan setelah bencana, pengungsian masih penuh karena rumah para penyintas yang rusak. Ribuan umat Kristiani di sekitar Gunung Lewotobi pun harus merayakan Natal di tengah suasana prihatin.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:34</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/12/26/94f03265-0951-4000-a461-c71cebc6ca2d_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13336576" />
</item><item>
            <title>Microschool, Masa Depan dan Tantangannya di Indonesia - Desember 20, 2024</title>
            <description>Seperti di AS, microschool semakin populer di Indonesia. Microschool adalah sekolah dengan jumlah murid yang sangat sedikit. Utami Hussin berbincang dengan dua praktisi microschool, Irwan Nurhadi dan Mohamad Djodi Hardi Prajuri, untuk mengulas tantangan dan peluangnya di Indonesia.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/microschool-masa-depan-dan-tantangannya-di-indonesia/7907658.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/microschool-masa-depan-dan-tantangannya-di-indonesia/7907658.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 20 Dec 2024 05:30:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Utami Hussin</itunes:author>
                <itunes:summary>Seperti di AS, microschool semakin populer di Indonesia. Microschool adalah sekolah dengan jumlah murid yang sangat sedikit. Utami Hussin berbincang dengan dua praktisi microschool, Irwan Nurhadi dan Mohamad Djodi Hardi Prajuri, untuk mengulas tantangan dan peluangnya di Indonesia.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:40</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/12/19/f31490b6-f05d-4699-af67-3acd392c087c_original.mp3" type="audio/mpeg" length="14417920" />
</item><item>
            <title>Perjalanan Gamelan Dua Insan Amerika  - Desember 13, 2024</title>
            <description>Gamelan terus memikat banyak penggemar terutama di di kalangan perguruan tinggi. Leonard Triyono berbincang-bincang dengan nara sumber yang karena cintanya pada gamelan telah mendedikasikan diri untuk mengajar, mementaskan gamelan untuk berbagai kHalayak di Amerika, Alex Yoffe dan Claire Fassnacht.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/perjalanan-gamelan-dua-insan-amerika-/7899522.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/perjalanan-gamelan-dua-insan-amerika-/7899522.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 13 Dec 2024 10:17:14 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>VOA</itunes:author>
                <itunes:summary>Gamelan terus memikat banyak penggemar terutama di di kalangan perguruan tinggi. Leonard Triyono berbincang-bincang dengan nara sumber yang karena cintanya pada gamelan telah mendedikasikan diri untuk mengajar, mementaskan gamelan untuk berbagai kHalayak di Amerika, Alex Yoffe dan Claire Fassnacht.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:34</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/12/12/e1795d3f-0637-46cb-bbcc-38b6a88d1abd_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13336576" />
</item><item>
            <title>Para Pakar Amati Pemilu Amerika dan Indonesia - Desember 06, 2024</title>
            <description>Pengamat dari hampir seluruh dunia datang dan meninjau langsung pelaksanaan pemilu AS, 5 November. Di antaranya adalah staf ahli anggota dan pimpinan DPR RI: Freda Setiawan, Wim Tohari Danielaldi, dan Muhammad Suaib Mappasila. Berikut pengamatan mereka mengenai  pemilu di AS dan di Indonesia.  </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/para-pakar-amati-pemilu-amerika-dan-indonesia/7888931.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/para-pakar-amati-pemilu-amerika-dan-indonesia/7888931.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 06 Dec 2024 05:45:08 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>VOA</itunes:author>
                <itunes:summary>Pengamat dari hampir seluruh dunia datang dan meninjau langsung pelaksanaan pemilu AS, 5 November. Di antaranya adalah staf ahli anggota dan pimpinan DPR RI: Freda Setiawan, Wim Tohari Danielaldi, dan Muhammad Suaib Mappasila. Berikut pengamatan mereka mengenai  pemilu di AS dan di Indonesia.  </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:33</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/12/05/524fb3dd-09f2-402c-8b16-5c92c0d21a42_original.mp3" type="audio/mpeg" length="14303232" />
</item><item>
            <title>100 Hari Diplomasi Prabowo: Investasi, Posisi Global, dan Tantangan di Laut China Selatan - November 28, 2024</title>
            <description>Dalam 100 hari pertamanya sebagai presiden, Prabowo Subianto telah melakukan diplomasi internasional yang intensif. Apa arti dari diplomasi ini bagi masa depan Indonesia di kawasan dan dunia?</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/hari-diplomasi-prabowo-investasi-posisi-global-dan-tantangan-di-laut-china-selatan/7879427.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/hari-diplomasi-prabowo-investasi-posisi-global-dan-tantangan-di-laut-china-selatan/7879427.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 28 Nov 2024 07:26:41 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>VOA</itunes:author>
                <itunes:summary>Dalam 100 hari pertamanya sebagai presiden, Prabowo Subianto telah melakukan diplomasi internasional yang intensif. Apa arti dari diplomasi ini bagi masa depan Indonesia di kawasan dan dunia?</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:12:56</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/11/27/b5d09669-b203-4056-aa4d-1f61a99f6190_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="12713984" />
</item><item>
            <title>Dosen Muda di New York Ajarkan Bahasa Inggris ke Anak-anak Nelayan di Pulau Kei  - November 22, 2024</title>
            <description>Seorang dosen Indonesia di New York belum lama ini mengajari anak-anak nelayan di Pulau Kei Besar, Maluku, bahasa Inggris. Banny Rahayu berbincang dengan Marshella Lie, dosen dan direktur Program Indonesia di City University of New York, dan warga Kei Besar yang membantunya mewujudkan misi itu. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/dosen-muda-di-new-york-ajarkan-bahasa-inggris-ke-anak-anak-nelayan-di-pulau-kei-/7872503.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/dosen-muda-di-new-york-ajarkan-bahasa-inggris-ke-anak-anak-nelayan-di-pulau-kei-/7872503.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 22 Nov 2024 05:30:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Banny Rahayu</itunes:author>
                <itunes:summary>Seorang dosen Indonesia di New York belum lama ini mengajari anak-anak nelayan di Pulau Kei Besar, Maluku, bahasa Inggris. Banny Rahayu berbincang dengan Marshella Lie, dosen dan direktur Program Indonesia di City University of New York, dan warga Kei Besar yang membantunya mewujudkan misi itu. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:12:34</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/11/21/105d86c2-e0a6-48e3-b6d0-074e418970be_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="12353536" />
</item><item>
            <title>Peluang Film Laga Indonesia Menembus Hollywood - November 15, 2024</title>
            <description>Keberhasilan &quot;The Shadow Strays&quot; menduduki 10 film teratas Netflix di 85 negara membuat banyak pihak berpendapat film laga Indonesia berpotensi menembus pasar yang lebih luas. Arif Budiman berbincang dengan sang sutradara, Timo Tjahjanto, dan movie blogger Rama Tampubolon mengenai peluang tersebut.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/peluang-film-laga-indonesia-menembus-hollywood/7864363.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/peluang-film-laga-indonesia-menembus-hollywood/7864363.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 15 Nov 2024 05:26:01 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Arif Budiman</itunes:author>
                <itunes:summary>Keberhasilan &quot;The Shadow Strays&quot; menduduki 10 film teratas Netflix di 85 negara membuat banyak pihak berpendapat film laga Indonesia berpotensi menembus pasar yang lebih luas. Arif Budiman berbincang dengan sang sutradara, Timo Tjahjanto, dan movie blogger Rama Tampubolon mengenai peluang tersebut.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:16:08</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/11/14/182b8565-b71c-4388-96ab-aa05b39ad81d_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="15859712" />
</item><item>
            <title>Trump Menang, Diaspora Indonesia: “Tidak Usah Berkelahi” - November 08, 2024</title>
            <description>Setelah VOA memproyeksikan Donald Trump sebagai pemenang Pilpres AS 2024, Rivan Dwiastono dan timnya di Palm Beach County, Florida, kota markas kemenangan Trump, berbicara dengan beberapa diaspora Indonesia yang punya hak pilih. Meski beda pilihan, pesan mereka sama: “let’s move on.”</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/trump-menang-diaspora-indonesia-tidak-usah-berkelahi-/7855859.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/trump-menang-diaspora-indonesia-tidak-usah-berkelahi-/7855859.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 08 Nov 2024 06:30:57 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Rivan Dwiastono</itunes:author>
                <itunes:summary>Setelah VOA memproyeksikan Donald Trump sebagai pemenang Pilpres AS 2024, Rivan Dwiastono dan timnya di Palm Beach County, Florida, kota markas kemenangan Trump, berbicara dengan beberapa diaspora Indonesia yang punya hak pilih. Meski beda pilihan, pesan mereka sama: “let’s move on.”</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:12:27</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/11/07/6fcf0afc-81df-4e5d-addf-7cfad3960746_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="12238848" />
</item><item>
            <title>Kenapa Makin Banyak Mahasiswa Indonesia Kuliah di China? - November 01, 2024</title>
            <description>Jumlah pelajar Indonesia yang menempuh pendidikan tinggi di China semakin meningkat dari tahun ke tahun, sejalan dengan program Sabuk dan Jalan yang dicanangkan Beijing untuk menanamkan pengaruhnya di Asia. Apa kata para akademisi mengenai tren ini? Ikuti perbincangan Made Yoni berikut ini.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kenapa-makin-banyak-mahasiswa-indonesia-kuliah-di-tiongkok-/7846862.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kenapa-makin-banyak-mahasiswa-indonesia-kuliah-di-tiongkok-/7846862.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 01 Nov 2024 05:44:10 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Made Yoni</itunes:author>
                <itunes:summary>Jumlah pelajar Indonesia yang menempuh pendidikan tinggi di China semakin meningkat dari tahun ke tahun, sejalan dengan program Sabuk dan Jalan yang dicanangkan Beijing untuk menanamkan pengaruhnya di Asia. Apa kata para akademisi mengenai tren ini? Ikuti perbincangan Made Yoni berikut ini.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:03</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/10/31/599dd6f6-48c3-4c5d-9489-5705497536d6_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13811712" />
</item><item>
            <title>Bulan Peduli Kanker Payudara: &quot;Be Kind to Yourself&quot; - Oktober 25, 2024</title>
            <description>Oktober adalah Bulan Peduli Kanker Payudara; waktu yang tepat untuk menjadwalkan mammogram atau melakukan deteksi dini, dua hal yang terbukti menyelamatkan nyawa. Eva Mazrieva bicara dengan dua perempuan - seorang penyintas dan yang masih berjuang - untuk mengenal lebih jauh penyakit tersebut.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/bulan-peduli-kanker-payudara-be-kind-to-yourself-/7838206.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/bulan-peduli-kanker-payudara-be-kind-to-yourself-/7838206.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 25 Oct 2024 05:39:53 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Oktober adalah Bulan Peduli Kanker Payudara; waktu yang tepat untuk menjadwalkan mammogram atau melakukan deteksi dini, dua hal yang terbukti menyelamatkan nyawa. Eva Mazrieva bicara dengan dua perempuan - seorang penyintas dan yang masih berjuang - untuk mengenal lebih jauh penyakit tersebut.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:16:26</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/10/24/f9f3fe09-ee96-4b5c-8cb0-4d359e496ed6_original.mp3" type="audio/mpeg" length="16154624" />
</item><item>
            <title>Gastrodiplomasi, Ketika Makanan Jadi Alat Promosi Bangsa - Oktober 18, 2024</title>
            <description>Food diplomacy, alias gastrodiplomasi, adalah strategi diplomasi lunak yang melibatkan kekayaan kuliner sebagai alat untuk menjalin persahabatan. Ariono Arifin berbincang dengan ahli kuliner Indonesia William Wongso dan beberapa praktisi kuliner lain untuk membahas praktik gastrodiplomasi Indonesia.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/gastrodiplomasi-ketika-makanan-jadi-alat-promosi-bangsa/7826603.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/gastrodiplomasi-ketika-makanan-jadi-alat-promosi-bangsa/7826603.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 18 Oct 2024 05:30:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Ariono Arifin</itunes:author>
                <itunes:summary>Food diplomacy, alias gastrodiplomasi, adalah strategi diplomasi lunak yang melibatkan kekayaan kuliner sebagai alat untuk menjalin persahabatan. Ariono Arifin berbincang dengan ahli kuliner Indonesia William Wongso dan beberapa praktisi kuliner lain untuk membahas praktik gastrodiplomasi Indonesia.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:39</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/10/17/aa34d21f-a587-4dec-a814-9da912e60f82_original.mp3" type="audio/mpeg" length="14401536" />
</item><item>
            <title>Dari Ampas Kopi Jadi Produk Bernilai Jual - Oktober 11, 2024</title>
            <description>Ampas biasanya dianggap tidak berguna, tapi lain halnya dengan ampas kopi. Puspita Sariwati berbincang dengan pencetus penggunaan ampas kopi untuk membuat produk bernilai jual, Wiwin Nospitalia, serta Wakil Ketua Kadin Jakarta Selatan Timmy Rorimpandey, dan pemilik kedai kopi Amalia Lutfiati.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/dari-ampas-kopi-jadi-produk-bernilai-jual/7817901.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/dari-ampas-kopi-jadi-produk-bernilai-jual/7817901.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 11 Oct 2024 05:30:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Puspita Sariwati</itunes:author>
                <itunes:summary>Ampas biasanya dianggap tidak berguna, tapi lain halnya dengan ampas kopi. Puspita Sariwati berbincang dengan pencetus penggunaan ampas kopi untuk membuat produk bernilai jual, Wiwin Nospitalia, serta Wakil Ketua Kadin Jakarta Selatan Timmy Rorimpandey, dan pemilik kedai kopi Amalia Lutfiati.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:02</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/10/10/d45ce9f4-935c-4b35-8f0e-68c05670831e_original.mp3" type="audio/mpeg" length="12812288" />
</item><item>
            <title>Mengapa Pariwisata Indonesia Tertinggal Jauh dari Singapura? - Oktober 04, 2024</title>
            <description>Alam indah dan menantang, serta keunikan budaya menempatkan Indonesia di peringkat 22 dalam Indeks Kinerja Pariwisata Dunia. Di Asia Pasifik, Indonesia ada di ranking enam. Namun, dari sudut jumlah wisatawan, Singapura tetap jauh berada di atas Indonesia. Apa yang membuat Singapura lebih menggoda?</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/mengapa-pariwisata-indonesia-tertinggal-jauh-dari-singapura-/7809701.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/mengapa-pariwisata-indonesia-tertinggal-jauh-dari-singapura-/7809701.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 04 Oct 2024 06:34:07 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>VOA</itunes:author>
                <itunes:summary>Alam indah dan menantang, serta keunikan budaya menempatkan Indonesia di peringkat 22 dalam Indeks Kinerja Pariwisata Dunia. Di Asia Pasifik, Indonesia ada di ranking enam. Namun, dari sudut jumlah wisatawan, Singapura tetap jauh berada di atas Indonesia. Apa yang membuat Singapura lebih menggoda?</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:11</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/10/03/5b3967f9-58dd-466b-8ff4-8dfa9c97bbc1_original.mp3" type="audio/mpeg" length="12959744" />
</item><item>
            <title>Berbelanja Dengan Lebih Bijaksana - September 27, 2024</title>
            <description>Arif Budiman berbincang dengan aktivis fesyen berkelanjutan, influencer produk kecantikan ramah lingkungan dan pengamat lingkungan untuk mengulas tren di kalangan konsumen muda Indonesia untuk mempraktikkan conscious consumerism, di mana konsumen berbelanja secara lebih bijaksana.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/berbelanja-dengan-lebih-bijaksana/7800970.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/berbelanja-dengan-lebih-bijaksana/7800970.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 27 Sep 2024 06:13:27 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Arif Budiman</itunes:author>
                <itunes:summary>Arif Budiman berbincang dengan aktivis fesyen berkelanjutan, influencer produk kecantikan ramah lingkungan dan pengamat lingkungan untuk mengulas tren di kalangan konsumen muda Indonesia untuk mempraktikkan conscious consumerism, di mana konsumen berbelanja secara lebih bijaksana.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:15:57</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/09/26/79660f5a-57d6-4f38-b62f-dc20bdd0bbb5_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="15679488" />
</item><item>
            <title>Paspor Amerika Tak Hentikan Kontribusi untuk Indonesia - September 20, 2024</title>
            <description>Meski telah menetap di negeri orang, sejumlah diaspora Indonesia yang berpindah kewarganegaraan tetap aktif memperkenalkan budaya Indonesia. Utami Hussin berbincang dengan ketua asosiasi komunitas Indonesia-AS serta pegiat budaya Indonesia di AS tentang kontribusi mereka.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/paspor-amerika-tak-hentikan-kontribusi-untuk-indonesia/7791183.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/paspor-amerika-tak-hentikan-kontribusi-untuk-indonesia/7791183.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 20 Sep 2024 07:08:34 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>VOA</itunes:author>
                <itunes:summary>Meski telah menetap di negeri orang, sejumlah diaspora Indonesia yang berpindah kewarganegaraan tetap aktif memperkenalkan budaya Indonesia. Utami Hussin berbincang dengan ketua asosiasi komunitas Indonesia-AS serta pegiat budaya Indonesia di AS tentang kontribusi mereka.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:50</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/09/19/d5e3942f-856e-4c6c-adfe-0faff91ac9a6_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="13598720" />
</item><item>
            <title>Mapan di AS, Pendidikan Indonesia Tetap Jadi Fokus Utama - September 13, 2024</title>
            <description>Leonard Triyono berbincang dengan tiga cendekiawan Indonesia yang kini berkiprah di Amerika Serikat, tetapi tetap mencurahkan perhatian mereka pada pengembangan pendidikan di tanah air. Mereka adalah Teruna Siahaan, Siti Kusujiarti dan Herry Utomo. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/mapan-di-as-pendidikan-indonesia-tetap-jadi-fokus-utama/7782142.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/mapan-di-as-pendidikan-indonesia-tetap-jadi-fokus-utama/7782142.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 13 Sep 2024 05:58:15 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Leonard Triyono</itunes:author>
                <itunes:summary>Leonard Triyono berbincang dengan tiga cendekiawan Indonesia yang kini berkiprah di Amerika Serikat, tetapi tetap mencurahkan perhatian mereka pada pengembangan pendidikan di tanah air. Mereka adalah Teruna Siahaan, Siti Kusujiarti dan Herry Utomo. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:38:21</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/09/12/d3f2b111-e425-41e3-8b4a-c609aa3f5fc7_original.mp3" type="audio/mpeg" length="37699584" />
</item><item>
            <title>Cendekiawan AS Pecinta Bahasa dan Budaya Indonesia - September 06, 2024</title>
            <description>Dalam 75 tahun hubungan AS-Indonesia, terdapat sejumlah cendekiawan Amerika yang tidak saja fasih berbahasa Indonesia, tapi juga menguasai kebudayaan dan bahasa suku tertentu di Indonesia. Karlina Amkas mengajak Anda menemui dua di antaranya: Joseph Errington dan Andrew Weintraub.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/cendekiawan-as-pecinta-bahasa-dan-budaya-indonesia/7773197.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/cendekiawan-as-pecinta-bahasa-dan-budaya-indonesia/7773197.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 06 Sep 2024 05:48:06 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Karlina Amkas</itunes:author>
                <itunes:summary>Dalam 75 tahun hubungan AS-Indonesia, terdapat sejumlah cendekiawan Amerika yang tidak saja fasih berbahasa Indonesia, tapi juga menguasai kebudayaan dan bahasa suku tertentu di Indonesia. Karlina Amkas mengajak Anda menemui dua di antaranya: Joseph Errington dan Andrew Weintraub.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:23:44</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/09/05/d312a3eb-7a55-4864-ac27-c6624e78b2e8_original.mp3" type="audio/mpeg" length="23330816" />
</item><item>
            <title>Festival WOW Indonesia Dekatkan Warga AS ke Tanah Air - Agustus 30, 2024</title>
            <description>Festival WOW Indonesia! 2024 digelar di Washington DC 25 Agustus 2024 untuk memperingati 75 tahun hubungan diplomatik RI-AS. Lebih dari itu, festival ini ditujukan untuk mempererat hubungan antarbangsa lewat beragam pertunjukan dan penampilan budaya khas Indonesia.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/festival-wow-indonesia-dekatkan-warga-as-ke-tanah-air/7764563.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/festival-wow-indonesia-dekatkan-warga-as-ke-tanah-air/7764563.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 30 Aug 2024 05:56:35 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Taris Hirzi Iman, Rivan Dwiastono, Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Festival WOW Indonesia! 2024 digelar di Washington DC 25 Agustus 2024 untuk memperingati 75 tahun hubungan diplomatik RI-AS. Lebih dari itu, festival ini ditujukan untuk mempererat hubungan antarbangsa lewat beragam pertunjukan dan penampilan budaya khas Indonesia.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:11:57</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/08/29/01000000-c0a8-0242-3e78-08dcc87d3051_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="11747328" />
</item><item>
            <title>Maraknya Perkawinan Anak di Indonesia - Agustus 23, 2024</title>
            <description>Indonesia menempati peringkat ke-4 dunia untuk jumlah kasus perkawinan anak di bawah usia 18 tahun, menurut data lembaga UNICEF pada tahun 2023. Sejumlah kebijakan telah ditetapkan pemerintah, tapi tidak cukup menekan angkanya secara signifikan. Banny Rahayu mengulasnya dalam episode ini.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/maraknya-perkawinan-anak-di-indonesia/7753297.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/maraknya-perkawinan-anak-di-indonesia/7753297.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 23 Aug 2024 05:27:54 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Banny Rahayu</itunes:author>
                <itunes:summary>Indonesia menempati peringkat ke-4 dunia untuk jumlah kasus perkawinan anak di bawah usia 18 tahun, menurut data lembaga UNICEF pada tahun 2023. Sejumlah kebijakan telah ditetapkan pemerintah, tapi tidak cukup menekan angkanya secara signifikan. Banny Rahayu mengulasnya dalam episode ini.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:12:22</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/08/22/01000000-0aff-0242-b272-08dcc2f94ae3_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="12156928" />
</item><item>
            <title>Mantan Paskibraka Latih Pasukan Pengibar di Amerika - Agustus 16, 2024</title>
            <description>Dua mantan anggota Paskibraka asal Merauke dan Tomohon ikut melatih tim Paskibra di Washington DC tahun ini. Masa latihan yang singkat hingga kendala bahasa tidak menyurutkan tekad mereka menebar rasa cinta tanah air. Eva Mazrieva berbincang dengan keduanya.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/mantan-paskibraka-latih-pasukan-pengibar-di-amerika/7744580.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/mantan-paskibraka-latih-pasukan-pengibar-di-amerika/7744580.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 16 Aug 2024 07:00:12 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Dua mantan anggota Paskibraka asal Merauke dan Tomohon ikut melatih tim Paskibra di Washington DC tahun ini. Masa latihan yang singkat hingga kendala bahasa tidak menyurutkan tekad mereka menebar rasa cinta tanah air. Eva Mazrieva berbincang dengan keduanya.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:51</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/08/15/01000000-c0a8-0242-8f42-08dcbd863600_original.mp3" type="audio/mpeg" length="14598144" />
</item><item>
            <title>Kesaksian Mantan Calon Joki dan Dosen Pembimbing Skripsi - Agustus 09, 2024</title>
            <description>Rivan Dwiastono berbincang dengan seorang penyedia jasa bimbingan skripsi bernama Win di Depok, Jawa Barat, dan Kaprodi Manajemen Komunikasi UNPAD yang juga konten kreator mengenai skripsi dengan jutaan follower Ira Mirawati untuk mengulas pengalaman mereka berurusan dengan joki skripsi.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kesaksian-mantan-calon-joki-dan-dosen-pembimbing-skripsi/7735406.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kesaksian-mantan-calon-joki-dan-dosen-pembimbing-skripsi/7735406.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 09 Aug 2024 05:52:50 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Rivan Dwiastono</itunes:author>
                <itunes:summary>Rivan Dwiastono berbincang dengan seorang penyedia jasa bimbingan skripsi bernama Win di Depok, Jawa Barat, dan Kaprodi Manajemen Komunikasi UNPAD yang juga konten kreator mengenai skripsi dengan jutaan follower Ira Mirawati untuk mengulas pengalaman mereka berurusan dengan joki skripsi.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:16:03</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/08/08/01000000-c0a8-0242-6731-08dcb7fbd438_original.mp3" type="audio/mpeg" length="15777792" />
</item><item>
            <title>Mengenal Program Golden Visa Presiden Jokowi - Agustus 02, 2024</title>
            <description>Pemerintah belum lama ini meluncurkan program Golden Visa untuk menarik investor asing menanamkan modalnya di Indonesia. Made Yoni berbincang dengan Dirjen Imigrasi Silmy Karim dan pengacara imigrasi Umi Martina untuk mengulasnya. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/mengenal-program-golden-visa-presiden-jokowi/7726636.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/mengenal-program-golden-visa-presiden-jokowi/7726636.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 02 Aug 2024 06:02:18 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Made Yoni</itunes:author>
                <itunes:summary>Pemerintah belum lama ini meluncurkan program Golden Visa untuk menarik investor asing menanamkan modalnya di Indonesia. Made Yoni berbincang dengan Dirjen Imigrasi Silmy Karim dan pengacara imigrasi Umi Martina untuk mengulasnya. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:39</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/08/01/01000000-0aff-0242-869a-08dcb27d3873_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13418496" />
</item><item>
            <title>Perizinan dan Sertifikasi: Kunci Membangun Usaha di AS - Juli 26, 2024</title>
            <description>Siapapun dapat membuka dan mengembangkan bisnis di Amerika. Yang patut dicatat, usaha dalam bidang apa pun di AS tidak akan luput soal perizinan dan sertifikasi. Ariono Arifin berbincang dengan sejumlah diaspora Indonesia yang berbagi pengalaman saat membangun usaha mereka.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/perizinan-dan-sertifikasi-kunci-membangun-usaha-di-as/7713254.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/perizinan-dan-sertifikasi-kunci-membangun-usaha-di-as/7713254.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 26 Jul 2024 06:16:33 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Ariono Arifin</itunes:author>
                <itunes:summary>Siapapun dapat membuka dan mengembangkan bisnis di Amerika. Yang patut dicatat, usaha dalam bidang apa pun di AS tidak akan luput soal perizinan dan sertifikasi. Ariono Arifin berbincang dengan sejumlah diaspora Indonesia yang berbagi pengalaman saat membangun usaha mereka.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:17:25</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/07/25/01000000-0aff-0242-0b59-08dcacfee373_original.mp3" type="audio/mpeg" length="17121280" />
</item><item>
            <title>Petani Indonesia Jawab Uni Eropa Soal Produk Bebas Deforestasi - Juli 19, 2024</title>
            <description>Sejumlah petani berbincang dengan jurnalis VOA Nurhadi Sucahyo untuk menjawab tantangan yang diberikan pasar global, khususnya Uni Eropa, bagi produk-produk Indonesia, yang diharapkan berasal dari proses yang tidak merusak hutan.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/petani-indonesia-jawab-uni-eropa-soal-produk-bebas-deforestasi/7704441.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/petani-indonesia-jawab-uni-eropa-soal-produk-bebas-deforestasi/7704441.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 19 Jul 2024 10:17:49 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Nurhadi Sucahyo</itunes:author>
                <itunes:summary>Sejumlah petani berbincang dengan jurnalis VOA Nurhadi Sucahyo untuk menjawab tantangan yang diberikan pasar global, khususnya Uni Eropa, bagi produk-produk Indonesia, yang diharapkan berasal dari proses yang tidak merusak hutan.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:34</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/07/19/01000000-0aff-0242-573e-08dca7a13b13_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13336576" />
</item><item>
            <title>Bagaimana Ranking Kampus-kampus Indonesia di Level Dunia? - Juli 12, 2024</title>
            <description>Puspita Sariwati berbincang dengan tiga rektor universitas di Indonesia mengenai upaya mereka untuk meningkatkan ranking kampus masing-masing di tingkat dunia.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/bagaimana-ranking-kampus-kampus-indonesia-di-level-dunia-/7694684.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/bagaimana-ranking-kampus-kampus-indonesia-di-level-dunia-/7694684.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 12 Jul 2024 06:28:55 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>VOA</itunes:author>
                <itunes:summary>Puspita Sariwati berbincang dengan tiga rektor universitas di Indonesia mengenai upaya mereka untuk meningkatkan ranking kampus masing-masing di tingkat dunia.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:14</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/07/11/01000000-0aff-0242-5478-08dca200acaa_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="13008896" />
</item><item>
            <title>Mesin Tik Jerman Hingga Kapal Selam Hitler Dalam Sejarah Indonesia - Juli 05, 2024</title>
            <description>Dua peneliti muda menemukan fakta-fakta unik terkait sejarah Indonesia, di antaranya peran mesin tik Jerman dalam proklamasi kemerdekaan RI. Jimmy Manan membahasnya bersama Hendi Jo dan Petrik Matanasi.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/mesin-tik-jerman-hingga-kapal-selam-hitler-dalam-sejarah-indonesia/7685652.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/mesin-tik-jerman-hingga-kapal-selam-hitler-dalam-sejarah-indonesia/7685652.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 05 Jul 2024 06:06:21 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Jimmy Manan</itunes:author>
                <itunes:summary>Dua peneliti muda menemukan fakta-fakta unik terkait sejarah Indonesia, di antaranya peran mesin tik Jerman dalam proklamasi kemerdekaan RI. Jimmy Manan membahasnya bersama Hendi Jo dan Petrik Matanasi.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:11</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/07/04/01000000-0a00-0242-c727-08dc9c7db731_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="12959744" />
</item><item>
            <title>Tantangan dan Peluang Penerapan Pengetahuan dari Studi Amerika di Indonesia - Juni 28, 2024</title>
            <description>Leonard Triyono berbincang dengan Lidiah Treda Iwo dari Jayapura dan Titien Megaputri Komar asal Kupang tentang bagaimana mereka menerapkan ilmu dari pendidikan AS dalam pekerjaan mereka, serta tantangan dan peluang dalam mengadvokasikan perubahan di lembaga dan komunitas masing-masing.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/tantangan-dan-peluang-penerapan-pengetahuan-dari-studi-amerika-di-indonesia/7676483.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/tantangan-dan-peluang-penerapan-pengetahuan-dari-studi-amerika-di-indonesia/7676483.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 28 Jun 2024 06:23:48 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Leonard Triyono</itunes:author>
                <itunes:summary>Leonard Triyono berbincang dengan Lidiah Treda Iwo dari Jayapura dan Titien Megaputri Komar asal Kupang tentang bagaimana mereka menerapkan ilmu dari pendidikan AS dalam pekerjaan mereka, serta tantangan dan peluang dalam mengadvokasikan perubahan di lembaga dan komunitas masing-masing.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:15:15</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/06/27/01000000-0a00-0242-e4e3-08dc96feef48_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="14991360" />
</item><item>
            <title>Cuti Ayah 2 Hari: Mana Cukup? - Juni 21, 2024</title>
            <description>Ketentuan cuti ayah selama 2 hari dalam UU Kesejahteraan Ibu dan Anak (UU KIA) yang baru disahkan awal Juni ini menuai pro dan kontra. Komnas Perempuan menilainya sebagai &quot;pembakuan peran domestik perempuan” terkait pengasuhan anak. Lantas, bagaimana para ayah menanggapinya?</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/cuti-ayah-2-hari-mana-cukup-/7664145.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/cuti-ayah-2-hari-mana-cukup-/7664145.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 21 Jun 2024 05:58:57 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Banny Rahayu</itunes:author>
                <itunes:summary>Ketentuan cuti ayah selama 2 hari dalam UU Kesejahteraan Ibu dan Anak (UU KIA) yang baru disahkan awal Juni ini menuai pro dan kontra. Komnas Perempuan menilainya sebagai &quot;pembakuan peran domestik perempuan” terkait pengasuhan anak. Lantas, bagaimana para ayah menanggapinya?</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:12:34</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/06/20/01000000-0a00-0242-e025-08dc917c69ab_original.mp3" type="audio/mpeg" length="12353536" />
</item><item>
            <title>Jemaah AS Berangkat Haji Tanpa Antre, Semua Proses Dilakukan Online   - Juni 15, 2024</title>
            <description>Calon jemaah haji di AS tidak perlu antre untuk berhaji. Mereka bisa berangkat pada waktu yang diinginkan tetapi harus melakukan sendiri seluruh proses secara online melalui apa yang disebut Nusuk. Tiga jemaah Indonesia berbagi pengalaman mereka.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/jemaah-as-berangkat-haji-tanpa-antre-semua-proses-dilakukan-online-/7656729.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/jemaah-as-berangkat-haji-tanpa-antre-semua-proses-dilakukan-online-/7656729.html</guid>            
            <pubDate>Sat, 15 Jun 2024 05:13:25 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Karlina Amkas</itunes:author>
                <itunes:summary>Calon jemaah haji di AS tidak perlu antre untuk berhaji. Mereka bisa berangkat pada waktu yang diinginkan tetapi harus melakukan sendiri seluruh proses secara online melalui apa yang disebut Nusuk. Tiga jemaah Indonesia berbagi pengalaman mereka.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:18:28</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/06/14/01000000-0a00-0242-0ed1-08dc8cbdf63d_original.mp3" type="audio/mpeg" length="18153472" />
</item><item>
            <title>Awas Jebakan Terselubung Pinjol - Juni 07, 2024</title>
            <description>Aplikasi pinjol kian digandrungi generasi muda, karena gaya hidup yang akrab teknologi, serba cepat dan dinamis. Namun, banyak yang tidak sadar, bahkan abai, akan jebakan-jebakan terselubung yang bisa berdampak serius terhadap kondisi finansial dan mental. Simak diskusinya bersama Arif Budiman.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/awas-jebakan-terselubung-pinjol/7646083.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/awas-jebakan-terselubung-pinjol/7646083.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 07 Jun 2024 05:50:11 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Arif Budiman</itunes:author>
                <itunes:summary>Aplikasi pinjol kian digandrungi generasi muda, karena gaya hidup yang akrab teknologi, serba cepat dan dinamis. Namun, banyak yang tidak sadar, bahkan abai, akan jebakan-jebakan terselubung yang bisa berdampak serius terhadap kondisi finansial dan mental. Simak diskusinya bersama Arif Budiman.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:15:15</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/06/06/01000000-0aff-0242-4009-08dc867ae906_original.mp3" type="audio/mpeg" length="14991360" />
</item><item>
            <title>Apa &quot;Asian Way Policy&quot; yang Dimaksud Prabowo? - Mei 31, 2024</title>
            <description>Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto, belum lama ini dalam sebuah wawancara media menyebut diplomasi, negosiasi dan &quot;cara Asia&quot; membantu meredakan ketegangan antarnegara. Apa yang dimaksud dengan &quot;Asian Way Policy&quot; tersebut? Made Yoni mengulasnya bersama dua orang pakar dalam episode kali ini. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/apa-asian-way-policy-yang-dimaksud-prabowo-/7636707.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/apa-asian-way-policy-yang-dimaksud-prabowo-/7636707.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 31 May 2024 05:53:05 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Made Yoni</itunes:author>
                <itunes:summary>Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto, belum lama ini dalam sebuah wawancara media menyebut diplomasi, negosiasi dan &quot;cara Asia&quot; membantu meredakan ketegangan antarnegara. Apa yang dimaksud dengan &quot;Asian Way Policy&quot; tersebut? Made Yoni mengulasnya bersama dua orang pakar dalam episode kali ini. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:05</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/05/30/01000000-0aff-0242-44ea-08dc80fa7c92_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13844480" />
</item><item>
            <title>Museum di Indonesia Berbenah - Mei 24, 2024</title>
            <description>Museum di Indonesia perlahan tapi pasti berbenah untuk memperbaiki citranya agar menarik minat lebih banyak pengunjung. Utami Hussin membahasnya bersama pemerhati isu manajemen dan pemasaran museum, Jelita Permata, dan ketua Asosiasi Museum Indonesia Daerah (AMIDA) DKI Jakarta, Yiyok T. Herlambang.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/museum-di-indonesia-berbenah/7624706.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/museum-di-indonesia-berbenah/7624706.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 24 May 2024 05:48:22 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Utami Hussin</itunes:author>
                <itunes:summary>Museum di Indonesia perlahan tapi pasti berbenah untuk memperbaiki citranya agar menarik minat lebih banyak pengunjung. Utami Hussin membahasnya bersama pemerhati isu manajemen dan pemasaran museum, Jelita Permata, dan ketua Asosiasi Museum Indonesia Daerah (AMIDA) DKI Jakarta, Yiyok T. Herlambang.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:42</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/05/23/01000000-0aff-0242-16a0-08dc7b7a4909_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13467648" />
</item><item>
            <title>AHY Paparkan Strategi &amp; Tantangan Reforma Agraria - Mei 17, 2024</title>
            <description>Menteri ATR dan Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono berbicara di Konferensi Pertanahan dan Iklim Bank Dunia 2024 di Washington DC. Ia membahas strategi dan tantangan penyelesaian pendataan 120 juta lahan yang selama puluhan tahun terbengkalai hingga carbon trading. Eva Mazrieva berbincang dengannya.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/ahy-paparkan-strategi-tantangan-reforma-agraria/7615370.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/ahy-paparkan-strategi-tantangan-reforma-agraria/7615370.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 17 May 2024 05:35:51 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Menteri ATR dan Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono berbicara di Konferensi Pertanahan dan Iklim Bank Dunia 2024 di Washington DC. Ia membahas strategi dan tantangan penyelesaian pendataan 120 juta lahan yang selama puluhan tahun terbengkalai hingga carbon trading. Eva Mazrieva berbincang dengannya.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:38</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/05/16/01000000-0aff-0242-2831-08dc75f813f2_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13402112" />
</item><item>
            <title>Memahami Teman Disabilitas Lewat Olahraga - Mei 10, 2024</title>
            <description>Menjelang Paralimpiade Paris 2024, Rivan Dwiastono mendiskusikan nilai-nilai inklusi sosial melalui olahraga bersama Annisa Pratiwi Iskandar, pegiat isu disabilitas yang mengikuti Global Sports Mentoring Program di AS, dan atlet Paralimpiade Syuci Indriani sebagai seorang individu difabel.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/memahami-teman-disabilitas-lewat-olahraga/7605098.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/memahami-teman-disabilitas-lewat-olahraga/7605098.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 10 May 2024 05:45:26 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Rivan Dwiastono</itunes:author>
                <itunes:summary>Menjelang Paralimpiade Paris 2024, Rivan Dwiastono mendiskusikan nilai-nilai inklusi sosial melalui olahraga bersama Annisa Pratiwi Iskandar, pegiat isu disabilitas yang mengikuti Global Sports Mentoring Program di AS, dan atlet Paralimpiade Syuci Indriani sebagai seorang individu difabel.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:21:38</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/05/09/01000000-0aff-0242-45ed-08dc7078a611_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="21266432" />
</item><item>
            <title>“Jemput Bola” Demi Jangkau Anak-Anak Terbaik di Pelosok Indonesia - Mei 03, 2024</title>
            <description>Dengan niat mendorong inklusivitas pendidikan dan menjangkau anak-anak terbaik di seluruh pelosok Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi, dosen ITB Imam Santoso &quot;jemput bola&quot; untuk memberikan akses itu. Eva Mazrieva berbincang dengan Imam dan dua anak asuhnya yang kini menjadi agen perubahan.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/jemput-bola-demi-jangkau-anak-anak-terbaik-di-pelosok-indonesia/7595766.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/jemput-bola-demi-jangkau-anak-anak-terbaik-di-pelosok-indonesia/7595766.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 03 May 2024 06:03:33 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Dengan niat mendorong inklusivitas pendidikan dan menjangkau anak-anak terbaik di seluruh pelosok Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi, dosen ITB Imam Santoso &quot;jemput bola&quot; untuk memberikan akses itu. Eva Mazrieva berbincang dengan Imam dan dua anak asuhnya yang kini menjadi agen perubahan.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:17:14</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/05/02/01000000-0aff-0242-f32c-08dc6afbf9b0_original.mp3" type="audio/mpeg" length="16941056" />
</item><item>
            <title>PR Bagi Demokrasi Indonesia Pasca Prabowo-Gibran Terpilih - April 26, 2024</title>
            <description>Prabowo-Gibran resmi memenangkan Pilpres 2024. Presiden Constitutional Law Society, Fakultas Hukum UGM Yogyakarta, Ignasius Lintang Nusantara, dan Dr Tunjung Sulaksono, dosen dan pengamat politik dari UMY akan membahas apa agenda bagi Indonesia setelah penetapan ini.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/pr-bagi-demokrasi-indonesia-pasca-prabowo-gibran-terpilih/7585463.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/pr-bagi-demokrasi-indonesia-pasca-prabowo-gibran-terpilih/7585463.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 26 Apr 2024 07:18:04 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Nurhadi Sucahyo</itunes:author>
                <itunes:summary>Prabowo-Gibran resmi memenangkan Pilpres 2024. Presiden Constitutional Law Society, Fakultas Hukum UGM Yogyakarta, Ignasius Lintang Nusantara, dan Dr Tunjung Sulaksono, dosen dan pengamat politik dari UMY akan membahas apa agenda bagi Indonesia setelah penetapan ini.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:31</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/04/25/01000000-0aff-0242-fd42-08dc658275ff_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="13287424" />
</item><item>
            <title>Tato dan Tindik: Simbol Ekspresi Diri yang Kian Digandrungi - April 19, 2024</title>
            <description>Bentuk ekspresi diri melalui “body art”, berupa tato dan tindikan, semakin populer khususnya di kalangan muda. Di Indonesia, minat terhadap karya seni pada tubuh itu juga berkembang, terlepas dari konotasi negatifnya. Sejumlah pemilik tato dan tindik berbagi pengalaman mereka kepada VOA.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/tato-dan-tindik-simbol-ekspresi-diri-yang-kian-digandrungi/7575999.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/tato-dan-tindik-simbol-ekspresi-diri-yang-kian-digandrungi/7575999.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 19 Apr 2024 06:00:53 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>VOA</itunes:author>
                <itunes:summary>Bentuk ekspresi diri melalui “body art”, berupa tato dan tindikan, semakin populer khususnya di kalangan muda. Di Indonesia, minat terhadap karya seni pada tubuh itu juga berkembang, terlepas dari konotasi negatifnya. Sejumlah pemilik tato dan tindik berbagi pengalaman mereka kepada VOA.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:12</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/04/18/01000000-0aff-0242-0332-08dc5ffa7b6d_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="12976128" />
</item><item>
            <title>“Jangan Panggil Aku Orang Gila” - April 05, 2024</title>
            <description>Apa yang terlintas di benak Anda jika disarankan berobat ke rumah sakit jiwa? Rasa malu, khawatir dijauhi, atau bahkan takut dibilang gila? Stigma itu hendak dipatahkan Yovania Asyifa Jami, mantan pasien RSJ dan advokat kesehatan mental yang berbincang bersama jurnalis VOA Banny Rahayu.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/jangan-panggil-aku-orang-gila-/7557332.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/jangan-panggil-aku-orang-gila-/7557332.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 05 Apr 2024 05:30:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Banny Rahayu</itunes:author>
                <itunes:summary>Apa yang terlintas di benak Anda jika disarankan berobat ke rumah sakit jiwa? Rasa malu, khawatir dijauhi, atau bahkan takut dibilang gila? Stigma itu hendak dipatahkan Yovania Asyifa Jami, mantan pasien RSJ dan advokat kesehatan mental yang berbincang bersama jurnalis VOA Banny Rahayu.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:38</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/04/04/01000000-0aff-0242-1dd3-08dc54f0f9da_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13402112" />
</item><item>
            <title>Minat Generasi Muda untuk Segera Menikah Turun - Maret 29, 2024</title>
            <description>Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional 2023 oleh BPS menunjukkan, 68,29% kelompok muda (16-30 tahun) belum menikah. Apa penyebab dan dampaknya? Utami Hussin membahasnya bersama dosen Sosiologi Universitas Brawijaya Siti Kholifah dan peneliti Lembaga Demografi FEB UI Merry Sri Widyanti Kusumaryani.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/minat-generasi-muda-untuk-segera-menikah-turun/7547693.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/minat-generasi-muda-untuk-segera-menikah-turun/7547693.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 29 Mar 2024 05:30:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Utami Hussin</itunes:author>
                <itunes:summary>Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional 2023 oleh BPS menunjukkan, 68,29% kelompok muda (16-30 tahun) belum menikah. Apa penyebab dan dampaknya? Utami Hussin membahasnya bersama dosen Sosiologi Universitas Brawijaya Siti Kholifah dan peneliti Lembaga Demografi FEB UI Merry Sri Widyanti Kusumaryani.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:20</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/03/28/01000000-0aff-0242-cbc6-08dc4f5b4781_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13107200" />
</item><item>
            <title>Mampukah Drama Indonesia Saingi Drama Korea? - Maret 22, 2024</title>
            <description>Keberhasilan serial drama &quot;Gadis Kretek&quot; menembus pasar internasional diprediksi menggairahkan industri layanan streaming film di Indonesia. Arif Budiman berbincang dengan aktris Dian Sastrowardoyo, Putri Silalahi dan Netflix dan pengamat film Dwi Nugroho untuk membahasnya.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/mampukah-drama-indonesia-saingi-drama-korea-/7537627.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/mampukah-drama-indonesia-saingi-drama-korea-/7537627.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 22 Mar 2024 05:23:36 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Arif Budiman</itunes:author>
                <itunes:summary>Keberhasilan serial drama &quot;Gadis Kretek&quot; menembus pasar internasional diprediksi menggairahkan industri layanan streaming film di Indonesia. Arif Budiman berbincang dengan aktris Dian Sastrowardoyo, Putri Silalahi dan Netflix dan pengamat film Dwi Nugroho untuk membahasnya.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:15:24</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/03/21/01000000-0aff-0242-f336-08dc49f5554c_original.mp3" type="audio/mpeg" length="15138816" />
</item><item>
            <title>Rohaniwan Katolik Indonesia sebagai Pastur Paroki di AS - Maret 15, 2024</title>
            <description>Sehubungan dengan masa Prapaskah dan perayaan Paskah, VOA menghadirkan dua rohaniwan Katolik Indonesia yang kini menjadi pastur paroki di Amerika Serikat. Romo Stanley Jawa, SVD dan Romo John Teguh Raharjo, CICM berbagi kisah tentang perjalanan, pengalaman, dan suka-duka dalam pelayanan mereka.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/rohaniwan-katolik-indonesia-sebagai-pastur-paroki-di-as/7528287.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/rohaniwan-katolik-indonesia-sebagai-pastur-paroki-di-as/7528287.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 15 Mar 2024 05:30:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Leonard Triyono</itunes:author>
                <itunes:summary>Sehubungan dengan masa Prapaskah dan perayaan Paskah, VOA menghadirkan dua rohaniwan Katolik Indonesia yang kini menjadi pastur paroki di Amerika Serikat. Romo Stanley Jawa, SVD dan Romo John Teguh Raharjo, CICM berbagi kisah tentang perjalanan, pengalaman, dan suka-duka dalam pelayanan mereka.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:20:25</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/03/14/01000000-0aff-0242-e516-08dc446de673_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="20070400" />
</item><item>
            <title>Siapa Ancaman Demokrasi Indonesia Sesungguhnya? - Maret 08, 2024</title>
            <description>Meski KPU belum umumkan pemenang pilpres, beberapa negara sudah menyampaikan ucapan selamat kepada Prabowo Subianto, capres yang sementara ini unggul. Apa yang kita bisa baca dari fenomena ini? Eva Mazrieva membahasnya bersama peneliti BRIN Firma Noor dan Ketua SETARA Institute Halili Hassan.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/siapa-ancaman-demokrasi-indonesia-sesungguhnya-/7518352.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/siapa-ancaman-demokrasi-indonesia-sesungguhnya-/7518352.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 08 Mar 2024 05:43:45 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Meski KPU belum umumkan pemenang pilpres, beberapa negara sudah menyampaikan ucapan selamat kepada Prabowo Subianto, capres yang sementara ini unggul. Apa yang kita bisa baca dari fenomena ini? Eva Mazrieva membahasnya bersama peneliti BRIN Firma Noor dan Ketua SETARA Institute Halili Hassan.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:46</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/03/07/01000000-c0a8-0242-6863-08dc3ef7dfe0_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13533184" />
</item><item>
            <title>Menanggapi Ketidaksetaraan Gender dan Digital di Indonesia - Maret 01, 2024</title>
            <description>Jimmy Manan berbincang dengan dua pakar kesetaraan, Desintha Dwi Asriani dari Departemen Sosiologi UGM dan Daisy Indira Yasmine dari Departemen Sosiologi UI, untuk mengulas perjuangan menggapai kesetaraan gender dan digital di Indonesia.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/menanggapi-ketidaksetaraan-gender-dan-digital-di-indonesia/7508920.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/menanggapi-ketidaksetaraan-gender-dan-digital-di-indonesia/7508920.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 01 Mar 2024 05:30:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Jimmy Manan</itunes:author>
                <itunes:summary>Jimmy Manan berbincang dengan dua pakar kesetaraan, Desintha Dwi Asriani dari Departemen Sosiologi UGM dan Daisy Indira Yasmine dari Departemen Sosiologi UI, untuk mengulas perjuangan menggapai kesetaraan gender dan digital di Indonesia.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:05</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/02/29/01000000-c0a8-0242-3e6c-08dc39716878_original.mp3" type="audio/mpeg" length="12861440" />
</item><item>
            <title>Prabowo-Gibran Unggul di Kalangan Muda, TikTok Penyebabnya? 
 - Februari 23, 2024</title>
            <description>Survei menunjukkan perolehan suara Prabowo-Gibran mayoritasnya disumbang generasi muda, terutama Gen Z. Banny Rahayu berbincang dengan pendiri Drone Emprit, Ismail Fahmi, dan pengamat komunikasi politik, Shulhan Rumaru, untuk membahas peran TikTok dalam meraup suara pemilih muda untuk paslon 02.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/prabowo-gibran-unggul-di-kalangan-muda-tiktok-penyebabnya-/7499256.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/prabowo-gibran-unggul-di-kalangan-muda-tiktok-penyebabnya-/7499256.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 23 Feb 2024 07:19:26 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Banny Rahayu</itunes:author>
                <itunes:summary>Survei menunjukkan perolehan suara Prabowo-Gibran mayoritasnya disumbang generasi muda, terutama Gen Z. Banny Rahayu berbincang dengan pendiri Drone Emprit, Ismail Fahmi, dan pengamat komunikasi politik, Shulhan Rumaru, untuk membahas peran TikTok dalam meraup suara pemilih muda untuk paslon 02.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:17:08</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/02/23/01000000-0a00-0242-bc36-08dc3404f67f_original.mp3" type="audio/mpeg" length="16842752" />
</item><item>
            <title>Menjemput Suara Pemilih di Luar Negeri - Februari 16, 2024</title>
            <description>Karlina Amkas berbincang dengan panitia pemilihan luar negeri (PPLN) di Mozambik serta Rusia dan Belarus, yang menceritakan tantangan mereka dalam menjemput suara pemilih dengan membawa kotak suara keliling (KSK) dalam pemilu kali ini.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/menjemput-suara-pemilih-di-luar-negeri/7489576.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/menjemput-suara-pemilih-di-luar-negeri/7489576.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 16 Feb 2024 07:03:08 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Karlina Amkas</itunes:author>
                <itunes:summary>Karlina Amkas berbincang dengan panitia pemilihan luar negeri (PPLN) di Mozambik serta Rusia dan Belarus, yang menceritakan tantangan mereka dalam menjemput suara pemilih dengan membawa kotak suara keliling (KSK) dalam pemilu kali ini.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:20:04</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/02/15/01000000-0a00-0242-a945-08dc2e80d0d1_original.mp3" type="audio/mpeg" length="19726336" />
</item><item>
            <title>Pemilih Muda Bersuara - Februari 09, 2024</title>
            <description>Pemilu tahun ini akan diikuti 52 persen pemilih muda. Setiap pasangan capres-cawapres pun berusaha merebut hati mereka. Rivan Dwiastono mengajak diskusi empat diaspora muda dari berbagai wilayah di tanah air untuk menanyakan kepada mereka: Ampuhkah strategi para paslon menggaet suara mereka?</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/pemilih-muda-bersuara/7480151.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/pemilih-muda-bersuara/7480151.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 09 Feb 2024 06:44:56 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Rivan Dwiastono</itunes:author>
                <itunes:summary>Pemilu tahun ini akan diikuti 52 persen pemilih muda. Setiap pasangan capres-cawapres pun berusaha merebut hati mereka. Rivan Dwiastono mengajak diskusi empat diaspora muda dari berbagai wilayah di tanah air untuk menanyakan kepada mereka: Ampuhkah strategi para paslon menggaet suara mereka?</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:39:52</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/02/08/01000000-0a00-0242-d8d3-08dc28ff1d35_original.mp3" type="audio/mpeg" length="39190528" />
</item><item>
            <title>Perjuangan HAM Lewat Musik - Februari 02, 2024</title>
            <description>Made Yoni berbincang dengan Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid, yang menciptakan lagu-lagu bertema HAM, serta Once Mekel, yang berkolaborasi dalam lagu &quot;Kemanakah,&quot; untuk membahas aktivisme HAM melalui musik, termasuk perjuangan keluarga korban penghilangan paksa 1998.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/perjuangan-ham-lewat-musik/7467228.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/perjuangan-ham-lewat-musik/7467228.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 02 Feb 2024 05:42:07 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Made Yoni</itunes:author>
                <itunes:summary>Made Yoni berbincang dengan Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid, yang menciptakan lagu-lagu bertema HAM, serta Once Mekel, yang berkolaborasi dalam lagu &quot;Kemanakah,&quot; untuk membahas aktivisme HAM melalui musik, termasuk perjuangan keluarga korban penghilangan paksa 1998.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:12:41</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/02/01/01000000-0a00-0242-1754-08dc2376c8f9_original.mp3" type="audio/mpeg" length="12468224" />
</item><item>
            <title>Puntung Rokok: Sampah Berbahaya yang Belum Dikelola - Januari 26, 2024</title>
            <description>Nurhadi Sucahyo berbincang dengan peneliti kemaritiman Universitas Brawijaya Defri Yona dan aktivis lingkungan Ecoton Amiruddin mengenai sampah puntung rokok, bahayanya, serta mengapa kita kurang peduli dengan proses pembuangannya.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/puntung-rokok-sampah-berbahaya-yang-belum-dikelola/7457428.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/puntung-rokok-sampah-berbahaya-yang-belum-dikelola/7457428.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 26 Jan 2024 05:30:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Nurhadi Sucahyo</itunes:author>
                <itunes:summary>Nurhadi Sucahyo berbincang dengan peneliti kemaritiman Universitas Brawijaya Defri Yona dan aktivis lingkungan Ecoton Amiruddin mengenai sampah puntung rokok, bahayanya, serta mengapa kita kurang peduli dengan proses pembuangannya.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:26</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/01/25/01000000-c0a8-0242-c9ba-08dc1de49a20_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13205504" />
</item><item>
            <title>Polemik Penggunaan Teknologi AI Oleh Pelajar - Januari 19, 2024</title>
            <description>VOA mengajak Anda mengupas polemik penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) di kalangan pelajar dari kaca mata orang tua, praktisi sekaligus pengamat AI.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/polemik-penggunaan-teknologi-ai-oleh-pelajar/7446099.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/polemik-penggunaan-teknologi-ai-oleh-pelajar/7446099.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 19 Jan 2024 05:53:40 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Ariono Arifin</itunes:author>
                <itunes:summary>VOA mengajak Anda mengupas polemik penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) di kalangan pelajar dari kaca mata orang tua, praktisi sekaligus pengamat AI.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:00</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/01/18/01000000-0aff-0242-3289-08dc18781c4d_original.mp3" type="audio/mpeg" length="12779520" />
</item><item>
            <title>Gerakan Antipolitik Uang Dalam Pemilu 2024 - Januari 12, 2024</title>
            <description>Jelang pemilu 2024, praktik politik uang masih terjadi di lapangan. Sejumlah kasus pun telah dilaporkan ke pihak berwenang. Puspita Sariwati mengulas masalah itu bersama penggagas Gerakan Antipolitik Uang, Wasingatu Zakiyah, politisi Golkar John S. Keban dan politisi PDIP Bambang Praswanto.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/gerakan-antipolitik-uang-dalam-pemilu-2024/7436378.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/gerakan-antipolitik-uang-dalam-pemilu-2024/7436378.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 12 Jan 2024 05:30:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Puspita Sariwati</itunes:author>
                <itunes:summary>Jelang pemilu 2024, praktik politik uang masih terjadi di lapangan. Sejumlah kasus pun telah dilaporkan ke pihak berwenang. Puspita Sariwati mengulas masalah itu bersama penggagas Gerakan Antipolitik Uang, Wasingatu Zakiyah, politisi Golkar John S. Keban dan politisi PDIP Bambang Praswanto.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:12:35</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/01/11/01000000-0aff-0242-f196-08dc12effd77_original.mp3" type="audio/mpeg" length="12369920" />
</item><item>
            <title>Kontroversi Ekowisata Hiu Paus - Januari 05, 2024</title>
            <description>Arif Budiman berbincang dengan sejumlah narasumber mengenai kontroversi ekowisata hiu paus. Pasalnya, meski dianggap bisa memberdayakan masyarakat secara sosial, budaya dan ekonomi, sebagian pihak menganggapnya mengancam populasi ikan besar yang terancam punah itu.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kontroversi-ekowisata-hiu-paus/7426985.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kontroversi-ekowisata-hiu-paus/7426985.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 05 Jan 2024 05:30:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Arif Budiman</itunes:author>
                <itunes:summary>Arif Budiman berbincang dengan sejumlah narasumber mengenai kontroversi ekowisata hiu paus. Pasalnya, meski dianggap bisa memberdayakan masyarakat secara sosial, budaya dan ekonomi, sebagian pihak menganggapnya mengancam populasi ikan besar yang terancam punah itu.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:25</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/01/04/01000000-c0a8-0242-31b1-08dc0d6352a9_original.mp3" type="audio/mpeg" length="14172160" />
</item><item>
            <title>Politik Misogini Menguat di Pilpres 2024, Ciri Erosi Demokrasi? - Desember 29, 2023</title>
            <description>Dalam kampanye pilpres 2024, para peserta tidak segan menuding perempuan sebagai sumber korupsi atau mendomestikasi peran perempuan sebagai &quot;tukang masak&quot; untuk mencegah stunting. Eva Mazrieva membahas politik misogini yang tampak jelas dalam pemilu kali ini bersama pakar dan aktivis perempuan.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/politik-misogini-menguat-di-pilpres-2024-ciri-erosi-demokrasi-/7416480.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/politik-misogini-menguat-di-pilpres-2024-ciri-erosi-demokrasi-/7416480.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 29 Dec 2023 05:31:43 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Dalam kampanye pilpres 2024, para peserta tidak segan menuding perempuan sebagai sumber korupsi atau mendomestikasi peran perempuan sebagai &quot;tukang masak&quot; untuk mencegah stunting. Eva Mazrieva membahas politik misogini yang tampak jelas dalam pemilu kali ini bersama pakar dan aktivis perempuan.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:38</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/12/28/01000000-0aff-0242-339e-08dc07f467d9_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13402112" />
</item><item>
            <title>&apos;Slow Fashion&apos;, Peduli Dampak Industri Fesyen pada Lingkungan - Desember 22, 2023</title>
            <description>Aktivis membahas kepedulian terhadap dampak industri fesyen pada lingkungan.

</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/peduli-dampak-industri-fesyen-pada-lingkungan/7407861.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/peduli-dampak-industri-fesyen-pada-lingkungan/7407861.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 22 Dec 2023 05:16:58 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>VOA</itunes:author>
                <itunes:summary>Aktivis membahas kepedulian terhadap dampak industri fesyen pada lingkungan.

</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:43</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/12/21/01000000-0a00-0242-cea6-08dc02725140_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13484032" />
</item><item>
            <title>Apa Kata Rohaniwan Diaspora Indonesia tentang Perayaan Natal di AS - Desember 15, 2023</title>
            <description>Pendeta Aldo Siahaan dan Romo Charles, O. Carm berbagi pandangan tentang perayaan Natal di Amerika. Meskipun mereka mengamati sifat sekuler dari perayaan dengan dekorasi yang semarak dan pertukaran hadiah, mereka juga memperhatikan adanya semangat komunitas dan penekanan pada pentingnya keluarga.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/apa-kata-rohaniwan-diaspora-indonesia-tentang-perayaan-natal-di-as/7398658.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/apa-kata-rohaniwan-diaspora-indonesia-tentang-perayaan-natal-di-as/7398658.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 15 Dec 2023 05:35:06 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Leonard Triyono</itunes:author>
                <itunes:summary>Pendeta Aldo Siahaan dan Romo Charles, O. Carm berbagi pandangan tentang perayaan Natal di Amerika. Meskipun mereka mengamati sifat sekuler dari perayaan dengan dekorasi yang semarak dan pertukaran hadiah, mereka juga memperhatikan adanya semangat komunitas dan penekanan pada pentingnya keluarga.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:20:00</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/12/14/01000000-0aff-0242-2514-08dbfcf34850_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="19660800" />
</item><item>
            <title>Kiat-kiat bagi Siswa agar Sukses dalam Ajang Perdebatan Internasional - Desember 08, 2023</title>
            <description>Karlina Amkas berbincang dengan Jason Kusnadi, usia 15 tahun dan Ricky Morris, usia 16 tahun yang ikut dalam World Scholar’s Cup baru-baru ini.  Berikut kiat-kiat dari mereka agar terpilih dan menang dalam ajang bergengsi ini yang diselenggarakan di Yale University di kota New Haven, Connecticut.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kiat-kiat-bagi-siswa-agar-sukses-dalam-ajang-perdebatan-internasional/7388881.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kiat-kiat-bagi-siswa-agar-sukses-dalam-ajang-perdebatan-internasional/7388881.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 08 Dec 2023 05:32:16 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Jimmy Manan</itunes:author>
                <itunes:summary>Karlina Amkas berbincang dengan Jason Kusnadi, usia 15 tahun dan Ricky Morris, usia 16 tahun yang ikut dalam World Scholar’s Cup baru-baru ini.  Berikut kiat-kiat dari mereka agar terpilih dan menang dalam ajang bergengsi ini yang diselenggarakan di Yale University di kota New Haven, Connecticut.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:53</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/12/07/01000000-c0a8-0242-532b-08dbf772f044_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="13647872" />
</item><item>
            <title>Bisakah Hasil Pemilu Diterima Meski Diliputi Persoalan Hukum Sejak Awal? - Desember 01, 2023</title>
            <description>Apakah hasil pemilu 2024 akan bisa diterima meski sejak awal diliputi persoalan hukum? Dari putusan MK yang ditengarai memuluskan langkah politik kandidat pilpres, hingga KPU yang dinilai Bawaslu tidak mengindahkan aturan 30% representasi perempuan, Eva Mazrieva membahasnya bersama sejumlah pakar.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/bisakah-hasil-pemilu-diterima-meski-diliputi-persoalan-hukum-sejak-awal-/7379328.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/bisakah-hasil-pemilu-diterima-meski-diliputi-persoalan-hukum-sejak-awal-/7379328.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 01 Dec 2023 05:30:20 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Apakah hasil pemilu 2024 akan bisa diterima meski sejak awal diliputi persoalan hukum? Dari putusan MK yang ditengarai memuluskan langkah politik kandidat pilpres, hingga KPU yang dinilai Bawaslu tidak mengindahkan aturan 30% representasi perempuan, Eva Mazrieva membahasnya bersama sejumlah pakar.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:18:31</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/11/30/01000000-c0a8-0242-9a38-08dbf1f242b7_original.mp3" type="audio/mpeg" length="18202624" />
</item><item>
            <title>Membaca Peran Indonesia Hingga Tiongkok Dalam Perang Israel-Hamas - November 24, 2023</title>
            <description>Delegasi menteri luar negeri anggota Liga Arab dan OKI, termasuk Retno Marsudi, kunjungi Beijing untuk membahas perang Israel-Hamas. Apa yang bisa dibaca dari sana? Eva Mazrieva membahasnya bersama Yon Machmudi, pakar Timur Tengah UI, dan Sudarnoto Abdul Hakim, ketua MUI bidang hubungan luar negeri.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/membaca-peran-indonesia-hingga-tiongkok-dalam-perang-israel-hamas/7367904.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/membaca-peran-indonesia-hingga-tiongkok-dalam-perang-israel-hamas/7367904.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 24 Nov 2023 06:05:53 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Delegasi menteri luar negeri anggota Liga Arab dan OKI, termasuk Retno Marsudi, kunjungi Beijing untuk membahas perang Israel-Hamas. Apa yang bisa dibaca dari sana? Eva Mazrieva membahasnya bersama Yon Machmudi, pakar Timur Tengah UI, dan Sudarnoto Abdul Hakim, ketua MUI bidang hubungan luar negeri.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:12:42</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/11/23/01000000-c0a8-0242-f98f-08dbec78924e_original.mp3" type="audio/mpeg" length="12484608" />
</item><item>
            <title>Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 - November 17, 2023</title>
            <description>Indonesia menjadi negara penyelenggaraan Piala Dunia U-17, menggantikan Peru. Bagaimana kemampuan PSSI menjadi tuan rumah, antusiasme penonton, hingga prospek tim Indonesia? Nurhadi Sucahyo mendiskusikannya dengan pengamat sepak bola Filosa Gita Sukmono dan inspektur pertandingan PSSI Fahrizal Amat.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/indonesia-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-17/7358449.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/indonesia-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-17/7358449.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 17 Nov 2023 06:34:16 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>VOA</itunes:author>
                <itunes:summary>Indonesia menjadi negara penyelenggaraan Piala Dunia U-17, menggantikan Peru. Bagaimana kemampuan PSSI menjadi tuan rumah, antusiasme penonton, hingga prospek tim Indonesia? Nurhadi Sucahyo mendiskusikannya dengan pengamat sepak bola Filosa Gita Sukmono dan inspektur pertandingan PSSI Fahrizal Amat.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:21</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/11/16/01000000-c0a8-0242-adc6-08dbe6fad780_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="13123584" />
</item><item>
            <title>Menikah di Amerika, Urusan Agama Tidak Dipersoalkan - November 10, 2023</title>
            <description>Berbeda dengan di Indonesia, ikatan dalam satu kepercayaan bukanlah syarat menikah di Amerika. Ariono Arifin mengajak Anda mengikuti kisah sejumlah diaspora Indonesia yang menikah di negeri Paman Sam, di mana agama atau keyakinan mereka tidak dipersoalkan.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/menikah-di-amerika-urusan-agama-tidak-dipersoalkan/7348920.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/menikah-di-amerika-urusan-agama-tidak-dipersoalkan/7348920.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 10 Nov 2023 05:30:29 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Ariono Arifin</itunes:author>
                <itunes:summary>Berbeda dengan di Indonesia, ikatan dalam satu kepercayaan bukanlah syarat menikah di Amerika. Ariono Arifin mengajak Anda mengikuti kisah sejumlah diaspora Indonesia yang menikah di negeri Paman Sam, di mana agama atau keyakinan mereka tidak dipersoalkan.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:29</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/11/09/01000000-c0a8-0242-28e0-08dbe16dbfaa_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13254656" />
</item><item>
            <title>Olimpiade Lansia: Adakah di Indonesia? - November 03, 2023</title>
            <description>Olimpiade dengan peserta lansia dikenal sebagai National Senior Games (NSG) di AS dan Kanada. Apakah kompetisi serupa ada di Indonesia? Puspita Sariwati berbincang dengan dua atlet senior Indonesia untuk selengkapnya. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/olimpiade-lansia-adakah-di-indonesia-/7339301.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/olimpiade-lansia-adakah-di-indonesia-/7339301.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 03 Nov 2023 05:30:03 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Puspita Sariwati</itunes:author>
                <itunes:summary>Olimpiade dengan peserta lansia dikenal sebagai National Senior Games (NSG) di AS dan Kanada. Apakah kompetisi serupa ada di Indonesia? Puspita Sariwati berbincang dengan dua atlet senior Indonesia untuk selengkapnya. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:32</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/11/02/01000000-c0a8-0242-252f-08dbdbde05e9_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13303808" />
</item><item>
            <title>Melacak Disinformasi dan Perang Narasi Dunia Maya - Oktober 27, 2023</title>
            <description>Jimmy Manan berbincang dengan dua peneliti media sosial, Ismail Fahmi dari Drone Emprit dan Merlyna Lim dari Universitas Carleton Kanada, untuk mengulas maraknya disinformasi di dunia maya yang berpotensi memperburuk polarisasi politik di Indonesia. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/melacak-disinformasi-dan-perang-narasi-dunia-maya/7328737.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/melacak-disinformasi-dan-perang-narasi-dunia-maya/7328737.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 27 Oct 2023 05:30:18 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Jimmy Manan</itunes:author>
                <itunes:summary>Jimmy Manan berbincang dengan dua peneliti media sosial, Ismail Fahmi dari Drone Emprit dan Merlyna Lim dari Universitas Carleton Kanada, untuk mengulas maraknya disinformasi di dunia maya yang berpotensi memperburuk polarisasi politik di Indonesia. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:55</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/10/26/01000000-0a00-0242-6353-08dbd66d6772_original.mp3" type="audio/mpeg" length="14663680" />
</item><item>
            <title>Memahami Konflik Israel-Palestina - Oktober 20, 2023</title>
            <description>Di tengah eskalasi konflik Israel-Palestina yang semakin memanas usai serangan dadakan dan besar-besaran Hamas ke Israel 7 Oktober lalu, Rivan Dwiastono mengajak Anda memahami konflik tersebut bersama dua pakar, Siti Muti&apos;ah Setiawati dari UGM dan Broto Wardoyo dari UI.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/memahami-konflik-israel-palestina/7318327.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/memahami-konflik-israel-palestina/7318327.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 20 Oct 2023 05:30:38 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Rivan Dwiastono</itunes:author>
                <itunes:summary>Di tengah eskalasi konflik Israel-Palestina yang semakin memanas usai serangan dadakan dan besar-besaran Hamas ke Israel 7 Oktober lalu, Rivan Dwiastono mengajak Anda memahami konflik tersebut bersama dua pakar, Siti Muti&apos;ah Setiawati dari UGM dan Broto Wardoyo dari UI.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:36</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/10/19/01000000-c0a8-0242-9e1b-08dbd0e88aea_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13369344" />
</item><item>
            <title>Pendeta Indonesia Pimpin Jemaatnya Keluar Dari Israel di Tengah Perang - Oktober 13, 2023</title>
            <description>Eva Mazrieva berbincang dengan Pendeta Yoanes Kristianus, pendeta Gereja Impact Community Indonesia, yang menyelesaikan ziarah religi bersama 231 jemaatnya dan menyeberang dari Israel ke Yordania di tengah perang Hamas dan Israel. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/pendeta-indonesia-pimpin-jemaatnya-keluar-dari-israel-di-tengah-perang/7308616.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/pendeta-indonesia-pimpin-jemaatnya-keluar-dari-israel-di-tengah-perang/7308616.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 13 Oct 2023 05:49:37 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Eva Mazrieva berbincang dengan Pendeta Yoanes Kristianus, pendeta Gereja Impact Community Indonesia, yang menyelesaikan ziarah religi bersama 231 jemaatnya dan menyeberang dari Israel ke Yordania di tengah perang Hamas dan Israel. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:59</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/10/12/01000000-0aff-0242-95c7-08dbcb7559dc_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13746176" />
</item><item>
            <title>Apa Saja Tantangan Ekspor Produk Pertanian Indonesia ke AS? - Oktober 06, 2023</title>
            <description>Atase Pertanian KBRI Washington DC belum lama ini menegaskan bahwa pertumbuhan serta potensi peluang ekspor dan perdagangan Indonesia ke AS sangat besar, termasuk sektor pertanian. Apa yang harus dilakukan pemasar produk pertanian Indonesia di AS untuk memanfaatkan peluang tersebut?</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/apa-saja-tantangan-ekspor-produk-pertanian-indonesia-ke-as-/7298857.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/apa-saja-tantangan-ekspor-produk-pertanian-indonesia-ke-as-/7298857.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 06 Oct 2023 05:35:20 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Utami Hussin</itunes:author>
                <itunes:summary>Atase Pertanian KBRI Washington DC belum lama ini menegaskan bahwa pertumbuhan serta potensi peluang ekspor dan perdagangan Indonesia ke AS sangat besar, termasuk sektor pertanian. Apa yang harus dilakukan pemasar produk pertanian Indonesia di AS untuk memanfaatkan peluang tersebut?</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:36</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/10/05/01000000-0aff-0242-affc-08dbc5f33a30_original.mp3" type="audio/mpeg" length="14352384" />
</item><item>
            <title>Bagaimana Cara Meningkatkan Kesejahteraan Para Pemulung? - September 29, 2023</title>
            <description>Sejumlah riset menunjukkan pemulung menyumbang lebih dari 80% bahan input industri daur ulang, namun hingga kini mereka masih menjadi kelompok terpinggirkan. Bagaimana cara untuk meningkatkan kesejahteraan para pahlawan tanpa tanda jasa dalam pengelolaan sampah ini? </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/bagaimana-cara-meningkatkan-kesejahteraan-para-pemulung-/7289286.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/bagaimana-cara-meningkatkan-kesejahteraan-para-pemulung-/7289286.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 29 Sep 2023 05:49:33 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Arif Budiman</itunes:author>
                <itunes:summary>Sejumlah riset menunjukkan pemulung menyumbang lebih dari 80% bahan input industri daur ulang, namun hingga kini mereka masih menjadi kelompok terpinggirkan. Bagaimana cara untuk meningkatkan kesejahteraan para pahlawan tanpa tanda jasa dalam pengelolaan sampah ini? </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:15:10</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/09/28/01000000-0aff-0242-34f4-08dbc075033f_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="14909440" />
</item><item>
            <title>Jokowi Minta Penerima LPDP Pulang, Apa Kata Mereka? - September 22, 2023</title>
            <description>Isu tidak pulangnya sebagian penerima beasiswa LPDP selalu mengemuka setiap tahunnya. Leonard Triyono berbincang dengan seorang mantan penerima beasiswa dan dua mahasiswa yang masih menjalani studi mereka untuk menanyakan pendapat mereka tentang masalah tersebut. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/jokowi-minta-penerima-lpdp-pulang-apa-kata-mereka-/7278862.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/jokowi-minta-penerima-lpdp-pulang-apa-kata-mereka-/7278862.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 22 Sep 2023 06:08:11 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Leonard Triyono</itunes:author>
                <itunes:summary>Isu tidak pulangnya sebagian penerima beasiswa LPDP selalu mengemuka setiap tahunnya. Leonard Triyono berbincang dengan seorang mantan penerima beasiswa dan dua mahasiswa yang masih menjalani studi mereka untuk menanyakan pendapat mereka tentang masalah tersebut. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:15:15</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/09/21/01000000-0a00-0242-40a4-08dbbaf77281_original.mp3" type="audio/mpeg" length="14991360" />
</item><item>
            <title>Pro-kontra Kampanye Pemilu di Sekolah - September 15, 2023</title>
            <description>Belum lama ini, Mahkamah Konstitusi memperbolehkan peserta pemilu berkampanye di institusi pendidikan. Namun, KPU dengan cepat menanggapinya dengan mengatur bahwa kampanye hanya boleh dilakukan di lingkungan perguruan tinggi. Karlina Amkas membahasnya dengan pakar demokrasi dan praktisi pendidikan. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/pro-kontra-kampanye-pemilu-di-sekolah/7268910.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/pro-kontra-kampanye-pemilu-di-sekolah/7268910.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 15 Sep 2023 05:30:49 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Karlina Amkas</itunes:author>
                <itunes:summary>Belum lama ini, Mahkamah Konstitusi memperbolehkan peserta pemilu berkampanye di institusi pendidikan. Namun, KPU dengan cepat menanggapinya dengan mengatur bahwa kampanye hanya boleh dilakukan di lingkungan perguruan tinggi. Karlina Amkas membahasnya dengan pakar demokrasi dan praktisi pendidikan. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:27:50</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/09/14/01000000-0aff-0242-5c3b-08dbb567e88f_original.mp3" type="audio/mpeg" length="27361280" />
</item><item>
            <title>Urgensi Inisiasi Jaminan Sosial Bagi Aktivis Perempuan yang Berjuang di Jalan Sunyi - September 08, 2023</title>
            <description>Pegiat perempuan yang memperjuangkan isu-isu publik seringkali berjuang sendirian di jalan sunyi. Minim dukungan dan tanpa pamrih, tak jarang mereka tetap hidup miskin tanpa jaminan sosial dan inisiatif apa pun hingga hari tua. Mungkinkah kondisi itu diubah? </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/urgensi-inisiasi-jaminan-sosial-bagi-aktivis-perempuan-yang-berjuang-di-jalan-sunyi/7258984.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/urgensi-inisiasi-jaminan-sosial-bagi-aktivis-perempuan-yang-berjuang-di-jalan-sunyi/7258984.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 08 Sep 2023 05:49:16 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Pegiat perempuan yang memperjuangkan isu-isu publik seringkali berjuang sendirian di jalan sunyi. Minim dukungan dan tanpa pamrih, tak jarang mereka tetap hidup miskin tanpa jaminan sosial dan inisiatif apa pun hingga hari tua. Mungkinkah kondisi itu diubah? </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:15:57</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/09/07/01000000-0aff-0242-a619-08dbaff474d7_original.mp3" type="audio/mpeg" length="15679488" />
</item><item>
            <title>Cerita SMP di Gowa Atasi Perundungan dengan Ekskul Anti-Bullying - September 01, 2023</title>
            <description>Di tengah berbagai berita terkait kasus bullying, Rivan Dwiastono mengajak Anda menyimak cerita tentang kegiatan ekstrakurikuler anti-bullying di SMPN 3 Sungguminasa, Gowa, Sulawesi Selatan, dan apa resep jitu untuk mengentaskan masalah itu.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/cerita-smp-di-gowa-atasi-perundungan-dengan-ekskul-anti-bullying/7249669.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/cerita-smp-di-gowa-atasi-perundungan-dengan-ekskul-anti-bullying/7249669.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 01 Sep 2023 05:30:24 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Rivan Dwiastono</itunes:author>
                <itunes:summary>Di tengah berbagai berita terkait kasus bullying, Rivan Dwiastono mengajak Anda menyimak cerita tentang kegiatan ekstrakurikuler anti-bullying di SMPN 3 Sungguminasa, Gowa, Sulawesi Selatan, dan apa resep jitu untuk mengentaskan masalah itu.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:16:37</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/08/31/01000000-0aff-0242-3a21-08dbaa6bdcb0_original.mp3" type="audio/mpeg" length="16334848" />
</item><item>
            <title>Bisakah Arak Sepopuler Soju dan Sake? - Agustus 25, 2023</title>
            <description>Soju dan sake adalah minuman tradisional beralkohol yang turut meningkatkan popularitas KorSel dan Jepang. Apakah arak bisa seperti itu? Made Yoni membahasnya dengan pendiri Dapur Moela di desa Les, Bali, Jero Mangku Dalem Suci Gede Yudiawan dan Kepala Dinas Pariwisata Bali, Tjokorda Bagus Pemayun.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/bisakah-arak-sepopuler-soju-dan-sake-/7240099.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/bisakah-arak-sepopuler-soju-dan-sake-/7240099.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 25 Aug 2023 05:30:09 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Made Yoni</itunes:author>
                <itunes:summary>Soju dan sake adalah minuman tradisional beralkohol yang turut meningkatkan popularitas KorSel dan Jepang. Apakah arak bisa seperti itu? Made Yoni membahasnya dengan pendiri Dapur Moela di desa Les, Bali, Jero Mangku Dalem Suci Gede Yudiawan dan Kepala Dinas Pariwisata Bali, Tjokorda Bagus Pemayun.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:12:41</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/08/24/01000000-0aff-0242-96ca-08dba4e5a8cf_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="12468224" />
</item><item>
            <title>Kayak Gimana Sih Proses Pendaftaran Kuliah di Amerika? - Agustus 18, 2023</title>
            <description>Ariono Arifin berbincang dengan guru SMA berdarah Indonesia di Virginia dan sejumlah orang tua murid di Amerika untuk mengulas seperti apa proses pendaftaran perguruan tinggi di negeri Paman Sam. Apalagi, katanya, prosesnya dimulai jauh sebelum para pendaftar lulus SMA.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kayak-gimana-sih-proses-pendaftaran-kuliah-di-amerika-/7229818.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kayak-gimana-sih-proses-pendaftaran-kuliah-di-amerika-/7229818.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 18 Aug 2023 05:33:26 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Ariono Arifin</itunes:author>
                <itunes:summary>Ariono Arifin berbincang dengan guru SMA berdarah Indonesia di Virginia dan sejumlah orang tua murid di Amerika untuk mengulas seperti apa proses pendaftaran perguruan tinggi di negeri Paman Sam. Apalagi, katanya, prosesnya dimulai jauh sebelum para pendaftar lulus SMA.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:11</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/08/17/01000000-0aff-0242-0e80-08db9f71cd69_original.mp3" type="audio/mpeg" length="12959744" />
</item><item>
            <title>Dzaki Wardana dan Balap Sepeda 6.800 Kilometer Keliling AS - Agustus 11, 2023</title>
            <description>Pesepeda Indonesia, Dzaki Wardana, finis urutan kelima dalam Trans America Bike Race (TABR) setelah merampungkan perjalanan sejauh 6.800 kilometer keliling AS Juli lalu. Puspita Sariwati berbincang dengan Dzaki dan Pandu Teleskebes, seorang dot watcher, untuk mengetahui perjuangan Dzaki.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/dzaki-wardana-dan-balap-sepeda-6-800-kilometer-keliling-as/7220295.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/dzaki-wardana-dan-balap-sepeda-6-800-kilometer-keliling-as/7220295.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 11 Aug 2023 05:30:26 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Puspita Sariwati</itunes:author>
                <itunes:summary>Pesepeda Indonesia, Dzaki Wardana, finis urutan kelima dalam Trans America Bike Race (TABR) setelah merampungkan perjalanan sejauh 6.800 kilometer keliling AS Juli lalu. Puspita Sariwati berbincang dengan Dzaki dan Pandu Teleskebes, seorang dot watcher, untuk mengetahui perjuangan Dzaki.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:47</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/08/10/01000000-0aff-0242-00ce-08db99eb86c2_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="13549568" />
</item><item>
            <title>Jalan Panjang Repatriasi Benda Seni dan Artefak Indonesia oleh Belanda - Agustus 04, 2023</title>
            <description>Pemerintah Belanda Juli lalu resmi mengembalikan 472 benda seni dan artefak yang diambil secara ilegal atau dijarah dari Indonesia pada masa kolonial. Jimmy Manan berbincang dengan Tim Repatriasi Koleksi Asal Indonesia: Bonnie Triyana, sekretaris tim tersebut, dan Sri Margana, anggota ahli tim itu.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/jalan-panjang-repatriasi-benda-seni-dan-artefak-indonesia-oleh-belanda/7210798.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/jalan-panjang-repatriasi-benda-seni-dan-artefak-indonesia-oleh-belanda/7210798.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 04 Aug 2023 05:43:32 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Jimmy Manan</itunes:author>
                <itunes:summary>Pemerintah Belanda Juli lalu resmi mengembalikan 472 benda seni dan artefak yang diambil secara ilegal atau dijarah dari Indonesia pada masa kolonial. Jimmy Manan berbincang dengan Tim Repatriasi Koleksi Asal Indonesia: Bonnie Triyana, sekretaris tim tersebut, dan Sri Margana, anggota ahli tim itu.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:16</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/08/03/01000000-0aff-0242-7e4e-08db9472b5cd_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="13041664" />
</item><item>
            <title>Usia Muda Bukan Penghalang Anak Indonesia Jadi Agen Perubahan - Juli 28, 2023</title>
            <description>Utami Hussin berbincang dengan dua aktivis muda, Ara Kusuma dari Ashoka Indonesia dan M Fahry Azizurahman, pelajar di Bengkulu yang giat menentang kekerasan seksual berbasis gender, untuk membahas peran anak Indonesia dalam memenuhi hak-hak mereka sebagai anak dan menjadi agen perubahan sejak dini.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/usia-muda-bukan-penghalang-anak-indonesia-jadi-agen-perubahan/7201137.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/usia-muda-bukan-penghalang-anak-indonesia-jadi-agen-perubahan/7201137.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 28 Jul 2023 05:30:12 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Utami Hussin</itunes:author>
                <itunes:summary>Utami Hussin berbincang dengan dua aktivis muda, Ara Kusuma dari Ashoka Indonesia dan M Fahry Azizurahman, pelajar di Bengkulu yang giat menentang kekerasan seksual berbasis gender, untuk membahas peran anak Indonesia dalam memenuhi hak-hak mereka sebagai anak dan menjadi agen perubahan sejak dini.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:17:52</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/07/27/01000000-0a00-0242-8848-08db8eee1bef_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="17563648" />
</item><item>
            <title>Indonesia Suka Film Horor, Mengapa? - Juli 21, 2023</title>
            <description>Arif Budiman menggali faktor-faktor apa yang membuat film horor laris di Indonesia, lewat perbincangannya bersama Manoj Punjabi, CEO dan pendiri MD Pictures; Nadia Bulkin, penulis cerita horor; dan Dwi Nugroho, dosen Institut Seni Indonesia Yogyakarta dan kritikus film.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/indonesia-suka-film-horor-mengapa-/7189647.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/indonesia-suka-film-horor-mengapa-/7189647.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 21 Jul 2023 06:18:07 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>VOA</itunes:author>
                <itunes:summary>Arif Budiman menggali faktor-faktor apa yang membuat film horor laris di Indonesia, lewat perbincangannya bersama Manoj Punjabi, CEO dan pendiri MD Pictures; Nadia Bulkin, penulis cerita horor; dan Dwi Nugroho, dosen Institut Seni Indonesia Yogyakarta dan kritikus film.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:20</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/07/20/01000000-c0a8-0242-ce90-08db8976b516_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="14090240" />
</item><item>
            <title>Menyoal Kasus Perdagangan Manusia di Indonesia - Juli 14, 2023</title>
            <description>Leonard Triyono berbincang dengan Hakim Tribunal dan Vikaris Judisial Keuskupan Atambua Pater Feliks Kosat dan Ketua Dewan Pembina HAM PADMA Gabriel Goa soal kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Timur. Apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya?</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/menyoal-kasus-perdagangan-manusia-di-indonesia/7180043.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/menyoal-kasus-perdagangan-manusia-di-indonesia/7180043.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 14 Jul 2023 05:54:40 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Leonard Triyono</itunes:author>
                <itunes:summary>Leonard Triyono berbincang dengan Hakim Tribunal dan Vikaris Judisial Keuskupan Atambua Pater Feliks Kosat dan Ketua Dewan Pembina HAM PADMA Gabriel Goa soal kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Timur. Apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya?</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:21:09</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/07/13/01000000-0a00-0242-d58b-08db83f3e92c_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="20791296" />
</item><item>
            <title>Aturan Baru Inggris yang Target Aktivis Buat Khawatir Pegiat Indonesia - Juli 07, 2023</title>
            <description>Aturan baru di Inggris yang menarget aktivis lingkungan hidup, yang dinilai mengganggu ketertiban umum, membuat khawatir pegiat Indonesia. Eva Mazrieva membahasnya bersama editor senior Mongabay Indonesia Sapariah Saturi dan aktivis Greenpeace Indonesia Didit Witjaksono. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/aturan-baru-inggris-yang-target-aktivis-buat-khawatir-pegiat-indonesia/7170232.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/aturan-baru-inggris-yang-target-aktivis-buat-khawatir-pegiat-indonesia/7170232.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 07 Jul 2023 05:30:07 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Aturan baru di Inggris yang menarget aktivis lingkungan hidup, yang dinilai mengganggu ketertiban umum, membuat khawatir pegiat Indonesia. Eva Mazrieva membahasnya bersama editor senior Mongabay Indonesia Sapariah Saturi dan aktivis Greenpeace Indonesia Didit Witjaksono. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:24</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/07/06/01000000-0a00-0242-2cde-08db7e5e1c66_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13172736" />
</item><item>
            <title>Jemaah AS Tempuh Berbagai Cara untuk Ke Baitullah - Juni 30, 2023</title>
            <description>Akibat sistem baru penerimaan calon jemaah haji asal AS dan minimnya kuota yang tersedia, Ina Fauzi, jemaah asal Lexington, Kentucky, menggaet biro perjalanan dari Indonesia untuk berhaji. Selain mengobrol dengan Ina, Karlina Amkas juga membahasnya dengan pemilik biro perjalanan, Agus Widodo.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/jemaah-as-tempuh-berbagai-cara-untuk-ke-baitullah/7160922.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/jemaah-as-tempuh-berbagai-cara-untuk-ke-baitullah/7160922.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 30 Jun 2023 06:00:22 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Karlina Amkas</itunes:author>
                <itunes:summary>Akibat sistem baru penerimaan calon jemaah haji asal AS dan minimnya kuota yang tersedia, Ina Fauzi, jemaah asal Lexington, Kentucky, menggaet biro perjalanan dari Indonesia untuk berhaji. Selain mengobrol dengan Ina, Karlina Amkas juga membahasnya dengan pemilik biro perjalanan, Agus Widodo.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:19:38</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/06/29/01000000-0a00-0242-2878-08db78f44537_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="19300352" />
</item><item>
            <title>Bijak Memilih: Gerakan Buat Lawan Politik Identitas Dalam Pemilu - Juni 23, 2023</title>
            <description>Rivan Dwiastono mengobrol dengan dua pendiri gerakan Bijak Memilih, Andhyta Firselly Utami (Afu) dan Abigail Limuria, untuk membahas gerakan yang mereka ciptakan, yang bertujuan untuk menciptakan pemilu yang antipolitik identitas, yang mengedepankan isu juga gagasan. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/bijak-memilih-gerakan-buat-lawan-politik-identitas-dalam-pemilu/7148986.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/bijak-memilih-gerakan-buat-lawan-politik-identitas-dalam-pemilu/7148986.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 23 Jun 2023 05:30:39 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Rivan Dwiastono</itunes:author>
                <itunes:summary>Rivan Dwiastono mengobrol dengan dua pendiri gerakan Bijak Memilih, Andhyta Firselly Utami (Afu) dan Abigail Limuria, untuk membahas gerakan yang mereka ciptakan, yang bertujuan untuk menciptakan pemilu yang antipolitik identitas, yang mengedepankan isu juga gagasan. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:31:55</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/06/22/01000000-c0a8-0242-bfc8-08db73687b78_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="31375360" />
</item><item>
            <title>Praktik Diskriminasi Dalam Proses Perekrutan Kerja di Indonesia - Juni 16, 2023</title>
            <description>Pelamar kerja dengan kondisi fisik yang tidak dianggap ideal kerap tersingkir sebelum menunjukkan skill mereka. Made Yoni membahas masalah itu dengan ketua Human Resources Association Bali, Vira Virmigia, dan aktivis KSBI sekaligus pengarang buku &quot;Perempuan Menapak Kesetaraan&quot; Mohamad Irfan.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/praktik-diskriminasi-dalam-proses-perekrutan-kerja-di-indonesia/7139325.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/praktik-diskriminasi-dalam-proses-perekrutan-kerja-di-indonesia/7139325.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 16 Jun 2023 05:30:52 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Made Yoni</itunes:author>
                <itunes:summary>Pelamar kerja dengan kondisi fisik yang tidak dianggap ideal kerap tersingkir sebelum menunjukkan skill mereka. Made Yoni membahas masalah itu dengan ketua Human Resources Association Bali, Vira Virmigia, dan aktivis KSBI sekaligus pengarang buku &quot;Perempuan Menapak Kesetaraan&quot; Mohamad Irfan.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:33</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/06/15/01000000-c0a8-0242-f1ea-08db6debb494_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="13320192" />
</item><item>
            <title>Cerita Diaspora Indonesia yang Bergabung dengan Militer AS - Juni 09, 2023</title>
            <description>Penelitian menunjukkan, warga asing yang bergabung dengan militer AS membawa dampak positif pada misi strategis AS di seluruh dunia. Sebaliknya, mereka juga menerima banyak manfaat. Apa saja manfaat tersebut? Ikuti obrolan Ariono Arifin dengan sejumlah diaspora Indonesia di militer AS.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/cerita-diaspora-indonesia-yang-bergabung-dengan-militer-as/7129189.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/cerita-diaspora-indonesia-yang-bergabung-dengan-militer-as/7129189.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 09 Jun 2023 05:30:07 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Ariono Arifin</itunes:author>
                <itunes:summary>Penelitian menunjukkan, warga asing yang bergabung dengan militer AS membawa dampak positif pada misi strategis AS di seluruh dunia. Sebaliknya, mereka juga menerima banyak manfaat. Apa saja manfaat tersebut? Ikuti obrolan Ariono Arifin dengan sejumlah diaspora Indonesia di militer AS.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:26</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/06/08/01000000-0aff-0242-3953-08db686958a2_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13205504" />
</item><item>
            <title>PBB Akui Program Menanam Mata Air di Indonesia - Juni 02, 2023</title>
            <description>Puspita Sariwati berbincang dengan dua pelestari lingkungan, Rosita Wibawa dari Yayasan Kinarya Anak Bangsa, yang bertujuan melestarikan sumber daya air, dan Pramu Risanto, tenaga ahli menteri di KLHK, untuk membahas program menanam mata air yang belum lama ini mendapat pengakuan dari PBB. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/pbb-akui-program-menanam-mata-air-di-indonesia/7119228.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/pbb-akui-program-menanam-mata-air-di-indonesia/7119228.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 02 Jun 2023 05:30:04 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Puspita Sariwati</itunes:author>
                <itunes:summary>Puspita Sariwati berbincang dengan dua pelestari lingkungan, Rosita Wibawa dari Yayasan Kinarya Anak Bangsa, yang bertujuan melestarikan sumber daya air, dan Pramu Risanto, tenaga ahli menteri di KLHK, untuk membahas program menanam mata air yang belum lama ini mendapat pengakuan dari PBB. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:08</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/06/01/01000000-0aff-0242-58fb-08db62dba0d5_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="13893632" />
</item><item>
            <title>Bagaimana Upaya Indonesia Atasi Penyakit Alzheimer? - Mei 26, 2023</title>
            <description>Jimmy Manan berbincang dengan Direktur Eksekutif Alzheimer Indonesia (ALZI) Michael Dirk dan Direktur Saintifik ALZI sekaligus guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Atma Jaya Yuda Turana untuk membahas upaya Indonesia mengatasi alzheimer, penyebab utama demensia yang sering disebut pikun.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/bagaimana-upaya-indonesia-atasi-penyakit-alzheimer-/7109548.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/bagaimana-upaya-indonesia-atasi-penyakit-alzheimer-/7109548.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 26 May 2023 05:30:49 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Jimmy Manan</itunes:author>
                <itunes:summary>Jimmy Manan berbincang dengan Direktur Eksekutif Alzheimer Indonesia (ALZI) Michael Dirk dan Direktur Saintifik ALZI sekaligus guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Atma Jaya Yuda Turana untuk membahas upaya Indonesia mengatasi alzheimer, penyebab utama demensia yang sering disebut pikun.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:12:28</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/05/25/01000000-0aff-0242-fb7f-08db5d6796a2_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="12255232" />
</item><item>
            <title>Penyuluhan dan Perawatan Demensia Alzheimer - Mei 24, 2023</title>
            <description>Alzheimer Indonesia atau ALZI melakukan advokasi demensia guna meningkatkan kesadaran publik, dan memberi penyuluhan tentang perawatannya.  Berikut bincang-bincang Jimmy Manan dengan dua tokoh organisasi ini</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/penyuluhan-dan-perawatan-demensia-alzheimer/7105820.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/penyuluhan-dan-perawatan-demensia-alzheimer/7105820.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 24 May 2023 01:46:41 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Jimmy Manan</itunes:author>
                <itunes:summary>Alzheimer Indonesia atau ALZI melakukan advokasi demensia guna meningkatkan kesadaran publik, dan memberi penyuluhan tentang perawatannya.  Berikut bincang-bincang Jimmy Manan dengan dua tokoh organisasi ini</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:12:23</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/05/23/01000000-0aff-0242-20e4-08db5bbac1ac_original.mp3" type="audio/mpeg" length="12173312" />
</item><item>
            <title>Stunting dan Peran Bank Pangan di Indonesia  - Mei 19, 2023</title>
            <description>Dalam pertemuan Komisi PBB untuk Populasi dan Pembangunan (CPD) di New York, BKKBN menyebut masalah stunting sebagai salah satu dari tiga isu utama di Indonesia. Utami Hussin membahasnya dengan Rizal M. Damanik dari BKKBN dan pendiri bank pangan Yayasan Lumbung Pangan Indonesia, Wida Septarina.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/stunting-dan-peran-bank-pangan-di-indonesia-/7099297.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/stunting-dan-peran-bank-pangan-di-indonesia-/7099297.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 19 May 2023 01:53:47 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Utami Hussin</itunes:author>
                <itunes:summary>Dalam pertemuan Komisi PBB untuk Populasi dan Pembangunan (CPD) di New York, BKKBN menyebut masalah stunting sebagai salah satu dari tiga isu utama di Indonesia. Utami Hussin membahasnya dengan Rizal M. Damanik dari BKKBN dan pendiri bank pangan Yayasan Lumbung Pangan Indonesia, Wida Septarina.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:18:16</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/05/18/01000000-0aff-0242-0eb1-08db57d11512_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="17956864" />
</item><item>
            <title>Bagaimana Pengalaman Punya Mobil Listrik di Amerika? - Mei 12, 2023</title>
            <description>Jumlah pemilik kendaraan listrik di AS terus meningkat signifikan beberapa tahun terakhir. Alasannya beragam, dari efisiensi bahan bakar hingga perawatan yang minimalis. Ariono Arifin berbincang dengan sejumlah diaspora Indonesia yang telah beralih dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/bagaimana-pengalaman-punya-mobil-listrik-di-amerika-/7089262.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/bagaimana-pengalaman-punya-mobil-listrik-di-amerika-/7089262.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 12 May 2023 05:30:08 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Ariono Arifin</itunes:author>
                <itunes:summary>Jumlah pemilik kendaraan listrik di AS terus meningkat signifikan beberapa tahun terakhir. Alasannya beragam, dari efisiensi bahan bakar hingga perawatan yang minimalis. Ariono Arifin berbincang dengan sejumlah diaspora Indonesia yang telah beralih dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:56</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/05/11/01000000-0aff-0242-6a42-08db52438cb0_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="13697024" />
</item><item>
            <title>Potensi Riset di Indonesia di Mata Peneliti Asing - Mei 05, 2023</title>
            <description>Apa kata para peneliti asing tentang potensi riset di Indonesia? Profesor Rachel dari University of Colorado dan Hannah Marie Standiford dari Pittsburgh University berbagi pengalaman mereka, dari faktor yang membuat Indonesia menarik bagi penelitian ilmiah, serta tantangan dan cara mengatasinya.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/potensi-riset-di-indonesia-di-mata-peneliti-asing/7079403.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/potensi-riset-di-indonesia-di-mata-peneliti-asing/7079403.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 05 May 2023 05:34:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Leonard Triyono</itunes:author>
                <itunes:summary>Apa kata para peneliti asing tentang potensi riset di Indonesia? Profesor Rachel dari University of Colorado dan Hannah Marie Standiford dari Pittsburgh University berbagi pengalaman mereka, dari faktor yang membuat Indonesia menarik bagi penelitian ilmiah, serta tantangan dan cara mengatasinya.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:25:03</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/05/04/01000000-0aff-0242-88dc-08db4cef56d9_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="24625152" />
</item><item>
            <title>Berpendapat di Indonesia, Beneran Bebas Nggak Sih? - April 28, 2023</title>
            <description>Setelah sempat dipolisikan karena kritiknya bagi pemerintah Lampung, TikToker Bima Yudho masih konsisten dengan konten kritisnya di medsos. Sebetulnya kayak gimana sih kondisi kebebasan berpendapat di Indonesia sekarang? Rivan Dwiastono membahasnya dengan peneliti KontraS dan dua anggota DPR RI. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/berpendapat-di-indonesia-beneran-bebas-nggak-sih-/7069427.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/berpendapat-di-indonesia-beneran-bebas-nggak-sih-/7069427.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 28 Apr 2023 05:30:03 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Rivan Dwiastono</itunes:author>
                <itunes:summary>Setelah sempat dipolisikan karena kritiknya bagi pemerintah Lampung, TikToker Bima Yudho masih konsisten dengan konten kritisnya di medsos. Sebetulnya kayak gimana sih kondisi kebebasan berpendapat di Indonesia sekarang? Rivan Dwiastono membahasnya dengan peneliti KontraS dan dua anggota DPR RI. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:31:43</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/04/27/01000000-0aff-0242-a84d-08db476c4a39_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="31178752" />
</item><item>
            <title>Turis Nakal Bikin Bali Pertimbangkan Lagi Kebijakan Visa On Arrival - April 21, 2023</title>
            <description>Sektor pariwisata Bali terdorong oleh kebijakan imigrasi Visa On Arrival pascapandemi. Namun, belakangan banyak turis nakal yang membuat Bali mempertimbangkan kembali kebijakan tersebut. Made Yoni membahasnya bersama Kadis Pariwisata Bali Cokorda Pemayun dan Ketua Harian Kompolnas Benny J Mamoto. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/turis-nakal-bikin-bali-pertimbangkan-lagi-kebijakan-visa-on-arrival/7059566.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/turis-nakal-bikin-bali-pertimbangkan-lagi-kebijakan-visa-on-arrival/7059566.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 21 Apr 2023 05:30:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Made Yoni</itunes:author>
                <itunes:summary>Sektor pariwisata Bali terdorong oleh kebijakan imigrasi Visa On Arrival pascapandemi. Namun, belakangan banyak turis nakal yang membuat Bali mempertimbangkan kembali kebijakan tersebut. Made Yoni membahasnya bersama Kadis Pariwisata Bali Cokorda Pemayun dan Ketua Harian Kompolnas Benny J Mamoto. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:10</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/04/20/01000000-0aff-0242-ab4a-08db41e03fd6_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="12943360" />
</item><item>
            <title>Safari Ramadan di AS, Apa Rasanya? - April 14, 2023</title>
            <description>Ustaz bersafari Ramadan di Indonesia sudah biasa. Tapi bagaimana di AS? Karlina Amkas berbincang dengan dua ustaz Indonesia yang sedang bersafari Ramadan di negeri Paman Sam: Ustaz Ahkmad Fatoni berkeliling di Pantai Barat, sementara Ustaz Amri Fatmi di Pantai Timur Amerika.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/safari-ramadan-di-as-apa-rasanya-/7049449.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/safari-ramadan-di-as-apa-rasanya-/7049449.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 14 Apr 2023 05:30:36 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Karlina Amkas</itunes:author>
                <itunes:summary>Ustaz bersafari Ramadan di Indonesia sudah biasa. Tapi bagaimana di AS? Karlina Amkas berbincang dengan dua ustaz Indonesia yang sedang bersafari Ramadan di negeri Paman Sam: Ustaz Ahkmad Fatoni berkeliling di Pantai Barat, sementara Ustaz Amri Fatmi di Pantai Timur Amerika.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:17:17</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/04/13/01000000-0aff-0242-2d7d-08db3c5a4e12_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="16990208" />
</item><item>
            <title>Piala Dunia U-20 Batal di Indonesia: Harga Mahal Berkelindannya Olah Raga &amp; Politik - April 07, 2023</title>
            <description>Di Indonesia, politik tidak saja berkelindan dengan kekuasaan, ekonomi dan agama, tetapi juga olahraga. Indonesia harus membayar mahal ketika FIFA membatalkan Piala Dunia U20 2023 di Indonesia. Eva Mazrieva membahasnya bersama Sudartono Abdul Hakim dari MUI dan pengamat olahraga Muhammad Kusnaeni.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/piala-dunia-u-20-batal-di-indonesia-harga-mahal-berkelindannya-olah-raga-politik/7039733.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/piala-dunia-u-20-batal-di-indonesia-harga-mahal-berkelindannya-olah-raga-politik/7039733.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 07 Apr 2023 05:30:33 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Di Indonesia, politik tidak saja berkelindan dengan kekuasaan, ekonomi dan agama, tetapi juga olahraga. Indonesia harus membayar mahal ketika FIFA membatalkan Piala Dunia U20 2023 di Indonesia. Eva Mazrieva membahasnya bersama Sudartono Abdul Hakim dari MUI dan pengamat olahraga Muhammad Kusnaeni.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:10</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/04/06/01000000-0a00-0242-0e49-08db36e0d801_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13926400" />
</item><item>
            <title>Kisah Diaspora Afghanistan di Indonesia yang Enggan Kembali ke Tanah Airnya Akibat Taliban - Maret 31, 2023</title>
            <description>Taliban kembali berkuasa di Afghanistan pada Agustus 2021. Berbagai pembatasan diberlakukan, sehingga mengundang kecaman kelompok-kelompok HAM dan PBB. Puspita Sariwati berbincang dengan dua diaspora Afghanistan di Indonesia, yang berprofesi sebagai pelukis, yang enggan pulang ke tanah air mereka. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kisah-diaspora-afghanistan-di-indonesia-yang-enggan-kembali-ke-tanah-airnya-akibat-taliban/7029610.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kisah-diaspora-afghanistan-di-indonesia-yang-enggan-kembali-ke-tanah-airnya-akibat-taliban/7029610.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 31 Mar 2023 06:07:06 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Puspita Sariwati</itunes:author>
                <itunes:summary>Taliban kembali berkuasa di Afghanistan pada Agustus 2021. Berbagai pembatasan diberlakukan, sehingga mengundang kecaman kelompok-kelompok HAM dan PBB. Puspita Sariwati berbincang dengan dua diaspora Afghanistan di Indonesia, yang berprofesi sebagai pelukis, yang enggan pulang ke tanah air mereka. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:05</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/03/30/01000000-0aff-0242-f494-08db31731220_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="13844480" />
</item><item>
            <title>Akses Pendidikan Bagi Penyandang Down Syndrome - Maret 24, 2023</title>
            <description>Pemenuhan hak pendidikan bagi penyandang disabilitas intelektual atau Down Syndrome masih jadi sorotan pada Hari Down Syndrom Sedunia tahun ini. Utami Hussin membahasnya dengan Aswin Wihdiyanto dari Kemendikbudristek dan aktivis HAM/orang tua anak penyandang Down Syndrome, Dewi Tjakrawinata.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/akses-pendidikan-bagi-penyandang-down-syndrome/7019021.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/akses-pendidikan-bagi-penyandang-down-syndrome/7019021.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 24 Mar 2023 05:47:44 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Utami Hussin</itunes:author>
                <itunes:summary>Pemenuhan hak pendidikan bagi penyandang disabilitas intelektual atau Down Syndrome masih jadi sorotan pada Hari Down Syndrom Sedunia tahun ini. Utami Hussin membahasnya dengan Aswin Wihdiyanto dari Kemendikbudristek dan aktivis HAM/orang tua anak penyandang Down Syndrome, Dewi Tjakrawinata.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:17:58</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/03/23/01000000-0a00-0242-aa15-08db2bf08180_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="17661952" />
</item><item>
            <title>Berkenalan dengan Kedelai &quot;Identity Preserved&quot; - Maret 17, 2023</title>
            <description>Jimmy Manan berbincang dengan dosen Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB, Made Astawan, dan ketua umum Forum Komunikasi Doa Bangsa - koperasi pengrajin tempe dan tahu, Cucup Ruhiyat, untuk menyoal kedelai &quot;identity preserved,&quot; yang bisa memproduksi tempe berkualitas tinggi. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/berkenalan-dengan-kedelai-identity-preserved-/7008725.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/berkenalan-dengan-kedelai-identity-preserved-/7008725.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 17 Mar 2023 03:25:41 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Jimmy Manan</itunes:author>
                <itunes:summary>Jimmy Manan berbincang dengan dosen Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB, Made Astawan, dan ketua umum Forum Komunikasi Doa Bangsa - koperasi pengrajin tempe dan tahu, Cucup Ruhiyat, untuk menyoal kedelai &quot;identity preserved,&quot; yang bisa memproduksi tempe berkualitas tinggi. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:19</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/03/16/01000000-0aff-0242-f7ab-08db265c7776_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="13090816" />
</item><item>
            <title>Mengkaji Pluralisme Keagamaan di Indonesia - Maret 10, 2023</title>
            <description>Dicky Sofjan dari UGM dan Michael Quinlan dari Baylor University membahas kondisi pluralisme agama di Indonesia, bagaimana warga dan pemerintah di semua tingkatan menyikapi keragaman dan hidup berdampingan dalam masyarakat. Selengkapnya bersama Leonard Triyono.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/mengkaji-pluralisme-keagamaan-di-indonesia/6998196.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/mengkaji-pluralisme-keagamaan-di-indonesia/6998196.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 10 Mar 2023 06:06:14 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Leonard Triyono</itunes:author>
                <itunes:summary>Dicky Sofjan dari UGM dan Michael Quinlan dari Baylor University membahas kondisi pluralisme agama di Indonesia, bagaimana warga dan pemerintah di semua tingkatan menyikapi keragaman dan hidup berdampingan dalam masyarakat. Selengkapnya bersama Leonard Triyono.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:24:27</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/03/09/01000000-0aff-0242-189a-08db20f2b295_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="24035328" />
</item><item>
            <title>Voluntourism: Wisata Relawan untuk Berdayakan Komunitas Lokal - Maret 03, 2023</title>
            <description>Wisata relawan (voluntourism), di mana pelancong berwisata ke daerah terpencil untuk memberdayakan masyarakat lokal, makin populer. Arif Budiman berbincang dengan Karina Nadila, Puteri Indonesia Pariwisata 2017, dan dua penggagas wisata relawan, Jemi Ngadiono dan Nila Tanzil, untuk membahasnya. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/voluntourism-wisata-relawan-untuk-berdayakan-komunitas-lokal/6987507.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/voluntourism-wisata-relawan-untuk-berdayakan-komunitas-lokal/6987507.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 03 Mar 2023 05:29:43 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Arif Budiman</itunes:author>
                <itunes:summary>Wisata relawan (voluntourism), di mana pelancong berwisata ke daerah terpencil untuk memberdayakan masyarakat lokal, makin populer. Arif Budiman berbincang dengan Karina Nadila, Puteri Indonesia Pariwisata 2017, dan dua penggagas wisata relawan, Jemi Ngadiono dan Nila Tanzil, untuk membahasnya. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:18:48</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/03/02/01000000-0aff-0242-0838-08db1b6d4959_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="18481152" />
</item><item>
            <title>Kontroversi Kenaikan Ongkos Haji - Februari 24, 2023</title>
            <description>Karlina Amkas berbincang dengan Ustaz Shamsi Ali, yang pernah menjadi pengurus dan penyelenggara haji dari AS, dan anggota Panja Badan Penyelenggara Ibadah Haji DPR Maman Imanulhaq untuk menyoal kontroversi kenaikan ongkos haji yang sudah ditetapkan DPR dan Kemenag menjadi Rp49,8 juta. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kontroversi-kenaikan-ongkos-haji/6976161.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kontroversi-kenaikan-ongkos-haji/6976161.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 24 Feb 2023 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Karlina Amkas</itunes:author>
                <itunes:summary>Karlina Amkas berbincang dengan Ustaz Shamsi Ali, yang pernah menjadi pengurus dan penyelenggara haji dari AS, dan anggota Panja Badan Penyelenggara Ibadah Haji DPR Maman Imanulhaq untuk menyoal kontroversi kenaikan ongkos haji yang sudah ditetapkan DPR dan Kemenag menjadi Rp49,8 juta. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:22:55</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/02/23/01000000-0aff-0242-bba6-08db15d43703_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="22528000" />
</item><item>
            <title>Fenomena Joki Calon Guru Besar dan ChatGPT di AS - Februari 17, 2023</title>
            <description>Eva Mazrieva berdiskusi dengan Ketua Dewan Guru Besar FISIPOL UI Bambang Shergi Laksmono dan Guru Besar Fakultas Ekonomi UI Mayling Oey Gardiner tentang fenomena joki calon guru besar di Indonesia serta kehadiran ChatGPT yang rentan disalahgunakan di AS. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/fenomena-joki-calon-guru-besar-dan-chatgpt-di-as/6966463.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/fenomena-joki-calon-guru-besar-dan-chatgpt-di-as/6966463.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 17 Feb 2023 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Eva Mazrieva berdiskusi dengan Ketua Dewan Guru Besar FISIPOL UI Bambang Shergi Laksmono dan Guru Besar Fakultas Ekonomi UI Mayling Oey Gardiner tentang fenomena joki calon guru besar di Indonesia serta kehadiran ChatGPT yang rentan disalahgunakan di AS. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:27</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/02/16/01000000-0aff-0242-fafa-08db1065849c_original.mp3" type="audio/mpeg" length="14204928" />
</item><item>
            <title>Kekerasan Seksual Terhadap Pria - Februari 10, 2023</title>
            <description>Pelecehan atau kekerasan seksual terhadap laki-laki jarang terdengar, walau kasusnya lebih banyak dari perkiraan. Arif Budiman berbincang dengan penyintas yang kini menjadi aktivis Nurdiyansyah Dalidjo, peneliti IJRS Bestha Inastan Hubbansjah dan Wakil Ketua LPSK Livia Iskandar untuk membahasnya. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kekerasan-seksual-terhadap-pria/6956416.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kekerasan-seksual-terhadap-pria/6956416.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 10 Feb 2023 05:47:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Arif Budiman</itunes:author>
                <itunes:summary>Pelecehan atau kekerasan seksual terhadap laki-laki jarang terdengar, walau kasusnya lebih banyak dari perkiraan. Arif Budiman berbincang dengan penyintas yang kini menjadi aktivis Nurdiyansyah Dalidjo, peneliti IJRS Bestha Inastan Hubbansjah dan Wakil Ketua LPSK Livia Iskandar untuk membahasnya. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:35</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/02/09/09320000-0a00-0242-06f0-08db0aeef4b6_original.mp3" type="audio/mpeg" length="14336000" />
</item><item>
            <title>Kisah Viral Pandawara Group: Dari Nongkrong Kebanjiran Hingga Jadi Pegiat Sampah - Februari 03, 2023</title>
            <description>Rivan Dwiastono mengobrol dengan Ikhsan dan Rifqi dari Pandawara Group untuk membahas video-video TikTok mereka yang viral, di mana mereka membersihkan sampah di sungai yang tersumbat. Rivan juga berbincang dengan TikToker lain yang terinspirasi Pandawara dan aktivis WALHI.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kisah-viral-pandawara-group-dari-nongkrong-kebanjiran-hingga-jadi-pegiat-sampah/6945201.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kisah-viral-pandawara-group-dari-nongkrong-kebanjiran-hingga-jadi-pegiat-sampah/6945201.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 03 Feb 2023 06:00:57 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Rivan Dwiastono</itunes:author>
                <itunes:summary>Rivan Dwiastono mengobrol dengan Ikhsan dan Rifqi dari Pandawara Group untuk membahas video-video TikTok mereka yang viral, di mana mereka membersihkan sampah di sungai yang tersumbat. Rivan juga berbincang dengan TikToker lain yang terinspirasi Pandawara dan aktivis WALHI.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:24</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/02/02/09320000-0a00-0242-4f4c-08db054a16c7_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="13172736" />
</item><item>
            <title>Inspirasi dari Festival Kampung Cempluk - Januari 27, 2023</title>
            <description>Made Yoni berbincang dengan penggagas Kampung Cempluk Redy Eko Prastyo dan Devi dari Sanggar Matahari di Aceh untuk membahas kesuksesan acara tahunan Festival Kampung Cempluk yang menginspirasi terciptanya festival-festival rakyat lainnya, termasuk di Aceh. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/inspirasi-dari-festival-kampung-cempluk/6935701.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/inspirasi-dari-festival-kampung-cempluk/6935701.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 27 Jan 2023 06:00:55 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Made Yoni</itunes:author>
                <itunes:summary>Made Yoni berbincang dengan penggagas Kampung Cempluk Redy Eko Prastyo dan Devi dari Sanggar Matahari di Aceh untuk membahas kesuksesan acara tahunan Festival Kampung Cempluk yang menginspirasi terciptanya festival-festival rakyat lainnya, termasuk di Aceh. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:12:55</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/01/26/09320000-0a00-0242-d096-08daffea0e47_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="12697600" />
</item><item>
            <title>Bangkitnya Pariwisata Bali Usai G-20 - Januari 20, 2023</title>
            <description>Setelah dua tahun ditelan pandemi, industri pariwisata Bali tampak pulih pascaperhelatan KTT G-20. Ariono Arifin berbincang dengan sejumlah pengusaha perhotelan dan pelancong yang berlibur ke Bali untuk menelaah lebih jauh kebangkitan Pulau Dewata.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/bangkitnya-pariwisata-bali-usai-g-20/6925875.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/bangkitnya-pariwisata-bali-usai-g-20/6925875.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 20 Jan 2023 06:00:47 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Ariono Arifin</itunes:author>
                <itunes:summary>Setelah dua tahun ditelan pandemi, industri pariwisata Bali tampak pulih pascaperhelatan KTT G-20. Ariono Arifin berbincang dengan sejumlah pengusaha perhotelan dan pelancong yang berlibur ke Bali untuk menelaah lebih jauh kebangkitan Pulau Dewata.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:26</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/01/19/06a20000-0aff-0242-74bc-08dafa661b0f_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13205504" />
</item><item>
            <title>Minuman Tradisional Pendukung Wisata Kesehatan - Januari 13, 2023</title>
            <description>Puspita Sariwati berbincang dengan pakar jamu Gus Ming Ing Setiawan, serta Tedjo Widodo dan Stefani Selina dari Kafe Jamu di Jawa Tengah, untuk membahas tren gaya hidup sehat dengan mengonsumsi minuman sehat dari tanaman obat, yang mendukung wisata kesehatan di Jawa tengah. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/minuman-tradisional-pendukung-wisata-kesehatan/6916139.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/minuman-tradisional-pendukung-wisata-kesehatan/6916139.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 13 Jan 2023 05:42:03 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Puspita Sariwati</itunes:author>
                <itunes:summary>Puspita Sariwati berbincang dengan pakar jamu Gus Ming Ing Setiawan, serta Tedjo Widodo dan Stefani Selina dari Kafe Jamu di Jawa Tengah, untuk membahas tren gaya hidup sehat dengan mengonsumsi minuman sehat dari tanaman obat, yang mendukung wisata kesehatan di Jawa tengah. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:57</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/01/12/03370000-0aff-0242-aa50-08daf4ee1926_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="13713408" />
</item><item>
            <title>Perjuangan Keadilan untuk Para Penyintas Tragedi &apos;65 - Januari 06, 2023</title>
            <description>Jimmy Manan berbincang dengan dua aktivis yang memperjuangkan keadilan para penyintas tragedi tahun 1965-66 di Indonesia. Mereka adalah Winarto, Koordinator Umum Sekretariat Bersama &apos;65, dan Ayu Lestari Widyaningrum, dosen UPN Veteran Jakarta yang memprakarsai International People&apos;s Tribunal. 
</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/perjuangan-keadilan-untuk-para-penyintas-tragedi-65/6906054.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/perjuangan-keadilan-untuk-para-penyintas-tragedi-65/6906054.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 06 Jan 2023 06:00:35 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Jimmy Manan</itunes:author>
                <itunes:summary>Jimmy Manan berbincang dengan dua aktivis yang memperjuangkan keadilan para penyintas tragedi tahun 1965-66 di Indonesia. Mereka adalah Winarto, Koordinator Umum Sekretariat Bersama &apos;65, dan Ayu Lestari Widyaningrum, dosen UPN Veteran Jakarta yang memprakarsai International People&apos;s Tribunal. 
</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:12:55</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/01/05/022a0000-0aff-0242-18f8-08daef56ab71_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="12697600" />
</item><item>
            <title>Peran Perempuan Indonesia dalam Ekonomi Digital - Desember 30, 2022</title>
            <description>Salah satu tema peringatan Hari Ibu belum lama ini adalah perempuan dan ekonomi digital. Utami Hussin berdiskusi dengan Ketua Umum KOWANI Giwo Rubianto dan Public Policy and Government Relations Lead Tokopedia Rahmia Hasniasari untuk membahas peran perempuan Indonesia dalam ekonomi digital.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/peran-perempuan-indonesia-dalam-ekonomi-digital/6896874.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/peran-perempuan-indonesia-dalam-ekonomi-digital/6896874.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 30 Dec 2022 06:00:23 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Utami Hussin</itunes:author>
                <itunes:summary>Salah satu tema peringatan Hari Ibu belum lama ini adalah perempuan dan ekonomi digital. Utami Hussin berdiskusi dengan Ketua Umum KOWANI Giwo Rubianto dan Public Policy and Government Relations Lead Tokopedia Rahmia Hasniasari untuk membahas peran perempuan Indonesia dalam ekonomi digital.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:20:12</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/12/29/03370000-0aff-0242-b0a8-08dae9e4bb7d_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="19857408" />
</item><item>
            <title>Aktivis untuk Keadilan Penyintas Tragedi 1965  - Desember 29, 2022</title>
            <description>Beberapa waktu yang lalu saya, Jimmy Manan sempat membahas nasib dari para penyintas tragedi tahun 1965-66 di Indonesia dengan dua aktivis yang memperjuangkan keadilan untuk mereka.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/aktivis-untuk-keadilan-penyintas-tragedi-1965-/6895925.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/aktivis-untuk-keadilan-penyintas-tragedi-1965-/6895925.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 29 Dec 2022 08:10:44 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Jimmy Manan</itunes:author>
                <itunes:summary>Beberapa waktu yang lalu saya, Jimmy Manan sempat membahas nasib dari para penyintas tragedi tahun 1965-66 di Indonesia dengan dua aktivis yang memperjuangkan keadilan untuk mereka.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:12:48</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/12/29/022a0000-0aff-0242-e662-08dae937eabc_original.mp3" type="audio/mpeg" length="12582912" />
</item><item>
            <title>Aktivis Untuk Keadilan Penyintas Tragedi 65 - Desember 29, 2022</title>
            <description>Pendengar beberapa waktu yang lalu saya sempat membahas nasib dari para penyintas tragedi tahun 65-66 di Indonesia dengan dua aktivis yang memperjuangkan keadilan untuk mereka.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/aktivis-untuk-keadilan-penyintas-tragedi-65-122822/6895040.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/aktivis-untuk-keadilan-penyintas-tragedi-65-122822/6895040.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 29 Dec 2022 06:15:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>VOA</itunes:author>
                <itunes:summary>Pendengar beberapa waktu yang lalu saya sempat membahas nasib dari para penyintas tragedi tahun 65-66 di Indonesia dengan dua aktivis yang memperjuangkan keadilan untuk mereka.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:12:48</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/12/28/022a0000-0aff-0242-eefa-08dae8f5a75b_original.mp3" type="audio/mpeg" length="12582912" />
</item><item>
            <title>Natal di AS di Mata Rohaniawan Diaspora Indonesia - Desember 23, 2022</title>
            <description>Sehubungan dengan perayaan Natal 2022, VOA menghadirkan Romo John Teguh Raharjo dari Texas dan Pendeta Tonny G. Tanos dari Maryland untuk membahas tentang makna dan suasana Natal di Amerika, komersialisasi Natal, dan religiositas warga Amerika secara umum. Ikuti selengkapnya bersama Leonard Triyono.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/natal-di-as-di-mata-rohaniawan-diaspora-indonesia/6887914.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/natal-di-as-di-mata-rohaniawan-diaspora-indonesia/6887914.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 23 Dec 2022 06:00:06 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Leonard Triyono</itunes:author>
                <itunes:summary>Sehubungan dengan perayaan Natal 2022, VOA menghadirkan Romo John Teguh Raharjo dari Texas dan Pendeta Tonny G. Tanos dari Maryland untuk membahas tentang makna dan suasana Natal di Amerika, komersialisasi Natal, dan religiositas warga Amerika secara umum. Ikuti selengkapnya bersama Leonard Triyono.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:17:29</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/12/22/022a0000-0aff-0242-2b39-08dae45df713_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="17186816" />
</item><item>
            <title>Pantaskan Esports Dianggap Olahraga Berprestasi di Indonesia? - Desember 16, 2022</title>
            <description>Bali menjadi tuan rumah World Esport Championship dan Esport Summit. Arif Budiman berbincang dengan Justin Widjaja, CEO ONIC Esports, dan Yudistira Adipratama, Jubir Pengurus Besar Esport Indonesia, untuk membahas perkembangan esport di Indonesia dan pantaskah esport dianggap olahraga berprestasi.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/pantaskan-esports-dianggap-olahraga-berprestasi-di-indonesia-/6878356.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/pantaskan-esports-dianggap-olahraga-berprestasi-di-indonesia-/6878356.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 16 Dec 2022 06:00:15 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Arif Budiman</itunes:author>
                <itunes:summary>Bali menjadi tuan rumah World Esport Championship dan Esport Summit. Arif Budiman berbincang dengan Justin Widjaja, CEO ONIC Esports, dan Yudistira Adipratama, Jubir Pengurus Besar Esport Indonesia, untuk membahas perkembangan esport di Indonesia dan pantaskah esport dianggap olahraga berprestasi.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:47</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/12/15/022a0000-0aff-0242-6e4a-08dadee175bd_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="13549568" />
</item><item>
            <title>DPR Sahkan RUU KUHP, Apa Kemajuan dan Kemundurannya? - Desember 09, 2022</title>
            <description>DPR baru saja mengesahkan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) menjadi UU. KUHP baru itu dinilai sebagai kemajuan hukum, tapi juga kemunduran dalam berdemokrasi. Eva Mazrieva membahasnya bersama peneliti hukum pidana UNPAD Nella Sumika Putri dan Ketua YLBHI Muhammad Isnur. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/dpr-sahkan-ruu-kuhp-apa-kemajuan-dan-kemundurannya-/6868382.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/dpr-sahkan-ruu-kuhp-apa-kemajuan-dan-kemundurannya-/6868382.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 09 Dec 2022 06:00:19 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>DPR baru saja mengesahkan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) menjadi UU. KUHP baru itu dinilai sebagai kemajuan hukum, tapi juga kemunduran dalam berdemokrasi. Eva Mazrieva membahasnya bersama peneliti hukum pidana UNPAD Nella Sumika Putri dan Ketua YLBHI Muhammad Isnur. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:21:50</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/12/08/022a0000-0aff-0242-46cc-08dad95f5a52_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="21463040" />
</item><item>
            <title>Kongres Ulama Perempuan Indonesia II Hasilkan Berbagai Rekomendasi, Akankah Diikuti? - Desember 02, 2022</title>
            <description>Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) II rekomendasikan kepemimpinan perempuan dan perlindungan bagi perempuan di berbagai lini. Eva Mazrieva membahasnya bersama Komisioner Komnas HAM Anis Hidaya, Direktur Pusat Studi Gender LP3ES Julia Suryakusuma dan cendekiawan Muslim Neng Dara Afifah.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kongres-ulama-perempuan-indonesia-ii-hasilkan-berbagai-rekomendasi-akankah-diikuti-/6858653.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kongres-ulama-perempuan-indonesia-ii-hasilkan-berbagai-rekomendasi-akankah-diikuti-/6858653.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 02 Dec 2022 06:00:36 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) II rekomendasikan kepemimpinan perempuan dan perlindungan bagi perempuan di berbagai lini. Eva Mazrieva membahasnya bersama Komisioner Komnas HAM Anis Hidaya, Direktur Pusat Studi Gender LP3ES Julia Suryakusuma dan cendekiawan Muslim Neng Dara Afifah.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:18:02</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/12/01/03370000-0aff-0242-bf2a-08dad3e9d9cc_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="17727488" />
</item><item>
            <title>Suguhan Jamu di KTT G20: Kebanggaan Minuman Tradisional Indonesia - November 25, 2022</title>
            <description>Para pemimpin G20 dan pasangan mereka di Bali mendapat suguhan jamu sebagai minuman tradisional Indonesia. Karlina Amkas berbincang dengan pendiri Suwe Ora Jamu, Nova Dewi Setiabudi, yang menyajikan jamu di KTT G20, dan ahli syaraf Hardhi Pranata, tentang khasiat dan harapan mereka tentang jamu.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/suguhan-jamu-di-ktt-g20-kebanggaan-minuman-tradisional-indonesia/6849076.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/suguhan-jamu-di-ktt-g20-kebanggaan-minuman-tradisional-indonesia/6849076.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 25 Nov 2022 06:00:57 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Karlina Amkas</itunes:author>
                <itunes:summary>Para pemimpin G20 dan pasangan mereka di Bali mendapat suguhan jamu sebagai minuman tradisional Indonesia. Karlina Amkas berbincang dengan pendiri Suwe Ora Jamu, Nova Dewi Setiabudi, yang menyajikan jamu di KTT G20, dan ahli syaraf Hardhi Pranata, tentang khasiat dan harapan mereka tentang jamu.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:22:53</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/11/24/09410000-0a00-0242-9b84-08dace608540_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="22495232" />
</item><item>
            <title>Inflasi Bikin Penerima Beasiswa di Luar Negeri Ketar-Ketir - November 18, 2022</title>
            <description>Lonjakan inflasi di seluruh dunia, termasuk di Inggris, mulai berdampak pada mahasiswa Indonesia yang tunjangan hidupnya bergantung pada beasiswa. Vina Mubtadi mengobrol dengan Muhammad Mujab, penerima beasiswa di London School of Economics, dan beberapa pejabat LPDP untuk mendiskusikannya. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/inflasi-bikin-penerima-beasiswa-di-luar-negeri-ketar-ketir/6839342.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/inflasi-bikin-penerima-beasiswa-di-luar-negeri-ketar-ketir/6839342.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 18 Nov 2022 05:47:08 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Vina Mubtadi</itunes:author>
                <itunes:summary>Lonjakan inflasi di seluruh dunia, termasuk di Inggris, mulai berdampak pada mahasiswa Indonesia yang tunjangan hidupnya bergantung pada beasiswa. Vina Mubtadi mengobrol dengan Muhammad Mujab, penerima beasiswa di London School of Economics, dan beberapa pejabat LPDP untuk mendiskusikannya. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:43</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/11/17/099c0000-0a00-0242-21b6-08dac8ed89f8_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="14467072" />
</item><item>
            <title>Pedulikah Publik pada Pemberitaan Isu Iklim di Media Massa? - November 11, 2022</title>
            <description>Di tengah pemberitaan soal isu iklim selama COP27, satu pertanyaan tersisa: pedulikah publik pada pemberitaan media massa tentang isu itu? Untuk menjawabnya, Rivan Dwiastono berdiskusi dengan peneliti media Remotivi Yovantra Arief dan Jasmine Savitri, konsumen berita yang peduli pada isu lingkungan.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/pedulikah-publik-pada-pemberitaan-isu-iklim-di-media-massa-/6829194.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/pedulikah-publik-pada-pemberitaan-isu-iklim-di-media-massa-/6829194.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 11 Nov 2022 06:00:40 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Rivan Dwiastono</itunes:author>
                <itunes:summary>Di tengah pemberitaan soal isu iklim selama COP27, satu pertanyaan tersisa: pedulikah publik pada pemberitaan media massa tentang isu itu? Untuk menjawabnya, Rivan Dwiastono berdiskusi dengan peneliti media Remotivi Yovantra Arief dan Jasmine Savitri, konsumen berita yang peduli pada isu lingkungan.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:33:59</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/11/10/00090000-0aff-0242-e8d8-08dac35bb0af_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="33406976" />
</item><item>
            <title>Menko Perekonomian: Indonesia Siap Atasi Perlambatan Ekonomi - November 04, 2022</title>
            <description>Banyak negara, termasuk Indonesia, ikut merasakan dampak perlambatan ekonomi dunia, yang diproyeksikan Bank Dunia dan IMF akan semakin muram tahun depan. Meski demikian, saat berbincang dengan jurnalis VOA Eva Mazrieva, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yakin Indonesia mampu mengatasi hal itu. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/menko-perekonomian-indonesia-siap-atasi-perlambatan-ekonomi/6819132.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/menko-perekonomian-indonesia-siap-atasi-perlambatan-ekonomi/6819132.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 04 Nov 2022 06:00:14 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Banyak negara, termasuk Indonesia, ikut merasakan dampak perlambatan ekonomi dunia, yang diproyeksikan Bank Dunia dan IMF akan semakin muram tahun depan. Meski demikian, saat berbincang dengan jurnalis VOA Eva Mazrieva, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yakin Indonesia mampu mengatasi hal itu. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:11:13</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/11/03/091e0000-0a00-0242-3e83-08dabdeafa10_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="11026432" />
</item><item>
            <title>Hari Sumpah Pemuda 2022: Apa Peran Generasi Muda Indonesia Sekarang? - Oktober 28, 2022</title>
            <description>94 tahun lalu, pemuda-pemudi Indonesia memainkan peran penting dalam sejarah menuju kemerdekaan Indonesia dengan menggagas Sumpah Pemuda. Bagaimana dengan generasi muda sekarang? Utami Hussin membahasnya dengan politisi muda Nasdem Willy Aditya dan sosiolog UGM Oki Rahadianto Sutopo. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/hari-sumpah-pemuda-2022-apa-peran-generasi-muda-indonesai-sekarang-/6808531.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/hari-sumpah-pemuda-2022-apa-peran-generasi-muda-indonesai-sekarang-/6808531.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 28 Oct 2022 06:00:25 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Utami Hussin</itunes:author>
                <itunes:summary>94 tahun lalu, pemuda-pemudi Indonesia memainkan peran penting dalam sejarah menuju kemerdekaan Indonesia dengan menggagas Sumpah Pemuda. Bagaimana dengan generasi muda sekarang? Utami Hussin membahasnya dengan politisi muda Nasdem Willy Aditya dan sosiolog UGM Oki Rahadianto Sutopo. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:24:32</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/10/27/03990000-0aff-0242-aaa0-08dab85a5b45_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="24117248" />
</item><item>
            <title>Tantangan dan Peluang Batik Menembus Pasar Internasional - Oktober 21, 2022</title>
            <description>Leonard Triyono berbincang dengan Ketua Umum Yayasan Batik Indonesia Gita Pratama dan Ketua Umum Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik Indonesia Komarudin Kudiya untuk membahas promosi batik di dalam negeri, khususnya di kalangan muda, serta tantangan dan peluang batik menembus pasar internasional. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/tantangan-dan-peluang-batik-indonesia-menembus-pasar-dunia/6798795.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/tantangan-dan-peluang-batik-indonesia-menembus-pasar-dunia/6798795.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 21 Oct 2022 06:00:40 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Leonard Triyono</itunes:author>
                <itunes:summary>Leonard Triyono berbincang dengan Ketua Umum Yayasan Batik Indonesia Gita Pratama dan Ketua Umum Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik Indonesia Komarudin Kudiya untuk membahas promosi batik di dalam negeri, khususnya di kalangan muda, serta tantangan dan peluang batik menembus pasar internasional. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:18:35</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/10/20/013b0000-0aff-0242-9f00-08dab2e9994a_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="18268160" />
</item><item>
            <title>KPI Puji Media yang Tutup Ruang Bagi Pelaku KDRT - Oktober 14, 2022</title>
            <description>Menyusul KDRT yang diduga dilakukan Rizky Billar kepada istrinya, pedangdut Lesti Kejora, Indosiar hentikan keterlibatan Rizky dari program unggulannya. KPI pun memuji hal itu. Eva Mazrieva berbincang dengan Nuning Rodiyah dari KPI dan Gaib Maruto Sigit, Pemred MNC Trijaya FM, untuk membahasnya.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kpi-puji-media-yang-tutup-ruang-bagi-pelaku-kdrt/6789011.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kpi-puji-media-yang-tutup-ruang-bagi-pelaku-kdrt/6789011.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 14 Oct 2022 06:00:06 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Menyusul KDRT yang diduga dilakukan Rizky Billar kepada istrinya, pedangdut Lesti Kejora, Indosiar hentikan keterlibatan Rizky dari program unggulannya. KPI pun memuji hal itu. Eva Mazrieva berbincang dengan Nuning Rodiyah dari KPI dan Gaib Maruto Sigit, Pemred MNC Trijaya FM, untuk membahasnya.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:21:12</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/10/13/80470000-c0a8-0242-cac2-08daad6c4b7b_hq0.mp3" type="audio/mpeg" length="20840448" />
</item><item>
            <title>Pelajaran dari Tragedi di Stadion Kanjuruhan - Oktober 07, 2022</title>
            <description>Karlina Amkas berbincang dengan Dipo Alam, mantan pesepak bola Indonesia yang kini bermukim di AS, dan Mohamad Kusnaeni, pengamat sepak bola, mengenai pelajaran apa saja yang bisa dipetik dari tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan sedikitnya 131 orang. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/pelajaran-dari-tragedi-di-stadion-kanjuruhan/6779332.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/pelajaran-dari-tragedi-di-stadion-kanjuruhan/6779332.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 07 Oct 2022 06:00:38 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Karlina Amkas</itunes:author>
                <itunes:summary>Karlina Amkas berbincang dengan Dipo Alam, mantan pesepak bola Indonesia yang kini bermukim di AS, dan Mohamad Kusnaeni, pengamat sepak bola, mengenai pelajaran apa saja yang bisa dipetik dari tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan sedikitnya 131 orang. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:19:00</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/10/06/80470000-c0a8-0242-5c2a-08daa7e893cb_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="18677760" />
</item><item>
            <title>Transformasi Pendidikan Indonesia dari Kacamata Menteri Nadiem - September 30, 2022</title>
            <description>Indonesia menjadi salah satu pembicara dalam KTT Transformasi Sistem Pendidikan pada Sidang Umum PBB belum lama ini. Made Yoni berbincang langsung dengan Mendikbudristek Nadiem Makarim dari studio VOA di Washington DC tentang transformasi pendidikan Indonesia dari kacamatanya. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/transformasi-pendidikan-indonesia-dari-kacamata-menteri-nadiem/6769347.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/transformasi-pendidikan-indonesia-dari-kacamata-menteri-nadiem/6769347.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 30 Sep 2022 06:00:46 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Made Yoni</itunes:author>
                <itunes:summary>Indonesia menjadi salah satu pembicara dalam KTT Transformasi Sistem Pendidikan pada Sidang Umum PBB belum lama ini. Made Yoni berbincang langsung dengan Mendikbudristek Nadiem Makarim dari studio VOA di Washington DC tentang transformasi pendidikan Indonesia dari kacamatanya. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:46</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/09/29/80470000-c0a8-0242-4d26-08daa269b15e_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="13533184" />
</item><item>
            <title>Transformasi Seleksi Masuk PTN: Memudahkan atau Menyulitkan? - September 23, 2022</title>
            <description>Pemerintah mengubah mekanisme seleksi masuk perguruan tinggi negeri. Untuk jalur tes (SBMPTN), peserta tak lagi harus mengerjakan tes mata pelajaran, melainkan tes skolastik. Rivan Dwiastono membahasnya bersama Anindito Aditomo dari Kemendikbudristek dan konsultan pendidikan Ina Liem.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/transformasi-seleksi-masuk-ptn-memudahkan-atau-menyulitkan-/6759316.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/transformasi-seleksi-masuk-ptn-memudahkan-atau-menyulitkan-/6759316.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 23 Sep 2022 06:00:02 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Rivan Dwiastono</itunes:author>
                <itunes:summary>Pemerintah mengubah mekanisme seleksi masuk perguruan tinggi negeri. Untuk jalur tes (SBMPTN), peserta tak lagi harus mengerjakan tes mata pelajaran, melainkan tes skolastik. Rivan Dwiastono membahasnya bersama Anindito Aditomo dari Kemendikbudristek dan konsultan pendidikan Ina Liem.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:44:52</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/09/22/095c0000-0a00-0242-bca6-08da9ce2b9b6_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="44105728" />
</item><item>
            <title>Indonesia Tegaskan Komitmen Bagi Korban Terorisme - September 16, 2022</title>
            <description>BNPT dan institusi keamanan negara-negara lain menghadiri konferensi PBB pertama untuk membahas korban terorisme pekan lalu. Indonesia pun mempertegas komitmennya untuk para korban. Eva Mazrieva membahasnya lebih jauh bersama Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar dan pengamat terorisme UI Ridlwan Habib.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/indonesia-tegaskan-komitmen-bagi-korban-terorisme/6749270.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/indonesia-tegaskan-komitmen-bagi-korban-terorisme/6749270.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 16 Sep 2022 06:00:26 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>BNPT dan institusi keamanan negara-negara lain menghadiri konferensi PBB pertama untuk membahas korban terorisme pekan lalu. Indonesia pun mempertegas komitmennya untuk para korban. Eva Mazrieva membahasnya lebih jauh bersama Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar dan pengamat terorisme UI Ridlwan Habib.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:16:40</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/09/15/09860000-0aff-0242-7188-08da974dce93_original.mp3" type="audio/mpeg" length="16384000" />
</item><item>
            <title>18 Tahun Berselang, Kasus Munir Belum Benderang - September 09, 2022</title>
            <description>Komnas HAM bentuk tim ad hoc untuk menyelidiki pelanggaran HAM berat dalam kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib 18 tahun lalu. Apakah tim itu bisa menuntaskan kasus tersebut? Utami Hussin membahasnya dengan Direktur Imparsial Al Araf dan Andi Muhammad Rezaldy dari KontraS. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/tahun-berselang-kasus-munir-belum-benderang/6736999.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/tahun-berselang-kasus-munir-belum-benderang/6736999.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 09 Sep 2022 06:00:48 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Utami Hussin</itunes:author>
                <itunes:summary>Komnas HAM bentuk tim ad hoc untuk menyelidiki pelanggaran HAM berat dalam kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib 18 tahun lalu. Apakah tim itu bisa menuntaskan kasus tersebut? Utami Hussin membahasnya dengan Direktur Imparsial Al Araf dan Andi Muhammad Rezaldy dari KontraS. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:19:40</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/09/08/00eb0000-0aff-0242-4b58-08da91d22b33_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="19333120" />
</item><item>
            <title>Menyoal Rencana Pemekaran Papua - September 02, 2022</title>
            <description>Presiden Jokowi menyebut pemekaran Papua sebagai aspirasi masyrakat. Tapi, Wakil Ketua Komisi I DPD, Senator Papua Barat Filep Wamafma, justru menyebut langkah itu diambil secara top-down. Simak diskusi Karlina Amkas dengan Filep dan Ketua Gugus Tugas Papua UGM Dr. Gabriel Lele soal pemekaran Papua.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/menyoal-rencana-pemekaran-papua/6727525.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/menyoal-rencana-pemekaran-papua/6727525.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 02 Sep 2022 06:00:37 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Karlina Amkas</itunes:author>
                <itunes:summary>Presiden Jokowi menyebut pemekaran Papua sebagai aspirasi masyrakat. Tapi, Wakil Ketua Komisi I DPD, Senator Papua Barat Filep Wamafma, justru menyebut langkah itu diambil secara top-down. Simak diskusi Karlina Amkas dengan Filep dan Ketua Gugus Tugas Papua UGM Dr. Gabriel Lele soal pemekaran Papua.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:21:38</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/09/01/06400000-0aff-0242-b375-08da8c68558f_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="21266432" />
</item><item>
            <title>JK Usul Indonesia Jalin Hubungan Dengan Israel Untuk Bantu Palestina, Perlukah? - Agustus 26, 2022</title>
            <description>Pernyataan mantan Wapres RI Jusuf Kalla yang usulkan Indonesia jalin hubungan dengan Israel untuk percepat proses perdamaian dengan Palestina menimbulkan kontroversi. Eva Mazrieva berbincang dengan Kalla dan Direktur Timur Tengah Kemenlu RI Bagus Hendraning Kobarsih untuk membahasnya. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/jk-usul-indonesia-jalin-hubungan-dengan-israel-untuk-bantu-palestina-perlukah-/6716813.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/jk-usul-indonesia-jalin-hubungan-dengan-israel-untuk-bantu-palestina-perlukah-/6716813.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 26 Aug 2022 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Pernyataan mantan Wapres RI Jusuf Kalla yang usulkan Indonesia jalin hubungan dengan Israel untuk percepat proses perdamaian dengan Palestina menimbulkan kontroversi. Eva Mazrieva berbincang dengan Kalla dan Direktur Timur Tengah Kemenlu RI Bagus Hendraning Kobarsih untuk membahasnya. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:57</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/08/25/01a10000-0aff-0242-fe6a-08da86d0e66a_original.mp3" type="audio/mpeg" length="14696448" />
</item><item>
            <title>Promosi Makanan dan Budaya Indonesia di Kota New York - Agustus 19, 2022</title>
            <description>Sebagai ungkapan cinta dan obat rasa rindu tanah air, diaspora Indonesia di Kota New York mendirikan Ikatan Gastronomi Indonesia untuk mempromosikan makanan dan budaya Indonesia dengan acara bazar bulanan yang berpuncak dengan “Pasar Senggol” pada Agustus untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/icymi-promosi-makanan-dan-budaya-indonesia-di-kota-new-york/6707336.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/icymi-promosi-makanan-dan-budaya-indonesia-di-kota-new-york/6707336.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 19 Aug 2022 08:17:02 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Leonard Triyono</itunes:author>
                <itunes:summary>Sebagai ungkapan cinta dan obat rasa rindu tanah air, diaspora Indonesia di Kota New York mendirikan Ikatan Gastronomi Indonesia untuk mempromosikan makanan dan budaya Indonesia dengan acara bazar bulanan yang berpuncak dengan “Pasar Senggol” pada Agustus untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:16:18</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/08/18/01630000-0aff-0242-78b6-08da8158fd31_original.mp3" type="audio/mpeg" length="16023552" />
</item><item>
            <title>Bukan Hanya Indonesia yang Apresiasi Kebaya - Agustus 12, 2022</title>
            <description>Di tengah kampanye Kebaya Goes to UNESCO, patut dicatat, bukan hanya Indonesia yang memiliki kebaya. Lantas bagaimana proses nominasi budaya yang diapresiasi multinegara? Vina Mubtadi membahasnya dengan Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid dan Rahmi Hidayati dari Perempuan Berkebaya Indonesia.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/bukan-hanya-indonesia-yang-apresiasi-kebaya/6697783.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/bukan-hanya-indonesia-yang-apresiasi-kebaya/6697783.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 12 Aug 2022 06:00:22 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Vina Mubtadi</itunes:author>
                <itunes:summary>Di tengah kampanye Kebaya Goes to UNESCO, patut dicatat, bukan hanya Indonesia yang memiliki kebaya. Lantas bagaimana proses nominasi budaya yang diapresiasi multinegara? Vina Mubtadi membahasnya dengan Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid dan Rahmi Hidayati dari Perempuan Berkebaya Indonesia.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:20:21</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/08/11/01a10000-0aff-0242-1482-08da7bc0d7f8_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="20004864" />
</item><item>
            <title>Pinjam Uang Dengan Agunan Karya Kreatif, Bisa? - Agustus 05, 2022</title>
            <description>Peraturan pemerintah terbaru memungkinkan pelaku ekonomi kreatif, dari YouTuber sampai ilustrator, untuk mengajukan pinjaman dengan jaminan karya mereka yang sudah terlindungi HAKI. Rivan Dwiastono membahasnya bersama peneliti ekonomi digital INDEF Nailul Huda dan ilustrator Indonesia Dion MBD. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/pinjam-uang-dengan-agunan-karya-kreatif-bisa-/6687471.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/pinjam-uang-dengan-agunan-karya-kreatif-bisa-/6687471.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 05 Aug 2022 06:00:29 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Rivan Dwiastono</itunes:author>
                <itunes:summary>Peraturan pemerintah terbaru memungkinkan pelaku ekonomi kreatif, dari YouTuber sampai ilustrator, untuk mengajukan pinjaman dengan jaminan karya mereka yang sudah terlindungi HAKI. Rivan Dwiastono membahasnya bersama peneliti ekonomi digital INDEF Nailul Huda dan ilustrator Indonesia Dion MBD. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:36:18</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/08/04/09680000-0a00-0242-87c6-08da766594c5_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="35684352" />
</item><item>
            <title>Pendidikan dan Kesempatan Kerja Anak Berkebutuhan Khusus - Juli 29, 2022</title>
            <description>Setiap warga, termasuk penyandang disabilitas dan anak berkebutuhan khusus, berhak mendapat pendidikan dan kesempatan kerja. Made Yoni berbincang dengan Evie Woro dari Save The Children Indonesia dan Uyan Luisa, orang tua anak berkebutuhan khusus, untuk membahas kesiapan semua pihak yang terlibat. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/pendidikan-dan-kesempatan-kerja-anak-berkebutuhan-khusus/6677837.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/pendidikan-dan-kesempatan-kerja-anak-berkebutuhan-khusus/6677837.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 29 Jul 2022 06:00:02 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Made Yoni</itunes:author>
                <itunes:summary>Setiap warga, termasuk penyandang disabilitas dan anak berkebutuhan khusus, berhak mendapat pendidikan dan kesempatan kerja. Made Yoni berbincang dengan Evie Woro dari Save The Children Indonesia dan Uyan Luisa, orang tua anak berkebutuhan khusus, untuk membahas kesiapan semua pihak yang terlibat. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:03</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/07/28/09690000-0a00-0242-39a6-08da70c634b2_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13811712" />
</item><item>
            <title>Tantangan Anak Indonesia di Masa Kini - Juli 22, 2022</title>
            <description>Memperingati Hari Anak Nasional setiap tanggal 23 Juli, Utami Hussin berbincang dengan Agustinus Kadepa dari Gerakan Papua Mengajar dan Sylvi Dewayani, ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Yogyakarta, untuk membahas tantangan dan masalah yang dihadapi anak Indonesia kini. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/tantangan-anak-indonesia-di-masa-kini/6668610.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/tantangan-anak-indonesia-di-masa-kini/6668610.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 22 Jul 2022 06:00:54 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Utami Hussin</itunes:author>
                <itunes:summary>Memperingati Hari Anak Nasional setiap tanggal 23 Juli, Utami Hussin berbincang dengan Agustinus Kadepa dari Gerakan Papua Mengajar dan Sylvi Dewayani, ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Yogyakarta, untuk membahas tantangan dan masalah yang dihadapi anak Indonesia kini. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:37</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/07/21/01460000-0aff-0242-81a0-08da6b5275da_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="13385728" />
</item><item>
            <title>Sorotan Pada Polri Usai Hari Bhayangkara - Juli 15, 2022</title>
            <description>Polri disoroti pascapenembakan di antara dua anggotanya, sementara Presiden Jokowi mengapresiasi kepolisian pada Hari Bhayangkara lalu. Karlina Amkas berbincang dengan Atase Polisi KBRI Washington DC Brigjen Oktavianus Martin dan Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan untuk mengulik kondisi Polri. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/sorotan-pada-polri-usai-hari-bhayangkara/6659245.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/sorotan-pada-polri-usai-hari-bhayangkara/6659245.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 15 Jul 2022 06:00:14 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Karlina Amkas</itunes:author>
                <itunes:summary>Polri disoroti pascapenembakan di antara dua anggotanya, sementara Presiden Jokowi mengapresiasi kepolisian pada Hari Bhayangkara lalu. Karlina Amkas berbincang dengan Atase Polisi KBRI Washington DC Brigjen Oktavianus Martin dan Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan untuk mengulik kondisi Polri. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:43</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/07/14/09680000-0a00-0242-e5c7-08da65d85b07_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="13484032" />
</item><item>
            <title>Hak Aborsi Dicabut, Bagaimana Nasib Kesehatan Reproduksi di AS? - Juli 08, 2022</title>
            <description>Setelah hak konstitusional warga AS untuk aborsi dicabut lewat pembatalan putusan kasus Roe v Wade, bagaimana nasib kesehatan reproduksi di AS, bahkan dunia? Eva Mazrieva mendiskusikannya dengan pakar Amerika UI, Suzie Sudarman, dan Direktur Pusat Gender dan Demokrasi LP3ES Julia Suryakusuma.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/hak-aborsi-dicabut-bagaimana-nasib-kesehatan-reproduksi-di-as-/6649513.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/hak-aborsi-dicabut-bagaimana-nasib-kesehatan-reproduksi-di-as-/6649513.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 08 Jul 2022 06:00:44 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Setelah hak konstitusional warga AS untuk aborsi dicabut lewat pembatalan putusan kasus Roe v Wade, bagaimana nasib kesehatan reproduksi di AS, bahkan dunia? Eva Mazrieva mendiskusikannya dengan pakar Amerika UI, Suzie Sudarman, dan Direktur Pusat Gender dan Demokrasi LP3ES Julia Suryakusuma.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:18:20</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/07/07/10070000-0aff-0242-9b93-08da6050b8c7_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="18022400" />
</item><item>
            <title>Makna Kunjungan Jokowi ke KTT G7, Ukraina dan Rusia - Juli 04, 2022</title>
            <description>Karlina Amkas berbincang dengan dosen Departemen Hubungan Internasional UI Hariyadi Wirawan dan peneliti tamu HI di American University Shofwan Choiruzzad mengenai makna kehadiran Presiden Joko Widodo dalam KTT G7 di Jerman serta pertemuannya dengan Zelenskyy dan Putin baru-baru ini. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/makna-kunjungan-jokowi-ke-ktt-g7-ukraina-dan-rusia/6643499.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/makna-kunjungan-jokowi-ke-ktt-g7-ukraina-dan-rusia/6643499.html</guid>            
            <pubDate>Mon, 04 Jul 2022 02:39:54 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Karlina Amkas</itunes:author>
                <itunes:summary>Karlina Amkas berbincang dengan dosen Departemen Hubungan Internasional UI Hariyadi Wirawan dan peneliti tamu HI di American University Shofwan Choiruzzad mengenai makna kehadiran Presiden Joko Widodo dalam KTT G7 di Jerman serta pertemuannya dengan Zelenskyy dan Putin baru-baru ini. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:19:25</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/07/03/10050000-0aff-0242-c458-08da5d2ba4ec_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="19087360" />
</item><item>
            <title>Indonesia Ingin FB dan Google Bayar Konten dari Media Lokal? - Juni 24, 2022</title>
            <description>Australia membuat terobosan legislatif yang mewajibkan FB dan Google membayar konten berita yang diambil dari media lokal. Indonesia tertarik menerapkan kebijakan serupa. Vina Mubtadi membahasnya bersama Ketua AMSI Wenseslaus Manggut dan mahasiswa PhD jurnalisme di Universitas Ohio, Ratna Ariyanti.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/indonesia-ingin-fb-dan-google-bayar-konten-dari-media-lokal-/6630593.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/indonesia-ingin-fb-dan-google-bayar-konten-dari-media-lokal-/6630593.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 24 Jun 2022 06:00:02 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Vina Mubtadi</itunes:author>
                <itunes:summary>Australia membuat terobosan legislatif yang mewajibkan FB dan Google membayar konten berita yang diambil dari media lokal. Indonesia tertarik menerapkan kebijakan serupa. Vina Mubtadi membahasnya bersama Ketua AMSI Wenseslaus Manggut dan mahasiswa PhD jurnalisme di Universitas Ohio, Ratna Ariyanti.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:25:56</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/06/23/10070000-0aff-0242-f2fb-08da55588bc5_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="25493504" />
</item><item>
            <title>Pendidikan Digital Buat Generasi Muda Indonesia - Juni 17, 2022</title>
            <description>Made Yoni berbincang dengan Dita Aisyah, pendiri lembaga pendidikan teknologi Binar Academy, dan Ilma Davina, penggagas pendidikan jarak jauh yang melibatkan anak dan pemuda diaspora Indonesia di AS, untuk membahas upaya peningkatan keahlian digital generasi muda Indonesia.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/pendidikan-digital-buat-generasi-muda-indonesia/6620676.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/pendidikan-digital-buat-generasi-muda-indonesia/6620676.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 17 Jun 2022 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Made Yoni</itunes:author>
                <itunes:summary>Made Yoni berbincang dengan Dita Aisyah, pendiri lembaga pendidikan teknologi Binar Academy, dan Ilma Davina, penggagas pendidikan jarak jauh yang melibatkan anak dan pemuda diaspora Indonesia di AS, untuk membahas upaya peningkatan keahlian digital generasi muda Indonesia.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:10</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/06/16/0e3ae22c-9630-4d3d-9969-c64050cc7389_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="13926400" />
</item><item>
            <title>Komedi Buat Mengkritik Isu Sosial Sampai Politik - Juni 10, 2022</title>
            <description>Rivan Dwiastono berbincang dengan komika Sakdiyah Ma&apos;ruf dan peneliti humor dari Institut Humor Indonesia Kini (IHIK3) Ulwan Fakhri untuk membahas komedi sebagai medium untuk menyampaikan kritik di Indonesia. Adakah batasan dalam berkomedi? Seperti apa intimidasi yang kerap diterima para komedian?</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/komedi-buat-mengkritik-isu-sosial-sampai-politik/6610173.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/komedi-buat-mengkritik-isu-sosial-sampai-politik/6610173.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 10 Jun 2022 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Rivan Dwiastono</itunes:author>
                <itunes:summary>Rivan Dwiastono berbincang dengan komika Sakdiyah Ma&apos;ruf dan peneliti humor dari Institut Humor Indonesia Kini (IHIK3) Ulwan Fakhri untuk membahas komedi sebagai medium untuk menyampaikan kritik di Indonesia. Adakah batasan dalam berkomedi? Seperti apa intimidasi yang kerap diterima para komedian?</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:48:42</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/06/09/5b7f2838-338a-4918-8514-e09b849d3367_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="47874048" />
</item><item>
            <title>142 Mahasiswa Papua di Luar Negeri Dipulangkan, Apa Penyebabnya? - Juni 03, 2022</title>
            <description>Karlina Amkas berbincang dengan Philip Wamafma, anggota DPD dari Papua Barat sekaligus ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Manokwari, dan Billy Mambrasar, aktivis muda Papua yang baru diwisuda di Harvard University, untuk mendiskusikan apa yang terjadi kepada 142 mahasiswa Papua di LN yang dipulangkan.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/mahasiswa-papua-di-luar-negeri-dipulangkan-apa-penyebabnya-/6600895.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/mahasiswa-papua-di-luar-negeri-dipulangkan-apa-penyebabnya-/6600895.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 03 Jun 2022 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Karlina Amkas</itunes:author>
                <itunes:summary>Karlina Amkas berbincang dengan Philip Wamafma, anggota DPD dari Papua Barat sekaligus ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Manokwari, dan Billy Mambrasar, aktivis muda Papua yang baru diwisuda di Harvard University, untuk mendiskusikan apa yang terjadi kepada 142 mahasiswa Papua di LN yang dipulangkan.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:14</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/06/02/6a60535b-7987-4588-91c1-6887cf6055ee_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="13991936" />
</item><item>
            <title>Konsumsi Tembakau dan Penanggulangannya di Indonesia - Mei 27, 2022</title>
            <description>Menyambut Hari Tanpa Tembakau Sedunia, 31 Mei, VOA menghadirkan Kiki Soewarso dari Komite Nasional Penanggulangan Tembakau dan Dr. Imran Nurali dari Kementerian Kesehatan RI untuk membahas tentang berbagai upaya penanggulangan dan tantangan yang dihadapi para pemangku kepentingan terkait.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/in-case-you-missed-it-konsumsi-tembakau-dan-penanggulangannya-di-indonesia-/6591228.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/in-case-you-missed-it-konsumsi-tembakau-dan-penanggulangannya-di-indonesia-/6591228.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 27 May 2022 06:16:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Leonard Triyono</itunes:author>
                <itunes:summary>Menyambut Hari Tanpa Tembakau Sedunia, 31 Mei, VOA menghadirkan Kiki Soewarso dari Komite Nasional Penanggulangan Tembakau dan Dr. Imran Nurali dari Kementerian Kesehatan RI untuk membahas tentang berbagai upaya penanggulangan dan tantangan yang dihadapi para pemangku kepentingan terkait.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:25:20</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/05/26/595821d9-d1ed-4ffc-8122-22443c69395a_original.mp3" type="audio/mpeg" length="24903680" />
</item><item>
            <title>Kenapa Warga Indonesia Lebih Suka Mengupas Riak-riak KTT AS-ASEAN Ketimbang Esensinya? - Mei 20, 2022</title>
            <description>Warga Indonesia tertarik membahas KTT AS-ASEAN pekan lalu. Namun, alih-alih esensinya, masyarakat lebih suka mengupas riak-riak kisah di sekitarnya. Mengapa demikian? Eva Mazrieva membahasnya bersama pendiri Synergy Policies, Dinna Prapto Rahardja, dan Tenaga Ahli Utama KSP, Siti Ruhaini Dzuhayatin.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kenapa-warga-indonesia-lebih-suka-mengupas-riak-riak-ktt-as-asean-ketimbang-esensinya-/6581202.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kenapa-warga-indonesia-lebih-suka-mengupas-riak-riak-ktt-as-asean-ketimbang-esensinya-/6581202.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 20 May 2022 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Warga Indonesia tertarik membahas KTT AS-ASEAN pekan lalu. Namun, alih-alih esensinya, masyarakat lebih suka mengupas riak-riak kisah di sekitarnya. Mengapa demikian? Eva Mazrieva membahasnya bersama pendiri Synergy Policies, Dinna Prapto Rahardja, dan Tenaga Ahli Utama KSP, Siti Ruhaini Dzuhayatin.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:15:13</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/05/19/d07013f9-4ea6-42c6-82e5-4b1537031854_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="14958592" />
</item><item>
            <title>Minat Baca, Buku dan Perpustakaan Masa Kini - Mei 13, 2022</title>
            <description>Beberapa survei menunjukkan tingkat literasi di Indonesia memprihatinkan, ranking 72 dari 78 negara. Utami Hussin membahas masalah itu, serta minat baca, buku dan perpustakaan masa kini dengan Monika Nur Lastiyani, Kadis Perpustakaan dan Arsip DIY, dan Maulina Muzirwan dari Klub Buku Yogyakarta.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/minat-baca-buku-dan-perpustakaan-masa-kini/6569131.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/minat-baca-buku-dan-perpustakaan-masa-kini/6569131.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 13 May 2022 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Utami Hussin</itunes:author>
                <itunes:summary>Beberapa survei menunjukkan tingkat literasi di Indonesia memprihatinkan, ranking 72 dari 78 negara. Utami Hussin membahas masalah itu, serta minat baca, buku dan perpustakaan masa kini dengan Monika Nur Lastiyani, Kadis Perpustakaan dan Arsip DIY, dan Maulina Muzirwan dari Klub Buku Yogyakarta.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:25:15</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/05/12/8d9f8197-0933-4049-98ca-ea1b35bb6c63_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="24821760" />
</item><item>
            <title>Tips Agar Aplikasi Beasiswa ke AS dan Inggris Menonjol - Mei 06, 2022</title>
            <description>Vina Mubtadi berbincang dengan Raras Tulandaru, Network and Alumni Officer Kedutaan Inggris Jakarta, dan Santika Salim, adviser dari EducationUSA @america, untuk membahas tips dan trik agar aplikasi beasiswa calon mahasiswa yang ingin bersekolah ke AS dan Inggris bisa menonjol.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/tips-agar-aplikasi-beasiswa-ke-as-dan-inggris-menonjol/6559505.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/tips-agar-aplikasi-beasiswa-ke-as-dan-inggris-menonjol/6559505.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 06 May 2022 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Vina Mubtadi</itunes:author>
                <itunes:summary>Vina Mubtadi berbincang dengan Raras Tulandaru, Network and Alumni Officer Kedutaan Inggris Jakarta, dan Santika Salim, adviser dari EducationUSA @america, untuk membahas tips dan trik agar aplikasi beasiswa calon mahasiswa yang ingin bersekolah ke AS dan Inggris bisa menonjol.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:30:41</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/05/05/87ef32a7-7f31-4b06-9954-0910d330b1a0_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="30162944" />
</item><item>
            <title>Mudik Bebas Nggak Bebas di Tengah Pandemi - April 29, 2022</title>
            <description>Pemerintah mengizinkan masyarakat untuk mudik lebaran di tengah pandemi COVID-19 yang tengah terkendali, asal mematuhi sejumlah aturan. Untuk membahasnya, Rivan Dwiastono berbincang dengan Jubir Vaksinasi COVID-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dan pengamat sosial UI, Devie Rahmawati.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/mudik-bebas-nggak-bebas-di-tengah-pandemi/6549337.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/mudik-bebas-nggak-bebas-di-tengah-pandemi/6549337.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 29 Apr 2022 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Rivan Dwiastono</itunes:author>
                <itunes:summary>Pemerintah mengizinkan masyarakat untuk mudik lebaran di tengah pandemi COVID-19 yang tengah terkendali, asal mematuhi sejumlah aturan. Untuk membahasnya, Rivan Dwiastono berbincang dengan Jubir Vaksinasi COVID-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dan pengamat sosial UI, Devie Rahmawati.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:28:15</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/04/28/feca26a9-b485-49a1-a24c-79c5a25bbce8_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="27770880" />
</item><item>
            <title>Miss Face of Humanity: Ajang Kecantikan Advokasikan Isu Kemanusiaan - April 22, 2022</title>
            <description>Made Yoni berbincang dengan peraih gelar Miss Face of Humanity Global Ambassador 2022 Nadia Tjoa, asal Indonesia, dan Dardo Siregar dari Yayasan Dunia Mega Bintang sebagai penyelenggara nasional tentang visi dan misi ajang kecantikan yang mengetengahkan isu-isu kemanusiaan itu.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/miss-face-of-humanity-ajang-kecantikan-advokasikan-isu-kemanusiaan/6539574.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/miss-face-of-humanity-ajang-kecantikan-advokasikan-isu-kemanusiaan/6539574.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 22 Apr 2022 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Made Yoni</itunes:author>
                <itunes:summary>Made Yoni berbincang dengan peraih gelar Miss Face of Humanity Global Ambassador 2022 Nadia Tjoa, asal Indonesia, dan Dardo Siregar dari Yayasan Dunia Mega Bintang sebagai penyelenggara nasional tentang visi dan misi ajang kecantikan yang mengetengahkan isu-isu kemanusiaan itu.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:49</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/04/21/a13ebf66-3cbc-491a-93d4-e2f42e921844_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="13582336" />
</item><item>
            <title>Cerita Kopi Indonesia di Specialty Coffee Expo AS - April 15, 2022</title>
            <description>Utami Hussin berbincang dengan Teuku Arul Bawadi dari Bawadi Coffee, Aceh, dan Meilanie Osok dari Papua Muda Inspiratif untuk membahas keikutsertaan mereka dalam pameran Specialty Coffee Expo 2022 di AS, ajang utama untuk memamerkan perkembangan terbaru industri kopi dunia.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/cerita-kopi-indonesia-di-specialty-coffee-expo-as/6529896.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/cerita-kopi-indonesia-di-specialty-coffee-expo-as/6529896.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 15 Apr 2022 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Utami Hussin</itunes:author>
                <itunes:summary>Utami Hussin berbincang dengan Teuku Arul Bawadi dari Bawadi Coffee, Aceh, dan Meilanie Osok dari Papua Muda Inspiratif untuk membahas keikutsertaan mereka dalam pameran Specialty Coffee Expo 2022 di AS, ajang utama untuk memamerkan perkembangan terbaru industri kopi dunia.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:27:11</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/04/14/35a64e5a-99a9-4ef2-9b89-0f12d3f0975c_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="26722304" />
</item><item>
            <title>Apa yang Bisa Dipelajari Indonesia dari UU Infrastruktur AS yang Baru? - April 08, 2022</title>
            <description>Leonard Triyono berbincang dengan Wira Tjong dari Indonesian Civil Engineers’ Society of North America (ICESNA) dan Nani Setiawan, praktisi teknik sipil di Seattle, Washington, tentang pentingnya pembangunan infrastruktur untuk memacu perekonomian negara mana pun, termasuk Indonesia.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/apa-yang-bisa-dipelajari-indonesia-dari-uu-infrastruktur-as-yang-baru-/6519353.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/apa-yang-bisa-dipelajari-indonesia-dari-uu-infrastruktur-as-yang-baru-/6519353.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 08 Apr 2022 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Leonard Triyono</itunes:author>
                <itunes:summary>Leonard Triyono berbincang dengan Wira Tjong dari Indonesian Civil Engineers’ Society of North America (ICESNA) dan Nani Setiawan, praktisi teknik sipil di Seattle, Washington, tentang pentingnya pembangunan infrastruktur untuk memacu perekonomian negara mana pun, termasuk Indonesia.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:06</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/04/07/d39a9817-1886-44aa-895e-7913d4a81bbb_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="13860864" />
</item><item>
            <title>Politik Luar Negeri Indonesia di Tengah Krisis Rusia-Ukraina - April 01, 2022</title>
            <description>Eva Mazrieva berdiskusi dengan mantan duta besar RI untuk Rusia, Wahid Supriyadi, dan Ketua Prodi Kajian Wilayah Eropa UI, Henny Saptatia, mengenai politik luar negeri Indonesia di tengah krisis Rusia-Ukraina dan tarik menarik Barat dan Timur.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/politik-luar-negeri-indonesia-di-tengah-krisis-rusia-ukraina/6509993.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/politik-luar-negeri-indonesia-di-tengah-krisis-rusia-ukraina/6509993.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 01 Apr 2022 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Eva Mazrieva berdiskusi dengan mantan duta besar RI untuk Rusia, Wahid Supriyadi, dan Ketua Prodi Kajian Wilayah Eropa UI, Henny Saptatia, mengenai politik luar negeri Indonesia di tengah krisis Rusia-Ukraina dan tarik menarik Barat dan Timur.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:17:04</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/03/31/3baa1721-eee2-4763-a843-62a5bb8946b3_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="16777216" />
</item><item>
            <title>Konflik Rusia-Ukraina dan Puisi di Masa Perang - Maret 25, 2022</title>
            <description>Dari zaman ke zaman, penyair menuangkan suka cita dan penderitaan manusia, baik pada masa perang maupun damai, tak terkecuali dengan perang di Ukraina. Made Yoni berbincang dengan Profesor Manneke Budiman dan Cok Sawitri untuk membahas puisi perang karya penyair Ukraina, Ilya Kaminsky.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/konflik-rusia-ukraina-dan-puisi-di-masa-perang/6499808.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/konflik-rusia-ukraina-dan-puisi-di-masa-perang/6499808.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 25 Mar 2022 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Made Yoni</itunes:author>
                <itunes:summary>Dari zaman ke zaman, penyair menuangkan suka cita dan penderitaan manusia, baik pada masa perang maupun damai, tak terkecuali dengan perang di Ukraina. Made Yoni berbincang dengan Profesor Manneke Budiman dan Cok Sawitri untuk membahas puisi perang karya penyair Ukraina, Ilya Kaminsky.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:27</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/03/24/a56ef269-c211-45da-a7cb-60f804e3a860_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="14204928" />
</item><item>
            <title>Apa Sih Dampak Ekonomi Akibat Perang di Ukraina Buat Indonesia? - Maret 18, 2022</title>
            <description>Meski jauh dari pusat konflik antara Rusia dan Ukraina, bukan berarti Indonesia terbebas dari dampak ekonomi konflik tersebut. Untuk membahasnya, Vina Mubtadi berbincang dengan Ketum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia Alphonzus Widjaya dan ekonom sekaligus Direktur INDEF Berly Martawardaya.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/apa-sih-dampak-ekonomi-akibat-perang-di-ukraina-buat-indonesia-/6489935.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/apa-sih-dampak-ekonomi-akibat-perang-di-ukraina-buat-indonesia-/6489935.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 18 Mar 2022 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Vina Mubtadi</itunes:author>
                <itunes:summary>Meski jauh dari pusat konflik antara Rusia dan Ukraina, bukan berarti Indonesia terbebas dari dampak ekonomi konflik tersebut. Untuk membahasnya, Vina Mubtadi berbincang dengan Ketum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia Alphonzus Widjaya dan ekonom sekaligus Direktur INDEF Berly Martawardaya.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:28:41</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/03/17/591d6dcc-ea8c-4294-bfc9-de56e02e7728_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="28196864" />
</item><item>
            <title>Wacana Penundaan Pemilu 2024: Siapa Untung, Siapa Rugi? - Maret 11, 2022</title>
            <description>Survei menunjukkan mayoritas publik menolak wacana penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden. Siapa diuntungkan dan dirugikan wacana ini? Rivan Dwiastono berbincang dengan Titi Anggraini, anggota dewan pembina Perludem, dan Bawono Kumoro, peneliti Indikator Politik Indonesia.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/wacana-penundaan-pemilu-2024-siapa-untung-siapa-rugi-/6477490.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/wacana-penundaan-pemilu-2024-siapa-untung-siapa-rugi-/6477490.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 11 Mar 2022 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Rivan Dwiastono</itunes:author>
                <itunes:summary>Survei menunjukkan mayoritas publik menolak wacana penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden. Siapa diuntungkan dan dirugikan wacana ini? Rivan Dwiastono berbincang dengan Titi Anggraini, anggota dewan pembina Perludem, dan Bawono Kumoro, peneliti Indikator Politik Indonesia.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:31:52</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/03/09/4e3865f8-8d25-4aeb-b20e-0ffed023bacd_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="31326208" />
</item><item>
            <title>Keunikan Batik Indonesia yang Tarik Minat Banyak Orang - Maret 04, 2022</title>
            <description>Belum lama ini, pebasket NBA Justin Holiday menjadi viral setelah memborong batik asal Blitar. Apa saja sih keunikan batik yang menarik minat banyak orang? Leonard Triyono berbincang dengan Hartono Sumarsono, ahli dan kolektor batik, serta Stanley Harsha, mantan diplomat AS pecinta batik.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/keunikan-batik-indonesia-yang-tarik-minat-banyak-orang/6469038.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/keunikan-batik-indonesia-yang-tarik-minat-banyak-orang/6469038.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 04 Mar 2022 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Leonard Triyono</itunes:author>
                <itunes:summary>Belum lama ini, pebasket NBA Justin Holiday menjadi viral setelah memborong batik asal Blitar. Apa saja sih keunikan batik yang menarik minat banyak orang? Leonard Triyono berbincang dengan Hartono Sumarsono, ahli dan kolektor batik, serta Stanley Harsha, mantan diplomat AS pecinta batik.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:16:08</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/03/03/2e8834f7-ca79-45e0-bac9-46d463f5a353_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="15859712" />
</item><item>
            <title>Mempromosikan Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing - Februari 25, 2022</title>
            <description>Seperti apa ya peran para pengajar Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) dalam memanfaatkan teknologi demi mempromosikan Bahasa Indonesia? Utami Hussin berbincang dengan Indriyo Sukmono dari Yale University, AS, dan Vania Maherani dari Universitas Negeri Malang untuk membahasnya lebih jauh.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/mempromosikan-bahasa-indonesia-bagi-penutur-asing/6457835.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/mempromosikan-bahasa-indonesia-bagi-penutur-asing/6457835.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 25 Feb 2022 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Utami Hussin</itunes:author>
                <itunes:summary>Seperti apa ya peran para pengajar Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) dalam memanfaatkan teknologi demi mempromosikan Bahasa Indonesia? Utami Hussin berbincang dengan Indriyo Sukmono dari Yale University, AS, dan Vania Maherani dari Universitas Negeri Malang untuk membahasnya lebih jauh.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:35</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/02/24/e820970a-d28e-48eb-a673-cd0c61e0a9fa_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="13352960" />
</item><item>
            <title>Dampak Pandemi dari Kaca Mata Sosiologi - Februari 18, 2022</title>
            <description>Sejak awal pandemi, AS mengalami peningkatan jumlah kasus pembunuhan, penjualan senjata api hingga kasus &apos;bajing loncat&apos; kereta barang. Untuk membahasnya, Karlina Amkas berdiskusi dengan dua sosiolog Indonesia, Siti Kusujiarti dari Warren-Wilson College di North Carolina dan Imam Prasodjo dari UI.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/dampak-pandemi-dari-kaca-mata-sosiologi/6446614.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/dampak-pandemi-dari-kaca-mata-sosiologi/6446614.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 18 Feb 2022 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Karlina Amkas</itunes:author>
                <itunes:summary>Sejak awal pandemi, AS mengalami peningkatan jumlah kasus pembunuhan, penjualan senjata api hingga kasus &apos;bajing loncat&apos; kereta barang. Untuk membahasnya, Karlina Amkas berdiskusi dengan dua sosiolog Indonesia, Siti Kusujiarti dari Warren-Wilson College di North Carolina dan Imam Prasodjo dari UI.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:21:17</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/02/17/1e3df842-3641-4625-a8fe-74b53e9a78cc_original.mp3" type="audio/mpeg" length="20922368" />
</item><item>
            <title>Krisis Myanmar Tak Kunjung Usai, ASEAN Perlu Redefinisi Peran? - Februari 11, 2022</title>
            <description>Menjelang pertemuan retret para menteri luar negeri ASEAN pekan depan, tanpa mengundang perwakilan junta militer Myanmar, Eva Mazrieva membahas perlu-tidaknya ASEAN meredefinisi peran dalam membantu Myanmar, dengan berbincang bersama dua pakar politik kawasan, Dina Prapto Rahardja dan Lia Sciortino.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/krisis-myanmar-tak-kunjung-usai-asean-perlu-redefinisi-peran-/6436194.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/krisis-myanmar-tak-kunjung-usai-asean-perlu-redefinisi-peran-/6436194.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 11 Feb 2022 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Menjelang pertemuan retret para menteri luar negeri ASEAN pekan depan, tanpa mengundang perwakilan junta militer Myanmar, Eva Mazrieva membahas perlu-tidaknya ASEAN meredefinisi peran dalam membantu Myanmar, dengan berbincang bersama dua pakar politik kawasan, Dina Prapto Rahardja dan Lia Sciortino.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:02</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/02/10/70d657bc-381f-4480-a9d9-8a872a2d5b66_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13795328" />
</item><item>
            <title>Karantina Buat Pelancong Luar Negeri Hanya Untungkan Hotel? - Februari 04, 2022</title>
            <description>Karantina di hotel untuk pelancong asal luar negeri dianggap hanya untungkan hotel yang kenakan biaya paket karantina yang tidak sedikit. Benarkah demikian? Karlina Amkas berbincang dengan Vivi Herlambang dari PHRI dan Irma Hidayana dari LaporaCOVID-19 untuk membahasnya.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/karantina-buat-pelancong-luar-negeri-hanya-untungkan-hotel-/6426212.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/karantina-buat-pelancong-luar-negeri-hanya-untungkan-hotel-/6426212.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 04 Feb 2022 08:47:18 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Karlina Amkas</itunes:author>
                <itunes:summary>Karantina di hotel untuk pelancong asal luar negeri dianggap hanya untungkan hotel yang kenakan biaya paket karantina yang tidak sedikit. Benarkah demikian? Karlina Amkas berbincang dengan Vivi Herlambang dari PHRI dan Irma Hidayana dari LaporaCOVID-19 untuk membahasnya.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:21:00</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/02/04/68a2db53-2465-47e8-9bfe-076a7da2b4b2_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="20643840" />
</item><item>
            <title>Apakah Omicron Dapat Sebabkan Long COVID? - Januari 28, 2022</title>
            <description>Meski penelitian awal menyebut gejala akibat varian omicron lebih ringan dibanding varian sebelumnya, apakah omicron dapat menyebabkan dampak long COVID? Untuk membahasnya, Vina Mubtadi berdiskusi dengan dr. Dicki Harnanda dari RS Mitra Plumbon Cirebon dan Fitria Yusuf, penyintas omicron di Kanada.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/apakah-omicron-dapat-sebabkan-long-covid-/6415589.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/apakah-omicron-dapat-sebabkan-long-covid-/6415589.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 28 Jan 2022 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Vina Mubtadi</itunes:author>
                <itunes:summary>Meski penelitian awal menyebut gejala akibat varian omicron lebih ringan dibanding varian sebelumnya, apakah omicron dapat menyebabkan dampak long COVID? Untuk membahasnya, Vina Mubtadi berdiskusi dengan dr. Dicki Harnanda dari RS Mitra Plumbon Cirebon dan Fitria Yusuf, penyintas omicron di Kanada.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:22:28</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/01/27/7b8de43a-c7db-4e31-a4bc-a1def82ade16_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="22085632" />
</item><item>
            <title>Untuk Apa Hapus Sekat Kelas IPA/IPS/Bahasa di SMA? - Januari 21, 2022</title>
            <description>Pemerintah ujicobakan Kurikulum Prototipe di 2.500 sekolah di Indonesia, di mana salah satu perubahannya yaitu menghapus sekat kelas IPA, IPS dan Bahasa di bangku SMA. Apa tujuannya? Rivan Dwiastono membahasnya dengan Kepala BSKAP Kemendikbudristek Anindito Aditomo dan konsultan pendidikan Ina Liem.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/untuk-apa-hapus-sekat-kelas-ipa-ips-bahasa-di-sma-/6405546.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/untuk-apa-hapus-sekat-kelas-ipa-ips-bahasa-di-sma-/6405546.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 21 Jan 2022 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Rivan Dwiastono</itunes:author>
                <itunes:summary>Pemerintah ujicobakan Kurikulum Prototipe di 2.500 sekolah di Indonesia, di mana salah satu perubahannya yaitu menghapus sekat kelas IPA, IPS dan Bahasa di bangku SMA. Apa tujuannya? Rivan Dwiastono membahasnya dengan Kepala BSKAP Kemendikbudristek Anindito Aditomo dan konsultan pendidikan Ina Liem.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:40:36</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/01/20/1ef68ae3-fdc0-451f-a6bd-3d647eb11639_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="39911424" />
</item><item>
            <title>Polemik Larangan Ekspor Batu Bara Sesaat - Januari 14, 2022</title>
            <description>Made Yoni berbincang dengan Staf Ahli Menteri ESDM Sampe Purba dan Ketua Perhimpunan Ahli Tambang Indonesia Rizal Kasli untuk membahas pelarangan ekspor batu bara demi memenuhi kebutuhan PLN pada awal tahun yang kemudian tergesa-gesa dicabut dua minggu kemudian.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/polemik-larangan-ekspor-batu-bara-sesaat/6395950.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/polemik-larangan-ekspor-batu-bara-sesaat/6395950.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 14 Jan 2022 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Made Yoni</itunes:author>
                <itunes:summary>Made Yoni berbincang dengan Staf Ahli Menteri ESDM Sampe Purba dan Ketua Perhimpunan Ahli Tambang Indonesia Rizal Kasli untuk membahas pelarangan ekspor batu bara demi memenuhi kebutuhan PLN pada awal tahun yang kemudian tergesa-gesa dicabut dua minggu kemudian.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:50</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/01/13/c9e9a4fb-543e-4ef8-99b6-807dc5095886_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13598720" />
</item><item>
            <title>Apa Kata Warga Lokal Tentang Pembangunan TN Komodo? - Januari 07, 2022</title>
            <description>Leonard Triyono berbincang dengan Sekretaris Disbudpar Kab. Manggarai NTT, Chris Mesima, dan Edy Sudrajat, warga sekaligus pegiat wisata di Pulau Rinca, untuk membahas pembangunan kawasan itu menjadi salah satu dari “Lima Destinasi Super Prioritas” dari perpektif pemangku kepentingan lokal.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/apa-kata-warga-lokal-tentang-pembangunan-tn-komodo-/6385812.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/apa-kata-warga-lokal-tentang-pembangunan-tn-komodo-/6385812.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 07 Jan 2022 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Leonard Triyono</itunes:author>
                <itunes:summary>Leonard Triyono berbincang dengan Sekretaris Disbudpar Kab. Manggarai NTT, Chris Mesima, dan Edy Sudrajat, warga sekaligus pegiat wisata di Pulau Rinca, untuk membahas pembangunan kawasan itu menjadi salah satu dari “Lima Destinasi Super Prioritas” dari perpektif pemangku kepentingan lokal.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:20:00</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/01/06/2a3a7dd3-497e-4476-b1ed-adb6e8836954_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="19660800" />
</item><item>
            <title>Refleksi Akhir Tahun: Islam di Amerika - Desember 31, 2021</title>
            <description>Utami Hussin berbincang dengan Presiden Indonesian Muslim Society in America (IMSA) Aria Novianto dan Direktur Department of Outreach IMSA Muhammad Ridha untuk mendiskusikan isu-isu yang dihadapi Muslim di AS sepanjang tahun 2021, termasuk Islamofobia dan pandemi COVID-19.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/refleksi-akhir-tahun-islam-di-amerika/6375977.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/refleksi-akhir-tahun-islam-di-amerika/6375977.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 31 Dec 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Utami Hussin</itunes:author>
                <itunes:summary>Utami Hussin berbincang dengan Presiden Indonesian Muslim Society in America (IMSA) Aria Novianto dan Direktur Department of Outreach IMSA Muhammad Ridha untuk mendiskusikan isu-isu yang dihadapi Muslim di AS sepanjang tahun 2021, termasuk Islamofobia dan pandemi COVID-19.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:21</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/12/30/e548d35e-df45-4f34-b071-5eb8f29440f1_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13123584" />
</item><item>
            <title>Natal di Tengah Gelombang Omicron di Amerika - Desember 24, 2021</title>
            <description>Setelah tutup tahun lalu, tahun ini gereja-gereja di AS boleh merayakan Natal secara langsung selama menerapkan protokol kesehatan untuk menghadang omicron. Karlina Amkas berbincang dengan Romo Stanley Jawa dan Pendeta Fransisca Rumokoy, keduanya di AS, untuk membahas Natal di gereja masing-masing.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/natal-di-tengah-gelombang-omicron-di-amerika/6367032.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/natal-di-tengah-gelombang-omicron-di-amerika/6367032.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 24 Dec 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Karlina Amkas</itunes:author>
                <itunes:summary>Setelah tutup tahun lalu, tahun ini gereja-gereja di AS boleh merayakan Natal secara langsung selama menerapkan protokol kesehatan untuk menghadang omicron. Karlina Amkas berbincang dengan Romo Stanley Jawa dan Pendeta Fransisca Rumokoy, keduanya di AS, untuk membahas Natal di gereja masing-masing.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:17:39</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/12/23/8529c695-bfa4-41c5-b04a-bfae7bf66f33_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="17350656" />
</item><item>
            <title>Perlukah Penyelidikan di Seluruh Pesantren? - Desember 17, 2021</title>
            <description>Terungkapnya kasus pencabulan dan perkosaan 12 santri di Bandung, Jawa Barat, hingga ada yang melahirkan, picu Kemenag lakukan investigasi dan pengakajian ulang institusi pendidikan berasrama. Eva Mazrieva berbincang dengan ustad muda NU Taufik Damas dan Rita Pranawati dari KPAI untuk membahasnya.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/pelecehan-seksual-di-pesantren-marak-pemerintah-diserukan-selidiki-dan-kaji-ulang-badan-pendidikan-berbasis-asrama/6357964.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/pelecehan-seksual-di-pesantren-marak-pemerintah-diserukan-selidiki-dan-kaji-ulang-badan-pendidikan-berbasis-asrama/6357964.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 17 Dec 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Terungkapnya kasus pencabulan dan perkosaan 12 santri di Bandung, Jawa Barat, hingga ada yang melahirkan, picu Kemenag lakukan investigasi dan pengakajian ulang institusi pendidikan berasrama. Eva Mazrieva berbincang dengan ustad muda NU Taufik Damas dan Rita Pranawati dari KPAI untuk membahasnya.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:15</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/12/16/87c1362b-a917-46ff-a21a-25fc09617371_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13025280" />
</item><item>
            <title>Hari HAM Sedunia: Apakah Hak Asasi Transpuan Sudah Terpenuhi? - Desember 10, 2021</title>
            <description>Vina Mubtadi berbincang dengan Theresia Dyah Wirastri dari Pusat Kajian Wanita dan Gender Fakultas Hukum UI dan Ketua Forum Komunikasi Waria Indonesia, Yulianus Rettoblaut alias Mami Yuli, untuk mendiskusikan sudah sejauh mana jaminan hak asasi transpuan di Indonesia?</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/hari-ham-sedunia-apakah-hak-asasi-transpuan-sudah-terpenuhi-/6347972.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/hari-ham-sedunia-apakah-hak-asasi-transpuan-sudah-terpenuhi-/6347972.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 10 Dec 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Vina Mubtadi</itunes:author>
                <itunes:summary>Vina Mubtadi berbincang dengan Theresia Dyah Wirastri dari Pusat Kajian Wanita dan Gender Fakultas Hukum UI dan Ketua Forum Komunikasi Waria Indonesia, Yulianus Rettoblaut alias Mami Yuli, untuk mendiskusikan sudah sejauh mana jaminan hak asasi transpuan di Indonesia?</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:22:06</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/12/09/3e889cfa-0488-4d34-8cdc-9fa57ce62f3a_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="21725184" />
</item><item>
            <title>Komisi Nasional Disabilitas Dibentuk, Apa Kata Komunitas Difabel? - Desember 03, 2021</title>
            <description>Presiden Joko Widodo melantik 7 komisioner yang akan memimpin Komisi Nasional Disabilitas (KND) yang baru dibentuk. Apa saja PR besar KND? Rivan Dwiastono mendiskusikannya bersama Ketua Umum Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia Maulani Rotinsulu dan Jubir Presiden Bidang Sosial Angkie Yudistia.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/komisi-nasional-disabilitas-dibentuk-apa-kata-komunitas-difabel-/6337079.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/komisi-nasional-disabilitas-dibentuk-apa-kata-komunitas-difabel-/6337079.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 03 Dec 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Rivan Dwiastono</itunes:author>
                <itunes:summary>Presiden Joko Widodo melantik 7 komisioner yang akan memimpin Komisi Nasional Disabilitas (KND) yang baru dibentuk. Apa saja PR besar KND? Rivan Dwiastono mendiskusikannya bersama Ketua Umum Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia Maulani Rotinsulu dan Jubir Presiden Bidang Sosial Angkie Yudistia.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:27:30</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/12/02/3dadab1d-33e4-4300-ab30-629bc2f0b0d0_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="27033600" />
</item><item>
            <title>Thanksgiving Di Mata Diaspora Indonesia - November 26, 2021</title>
            <description>Thanksgiving alias Hari Bersyukur adalah tradisi AS yang telah lama dirayakan dan menjadi perayaan yang paling banyak diperingati, termasuk oleh kalangan imigran. Made Yoni berbincang dengan Shearly Permatasari, vlogger, dan Chef Dewa Dirga tentang makna Thanksgiving bagi imigran Indonesia di AS.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/thanksgiving-di-mata-diaspora-indonesia/6328077.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/thanksgiving-di-mata-diaspora-indonesia/6328077.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 26 Nov 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Made Yoni</itunes:author>
                <itunes:summary>Thanksgiving alias Hari Bersyukur adalah tradisi AS yang telah lama dirayakan dan menjadi perayaan yang paling banyak diperingati, termasuk oleh kalangan imigran. Made Yoni berbincang dengan Shearly Permatasari, vlogger, dan Chef Dewa Dirga tentang makna Thanksgiving bagi imigran Indonesia di AS.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:13</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/11/25/cb931be7-36df-4c07-b70b-16fef9d7e3c9_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="12992512" />
</item><item>
            <title>Bicara Mengolah Sampah Plastik dengan Nomine CNN Heroes 2021 Asal Indonesia - November 19, 2021</title>
            <description>Utami Hussin berbincang dengan Made Janur Yasa dari Organisasi Plastic Exchange, yang menjadi satu dari Top 10 CNN Heroes 2021, dan Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian LHK Novrizal Tahar, untuk mengulas partisipasi masyarakat dalam mengatasi masalah sampah plastik di Indonesia.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/bicara-mengolah-sampah-plastik-dengan-nomine-cnn-heroes-2021-asal-indonesia/6318783.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/bicara-mengolah-sampah-plastik-dengan-nomine-cnn-heroes-2021-asal-indonesia/6318783.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 19 Nov 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Rivan Dwiastono</itunes:author>
                <itunes:summary>Utami Hussin berbincang dengan Made Janur Yasa dari Organisasi Plastic Exchange, yang menjadi satu dari Top 10 CNN Heroes 2021, dan Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian LHK Novrizal Tahar, untuk mengulas partisipasi masyarakat dalam mengatasi masalah sampah plastik di Indonesia.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:03</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/11/18/212552be-19ff-4e02-a762-5b457bec1699_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="13811712" />
</item><item>
            <title>Menghormati Veteran Atas Heroisme Mereka - November 12, 2021</title>
            <description>Memperingati Hari Pahlawan (10/11) dan Hari Veteran di AS (11/11), Leonard Triyono berdiskusi dengan Gubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo dan dosen Unair, Ahmad Cholis Hamzah, tentang sejauh mana pemerintah menghargai jasa para veteran, dan sepeduli apa masyarakat terhadap jasa mereka.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/menghormati-veteran-atas-heroisme-mereka/6309668.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/menghormati-veteran-atas-heroisme-mereka/6309668.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 12 Nov 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Leonard Triyono</itunes:author>
                <itunes:summary>Memperingati Hari Pahlawan (10/11) dan Hari Veteran di AS (11/11), Leonard Triyono berdiskusi dengan Gubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo dan dosen Unair, Ahmad Cholis Hamzah, tentang sejauh mana pemerintah menghargai jasa para veteran, dan sepeduli apa masyarakat terhadap jasa mereka.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:20:23</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/11/11/5ef92c52-d37e-44cb-ac0c-10d13dba2d85_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="20037632" />
</item><item>
            <title>Sidang CEDAW, Mengapa Pemerintah Tak Beri Jawaban Memuaskan? - November 05, 2021</title>
            <description>Pegiat kecewa terhadap jawaban pemerintah dalam sidang Komite CEDAW (Konvensi Penghapusan Distriminasi Terhadap Perempuan) PBB, karena tidak menjawab isu-isu penting. Eva Mazrieva mendiskusikannya dengan pengurus CEDAW Working Group Indonesia, Listyowati, dan manajer regional AJAR, Indria Fernida.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/sidang-cedaw-mengapa-pemerintah-tak-beri-jawaban-memuaskan-/6299879.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/sidang-cedaw-mengapa-pemerintah-tak-beri-jawaban-memuaskan-/6299879.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 05 Nov 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Pegiat kecewa terhadap jawaban pemerintah dalam sidang Komite CEDAW (Konvensi Penghapusan Distriminasi Terhadap Perempuan) PBB, karena tidak menjawab isu-isu penting. Eva Mazrieva mendiskusikannya dengan pengurus CEDAW Working Group Indonesia, Listyowati, dan manajer regional AJAR, Indria Fernida.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:21:48</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/11/04/ff10c429-a639-4cde-8bb8-e399cfd8dcf3_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="21430272" />
</item><item>
            <title>Daya Saing UKM Indonesia di Kancah Global - Oktober 29, 2021</title>
            <description>Karlina Amkas berbincang dengan pendiri kedua Federasi Pemasaran Asia, Hermawan Kartajaya, dan dosen Universitas Jenderal Soedirman yang aktif mendampingi UKM di berbagai kota di Indonesia, Condro Wibowo, untuk mengulas seperti apa daya saing UKM Indonesia di level dunia.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/daya-saing-ukm-indonesia-di-kancah-global/6289903.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/daya-saing-ukm-indonesia-di-kancah-global/6289903.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 29 Oct 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Karlina Amkas</itunes:author>
                <itunes:summary>Karlina Amkas berbincang dengan pendiri kedua Federasi Pemasaran Asia, Hermawan Kartajaya, dan dosen Universitas Jenderal Soedirman yang aktif mendampingi UKM di berbagai kota di Indonesia, Condro Wibowo, untuk mengulas seperti apa daya saing UKM Indonesia di level dunia.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:17:40</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/10/28/57cd1390-9de2-4f7c-9e11-508c83fb3077_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="17367040" />
</item><item>
            <title>Kenapa Mesti Peduli Sama Krisis Iklim? - Oktober 22, 2021</title>
            <description>Jelang KTT Iklim, COP26 2021, di mana para pemimpin dunia, pakar dan aktivis iklim berkumpul untuk menemukan solusi krisis iklim, Vina Mubtadi membahas alasan mengapa kita harus peduli dengan isu ini, bersama peneliti iklim Universitas Wageningen, Nila Kamil, dan aktivis lingkungan, Ika Olsen.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kenapa-mesti-peduli-sama-krisis-iklim-/6280443.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kenapa-mesti-peduli-sama-krisis-iklim-/6280443.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 22 Oct 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Vina Mubtadi</itunes:author>
                <itunes:summary>Jelang KTT Iklim, COP26 2021, di mana para pemimpin dunia, pakar dan aktivis iklim berkumpul untuk menemukan solusi krisis iklim, Vina Mubtadi membahas alasan mengapa kita harus peduli dengan isu ini, bersama peneliti iklim Universitas Wageningen, Nila Kamil, dan aktivis lingkungan, Ika Olsen.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:22:28</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/10/21/e5ca0570-eda4-48cb-88b6-424282d1b644_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="22085632" />
</item><item>
            <title>Jurnalis Raih Nobel Perdamaian, Apa Kabar Kebebasan Pers di Indonesia? - Oktober 15, 2021</title>
            <description>Jurnalis Maria Ressa (Filipina) &amp; Dmitry Muratov (Rusia) dianugerahi Nobel Perdamaian atas perjuangan membela kebebasan berekspresi. Apa kabar kebebasan pers Indonesia? Rivan Dwiastono berdiskusi dengan Sekjen AJI, Ika Ningtyas, dan pengamat jurnalisme UGM, Gilang Desti Parahita, untuk membahasnya.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/jurnalis-raih-nobel-perdamaian-apa-kabar-kebebasan-pers-di-indonesia-/6271060.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/jurnalis-raih-nobel-perdamaian-apa-kabar-kebebasan-pers-di-indonesia-/6271060.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 15 Oct 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Rivan Dwiastono</itunes:author>
                <itunes:summary>Jurnalis Maria Ressa (Filipina) &amp; Dmitry Muratov (Rusia) dianugerahi Nobel Perdamaian atas perjuangan membela kebebasan berekspresi. Apa kabar kebebasan pers Indonesia? Rivan Dwiastono berdiskusi dengan Sekjen AJI, Ika Ningtyas, dan pengamat jurnalisme UGM, Gilang Desti Parahita, untuk membahasnya.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:40:38</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/10/14/fa2eeecc-3e5c-4020-b91a-54af5588510c_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="39944192" />
</item><item>
            <title>Kontroversi Atraksi Cahaya GLOW di Kebun Raya Bogor - Oktober 08, 2021</title>
            <description>Rencana menghadirkan GLOW, atraksi cahaya di Kebun Raya Bogor, memicu pro-kontra, terutama terkait dampaknya terhadap ekosistem di sana. Utami Hussin mendiskusikannya bersama Yan Rianto dari BRIN dan Michael Bayu Sumarijanto, direktur Mitra Natura Raya, pengelola program GLOW.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kontroversi-atraksi-cahaya-glow-di-kebun-raya-bogor/6261842.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kontroversi-atraksi-cahaya-glow-di-kebun-raya-bogor/6261842.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 08 Oct 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Utami Hussin</itunes:author>
                <itunes:summary>Rencana menghadirkan GLOW, atraksi cahaya di Kebun Raya Bogor, memicu pro-kontra, terutama terkait dampaknya terhadap ekosistem di sana. Utami Hussin mendiskusikannya bersama Yan Rianto dari BRIN dan Michael Bayu Sumarijanto, direktur Mitra Natura Raya, pengelola program GLOW.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:27:15</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/10/07/14a8d186-3442-4794-8e26-65b718e07305_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="26787840" />
</item><item>
            <title>LBH Bela HAM, Siapa Bela LBH? - Oktober 01, 2021</title>
            <description>Teror bom molotov terhadap kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta menggugah kembali isu perlindungan terhadap lembaga bantuan hukum. Made Yoni mendiskusikannya dengan Direktur Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, dan Direktur Indonesian Court Monitoring Yogyakarta, Tri Wahyu.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/lbh-bela-ham-siapa-bela-lbh-/6252274.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/lbh-bela-ham-siapa-bela-lbh-/6252274.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 01 Oct 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>VOA</itunes:author>
                <itunes:summary>Teror bom molotov terhadap kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta menggugah kembali isu perlindungan terhadap lembaga bantuan hukum. Made Yoni mendiskusikannya dengan Direktur Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, dan Direktur Indonesian Court Monitoring Yogyakarta, Tri Wahyu.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:55</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/09/30/2b3292d1-990c-4633-bc4e-9c4f37527010_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="14663680" />
</item><item>
            <title>Menilik Solidaritas Sosial Masyarakat Selama Pandemi - September 24, 2021</title>
            <description>Berbagai gerakan sosial muncul selama pandemi COVID-19 untuk membantu sesama, dari berbagi nasi bungkus hingga pelatihan keahlian gratis. Leonard Triyono berbincang dengan sosiolog serta ekonom Universitas Atmajaya, Kristian Tamtomo dan Aloysius Gunadi Brata, untuk membahas fenomena tersebut.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/menilik-solidaritas-sosial-masyarakat-selama-pandemi/6243124.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/menilik-solidaritas-sosial-masyarakat-selama-pandemi/6243124.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 24 Sep 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Leonard Triyono</itunes:author>
                <itunes:summary>Berbagai gerakan sosial muncul selama pandemi COVID-19 untuk membantu sesama, dari berbagi nasi bungkus hingga pelatihan keahlian gratis. Leonard Triyono berbincang dengan sosiolog serta ekonom Universitas Atmajaya, Kristian Tamtomo dan Aloysius Gunadi Brata, untuk membahas fenomena tersebut.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:18:19</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/09/23/7ef8f03b-d56f-475a-a896-3e5ec17ff999_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="18006016" />
</item><item>
            <title>Mural Mengandung Kritik Dihapus, Pembungkaman? - September 17, 2021</title>
            <description>Belum lama ini, masyarakat ramai membicarakan penghapusan mural mengandung kritik terhadap pemerintah. Apakah ini praktik pembungkaman terhadap kebebasan berekspresi? Karlina Amkas membahasnya bersama anggota Dewan Pembina PERLUDEM, Titi Anggraini, dan Staf Khusus Mensesneg, Faldo Maldini.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/mural-mengandung-kritik-dihapus-pembungkaman-/6231690.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/mural-mengandung-kritik-dihapus-pembungkaman-/6231690.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 17 Sep 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Karlina Amkas</itunes:author>
                <itunes:summary>Belum lama ini, masyarakat ramai membicarakan penghapusan mural mengandung kritik terhadap pemerintah. Apakah ini praktik pembungkaman terhadap kebebasan berekspresi? Karlina Amkas membahasnya bersama anggota Dewan Pembina PERLUDEM, Titi Anggraini, dan Staf Khusus Mensesneg, Faldo Maldini.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:19:39</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/09/16/d5a64d80-125b-4517-8756-4da66cfa5772_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="19316736" />
</item><item>
            <title>20 Tahun 9/11: Pengalaman Warga Muslim di Amerika - September 10, 2021</title>
            <description>Memperingati 20 tahun Tragedi 11 September 2001, Vina Mubtadi berbincang dengan Associate Professor Studi Agama di Hobert and William Smith Colleges, Shalahudin Kafrawi, dan Niken Astari Carpenter, penggagas organisasi lintas agama One Table, untuk membahas pengalaman Muslim di AS pascatragedi itu.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/tahun-9-11-pengalaman-warga-muslim-di-amerika/6220201.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/tahun-9-11-pengalaman-warga-muslim-di-amerika/6220201.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 10 Sep 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Vina Mubtadi</itunes:author>
                <itunes:summary>Memperingati 20 tahun Tragedi 11 September 2001, Vina Mubtadi berbincang dengan Associate Professor Studi Agama di Hobert and William Smith Colleges, Shalahudin Kafrawi, dan Niken Astari Carpenter, penggagas organisasi lintas agama One Table, untuk membahas pengalaman Muslim di AS pascatragedi itu.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:21:50</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/09/09/dd5e8ec3-620c-4784-bb6a-ab188b78187b_original.mp3" type="audio/mpeg" length="21463040" />
</item><item>
            <title>Berkuasanya Kembali Taliban Berdampak ke Indonesia? - September 03, 2021</title>
            <description>Sumber VOA menyebut ada 6.300 sel tidur kelompok radikal di Indonesia yang menyambut berkuasanya kembali Taliban di Afghanistan. Eva Mazrieva berbincang dengan mantan mediator Indonesia dan GAM, Hamid Awaluddin, juga pakar kajian Islam dan gender, Lies Marcoes Natsir, untuk membahas hal itu.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/berkuasanya-kembali-taliban-berdampak-ke-indonesia-/6210365.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/berkuasanya-kembali-taliban-berdampak-ke-indonesia-/6210365.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 03 Sep 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Sumber VOA menyebut ada 6.300 sel tidur kelompok radikal di Indonesia yang menyambut berkuasanya kembali Taliban di Afghanistan. Eva Mazrieva berbincang dengan mantan mediator Indonesia dan GAM, Hamid Awaluddin, juga pakar kajian Islam dan gender, Lies Marcoes Natsir, untuk membahas hal itu.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:12:22</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/09/02/257d05cf-59bc-4a2b-ba87-ff999e1c30b1_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="12156928" />
</item><item>
            <title>Hidup Berdampingan dengan COVID-19, Kayak Gimana? - Agustus 27, 2021</title>
            <description>Belum lama ini, Menteri Kesehatan mengumumkan pihaknya menyiapkan proyek percontohan untuk mempersiapkan masyarakat agar dapat hidup berdampingan dengan COVID-19. Rivan Dwiastono berbincang dengan Siti Nadia Tarmizi dari Kemenkes dan Kepala Epidemiologi UI Tri Yunis Miko Wahyono untuk membahasnya.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/hidup-berdampingan-dengan-covid-19-kayak-gimana-/6016686.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/hidup-berdampingan-dengan-covid-19-kayak-gimana-/6016686.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 27 Aug 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Rivan Dwiastono</itunes:author>
                <itunes:summary>Belum lama ini, Menteri Kesehatan mengumumkan pihaknya menyiapkan proyek percontohan untuk mempersiapkan masyarakat agar dapat hidup berdampingan dengan COVID-19. Rivan Dwiastono berbincang dengan Siti Nadia Tarmizi dari Kemenkes dan Kepala Epidemiologi UI Tri Yunis Miko Wahyono untuk membahasnya.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:32:22</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/08/26/a7d286e3-cbb0-464d-90e7-25a86dc9d4a6_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="31817728" />
</item><item>
            <title>Pandemi Picu Minat Baru Dalam Berbagai Penelitian - Agustus 20, 2021</title>
            <description>Utami Hussin berbincang dengan dua peneliti senior, Herry Utomo dari Louisiana State University dan Muhammad Aziz dari University of Tokyo, untuk membahas bagaimana pandemi COVID-19 justru menumbuhkan minat baru dalam berbagai penelitian dan mendorong kegiatan pendidikan yang lebih efektif.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/pandemi-picu-minat-baru-dalam-berbagai-penelitian/6008884.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/pandemi-picu-minat-baru-dalam-berbagai-penelitian/6008884.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 20 Aug 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Utami Hussin</itunes:author>
                <itunes:summary>Utami Hussin berbincang dengan dua peneliti senior, Herry Utomo dari Louisiana State University dan Muhammad Aziz dari University of Tokyo, untuk membahas bagaimana pandemi COVID-19 justru menumbuhkan minat baru dalam berbagai penelitian dan mendorong kegiatan pendidikan yang lebih efektif.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:01</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/08/19/b9851968-5d2c-4482-ad15-b60f20aca39d_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13778944" />
</item><item>
            <title>Dampak Pandemi Terhadap Kesehatan Jiwa Warga Lansia - Agustus 13, 2021</title>
            <description>Pandemi COVID-19 berdampak pada kesehatan jiwa kelompok usia lanjut. Kepedulian anggota keluarga, masyarakat hingga pemerintah berperan penting agar kondisi mereka tetap prima. Made Yoni mendiskusikannya dengan pakar epidemiologi, Elizabeth Jane Soepardi, dan psikolog, Ninuk Widyantoro.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/dampak-pandemi-terhadap-kesehatan-jiwa-warga-lansia-/6000663.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/dampak-pandemi-terhadap-kesehatan-jiwa-warga-lansia-/6000663.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 13 Aug 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Made Yoni</itunes:author>
                <itunes:summary>Pandemi COVID-19 berdampak pada kesehatan jiwa kelompok usia lanjut. Kepedulian anggota keluarga, masyarakat hingga pemerintah berperan penting agar kondisi mereka tetap prima. Made Yoni mendiskusikannya dengan pakar epidemiologi, Elizabeth Jane Soepardi, dan psikolog, Ninuk Widyantoro.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:57</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/08/12/9a16fb3c-9bdc-43af-af1b-37270cdb3f0b_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="14696448" />
</item><item>
            <title>76 Tahun Kemerdekaan Indonesia di Mata Diaspora - Agustus 06, 2021</title>
            <description>Jelang ulang tahun kemerdekaan RI, Leonard Triyono berbincang dengan Siti Kusujiarti, profesor sosiologi dari Warren-Wilson College, AS, dan Merlyna Lim, profesor jurnalisme dan komunikasi Carleton University, Kanada, untuk membahas makna 17 Agustus di mata diaspora Indonesia di luar negeri.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/tahun-kemerdekaan-indonesia-di-mata-diaspora/5992260.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/tahun-kemerdekaan-indonesia-di-mata-diaspora/5992260.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 06 Aug 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Leonard Triyono</itunes:author>
                <itunes:summary>Jelang ulang tahun kemerdekaan RI, Leonard Triyono berbincang dengan Siti Kusujiarti, profesor sosiologi dari Warren-Wilson College, AS, dan Merlyna Lim, profesor jurnalisme dan komunikasi Carleton University, Kanada, untuk membahas makna 17 Agustus di mata diaspora Indonesia di luar negeri.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:25:23</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/08/05/1c835a2c-9678-4ed7-8c15-d0d170712010_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="24952832" />
</item><item>
            <title>Komunikasi Pemerintah Soal Pandemi: Efektif atau Jelimet? - Juli 30, 2021</title>
            <description>Komunikasi publik soal kebijakan pandemi COVID-19 sedianya disampaikan secara lugas, berdasarkan sains &amp; berkelanjutan. Apakah pemerintah sudah melakukannya? Simak perbincangan Eva Mazrieva dengan pakar komunikasi, Juhaeri Mukhtar (Princeton University) dan Firman Kurniawan (Universitas Indonesia).</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/komunikasi-pemerintah-soal-pandemi-efektif-atau-jelimet-/5984049.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/komunikasi-pemerintah-soal-pandemi-efektif-atau-jelimet-/5984049.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 30 Jul 2021 07:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Komunikasi publik soal kebijakan pandemi COVID-19 sedianya disampaikan secara lugas, berdasarkan sains &amp; berkelanjutan. Apakah pemerintah sudah melakukannya? Simak perbincangan Eva Mazrieva dengan pakar komunikasi, Juhaeri Mukhtar (Princeton University) dan Firman Kurniawan (Universitas Indonesia).</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:20:08</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/07/29/452e7b09-d657-49eb-a389-1299215c5256_original.mp3" type="audio/mpeg" length="19791872" />
</item><item>
            <title>Nasib Anak-anak Yatim Piatu Akibat COVID-19 - Juli 23, 2021</title>
            <description>Banyak anak mendadak yatim piatu karena orang tua mereka meninggal akibat COVID-19. Lantas, siapa yang harus bertanggung jawab atas pengasuhan mereka? Karlina Amkas berbincang dengan Wakil Ketua KPAI, Rita Pranawati, dan Wakil Kepala Program dan Kebijakan Yayasan Sayangi Tunas Cilik, Tata Sudrajat.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/nasib-anak-anak-yatim-piatu-akibat-covid-19/5975678.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/nasib-anak-anak-yatim-piatu-akibat-covid-19/5975678.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 23 Jul 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Karlina Amkas</itunes:author>
                <itunes:summary>Banyak anak mendadak yatim piatu karena orang tua mereka meninggal akibat COVID-19. Lantas, siapa yang harus bertanggung jawab atas pengasuhan mereka? Karlina Amkas berbincang dengan Wakil Ketua KPAI, Rita Pranawati, dan Wakil Kepala Program dan Kebijakan Yayasan Sayangi Tunas Cilik, Tata Sudrajat.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:18:53</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/07/22/07308411-e54c-4a36-b6e5-cd0dea0c69e0_original.mp3" type="audio/mpeg" length="18563072" />
</item><item>
            <title>Apa Itu ‘Long COVID’? - Juli 16, 2021</title>
            <description>Lebih dari 2 juta orang di Inggris alami gejala COVID-19 hingga 12 minggu, sementara hampir 25% pasien mengalami masalah kesehatan baru jauh setelah diagnosis awal. Vina Mubtadi membahas fenomena ‘long COVID’ bersama kandidat PhD Universitas Kobe, dr. Adam Prabata, dan penyintas COVID, Suci Nuzleni.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/apa-itu-long-covid-/5967280.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/apa-itu-long-covid-/5967280.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 16 Jul 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Vina Mubtadi</itunes:author>
                <itunes:summary>Lebih dari 2 juta orang di Inggris alami gejala COVID-19 hingga 12 minggu, sementara hampir 25% pasien mengalami masalah kesehatan baru jauh setelah diagnosis awal. Vina Mubtadi membahas fenomena ‘long COVID’ bersama kandidat PhD Universitas Kobe, dr. Adam Prabata, dan penyintas COVID, Suci Nuzleni.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:16:45</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/07/15/e9790f00-3b02-4af8-b500-d48e0cc9c028_original.mp3" type="audio/mpeg" length="16465920" />
</item><item>
            <title>Bali Jadi Destinasi Wisata Vaksin, Amankah? - Juli 09, 2021</title>
            <description>Sebelum PPKM Darurat, Menparekraf Sandiaga Uno mengumumkan rencana menjadikan Bali sebagai destinasi wisata vaksin. Amankah strategi itu? Rivan Dwiastono berbincang dengan Kadispar Bali, I Putu Astawa, dan Hermawan Saputra, anggota Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI).</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/bali-jadi-destinasi-wisata-vaksin-amankah-/5958568.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/bali-jadi-destinasi-wisata-vaksin-amankah-/5958568.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 09 Jul 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Rivan Dwiastono</itunes:author>
                <itunes:summary>Sebelum PPKM Darurat, Menparekraf Sandiaga Uno mengumumkan rencana menjadikan Bali sebagai destinasi wisata vaksin. Amankah strategi itu? Rivan Dwiastono berbincang dengan Kadispar Bali, I Putu Astawa, dan Hermawan Saputra, anggota Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI).</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:21:02</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/07/08/9f9fab1c-3868-44f8-a3f8-bfa8c9a4f349_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="20676608" />
</item><item>
            <title>Feminisme Dalam Karya Sastra Indonesia - Juli 02, 2021</title>
            <description>Gerakan feminisme yang fokus memajukan perempuan meluas ke bidang kesusastraan. Bagaimana perempuan digambarkan dalam karya sastra Indonesia? Bagaimana pula penulis perempuan Indonesia memandang isu perempuan? Made Yoni berbincang dengan Dekan FIB UNPAD, Aquarini Priyatna, dan penulis Leila Chudori.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/feminisme-dalam-karya-sastra-indonesia/5950009.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/feminisme-dalam-karya-sastra-indonesia/5950009.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 02 Jul 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Made Yoni</itunes:author>
                <itunes:summary>Gerakan feminisme yang fokus memajukan perempuan meluas ke bidang kesusastraan. Bagaimana perempuan digambarkan dalam karya sastra Indonesia? Bagaimana pula penulis perempuan Indonesia memandang isu perempuan? Made Yoni berbincang dengan Dekan FIB UNPAD, Aquarini Priyatna, dan penulis Leila Chudori.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:38</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/07/01/76ef2809-61c7-4729-902f-2c009ec795d6_original.mp3" type="audio/mpeg" length="14385152" />
</item><item>
            <title>Kerja Keras ‘War on Drugs’ Semasa Pandemi - Juni 25, 2021</title>
            <description>Perang melawan narkoba sudah digaungkan sejak lama, tapi tema ini masih tetap relevan untuk digunakan pada peringatan Hari Antinarkotika Internasional tahun ini. Utami Hussin membahasnya bersama Asri Hadi, Wasekjen BERSAMA, dan SS Budi Rahardjo, Ketua RIDMA Foundation.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kerja-keras-war-on-drugs-semasa-pandemi/5941697.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kerja-keras-war-on-drugs-semasa-pandemi/5941697.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 25 Jun 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Utami Hussin</itunes:author>
                <itunes:summary>Perang melawan narkoba sudah digaungkan sejak lama, tapi tema ini masih tetap relevan untuk digunakan pada peringatan Hari Antinarkotika Internasional tahun ini. Utami Hussin membahasnya bersama Asri Hadi, Wasekjen BERSAMA, dan SS Budi Rahardjo, Ketua RIDMA Foundation.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:32:33</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/06/24/23599df4-2026-411e-959d-03483f7c2839_original.mp3" type="audio/mpeg" length="31997952" />
</item><item>
            <title>Apa Peran Ideal Ayah dalam Keluarga? - Juni 18, 2021</title>
            <description>Untuk menyambut Hari Ayah di AS, Leonard Triyono berdiskusi dengan Wakil Ketua LPSK, Livia Iskandar, dan Ketua Prodi Magister Hukum Keluarga UIN Ar Raniry Banda Aceh, Agustin Hanafi, mengenai pentingnya sosok Ayah dalam dalam perkembangan anak secara fisik, psikologis, sosial, mental dan spiritual.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/apa-peran-ideal-ayah-dalam-keluarga-/5932988.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/apa-peran-ideal-ayah-dalam-keluarga-/5932988.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 18 Jun 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Leonard Triyono</itunes:author>
                <itunes:summary>Untuk menyambut Hari Ayah di AS, Leonard Triyono berdiskusi dengan Wakil Ketua LPSK, Livia Iskandar, dan Ketua Prodi Magister Hukum Keluarga UIN Ar Raniry Banda Aceh, Agustin Hanafi, mengenai pentingnya sosok Ayah dalam dalam perkembangan anak secara fisik, psikologis, sosial, mental dan spiritual.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:18:17</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/06/17/84675385-03d5-4291-8c62-88b06c24b0c8_original.mp3" type="audio/mpeg" length="17973248" />
</item><item>
            <title>Kontroversi Tes Wawasan Kebangsaan: Upaya Memandulkan KPK? - Juni 11, 2021</title>
            <description>Pemberhentian puluhan pegawai KPK yang tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan memicu perdebatan: ini upaya memandulkan KPK atau sabotase perbaikan KPK? Eva Mazrieva berdiskusi dengan Bonar Tigor Naipospos dari Setara Institute dan Usman Hamid dari Amnesty International Indonesia untuk membahasnya.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kontroversi-tes-wawasan-kebangsaan-upaya-memandulkan-kpk-/5924065.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kontroversi-tes-wawasan-kebangsaan-upaya-memandulkan-kpk-/5924065.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 11 Jun 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Pemberhentian puluhan pegawai KPK yang tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan memicu perdebatan: ini upaya memandulkan KPK atau sabotase perbaikan KPK? Eva Mazrieva berdiskusi dengan Bonar Tigor Naipospos dari Setara Institute dan Usman Hamid dari Amnesty International Indonesia untuk membahasnya.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:18:19</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/06/10/0ddbbddf-6d4c-4e9d-871f-5f9f48a0e3b7_original.mp3" type="audio/mpeg" length="18006016" />
</item><item>
            <title>Menyoal Gaza yang Selalu Membara - Juni 04, 2021</title>
            <description>Pascaperang 11 hari antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza Mei lalu, apa yang perlu diantisipasi warga dunia? Karlina Amkas berbincang dengan Direktur Departemen Middle Eastern &amp; Islamic Studies UC Riverside, Muhammad Ali, dan relawan Indonesia di Gaza, Abdillah Onim, untuk mengulasnya.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/menyoal-gaza-yang-selalu-membara/5915685.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/menyoal-gaza-yang-selalu-membara/5915685.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 04 Jun 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Karlina Amkas</itunes:author>
                <itunes:summary>Pascaperang 11 hari antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza Mei lalu, apa yang perlu diantisipasi warga dunia? Karlina Amkas berbincang dengan Direktur Departemen Middle Eastern &amp; Islamic Studies UC Riverside, Muhammad Ali, dan relawan Indonesia di Gaza, Abdillah Onim, untuk mengulasnya.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:20:03</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/06/03/35b5bd28-5775-4269-831e-d10e10a3354f_original.mp3" type="audio/mpeg" length="19709952" />
</item><item>
            <title>Kebangkitan Nasional Melawan Hoaks - Mei 28, 2021</title>
            <description>Sudah sejauh mana kebangkitan Indonesia dalam melawan misinformasi dan disinformasi alias hoaks? Vina Mubtadi membahasnya dengan Wapimred dan Manajer Program Pemeriksa Fakta Liputan6.com, Elin Yunita Kristanti, dan Koordinator Program dan Pemeriksa Fakta MAFINDO, Dedy Helsyanto.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kebangkitan-nasional-melawan-hoaks/5907075.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kebangkitan-nasional-melawan-hoaks/5907075.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 28 May 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Vina Mubtadi</itunes:author>
                <itunes:summary>Sudah sejauh mana kebangkitan Indonesia dalam melawan misinformasi dan disinformasi alias hoaks? Vina Mubtadi membahasnya dengan Wapimred dan Manajer Program Pemeriksa Fakta Liputan6.com, Elin Yunita Kristanti, dan Koordinator Program dan Pemeriksa Fakta MAFINDO, Dedy Helsyanto.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:36:54</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/05/27/06518be5-9357-4ca7-9f65-ff2771465868_original.mp3" type="audio/mpeg" length="36274176" />
</item><item>
            <title>Cukupkah Permendikbud Atasi Kasus Kekerasan Seksual di Kampus? - Mei 21, 2021</title>
            <description>Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan akan segera menerbitkan peraturan menteri untuk mengatasi kasus kekerasan seksual di lingkungan pendidikan. Cukupkah? Rivan Dwiastono berbincang dengan Dirjen Dikti Kemendikbudristek Nizam dan Kepala SGRC-UI Riska Carolina untuk membahasnya.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/cukupkah-permendikbud-atasi-kasus-kekerasan-seksual-di-kampus-/5898421.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/cukupkah-permendikbud-atasi-kasus-kekerasan-seksual-di-kampus-/5898421.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 21 May 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Rivan Dwiastono</itunes:author>
                <itunes:summary>Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan akan segera menerbitkan peraturan menteri untuk mengatasi kasus kekerasan seksual di lingkungan pendidikan. Cukupkah? Rivan Dwiastono berbincang dengan Dirjen Dikti Kemendikbudristek Nizam dan Kepala SGRC-UI Riska Carolina untuk membahasnya.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:25:57</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/05/20/6d850d71-b4ae-4290-8e4d-fa615a58b7bc_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="25509888" />
</item><item>
            <title>Suara Perempuan Muda Indonesia di KTT G20 Youth - Mei 07, 2021</title>
            <description>Made Yoni berbincang dengan Puteri Anetta Komarudin, anggota Komisi XI DPR-RI, dan Caroline Dea Tasirin, dosen Universitas Sam Ratulangi sekaligus aktivis lingkungan, yang akan mewakili Indonesia pada KTT G20 Youth. Keduanya akan mengangkat isu-isu yang dihadapi pemuda/i dan perempuan di Indonesia.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/suara-perempuan-muda-indonesia-di-ktt-g20-youth/5881107.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/suara-perempuan-muda-indonesia-di-ktt-g20-youth/5881107.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 07 May 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Made Yoni</itunes:author>
                <itunes:summary>Made Yoni berbincang dengan Puteri Anetta Komarudin, anggota Komisi XI DPR-RI, dan Caroline Dea Tasirin, dosen Universitas Sam Ratulangi sekaligus aktivis lingkungan, yang akan mewakili Indonesia pada KTT G20 Youth. Keduanya akan mengangkat isu-isu yang dihadapi pemuda/i dan perempuan di Indonesia.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:35</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/05/06/aa031fcf-0e54-4cca-8921-7cca3d6fca78_original.mp3" type="audio/mpeg" length="14336000" />
</item><item>
            <title>Menyoal Kesenjangan Gender di Dunia Sains &amp; Teknologi - April 30, 2021</title>
            <description>Utami Hussin berdiskusi dengan Premana Wardayanti Premadi, dosen Astronomi ITB dan Direktur Observatorium Bosscha, dan Tania Soerianto, co-founder Yayasan Generasi Maju Berkarya, soal kesenjangan gender di bidang sains dan teknologi. Pasalnya, hanya ada kurang dari 30% peneliti perempuan di dunia.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/menyoal-kesenjangan-gender-di-dunia-sains-teknologi-/5871760.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/menyoal-kesenjangan-gender-di-dunia-sains-teknologi-/5871760.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 30 Apr 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Utami Hussin</itunes:author>
                <itunes:summary>Utami Hussin berdiskusi dengan Premana Wardayanti Premadi, dosen Astronomi ITB dan Direktur Observatorium Bosscha, dan Tania Soerianto, co-founder Yayasan Generasi Maju Berkarya, soal kesenjangan gender di bidang sains dan teknologi. Pasalnya, hanya ada kurang dari 30% peneliti perempuan di dunia.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:42</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/04/29/fef11941-bdf2-4774-bfdf-367751333ffd_original.mp3" type="audio/mpeg" length="14450688" />
</item><item>
            <title>Soal Harmoni dan Pluralisme Indonesia - April 23, 2021</title>
            <description>Indonesia dinilai Komisi Kebebasan Beragama AS (USCIRF) membiarkan kasus pelanggaran berat terhadap kebebasan beragama. Untuk itu, Leonard Triyono berdiskusi dengan tokoh muda NU Gus Aan Anshori dan Pendeta Bonnie Andreas, yang mengadvokasi harmoni dan toleransi di Indonesia yang sarat pluralisme.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/soal-harmoni-dan-pluralisme-indonesia/5863239.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/soal-harmoni-dan-pluralisme-indonesia/5863239.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 23 Apr 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>VOA</itunes:author>
                <itunes:summary>Indonesia dinilai Komisi Kebebasan Beragama AS (USCIRF) membiarkan kasus pelanggaran berat terhadap kebebasan beragama. Untuk itu, Leonard Triyono berdiskusi dengan tokoh muda NU Gus Aan Anshori dan Pendeta Bonnie Andreas, yang mengadvokasi harmoni dan toleransi di Indonesia yang sarat pluralisme.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:16:43</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/04/22/280ab893-0cf0-4b5c-9f1f-ebcb75f9e0a8_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="16433152" />
</item><item>
            <title>Gimana Cara Memerangi Aksi Pelecehan di Jalan? - April 16, 2021</title>
            <description>Pekan ini adalah Pekan Internasional Anti Pelecehan di Jalan. Apa yang bisa kita lakukan untuk memerangi aksi pelecehan yang kebanyakan menimpa perempuan? Vina Mubtadi membahasnya dengan Anindya Restuviani, Co-director Hollaback! Jakarta dan Syaldi Sahude, Co-founder Aliansi Laki-laki Baru.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/gimana-cara-memerangi-aksi-pelecehan-di-jalan-/5854815.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/gimana-cara-memerangi-aksi-pelecehan-di-jalan-/5854815.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 16 Apr 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Vina Mubtadi</itunes:author>
                <itunes:summary>Pekan ini adalah Pekan Internasional Anti Pelecehan di Jalan. Apa yang bisa kita lakukan untuk memerangi aksi pelecehan yang kebanyakan menimpa perempuan? Vina Mubtadi membahasnya dengan Anindya Restuviani, Co-director Hollaback! Jakarta dan Syaldi Sahude, Co-founder Aliansi Laki-laki Baru.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:24:34</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/04/15/9ed23e20-c5ae-4fcb-b6c5-cb20b888e9eb_original.mp3" type="audio/mpeg" length="24150016" />
</item><item>
            <title>Teroris Tidak Beragama? - April 09, 2021</title>
            <description>Segera setelah serangan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa terorisme “tidak ada kaitannya dengan agama apapun.” Benarkah demikian? Eva Mazrieva membahasnya dengan Ketua Jaringan Gusdurian, Alissa Wahid, dan ulama terkemuka di AS, Ust. Shamsi Ali.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/teroris-tidak-beragama-/5846080.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/teroris-tidak-beragama-/5846080.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 09 Apr 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Segera setelah serangan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa terorisme “tidak ada kaitannya dengan agama apapun.” Benarkah demikian? Eva Mazrieva membahasnya dengan Ketua Jaringan Gusdurian, Alissa Wahid, dan ulama terkemuka di AS, Ust. Shamsi Ali.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:07</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/04/08/e1239ff5-bb2d-42f0-8597-cc754bd0e7e4_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13877248" />
</item><item>
            <title>Gimana Cara Menghapus Sentimen Anti-Asia di Amerika? - April 02, 2021</title>
            <description>Di California, DPR ajukan puluhan RUU dan gubernur tunjuk keturunan Asia sebagai jaksa agung untuk atasi hate crime. Karlina Amkas mendiskusikan cara menghapus sentimen antiAsia dengan 2 diaspora Indonesia: Jason Lie, pengacara di Los Angeles, dan John Oei, pendiri majalah Kabari di San Francisco.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/gimana-cara-menghapus-sentimen-anti-asia-di-amerika-/5837297.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/gimana-cara-menghapus-sentimen-anti-asia-di-amerika-/5837297.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 02 Apr 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Karlina Amkas</itunes:author>
                <itunes:summary>Di California, DPR ajukan puluhan RUU dan gubernur tunjuk keturunan Asia sebagai jaksa agung untuk atasi hate crime. Karlina Amkas mendiskusikan cara menghapus sentimen antiAsia dengan 2 diaspora Indonesia: Jason Lie, pengacara di Los Angeles, dan John Oei, pendiri majalah Kabari di San Francisco.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:15:19</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/04/01/bc591842-88cc-40e0-9e3a-5fdb6cc3c277_original.mp3" type="audio/mpeg" length="15056896" />
</item><item>
            <title>Lamaran Atta-Aurel dan Penyalahgunaan Frekuensi Publik - Maret 26, 2021</title>
            <description>RCTI diberi peringatan keras oleh KPI setelah Koalisi Nasional Reformasi Penyiaran (KNRP) memprotes tayangan 3,5 jam lamaran Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah di frekuensi publik. Namun, rangkaian program itu tetap dilanjutkan setelahnya. Simak diskusi VOA dengan KPI dan KNRP soal masalah itu.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/lamaran-atta-aurel-dan-penyalahgunaan-frekuensi-publik/5828657.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/lamaran-atta-aurel-dan-penyalahgunaan-frekuensi-publik/5828657.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 26 Mar 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Rivan Dwiastono</itunes:author>
                <itunes:summary>RCTI diberi peringatan keras oleh KPI setelah Koalisi Nasional Reformasi Penyiaran (KNRP) memprotes tayangan 3,5 jam lamaran Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah di frekuensi publik. Namun, rangkaian program itu tetap dilanjutkan setelahnya. Simak diskusi VOA dengan KPI dan KNRP soal masalah itu.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:23:34</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/03/25/31b9cb9a-12df-45d6-a741-610b49e8e2f5_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="23166976" />
</item><item>
            <title>Senyawa Distribusikan Musiknya ke Seluruh Dunia - Maret 19, 2021</title>
            <description>Duo musisi asal Jogja, Senyawa, merilis album terbaru, ‘Alkisah,’ secara global. Mereka bekerja sama dengan 44 perusahaan rekaman untuk mendistribusikan album itu. Reporter VOA Made Yoni berbincang dengan Senyawa dan musisi, Nursalim Yadi Anugrah, untuk membahas konsep berbagi hak karya seni.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/senyawa-distribusikan-musiknya-ke-seluruh-dunia/5820114.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/senyawa-distribusikan-musiknya-ke-seluruh-dunia/5820114.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 19 Mar 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Made Yoni</itunes:author>
                <itunes:summary>Duo musisi asal Jogja, Senyawa, merilis album terbaru, ‘Alkisah,’ secara global. Mereka bekerja sama dengan 44 perusahaan rekaman untuk mendistribusikan album itu. Reporter VOA Made Yoni berbincang dengan Senyawa dan musisi, Nursalim Yadi Anugrah, untuk membahas konsep berbagi hak karya seni.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:15:17</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/03/18/a72761dd-2e72-44be-a470-7b6dd4df1845_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="15024128" />
</item><item>
            <title>Berbisnis Tempe di Texas - Maret 12, 2021</title>
            <description>Berminat bisnis penganan Indonesia di luar negeri? Reporter VOA Ronan Zakaria berbincang dengan Xenia Tombokan, pengusaha tempe di Texas, yang produknya, Wiwas Tempeh, dijual di rak-rak jaringan supermarket besar maupun toko lokal di Texas, Lousiana hingga California.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/berbisnis-tempe-di-texas/5811072.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/berbisnis-tempe-di-texas/5811072.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 12 Mar 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Ronan Freeka Azanur, Irfan Ihsan</itunes:author>
                <itunes:summary>Berminat bisnis penganan Indonesia di luar negeri? Reporter VOA Ronan Zakaria berbincang dengan Xenia Tombokan, pengusaha tempe di Texas, yang produknya, Wiwas Tempeh, dijual di rak-rak jaringan supermarket besar maupun toko lokal di Texas, Lousiana hingga California.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:12:43</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/03/11/aec6ab6a-e2b0-4620-8880-f0ca7aa91bd9_original.mp3" type="audio/mpeg" length="12500992" />
</item><item>
            <title>Tantangan Mengajar di Tengah Pandemi - Maret 11, 2021</title>
            <description>Menurut survei, 27% guru di Amerika berpikir untuk berhenti kerja, sementara 77% merasakan beban kerja lebih berat selama pandemi. Untuk tahu lebih jauh tantangan yang dirasakan guru di AS, reporter VOA Utami Hussin berbincang dengan Paramita Hidayat, pengajar di Watkins Mills High School, Maryland.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/tantangan-mengajar-di-tengah-pandemi/5809477.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/tantangan-mengajar-di-tengah-pandemi/5809477.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 11 Mar 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Utami Hussin</itunes:author>
                <itunes:summary>Menurut survei, 27% guru di Amerika berpikir untuk berhenti kerja, sementara 77% merasakan beban kerja lebih berat selama pandemi. Untuk tahu lebih jauh tantangan yang dirasakan guru di AS, reporter VOA Utami Hussin berbincang dengan Paramita Hidayat, pengajar di Watkins Mills High School, Maryland.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:12:40</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/03/10/ae18260a-e6a1-4515-881e-511a9daa92df_original.mp3" type="audio/mpeg" length="12451840" />
</item><item>
            <title>Pembatalan Pernikahan dan Perceraian Selama Pandemi Covid-19 - Maret 10, 2021</title>
            <description>Reporter VOA Leonard Triyono berbincang dengan Pater Feliks Mikel Kosat, Hakim Tribunal di Keuskupan Atambua, NTT, tentang nasib perempuan dan anak-anak yang sering menjadi korban dalam pembatalan (anulasi) perkawinan.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/pembatalan-pernikahan-dan-perceraian-selama-pandemi-covid-19/5808054.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/pembatalan-pernikahan-dan-perceraian-selama-pandemi-covid-19/5808054.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 10 Mar 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Leonard Triyono</itunes:author>
                <itunes:summary>Reporter VOA Leonard Triyono berbincang dengan Pater Feliks Mikel Kosat, Hakim Tribunal di Keuskupan Atambua, NTT, tentang nasib perempuan dan anak-anak yang sering menjadi korban dalam pembatalan (anulasi) perkawinan.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:15:26</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/03/09/e5dfecfe-a148-4ac4-9aad-3fd1301ed5e2_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="15171584" />
</item><item>
            <title>Gimana Cara Mengurangi Sampah Medis Selama Pandemi? - Maret 09, 2021</title>
            <description>Reporter VOA Dhania Iman berbincang dengan Denita Utami, mahasiswi S2 jurusan kesehatan masyarakat di Columbia University, untuk membahas apa yang bisa dilakukan warga biasa untuk mengurangi sampah medis, seperti masker dan APD, di tengah pandemi Covid-19.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/gimana-cara-mengurangi-sampah-medis-selama-pandemi-/5806537.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/gimana-cara-mengurangi-sampah-medis-selama-pandemi-/5806537.html</guid>            
            <pubDate>Tue, 09 Mar 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman</itunes:author>
                <itunes:summary>Reporter VOA Dhania Iman berbincang dengan Denita Utami, mahasiswi S2 jurusan kesehatan masyarakat di Columbia University, untuk membahas apa yang bisa dilakukan warga biasa untuk mengurangi sampah medis, seperti masker dan APD, di tengah pandemi Covid-19.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:11:02</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/03/08/988bc587-a281-4d50-bb5d-9e7600130a2f_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="10846208" />
</item><item>
            <title>Indeks Keberadaban Digital Indonesia Rendah, Apa Solusinya? - Maret 08, 2021</title>
            <description>Indonesia ada di ranking paling buncit menurut Indeks Keberadaban Digital dari Microsoft. Di saat yang sama, pemerintah membentuk Komisi Etika Berinternet. Apa itu cukup untuk merawat iklim dunia maya? Eva Mazrieva berbincang dengan pakar komunikasi digital UI, Firman Kurniawan, untuk membahasnya.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/indeks-keberadaban-digital-indonesia-rendah-apa-solusinya-/5805153.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/indeks-keberadaban-digital-indonesia-rendah-apa-solusinya-/5805153.html</guid>            
            <pubDate>Mon, 08 Mar 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Indonesia ada di ranking paling buncit menurut Indeks Keberadaban Digital dari Microsoft. Di saat yang sama, pemerintah membentuk Komisi Etika Berinternet. Apa itu cukup untuk merawat iklim dunia maya? Eva Mazrieva berbincang dengan pakar komunikasi digital UI, Firman Kurniawan, untuk membahasnya.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:19:18</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/03/07/30bb6492-3a6e-40b0-ada2-1f3097dc012c_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="18972672" />
</item><item>
            <title>Pentingnya Surat Wasiat di Tengah Pandemi Covid-19 - Maret 05, 2021</title>
            <description>Di Amerika, kematian mendadak akibat Covid-19 kerap menimbulkan kebingungan pada keluarga yang ditinggalkan karena tak adanya surat wasiat. Karlina Amkas berbincang dengan Rachmat Syarief, aktivis masyarakat Indonesia untuk layanan sosial di Washington DC, tentang pentingnya menulis wasiat di AS.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/pentingnya-surat-wasiat-di-tengah-pandemi-covid-19/5802086.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/pentingnya-surat-wasiat-di-tengah-pandemi-covid-19/5802086.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 05 Mar 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Karlina Amkas</itunes:author>
                <itunes:summary>Di Amerika, kematian mendadak akibat Covid-19 kerap menimbulkan kebingungan pada keluarga yang ditinggalkan karena tak adanya surat wasiat. Karlina Amkas berbincang dengan Rachmat Syarief, aktivis masyarakat Indonesia untuk layanan sosial di Washington DC, tentang pentingnya menulis wasiat di AS.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:50</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/03/04/28cfb777-6703-4dcb-a91c-3c8776a0e56f_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13598720" />
</item><item>
            <title>Memahami Teknologi Augmented Reality - Maret 04, 2021</title>
            <description>Familiar dengan teknologi realitas maya (virtual reality) dan realitas tertambah (augmented reality)? Seorang diaspora Indonesia, Marcus Santoso, mengajar soal teknologi itu di Universitas Florida. Reporter VOA Vina Mubtadi berbincang dengan Marcus untuk tahu lebih jauh.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/memahami-teknologi-augmented-reality-/5800530.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/memahami-teknologi-augmented-reality-/5800530.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 04 Mar 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Vina Mubtadi</itunes:author>
                <itunes:summary>Familiar dengan teknologi realitas maya (virtual reality) dan realitas tertambah (augmented reality)? Seorang diaspora Indonesia, Marcus Santoso, mengajar soal teknologi itu di Universitas Florida. Reporter VOA Vina Mubtadi berbincang dengan Marcus untuk tahu lebih jauh.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:21</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/03/03/099b9d62-a253-4110-8b8d-41e07f138cac_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13123584" />
</item><item>
            <title>Seperti Apa Strategi Vaksinasi Covid-19 di Indonesia? - Maret 03, 2021</title>
            <description>Kapan saya bisa divaksinasi? Memang ada mekanisme vaksinasi swasta? Kalau sudah divaksin, boleh beraktivitas seperti sebelum pandemi? Semua pertanyaan itu dijawab Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi, dalam ICYMI bersama Rivan Dwiastono.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/seperti-apa-strategi-vaksinasi-covid-19-di-indonesia-/5799102.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/seperti-apa-strategi-vaksinasi-covid-19-di-indonesia-/5799102.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 03 Mar 2021 06:39:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Rivan Dwiastono</itunes:author>
                <itunes:summary>Kapan saya bisa divaksinasi? Memang ada mekanisme vaksinasi swasta? Kalau sudah divaksin, boleh beraktivitas seperti sebelum pandemi? Semua pertanyaan itu dijawab Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi, dalam ICYMI bersama Rivan Dwiastono.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:32:11</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/03/02/3f749348-de5c-4ce3-8929-db4e6740d3fa_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="31637504" />
</item><item>
            <title>Kisah Penyintas Covid-19 - Maret 02, 2021</title>
            <description>Reporter VOA Ariono Arifin berbincang dengan Deny Sirait, diaspora Indonesia penyintas Covid-19, yang menceritakan pengalamannya terpapar virus SARS-CoV-2 dari keluarga sendiri, berikut pengalaman perawatan hingga masa pemulihannya.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kisah-penyintas-covid-19/5797587.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kisah-penyintas-covid-19/5797587.html</guid>            
            <pubDate>Tue, 02 Mar 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Ariono Arifin</itunes:author>
                <itunes:summary>Reporter VOA Ariono Arifin berbincang dengan Deny Sirait, diaspora Indonesia penyintas Covid-19, yang menceritakan pengalamannya terpapar virus SARS-CoV-2 dari keluarga sendiri, berikut pengalaman perawatan hingga masa pemulihannya.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:21:48</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/03/01/114db808-8876-4be3-a634-2b2025b729ba_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="21430272" />
</item><item>
            <title>Gusti Kanjeng Ratu Alit, Putri Keraton Surakarta, Tentang Melestarikan Tari Tradisi - Maret 01, 2021</title>
            <description>Jurnalis VOA Made Yoni berbincang dengan Gusti Kanjeng Ratu Alit, putri tertua mendiang Raja Keraton Surakarta Paku Buwono XII, tentang upayanya melestarikan Tari Bedoyo Ketawang, tarian khusus saat penobatan dan peringatan raja.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/gusti-kanjeng-ratu-alit-putri-keraton-surakarta-tentang-melestarikan-tari-tradisi/5796205.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/gusti-kanjeng-ratu-alit-putri-keraton-surakarta-tentang-melestarikan-tari-tradisi/5796205.html</guid>            
            <pubDate>Mon, 01 Mar 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Made Yoni</itunes:author>
                <itunes:summary>Jurnalis VOA Made Yoni berbincang dengan Gusti Kanjeng Ratu Alit, putri tertua mendiang Raja Keraton Surakarta Paku Buwono XII, tentang upayanya melestarikan Tari Bedoyo Ketawang, tarian khusus saat penobatan dan peringatan raja.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:42</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/02/28/fb70569d-b3a8-4c8f-a457-b01877e50675_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13467648" />
</item><item>
            <title>Nasib Industri Kopi di Indonesia Selama Pandemi - Februari 26, 2021</title>
            <description>Irfan Ihsan berbincang dengan Rinaldi Nurpratama, Sekjen Specialty Coffee Association of Indonesia, untuk membahas nasib industri kopi tanah air di tengah pandemi virus corona, mengingat pada 2020, Indonesia menjadi eksportir kopi terbesar keempat di dunia, setelah Brazil, Vietnam dan Kolombia.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/nasib-industri-kopi-di-indonesia-selama-pandemi/5793040.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/nasib-industri-kopi-di-indonesia-selama-pandemi/5793040.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 26 Feb 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Irfan Ihsan</itunes:author>
                <itunes:summary>Irfan Ihsan berbincang dengan Rinaldi Nurpratama, Sekjen Specialty Coffee Association of Indonesia, untuk membahas nasib industri kopi tanah air di tengah pandemi virus corona, mengingat pada 2020, Indonesia menjadi eksportir kopi terbesar keempat di dunia, setelah Brazil, Vietnam dan Kolombia.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:47</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/02/25/4ebeb6af-6162-43a8-8844-6e387c3aa6cb_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13549568" />
</item><item>
            <title>Merayakan Hari Bahasa Ibu Sedunia - Februari 25, 2021</title>
            <description>21 Februari diperingati sebagai Hari Bahasa Ibu Sedunia. Bagi diaspora Indonesia yang tinggal di luar negeri, mengajarkan bahasa ibu kepada anak-anak mereka sangatlah penting. Utami Hussin berbincang dengan Butet Luhcandradini, Wakil Kepala Sekolah Rumah Indonesia di AS, untuk membahasnya.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/merayakan-hari-bahasa-ibu-sedunia/5791579.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/merayakan-hari-bahasa-ibu-sedunia/5791579.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 25 Feb 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Utami Hussin</itunes:author>
                <itunes:summary>21 Februari diperingati sebagai Hari Bahasa Ibu Sedunia. Bagi diaspora Indonesia yang tinggal di luar negeri, mengajarkan bahasa ibu kepada anak-anak mereka sangatlah penting. Utami Hussin berbincang dengan Butet Luhcandradini, Wakil Kepala Sekolah Rumah Indonesia di AS, untuk membahasnya.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:31</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/02/24/8a9ac81e-f841-402d-a789-2ba177d161fd_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13287424" />
</item><item>
            <title>Memanfaatkan Lahan Sempit di Amerika Demi Ketahanan Pangan - Februari 24, 2021</title>
            <description>Leonard Triyono berbincang dengan Syarif Syaifullah, diaspora Indonesia di Philadelphia, tentang pemanfaatan lahan sempit untuk membantu ketahanan pangan sekaligus memperkenalkan berbagai sayuran tropis, termasuk penganan Indonesia, ke khalayak Amerika.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/memanfaatkan-lahan-sempit-di-amerika-demi-ketahanan-pangan/5790003.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/memanfaatkan-lahan-sempit-di-amerika-demi-ketahanan-pangan/5790003.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 24 Feb 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Leonard Triyono</itunes:author>
                <itunes:summary>Leonard Triyono berbincang dengan Syarif Syaifullah, diaspora Indonesia di Philadelphia, tentang pemanfaatan lahan sempit untuk membantu ketahanan pangan sekaligus memperkenalkan berbagai sayuran tropis, termasuk penganan Indonesia, ke khalayak Amerika.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:20:05</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/02/23/39adaf79-718d-494a-a149-1b5a1687a556_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="19742720" />
</item><item>
            <title>Animator Perempuan dan Persaingan di Industri Animasi Dunia - Februari 23, 2021</title>
            <description>Data Women in Animation menunjukkan 60% murid sekolah animasi dan seni adalah perempuan, tapi hanya 20% yang memegang jabatan pekerja kreatif di industri itu. Untuk membahasnya, Dhania Iman berbincang dengan animator Rini Sugianto, yang terlibat dalam produksi “Ready Player One” hingga “Avengers.&quot;</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/animator-perempuan-dan-persaingan-di-industri-animasi-dunia/5788495.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/animator-perempuan-dan-persaingan-di-industri-animasi-dunia/5788495.html</guid>            
            <pubDate>Tue, 23 Feb 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman</itunes:author>
                <itunes:summary>Data Women in Animation menunjukkan 60% murid sekolah animasi dan seni adalah perempuan, tapi hanya 20% yang memegang jabatan pekerja kreatif di industri itu. Untuk membahasnya, Dhania Iman berbincang dengan animator Rini Sugianto, yang terlibat dalam produksi “Ready Player One” hingga “Avengers.&quot;</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:12:45</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/02/22/afcaf494-92d8-49ce-aaa6-a4f39b70f2b0_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="12533760" />
</item><item>
            <title>Mengenal Kuba dari Duta Besar RI untuk Kuba, Nana Yuliana - Februari 22, 2021</title>
            <description>Anda familiar dengan kota Havana? Atau pernah dengar tentang negara Kuba? Kali ini Eva Mazrieva berbincang dengan Duta Besar RI untuk Kuba, Nana Yuliana - diplomat perempuan pertama yang menjabat posisi itu di negara sosialis tersebut, untuk mengenal Kuba dan misi Indonesia di sana.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/mengenal-kuba-dari-duta-besar-ri-untuk-kuba-nana-yuliana/5787047.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/mengenal-kuba-dari-duta-besar-ri-untuk-kuba-nana-yuliana/5787047.html</guid>            
            <pubDate>Mon, 22 Feb 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Anda familiar dengan kota Havana? Atau pernah dengar tentang negara Kuba? Kali ini Eva Mazrieva berbincang dengan Duta Besar RI untuk Kuba, Nana Yuliana - diplomat perempuan pertama yang menjabat posisi itu di negara sosialis tersebut, untuk mengenal Kuba dan misi Indonesia di sana.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:58</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/02/21/3476598c-ec61-4dce-9fee-5f7018646749_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="13729792" />
</item><item>
            <title>Bagaimana Warga Texas Bertahan di Tengah Badai Musim Dingin Dengan Listrik Padam? - Februari 19, 2021</title>
            <description>Jurnalis VOA Karlina Amkas berbincang dengan Ketua Sementara Jaringan Diaspora Indonesia di Houston, Ria Butar-Butar, tentang bagaimana ia dan warga Texas lainnya bertahan menghadapi badai musim dingin dengan suhu minus 25 derajat Celcius tanpa aliran listrik dan air.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/bagaimana-warga-texas-bertahan-di-tengah-badai-musim-dingin-dengan-listrik-padam-/5784020.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/bagaimana-warga-texas-bertahan-di-tengah-badai-musim-dingin-dengan-listrik-padam-/5784020.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 19 Feb 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Karlina Amkas</itunes:author>
                <itunes:summary>Jurnalis VOA Karlina Amkas berbincang dengan Ketua Sementara Jaringan Diaspora Indonesia di Houston, Ria Butar-Butar, tentang bagaimana ia dan warga Texas lainnya bertahan menghadapi badai musim dingin dengan suhu minus 25 derajat Celcius tanpa aliran listrik dan air.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:26</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/02/18/68529366-bff3-48cc-8788-de3894fab542_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="14188544" />
</item><item>
            <title>Cerita Insinyur Indonesia Bantu Bangun Roket NASA - Februari 18, 2021</title>
            <description>Reporter VOA Vina Mubtadi berbincang dengan Marko Djuliarso, insinyur Indonesia yang kini terlibat dalam proyek pembangunan roket terbaru NASA dan Boeing, Space Launch System (SLS), yang akan meluncurkan astronaut ke Bulan – dan pada akhirnya Mars. Seperti apa kisah keterlibatannya?</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/insinyur-indonesia-bantu-bangun-roket-nasa-/5782467.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/insinyur-indonesia-bantu-bangun-roket-nasa-/5782467.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 18 Feb 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Vina Mubtadi</itunes:author>
                <itunes:summary>Reporter VOA Vina Mubtadi berbincang dengan Marko Djuliarso, insinyur Indonesia yang kini terlibat dalam proyek pembangunan roket terbaru NASA dan Boeing, Space Launch System (SLS), yang akan meluncurkan astronaut ke Bulan – dan pada akhirnya Mars. Seperti apa kisah keterlibatannya?</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:12:33</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/02/17/3430b7b2-1954-4ee8-87c7-07227173b82d_original.mp3" type="audio/mpeg" length="12337152" />
</item><item>
            <title>Tamara Wu, Bisnis Fesyen Beretika dan Memberdayakan Pengungsi Perempuan - Februari 17, 2021</title>
            <description>Setelah mendengar cerita pengungsi perempuan Sudan yang terkatung-katung hidup di Indonesia, Tamara Wu tergerak untuk membantu mereka bangkit, dengan membangun Liberty Society – bisnis fesyen beretika yang memberdayakan keterampilan para pengungsi perempuan. Rivan Dwiastono berbincang dengannya.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/tamara-wu-bisnis-fesyen-beretika-dan-memberdayakan-pengungsi-perempuan/5780668.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/tamara-wu-bisnis-fesyen-beretika-dan-memberdayakan-pengungsi-perempuan/5780668.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 17 Feb 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Rivan Dwiastono</itunes:author>
                <itunes:summary>Setelah mendengar cerita pengungsi perempuan Sudan yang terkatung-katung hidup di Indonesia, Tamara Wu tergerak untuk membantu mereka bangkit, dengan membangun Liberty Society – bisnis fesyen beretika yang memberdayakan keterampilan para pengungsi perempuan. Rivan Dwiastono berbincang dengannya.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:27:03</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/02/16/95214e2e-0669-423a-886c-65a2c11d07b9_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="26591232" />
</item><item>
            <title>Cerita Vaksinasi Covid-19 dari Tenaga Medis asal Indonesia di Amerika - Februari 16, 2021</title>
            <description>Jurnalis VOA Ariono Arifin berbincang dengan Meutia Hediyanti, diaspora Indonesia yang bekerja sebagai tenaga medis di salah satu klinik perawatan darurat di Madison, Wisconsin, yang membagikan pengalamannya divaksinasi Covid-19 di Amerika, yang ia sebut ‘rasanya campur aduk.’</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/cerita-vaksinasi-covid-19-dari-tenaga-medis-asal-indonesia-di-amerika/5779391.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/cerita-vaksinasi-covid-19-dari-tenaga-medis-asal-indonesia-di-amerika/5779391.html</guid>            
            <pubDate>Tue, 16 Feb 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Ariono Arifin</itunes:author>
                <itunes:summary>Jurnalis VOA Ariono Arifin berbincang dengan Meutia Hediyanti, diaspora Indonesia yang bekerja sebagai tenaga medis di salah satu klinik perawatan darurat di Madison, Wisconsin, yang membagikan pengalamannya divaksinasi Covid-19 di Amerika, yang ia sebut ‘rasanya campur aduk.’</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:24:28</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/02/15/446223cd-9acb-4591-8e88-c570f52b5718_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="24051712" />
</item><item>
            <title>Mengenal Tari Rangda, Tarian Sakral dari Bali - Februari 15, 2021</title>
            <description>Baru-baru ini, seorang penari Rangda remaja meninggal dunia ketika menarikan tarian tersebut. Apa itu Tari Rangda? Untuk membahasnya, reporter VOA Made Yoni berbincang dengan ahli filologi Jawa dan Bali kuno, Sugi Lanus, yang juga berlatar belakang dari keluarga pendeta pura.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/mengenal-tari-rangda-tarian-sakral-dari-bali/5777969.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/mengenal-tari-rangda-tarian-sakral-dari-bali/5777969.html</guid>            
            <pubDate>Mon, 15 Feb 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Made Yoni</itunes:author>
                <itunes:summary>Baru-baru ini, seorang penari Rangda remaja meninggal dunia ketika menarikan tarian tersebut. Apa itu Tari Rangda? Untuk membahasnya, reporter VOA Made Yoni berbincang dengan ahli filologi Jawa dan Bali kuno, Sugi Lanus, yang juga berlatar belakang dari keluarga pendeta pura.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:14</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/02/14/ab1b0da2-aff8-4e46-a8c6-e6cbf505ce1b_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13008896" />
</item><item>
            <title>Kiprah Harry Lim, Tokoh Jazz Indonesia di Amerika - Februari 12, 2021</title>
            <description>Jurnalis VOA Jimmy Manan – dinarasikan Irfan Ihsan – berbincang dengan Alfred Ticoalu, penulis dan peneliti musik jazz, sekaligus pengelola arsip jazz Indonesia di Chicago, tentang kiprah musisi sekaligus produser musik jazz kenamaan asal Indonesia, Harry Lim, yang berkiprah di Amerika Serikat.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kiprah-harry-lim-tokoh-jazz-indonesia-di-amerika/5775002.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kiprah-harry-lim-tokoh-jazz-indonesia-di-amerika/5775002.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 12 Feb 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Jimmy Manan, Irfan Ihsan</itunes:author>
                <itunes:summary>Jurnalis VOA Jimmy Manan – dinarasikan Irfan Ihsan – berbincang dengan Alfred Ticoalu, penulis dan peneliti musik jazz, sekaligus pengelola arsip jazz Indonesia di Chicago, tentang kiprah musisi sekaligus produser musik jazz kenamaan asal Indonesia, Harry Lim, yang berkiprah di Amerika Serikat.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:15</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/02/11/7b53a9cc-9b94-47ab-9f16-13d8e1f50fa4_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13025280" />
</item><item>
            <title>Endri Kurniawati, Penyintas dan Penulis Buku-buku tentang Kanker - Februari 11, 2021</title>
            <description>Utami Hussin berbincang dengan Endri Kurniawati, editor Tempo.co, yang merupakan penyintas kanker dan telah menuangkan pengalamannya ke dalam beberapa buku. Seperti apa perjalanannya melawan salah satu penyakit paling mematikan di dunia tersebut?</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/endri-kurniawati-penyintas-dan-penulis-buku-buku-tentang-kanker/5773477.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/endri-kurniawati-penyintas-dan-penulis-buku-buku-tentang-kanker/5773477.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 11 Feb 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Utami Hussin</itunes:author>
                <itunes:summary>Utami Hussin berbincang dengan Endri Kurniawati, editor Tempo.co, yang merupakan penyintas kanker dan telah menuangkan pengalamannya ke dalam beberapa buku. Seperti apa perjalanannya melawan salah satu penyakit paling mematikan di dunia tersebut?</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:16</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/02/10/61a46383-d5e5-4b8f-bf40-e7aadb476fb5_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13041664" />
</item><item>
            <title>Ngobrol Dengan Kolektor Koran dan Majalah - Februari 10, 2021</title>
            <description>Jurnalis VOA Leonard Triyono berbincang dengan Kin Sanubary, seorang kolektor dan konservator ribuan koran, majalah dan tabloid dari sedikitnya 300 penerbit Indonesia dan luar negeri. Bagaimana ia bisa mengumpulkan seluruh koleksinya itu? Bagaimana juga cara melindungi itu semua dari kerusakan?</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/ngobrol-dengan-kolektor-koran-dan-majalah-/5771981.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/ngobrol-dengan-kolektor-koran-dan-majalah-/5771981.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 10 Feb 2021 05:59:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Leonard Triyono</itunes:author>
                <itunes:summary>Jurnalis VOA Leonard Triyono berbincang dengan Kin Sanubary, seorang kolektor dan konservator ribuan koran, majalah dan tabloid dari sedikitnya 300 penerbit Indonesia dan luar negeri. Bagaimana ia bisa mengumpulkan seluruh koleksinya itu? Bagaimana juga cara melindungi itu semua dari kerusakan?</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:14:37</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/02/09/2d0c142b-ae93-44cb-962e-bf9fe1b06bba_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="14368768" />
</item><item>
            <title>Kamar Pelajar, Marketplace Akomodasi Buat Diaspora dan Turis Indonesia - Februari 09, 2021</title>
            <description>Dhania Iman berbincang dengan Satu Cahaya Langit, CEO ‘Kamar Pelajar’ sekaligus mahasiswa S2 jurusan Ilmu Komputer di Stockholm, Swedia, tentang Kamar Pelajar – marketplace alias lokapasar akomodasi yang menguntungkan, dari dan bagi warga Indonesia. Kayak gimana sih cara kerja Kamar Pelajar itu?</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kamar-pelajar-marketplace-akomodasi-buat-diaspora-dan-turis-indonesia/5770324.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kamar-pelajar-marketplace-akomodasi-buat-diaspora-dan-turis-indonesia/5770324.html</guid>            
            <pubDate>Tue, 09 Feb 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman</itunes:author>
                <itunes:summary>Dhania Iman berbincang dengan Satu Cahaya Langit, CEO ‘Kamar Pelajar’ sekaligus mahasiswa S2 jurusan Ilmu Komputer di Stockholm, Swedia, tentang Kamar Pelajar – marketplace alias lokapasar akomodasi yang menguntungkan, dari dan bagi warga Indonesia. Kayak gimana sih cara kerja Kamar Pelajar itu?</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:12:46</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/02/08/0eef3cef-113c-45f2-b50f-97e01bb14201_original.mp3" type="audio/mpeg" length="12550144" />
</item><item>
            <title>Mempertebal Benteng Pertahanan Lawan Covid-19 di Puskesmas - Februari 08, 2021</title>
            <description>Eva Mazrieva berbincang dengan penasihat Dirjen WHO soal Gender dan Pemuda di Indonesia, Diah Saminarsih, untuk membahas program “Puskesmas Terpadu dan Juara,” program khusus untuk melawan Covid-19 di garis terdepan. Seperti apa program yang merekrut ribuan anak muda itu digelar?</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/mempertebal-benteng-pertahanan-lawan-covid-19-di-puskesmas/5768864.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/mempertebal-benteng-pertahanan-lawan-covid-19-di-puskesmas/5768864.html</guid>            
            <pubDate>Mon, 08 Feb 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Eva Mazrieva berbincang dengan penasihat Dirjen WHO soal Gender dan Pemuda di Indonesia, Diah Saminarsih, untuk membahas program “Puskesmas Terpadu dan Juara,” program khusus untuk melawan Covid-19 di garis terdepan. Seperti apa program yang merekrut ribuan anak muda itu digelar?</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:15:36</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/02/07/f8a442c0-1f2c-463d-ade2-a07756ef5361_original.mp3" type="audio/mpeg" length="15335424" />
</item><item>
            <title>Praktisi Hukum Keturunan Indonesia di AS: Bagaimana Nasib Imigran Gelap di Amerika? - Februari 05, 2021</title>
            <description>Presiden AS Joe Biden tandatangani sejumlah instruksi yang mereformasi sistem keimigrasian, antara lain membuka peluang sekitar 11 juta imigran gelap untuk menjadi warga negara. Reporter Karlina Amkas berbincang dengan Haroen Calehr, praktisi hukum keturunan Indonesia menyambut baik kebijakan itu.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/praktisi-hukum-keturunan-indonesia-di-as-bagaimana-nasib-imigran-gelap-di-amerika-/5765794.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/praktisi-hukum-keturunan-indonesia-di-as-bagaimana-nasib-imigran-gelap-di-amerika-/5765794.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 05 Feb 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Karlina Amkas</itunes:author>
                <itunes:summary>Presiden AS Joe Biden tandatangani sejumlah instruksi yang mereformasi sistem keimigrasian, antara lain membuka peluang sekitar 11 juta imigran gelap untuk menjadi warga negara. Reporter Karlina Amkas berbincang dengan Haroen Calehr, praktisi hukum keturunan Indonesia menyambut baik kebijakan itu.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:19:52</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/02/04/ec3a24fc-ea6a-42f9-834a-8b987f6230fc_original.mp3" type="audio/mpeg" length="19529728" />
</item><item>
            <title>Klarifikasi Walikota Padang, Mahyeldi, Terkait Kontroversi Atribut Keagamaan di Sekolah Negeri - Februari 04, 2021</title>
            <description>Mendikbud Nadiem Anwar Makarim, Mendagri Tito Karnavian, dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qaumas menerbitkan surat keputusan bersama tentang penggunaan atribut keagamaan di sekolah negeri di Indonesia. Eva Mazrieva berbincang dengan Walikota Padang Mahyeldi seputar kasus di Padang belum lama ini.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/klarifikasi-walikota-padang-mahyeldi-terkait-kontroversi-atribut-keagamaan-di-sekolah-negeri/5764114.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/klarifikasi-walikota-padang-mahyeldi-terkait-kontroversi-atribut-keagamaan-di-sekolah-negeri/5764114.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 04 Feb 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Eva Mazrieva</itunes:author>
                <itunes:summary>Mendikbud Nadiem Anwar Makarim, Mendagri Tito Karnavian, dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qaumas menerbitkan surat keputusan bersama tentang penggunaan atribut keagamaan di sekolah negeri di Indonesia. Eva Mazrieva berbincang dengan Walikota Padang Mahyeldi seputar kasus di Padang belum lama ini.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:07</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/02/03/f319892c-07ba-4d75-99cf-4c89a6d10f56_original.mp3" type="audio/mpeg" length="12894208" />
</item><item>
            <title>Alfred Ticoalu, Bangun Perpustakaan Mini di AS - Februari 03, 2021</title>
            <description>Ada lebih dari 100.000 perpustakaan mini yang terdaftar sebagai &quot;Little Free Library&quot; di 108 negara, paling banyak di AS. Vina Mubtadi berbincang dengan Alfred Ticoalu, diaspora Indonesia yang mendirikan sebuah perpustakaan mini gratis ini di depan rumahnya di negara bagian Illinois.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/in-case-you-missed-it-alfred-ticoalu-bangun-perpustakaan-mini-di-as-/5762361.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/in-case-you-missed-it-alfred-ticoalu-bangun-perpustakaan-mini-di-as-/5762361.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 03 Feb 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Vina Mubtadi</itunes:author>
                <itunes:summary>Ada lebih dari 100.000 perpustakaan mini yang terdaftar sebagai &quot;Little Free Library&quot; di 108 negara, paling banyak di AS. Vina Mubtadi berbincang dengan Alfred Ticoalu, diaspora Indonesia yang mendirikan sebuah perpustakaan mini gratis ini di depan rumahnya di negara bagian Illinois.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:20</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/02/02/98ea3a66-22eb-4fc2-bf93-3f3f581a2a8c_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13107200" />
</item><item>
            <title>Indra Soesatijo: Keseimbangan Kerja dan Kehidupan - Februari 02, 2021</title>
            <description>Jauh sebelum era &apos;work from home&apos; di masa pandemi, sejumlah kantor di bidang teknologi telah menerapkannya untuk menyeimbangan kerja dan kehidupan. Reporter Ariono Arifin berbincang dengan Indra Susatijo, yang bekerja di kantor dengan kultur ‘remote-friendly.&apos;</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/in-case-you-missed-it-indra-soesatijo-keseimbangan-kerja-dan-kehidupan-/5761197.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/in-case-you-missed-it-indra-soesatijo-keseimbangan-kerja-dan-kehidupan-/5761197.html</guid>            
            <pubDate>Tue, 02 Feb 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Ariono Arifin</itunes:author>
                <itunes:summary>Jauh sebelum era &apos;work from home&apos; di masa pandemi, sejumlah kantor di bidang teknologi telah menerapkannya untuk menyeimbangan kerja dan kehidupan. Reporter Ariono Arifin berbincang dengan Indra Susatijo, yang bekerja di kantor dengan kultur ‘remote-friendly.&apos;</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:25:11</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/02/01/1c0918ed-af44-4099-b86a-6c42332e7116_original.mp3" type="audio/mpeg" length="24756224" />
</item><item>
            <title>Didiet Maulana dan Pesan Politik Dibalik Sebuah Busana - Februari 01, 2021</title>
            <description>Pesan-pesan di balik penampilan dan busana para politisi dunia kerap jadi sorotan, bahkan menjadi sebuah gerakan massa. Terkait hal ini, reporter Made Yoni berbincang dengan desainer, Didiet Maulana, yang juga baru saja merilis buku &quot;Kisah Kebaya.&quot;</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/in-case-you-missed-it-didiet-maulana-dan-pesan-politik-dibalik-sebuah-busana-/5758787.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/in-case-you-missed-it-didiet-maulana-dan-pesan-politik-dibalik-sebuah-busana-/5758787.html</guid>            
            <pubDate>Mon, 01 Feb 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Yoni Puspadi</itunes:author>
                <itunes:summary>Pesan-pesan di balik penampilan dan busana para politisi dunia kerap jadi sorotan, bahkan menjadi sebuah gerakan massa. Terkait hal ini, reporter Made Yoni berbincang dengan desainer, Didiet Maulana, yang juga baru saja merilis buku &quot;Kisah Kebaya.&quot;</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:20</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/01/31/22773e68-1b1b-402d-88c3-4ebe524b3ac0_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13107200" />
</item><item>
            <title>Desainer Nonita Respati dan Tren Fashion di Tengah Pandemi - Januari 29, 2021</title>
            <description>Reporter Irfan Ihsan berbincang dengan Nonita Respati, pendiri dan creative director dari brand fashion Indonesia, Purana, yang sudah dikenal di mancanegara. Nonita berbagi cerita sukses,  sekaligus berbicara mengenai trend fashion di tahun 2021 yang saat ini masih berada di tengah pandemi COVID-19.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/in-case-you-missed-it-desainer-nonita-respati-dan-tren-fashion-di-tengah-pandemi-/5755567.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/in-case-you-missed-it-desainer-nonita-respati-dan-tren-fashion-di-tengah-pandemi-/5755567.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 29 Jan 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Irfan Ihsan</itunes:author>
                <itunes:summary>Reporter Irfan Ihsan berbincang dengan Nonita Respati, pendiri dan creative director dari brand fashion Indonesia, Purana, yang sudah dikenal di mancanegara. Nonita berbagi cerita sukses,  sekaligus berbicara mengenai trend fashion di tahun 2021 yang saat ini masih berada di tengah pandemi COVID-19.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:34</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/01/28/ecbdb8fa-2eaa-40e7-a56a-f1dbfef72cff_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13336576" />
</item><item>
            <title>Herry Gendut Janarto: Tuangkan Ide Kreatif ke Dalam Buku - Januari 27, 2021</title>
            <description>Reporter VOA, Leonard Triyono, berbincang dengan Herry Gendut Janarto, salah seorang penulis kontemporer di Indonesia, yang telah menulis 11 buku, termasuk biografi, antologi puisi, dan novel. Herry berbagi pengalaman seputar proses kreatif dalam menulis buku dan novel terbarunya, &quot;Yogya Yogya.&quot;</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/in-case-you-missed-it-herry-gendut-janarto-tuangkan-ide-kreatif-ke-dalam-buku-/5752871.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/in-case-you-missed-it-herry-gendut-janarto-tuangkan-ide-kreatif-ke-dalam-buku-/5752871.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 27 Jan 2021 06:15:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Leonard Triyono</itunes:author>
                <itunes:summary>Reporter VOA, Leonard Triyono, berbincang dengan Herry Gendut Janarto, salah seorang penulis kontemporer di Indonesia, yang telah menulis 11 buku, termasuk biografi, antologi puisi, dan novel. Herry berbagi pengalaman seputar proses kreatif dalam menulis buku dan novel terbarunya, &quot;Yogya Yogya.&quot;</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:16:51</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/01/26/31243f9f-86bc-4728-926b-285df9fa65b0_original.mp3" type="audio/mpeg" length="16564224" />
</item><item>
            <title>Musisi Amanda Chitarra Garap Album di AS - Januari 26, 2021</title>
            <description>Musisi Amanda Chitarra yang tinggal di Los Angeles, California, kini tengah disibukkan dengan penggarapan album musiknya. Puteri dari musisi, sekaligus komposer Purwacaraka ini, memilih genre musik pop etnik. Simak obrolannya bersama reporter VOA, Dhania Iman berikut ini.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/in-case-you-missed-it-musisi-amanda-chittara-garap-album-di-as-/5751376.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/in-case-you-missed-it-musisi-amanda-chittara-garap-album-di-as-/5751376.html</guid>            
            <pubDate>Tue, 26 Jan 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman</itunes:author>
                <itunes:summary>Musisi Amanda Chitarra yang tinggal di Los Angeles, California, kini tengah disibukkan dengan penggarapan album musiknya. Puteri dari musisi, sekaligus komposer Purwacaraka ini, memilih genre musik pop etnik. Simak obrolannya bersama reporter VOA, Dhania Iman berikut ini.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:12:35</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/01/25/6d0864c9-baa6-402c-99f5-739f595b5bf9_original.mp3" type="audio/mpeg" length="12369920" />
</item><item>
            <title>Cerita Hendrata Yudha, Penyelam SJ182 - Januari 25, 2021</title>
            <description>Sejumlah penyelam dari Indonesian Divers Rescue Team ikut membantu mencari dan mengevakuasi korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu 9 Januari lalu.  Salah satunya, Hendrata Yudha, yang berbagi ceritanya kepada reporter Eva Mazrieva.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/in-case-you-missed-it-cerita-hendrata-yudha-penyelam-sj182-/5749981.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/in-case-you-missed-it-cerita-hendrata-yudha-penyelam-sj182-/5749981.html</guid>            
            <pubDate>Mon, 25 Jan 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>VOA</itunes:author>
                <itunes:summary>Sejumlah penyelam dari Indonesian Divers Rescue Team ikut membantu mencari dan mengevakuasi korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu 9 Januari lalu.  Salah satunya, Hendrata Yudha, yang berbagi ceritanya kepada reporter Eva Mazrieva.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:16:10</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/01/24/ea59755f-b67d-4fd7-922f-521af5446402_original.mp3" type="audio/mpeg" length="15892480" />
</item><item>
            <title>Menyoal Rekam Jejak Keselamatan Penerbangan di Indonesia - Januari 22, 2021</title>
            <description>Jurnalis VOA Rivan Dwiastono berbincang dengan Ruth Hanna Simatupang, pengamat penerbangan dan mantan investigator KNKT, tentang rekam jejak keselamatan penerbangan Indonesia, menyusul jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 belum lama ini.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/menyoal-rekam-jejak-keselamatan-penerbangan-di-indonesia/5746958.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/menyoal-rekam-jejak-keselamatan-penerbangan-di-indonesia/5746958.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 22 Jan 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Rivan Dwiastono</itunes:author>
                <itunes:summary>Jurnalis VOA Rivan Dwiastono berbincang dengan Ruth Hanna Simatupang, pengamat penerbangan dan mantan investigator KNKT, tentang rekam jejak keselamatan penerbangan Indonesia, menyusul jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 belum lama ini.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:19:10</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/01/21/55734d70-3647-4de8-ad0a-6e8707e77019_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="18841600" />
</item><item>
            <title>Apa Kata Remaja Muslim Noora Azalea Syarief Soal Presiden Baru AS? - Januari 21, 2021</title>
            <description>Empat tahun lalu, ketika Donald Trump terpilih sebagai presiden ke-45, Noora Azalea Syarief, yang kala itu duduk di kelas 5 SD, terpilih mewakili Muslim, untuk menyampaikan pendapat dan kekhawatirannya. Empat tahun kemudian, ia dipilih lagi, untuk berbicara mengenai Presiden Joe Biden.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/in-case-you-missed-it-apa-kata-remaja-muslim-noora-azalea-syarief-soal-presiden-baru-as-/5745469.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/in-case-you-missed-it-apa-kata-remaja-muslim-noora-azalea-syarief-soal-presiden-baru-as-/5745469.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 21 Jan 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Karlina Amkas</itunes:author>
                <itunes:summary>Empat tahun lalu, ketika Donald Trump terpilih sebagai presiden ke-45, Noora Azalea Syarief, yang kala itu duduk di kelas 5 SD, terpilih mewakili Muslim, untuk menyampaikan pendapat dan kekhawatirannya. Empat tahun kemudian, ia dipilih lagi, untuk berbicara mengenai Presiden Joe Biden.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:15:33</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/01/20/d6dbf759-d903-4cbc-afe9-ce49faa15a56_original.mp3" type="audio/mpeg" length="15286272" />
</item><item>
            <title>Prospek Kerjasama Bisnis UKM Indonesia-AS di Bawah Biden - Januari 20, 2021</title>
            <description>Reporter VOA Vina Mubtadi berbincang dengan pendiri sekaligus Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Ekspor UKM – Diaspora Indonesia, Ira Damayanti, tentang prospek kerja sama perdagangan Indonesia dengan Amerika, khususnya di sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di bawah kepemimpinan Joe Biden.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/prospek-kerjasama-bisnis-umkm-indonesia-as-di-bawah-biden/5743608.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/prospek-kerjasama-bisnis-umkm-indonesia-as-di-bawah-biden/5743608.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 20 Jan 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Vina Mubtadi</itunes:author>
                <itunes:summary>Reporter VOA Vina Mubtadi berbincang dengan pendiri sekaligus Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Ekspor UKM – Diaspora Indonesia, Ira Damayanti, tentang prospek kerja sama perdagangan Indonesia dengan Amerika, khususnya di sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di bawah kepemimpinan Joe Biden.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:23</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/01/19/2088d5a0-5356-4822-91ac-93cc208d71f1_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13156352" />
</item><item>
            <title>Apa yang Terjadi Ketika WFH Selesai? - Januari 19, 2021</title>
            <description>Reporter VOA Ariono Arifin berbincang dengan Ade Hutapea, diaspora Indonesia yang selama ini bekerja dari rumah alias WFH (work from home) sepanjang pandemi, tentang apa yang harus dipersiapkan ketika pandemi mereda dan semua tenaga kerja harus kembali beraktivitas di kantor.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/5742445.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/5742445.html</guid>            
            <pubDate>Tue, 19 Jan 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Ariono Arifin</itunes:author>
                <itunes:summary>Reporter VOA Ariono Arifin berbincang dengan Ade Hutapea, diaspora Indonesia yang selama ini bekerja dari rumah alias WFH (work from home) sepanjang pandemi, tentang apa yang harus dipersiapkan ketika pandemi mereda dan semua tenaga kerja harus kembali beraktivitas di kantor.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:22:55</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/01/18/4a77cdb1-19d8-48f0-80af-82b651b6eb6e_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="22528000" />
</item><item>
            <title>Soal Dampak Kesehatan Akibat Kebiri Kimia Bagi Pelaku Kekerasan Seksual - Januari 18, 2021</title>
            <description>Reporter VOA Made Yoni berbincang dengan pakar kandungan dan pendidikan seks, Dr. Boyke Dian Nugraha, tentang dampak kesehatan kebiri kimia bagi pelaku kekerasan seksual. Desember lalu, Presiden Jokowi menandatangani Peraturan Pemerintah No. 70, yang salah satunya menjabarkan tata cara kebiri kimia.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/soal-dampak-kesehatan-akibat-kebiri-kimia-bagi-pelaku-kekerasan-seksual/5741119.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/soal-dampak-kesehatan-akibat-kebiri-kimia-bagi-pelaku-kekerasan-seksual/5741119.html</guid>            
            <pubDate>Mon, 18 Jan 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Made Yoni</itunes:author>
                <itunes:summary>Reporter VOA Made Yoni berbincang dengan pakar kandungan dan pendidikan seks, Dr. Boyke Dian Nugraha, tentang dampak kesehatan kebiri kimia bagi pelaku kekerasan seksual. Desember lalu, Presiden Jokowi menandatangani Peraturan Pemerintah No. 70, yang salah satunya menjabarkan tata cara kebiri kimia.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:12:49</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/01/17/e802c429-7a18-40a6-aa38-4a0106275586_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="12599296" />
</item><item>
            <title>Mengajar Ilmu Kedokteran di Lapangan Kala Pandemi - Januari 15, 2021</title>
            <description>Irfan Ihsan berbincang dengan Dr. Diani Puspa Wijaya, dosen Ilmu Kedokteran di Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, tentang bagaimana dirinya mengajar ilmu kedokteran bagi mahasiswanya di kala pandemi, terutama ketika mereka harus praktek di lapangan di tengah risiko terinfeksi virus corona.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/mengajar-ilmu-kedokteran-di-lapangan-kala-pandemi/5737860.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/mengajar-ilmu-kedokteran-di-lapangan-kala-pandemi/5737860.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 15 Jan 2021 06:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Irfan Ihsan</itunes:author>
                <itunes:summary>Irfan Ihsan berbincang dengan Dr. Diani Puspa Wijaya, dosen Ilmu Kedokteran di Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, tentang bagaimana dirinya mengajar ilmu kedokteran bagi mahasiswanya di kala pandemi, terutama ketika mereka harus praktek di lapangan di tengah risiko terinfeksi virus corona.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:13:40</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/3bec545d-31d8-4f76-9cc2-1c997867e11c.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/01/14/e577ae52-3cb4-4e04-8222-c892760f620d_original.mp3" type="audio/mpeg" length="13434880" />
</item></channel></rss>