<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">     
    <channel>      
        <title>Kudos - Voice of America | Bahasa Indonesia</title>     
        <link>https://www.voaindonesia.com/z/5896</link>
        <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
        <itunes:summary>KUDOS adalah podcast yang mengangkat kisah unik masyarakat Indonesia di luar negeri (diaspora) yang penuh inspirasi. Dibawakan oleh Irfan Ihsan dan Dhania Iman dari Washington D.C., KUDOS akan membawa semangat baru dalam menempuh perjalanan untuk menggapai mimpi. </itunes:summary>
        <description>KUDOS adalah podcast yang mengangkat kisah unik masyarakat Indonesia di luar negeri (diaspora) yang penuh inspirasi. Dibawakan oleh Irfan Ihsan dan Dhania Iman dari Washington D.C., KUDOS akan membawa semangat baru dalam menempuh perjalanan untuk menggapai mimpi. </description>
        <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
        <language>id</language>
        <copyright> </copyright>   
        <ttl>60</ttl>        
        <lastBuildDate>Mon, 13 Apr 2026 23:34:18 +0700</lastBuildDate> 
        <generator>Pangea CMS – VOA</generator>        
          <itunes:author>VOA</itunes:author>
                    <itunes:owner>
                        <itunes:name>Voice of America</itunes:name>
                        <itunes:email>voaindonesia@voanews.com</itunes:email>
                    </itunes:owner>
                    <itunes:type>episodic</itunes:type><itunes:category text="Society &amp; Culture"><itunes:category text="Personal Journals"/></itunes:category>
                <atom:link href="https://www.voaindonesia.com/podcast/?zoneId=5896" rel="self" type="application/rss+xml" />
    		<item>
            <title>Sashya Subono Halse, Animator Khusus Raut Wajah untuk Film-film Hollywood Berteknologi Canggih - Februari 06, 2025</title>
            <description>Setelah berusaha sekitar 10 tahun, Sashya Subono Halse asal Indonesia akhirnya dipercaya jadi Face Animator di perusahaan WETA Digital di Selandia Baru, yang menggarap film-film Hollywood berteknologi canggih, seperti Avatar dan Kingdom of the Planet of the Apes.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/sashya-subono-halse-animator-khusus-wajah-untuk-film-film-hollywood-berteknologi-canggih/7964268.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/sashya-subono-halse-animator-khusus-wajah-untuk-film-film-hollywood-berteknologi-canggih/7964268.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 06 Feb 2025 04:01:26 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman</itunes:author>
                <itunes:summary>Setelah berusaha sekitar 10 tahun, Sashya Subono Halse asal Indonesia akhirnya dipercaya jadi Face Animator di perusahaan WETA Digital di Selandia Baru, yang menggarap film-film Hollywood berteknologi canggih, seperti Avatar dan Kingdom of the Planet of the Apes.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:32:45</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2025/02/05/fa6d4c43-c884-493a-abe6-d906cd75130a_original.mp3" type="audio/mpeg" length="32194560" />
</item><item>
            <title>Kisah Komposer Surabaya, Laurentia Editha, Raih Nominasi Emmy di Amerika hingga Kolaborasi dengan SEVENTEEN - November 09, 2024</title>
            <description>Komposer asal Surabaya, Laurentia Editha di California belum lama ini terlibat dalam sebuah penggarapan lagu berjudul &quot;See the World&quot; bersama kelompok K-pop SEVENTEEN. Lulusan Berklee College of Music di Boston Massachusetts ini juga pernah meraih nominasi Daytime Emmy 2024 di Amerika atas karyanya.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/komposer-asal-surabaya-laurentia-editha-raih-nominasi-emmy-di-amerika-hingga-kolaborasi-dengan-seventeen/7857371.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/komposer-asal-surabaya-laurentia-editha-raih-nominasi-emmy-di-amerika-hingga-kolaborasi-dengan-seventeen/7857371.html</guid>            
            <pubDate>Sat, 09 Nov 2024 04:27:47 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman, Irfan Ihsan</itunes:author>
                <itunes:summary>Komposer asal Surabaya, Laurentia Editha di California belum lama ini terlibat dalam sebuah penggarapan lagu berjudul &quot;See the World&quot; bersama kelompok K-pop SEVENTEEN. Lulusan Berklee College of Music di Boston Massachusetts ini juga pernah meraih nominasi Daytime Emmy 2024 di Amerika atas karyanya.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:28:13</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/11/08/8878bbe7-b27a-40b6-942c-574b5b1cfe56_original.mp3" type="audio/mpeg" length="27738112" />
</item><item>
            <title>Pengalaman Dena Mandala Ikut Program Pertukaran Pelajar ke Amerika dari Bali - Agustus 31, 2024</title>
            <description>Gagal berangkat ke Amerika untuk program pertukaran pelajar saat pandemi COVID-19 dan harus melakukannya secara daring sempat membuat Dena Mandala berkecil hati. Namun, siapa yang menyangka jika di balik semua itu ada rencana lain yang malah membuka pintu kesempatan lain bagi Dena. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/pengalaman-dena-mandala-ikut-program-pertukaran-pelajar-ke-amerika-dari-bali/7765972.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/pengalaman-dena-mandala-ikut-program-pertukaran-pelajar-ke-amerika-dari-bali/7765972.html</guid>            
            <pubDate>Sat, 31 Aug 2024 04:12:15 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman, Irfan Ihsan</itunes:author>
                <itunes:summary>Gagal berangkat ke Amerika untuk program pertukaran pelajar saat pandemi COVID-19 dan harus melakukannya secara daring sempat membuat Dena Mandala berkecil hati. Namun, siapa yang menyangka jika di balik semua itu ada rencana lain yang malah membuka pintu kesempatan lain bagi Dena. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:38:37</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/08/30/01000000-0a00-0242-e76d-08dcc9373d1e_original.mp3" type="audio/mpeg" length="37961728" />
</item><item>
            <title>Berbekal Kegigihan, Kak Wona Sumantri Ajarkan Pencak Silat ke Warga Amerika - Mei 25, 2024</title>
            <description>Berbekal ilmu pencak silat yang diturunkan oleh keluarganya, Kak Wona Sumantri bertekad memperkenalkan dan mengajarkan bela diri tradisional Indonesia ini ke warga AS. Hingga kini ia memiliki sekitar 30 murid yang selalu berlatih di studio silat yang ia dirikan di negara bagian Maryland, AS. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/berbekal-kegigihan-kak-wona-sumantri-ajarkan-pencak-silat-ke-warga-amerika/7625919.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/berbekal-kegigihan-kak-wona-sumantri-ajarkan-pencak-silat-ke-warga-amerika/7625919.html</guid>            
            <pubDate>Sat, 25 May 2024 01:27:15 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman, Irfan Ihsan</itunes:author>
                <itunes:summary>Berbekal ilmu pencak silat yang diturunkan oleh keluarganya, Kak Wona Sumantri bertekad memperkenalkan dan mengajarkan bela diri tradisional Indonesia ini ke warga AS. Hingga kini ia memiliki sekitar 30 murid yang selalu berlatih di studio silat yang ia dirikan di negara bagian Maryland, AS. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:16:43</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/05/24/01000000-0aff-0242-4c17-08dc7c17c813_original.mp3" type="audio/mpeg" length="16433152" />
</item><item>
            <title>Faris Reyhan Zachary Pohan, Rangkul Remaja Muslim Indonesia untuk Aktif di Masjid Amerika - April 27, 2024</title>
            <description>Sebagai pemuda Muslim di Amerika, Faris Reyhan Zachary Pohan banyak mengadakan kegiatan yang bisa mempererat pertemanan para remaja Muslim Indonesia, khususnya di negara bagian Maryland. Tidak hanya beribadah bersama, kini Faris dan teman-teman  kerap mengadakan berbagai kegiatan di masjid. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/faris-reyhan-zachary-pohan-rangkul-remaja-muslim-indonesia-untuk-aktif-di-masjid-as/7586753.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/faris-reyhan-zachary-pohan-rangkul-remaja-muslim-indonesia-untuk-aktif-di-masjid-as/7586753.html</guid>            
            <pubDate>Sat, 27 Apr 2024 02:18:36 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman, Irfan Ihsan, Ronan Freeka Azanur</itunes:author>
                <itunes:summary>Sebagai pemuda Muslim di Amerika, Faris Reyhan Zachary Pohan banyak mengadakan kegiatan yang bisa mempererat pertemanan para remaja Muslim Indonesia, khususnya di negara bagian Maryland. Tidak hanya beribadah bersama, kini Faris dan teman-teman  kerap mengadakan berbagai kegiatan di masjid. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:29:57</itunes:duration>
                <itunes:keywords>KUDOS</itunes:keywords>      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/04/26/01000000-0aff-0242-ae6e-08dc6623571f_original.mp3" type="audio/mpeg" length="29442048" />
</item><item>
            <title>Kisah Maulana Asal Purwakarta: Jadi Ketua KPPS di AS, hingga Bikin Karya Seni untuk Artis dan Pejabat - Maret 05, 2024</title>
            <description>Belum lama ini Maulana Abdul Aziz yang berasal dari Purwakarta terpilih untuk jadi ketua KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) di Washington, D.C., Amerika. Simak pengalaman serunya, juga ceritanya seputar karya seni uniknya yang kerap jadi kado untuk para artis dan pejabat. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kisah-maulana-asal-purwarkata-jadi-ketua-kpps-di-as-hingga-bikin-karya-seni-untuk-artis-dan-pejabat/7513582.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kisah-maulana-asal-purwarkata-jadi-ketua-kpps-di-as-hingga-bikin-karya-seni-untuk-artis-dan-pejabat/7513582.html</guid>            
            <pubDate>Tue, 05 Mar 2024 06:00:54 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman, Irfan Ihsan, Ronan Freeka Azanur</itunes:author>
                <itunes:summary>Belum lama ini Maulana Abdul Aziz yang berasal dari Purwakarta terpilih untuk jadi ketua KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) di Washington, D.C., Amerika. Simak pengalaman serunya, juga ceritanya seputar karya seni uniknya yang kerap jadi kado untuk para artis dan pejabat. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:32:22</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/03/04/01000000-c0a8-0242-bc61-08dc3c9c10b6_original.mp3" type="audio/mpeg" length="31817728" />
</item><item>
            <title>Jadi Pustakawan, Antariksa Akhmadi Raih Beasiswa ke Amerika - Februari 03, 2024</title>
            <description>Sejak kecil Antariksa Akhmadi yang akrab disapa Aan hobi ke perpustakaan dan menjelajah di Internet. Inilah yang mendorongnya untuk menjadi pustakawan. Apa saja yang dipelajari untuk bisa jadi pustakawan dan apa tipsnya untuk bisa meraih beasiswa? Yuk, kenalan dengan Aan!</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/jadi-pustakawan-antariksa-akhmadi-raih-beasiswa-ke-amerika/7468883.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/jadi-pustakawan-antariksa-akhmadi-raih-beasiswa-ke-amerika/7468883.html</guid>            
            <pubDate>Sat, 03 Feb 2024 04:54:38 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman, Irfan Ihsan</itunes:author>
                <itunes:summary>Sejak kecil Antariksa Akhmadi yang akrab disapa Aan hobi ke perpustakaan dan menjelajah di Internet. Inilah yang mendorongnya untuk menjadi pustakawan. Apa saja yang dipelajari untuk bisa jadi pustakawan dan apa tipsnya untuk bisa meraih beasiswa? Yuk, kenalan dengan Aan!</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:36:40</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2024/02/02/01000000-0a00-0242-36b6-08dc243434ca_original.mp3" type="audio/mpeg" length="36044800" />
</item><item>
            <title>Warga AS,  Laura Cohn, Jual Becak Hingga Kerajinan Indonesia di Philadelphia - Desember 22, 2023</title>
            <description>Sudah 20 tahun belakangan ini, warga AS, Laura Cohn menjual kerajinan Indonesia, termasuk lukisan batik karyanya di kota Philadelphia. Tak hanya kecintaannya akan Indonesia yang membuat orang kagum, tapi juga tekadnya membantu puluhan seniman di Indonesia yang karyanya berhasil ia jual di Amerika.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/warga-as-laura-cohn-jual-becak-hingga-kerajinan-indonesia-di-philadelphia/7407833.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/warga-as-laura-cohn-jual-becak-hingga-kerajinan-indonesia-di-philadelphia/7407833.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 22 Dec 2023 04:59:58 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman, Irfan Ihsan, Ronan Freeka Azanur</itunes:author>
                <itunes:summary>Sudah 20 tahun belakangan ini, warga AS, Laura Cohn menjual kerajinan Indonesia, termasuk lukisan batik karyanya di kota Philadelphia. Tak hanya kecintaannya akan Indonesia yang membuat orang kagum, tapi juga tekadnya membantu puluhan seniman di Indonesia yang karyanya berhasil ia jual di Amerika.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:31:46</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/12/21/01000000-0a00-0242-417e-08dc026f5b3b_original.mp3" type="audio/mpeg" length="31227904" />
</item><item>
            <title>Aji Sunjaya, Berkarya Lewat Teh Kemasan, Hingga Menang Kompetisi di AS - Desember 02, 2023</title>
            <description>Setelah membangun barber shop dan produk rambut di negara bagian Maryland, AS, Aji Sunjaya kembali mengejar mimpi dengan membuat teh kemasan botol yang sudah tersedia di sekitar 50 toko di tiga negara bagian di AS. Ia juga terpilih masuk ke dalam program akselerator, bahkan menang kompetisi di AS.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/aji-sunjaya-berkarya-lewat-teh-kemasan-hingga-menang-kompetisi-di-as/7380791.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/aji-sunjaya-berkarya-lewat-teh-kemasan-hingga-menang-kompetisi-di-as/7380791.html</guid>            
            <pubDate>Sat, 02 Dec 2023 03:07:29 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman, Irfan Ihsan, Ronan Freeka Azanur</itunes:author>
                <itunes:summary>Setelah membangun barber shop dan produk rambut di negara bagian Maryland, AS, Aji Sunjaya kembali mengejar mimpi dengan membuat teh kemasan botol yang sudah tersedia di sekitar 50 toko di tiga negara bagian di AS. Ia juga terpilih masuk ke dalam program akselerator, bahkan menang kompetisi di AS.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:22:52</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/12/01/01000000-c0a8-0242-5582-08dbf2a83fb9_original.mp3" type="audio/mpeg" length="22478848" />
</item><item>
            <title>Ulung Tanoto, Angkat Lutung Kasarung di Amerika - November 16, 2023</title>
            <description>Jadi musisi dan komposer di Amerika mendorong Ulung Tanoto untuk mengajarkan kesenian tradisional kepada anak-anak Indonesia di Amerika. Belum lama ini bersama Indonesian Kids Performing Arts di Washington, D.C., Ulung menggelar pementasan Lutung Kasarung yang dihadiri warga internasional.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/ulung-tanoto-angkat-lutung-kasarung-di-amerika/7357791.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/ulung-tanoto-angkat-lutung-kasarung-di-amerika/7357791.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 16 Nov 2023 23:02:21 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman, Irfan Ihsan, Ronan Freeka Azanur</itunes:author>
                <itunes:summary>Jadi musisi dan komposer di Amerika mendorong Ulung Tanoto untuk mengajarkan kesenian tradisional kepada anak-anak Indonesia di Amerika. Belum lama ini bersama Indonesian Kids Performing Arts di Washington, D.C., Ulung menggelar pementasan Lutung Kasarung yang dihadiri warga internasional.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:32:52</itunes:duration>
                <itunes:keywords>Indonesia, diaspora indonesia, diaspora, KUDOS</itunes:keywords>      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/11/16/01000000-c0a8-0242-8616-08dbe6bc021b_original.mp3" type="audio/mpeg" length="32309248" />
</item><item>
            <title>Jacob Cass, Kolektor Ribuan Foto dan Dokumen Sejarah Indonesia di Amerika  - September 28, 2023</title>
            <description>Jatuh cinta dengan Indonesia, warga AS, Jacob Cass lalu mempelajari sejarah Indonesia, sampai akhirnya mengoleksi lebih dari seribu foto dan dokumen bersejarah. Mulai dari foto-foto presiden Soekarno, hingga poster film Ada Apa Dengan Cinta versi Jepang.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/jacob-cass-kolektor-ribuan-foto-dan-dokumen-sejarah-indonesia-di-amerika-/7287795.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/jacob-cass-kolektor-ribuan-foto-dan-dokumen-sejarah-indonesia-di-amerika-/7287795.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 28 Sep 2023 06:46:19 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman, Irfan Ihsan</itunes:author>
                <itunes:summary>Jatuh cinta dengan Indonesia, warga AS, Jacob Cass lalu mempelajari sejarah Indonesia, sampai akhirnya mengoleksi lebih dari seribu foto dan dokumen bersejarah. Mulai dari foto-foto presiden Soekarno, hingga poster film Ada Apa Dengan Cinta versi Jepang.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:38:52</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/09/27/01000000-0a00-0242-f62c-08dbbfb15c6b_original.mp3" type="audio/mpeg" length="38207488" />
</item><item>
            <title>Hobi Kaligrafi Jadi Bisnis, Nathania Dianda Tarik Perhatian Klien Eksklusif - Agustus 29, 2023</title>
            <description>Berawal dari hobi, kini Nathania Dianda yang akrab disapa Nia, membuka layanan bisnis kaligrafi dan melukis dengan penghasilan yang mencapai hingga 200 dolar AS per jam untuk klien-klien dan butik eksklusif di daerah Washington, D.C. Ingin tahu seperti apa pekerjaannya? Simak di KUDOS kali ini!</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/hobi-kaligrafi-jadi-bisnis-nathania-dianda-tarik-perhatian-klien-eksklusif/7244756.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/hobi-kaligrafi-jadi-bisnis-nathania-dianda-tarik-perhatian-klien-eksklusif/7244756.html</guid>            
            <pubDate>Tue, 29 Aug 2023 04:51:49 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman, Irfan Ihsan</itunes:author>
                <itunes:summary>Berawal dari hobi, kini Nathania Dianda yang akrab disapa Nia, membuka layanan bisnis kaligrafi dan melukis dengan penghasilan yang mencapai hingga 200 dolar AS per jam untuk klien-klien dan butik eksklusif di daerah Washington, D.C. Ingin tahu seperti apa pekerjaannya? Simak di KUDOS kali ini!</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:28:04</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/08/28/01000000-0aff-0242-4466-08dba804e6e6_original.mp3" type="audio/mpeg" length="27590656" />
</item><item>
            <title>Armaya Doremi, Tidak Bisa Bahasa Inggris Hingga Jadi Mahasiswi Terbaik di Kampus AS - Juli 25, 2023</title>
            <description>Awalnya, Armaya Doremi asal Binjai, Sumatra Utara sama sekali tidak menguasai bahasa Inggris. Namun, kegigihannya telah membuatnya menjadi mahasiswi terbaik di fakultas jurusannya di Northeastern University, Boston. Ia juga terpilih menjadi pembicara utama di acara kelulusannya. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/armaya-doremi-tidak-bisa-bahasa-inggris-hingga-jadi-mahasiswi-terbaik-di-kampus-as/7194904.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/armaya-doremi-tidak-bisa-bahasa-inggris-hingga-jadi-mahasiswi-terbaik-di-kampus-as/7194904.html</guid>            
            <pubDate>Tue, 25 Jul 2023 11:19:08 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman, Irfan Ihsan</itunes:author>
                <itunes:summary>Awalnya, Armaya Doremi asal Binjai, Sumatra Utara sama sekali tidak menguasai bahasa Inggris. Namun, kegigihannya telah membuatnya menjadi mahasiswi terbaik di fakultas jurusannya di Northeastern University, Boston. Ia juga terpilih menjadi pembicara utama di acara kelulusannya. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:38:47</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/07/25/01000000-0a00-0242-278b-08db8cc25566_original.mp3" type="audio/mpeg" length="38125568" />
</item><item>
            <title>Muchlis Adzanul Putra Asal Surabaya Ikut Program Pertukaran Pelajar di AS dan Jadi Pemain Teater - Juni 24, 2023</title>
            <description>Setelah melalui persaingan yang ketat bersama sekitar 36 ribu murid, Muchlis Adzanul Putra asal Surabaya yang akrab disapa Azi, terpilih sebagai 1 diantara 70 siswa yang mengikuti program pertukaran pelajar ke AS. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/muchlis-adzanul-putra-asal-surabaya-ikut-program-pertukaran-pelajar-di-as-dan-jadi-pemain-teater/7150378.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/muchlis-adzanul-putra-asal-surabaya-ikut-program-pertukaran-pelajar-di-as-dan-jadi-pemain-teater/7150378.html</guid>            
            <pubDate>Sat, 24 Jun 2023 01:25:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman, Irfan Ihsan</itunes:author>
                <itunes:summary>Setelah melalui persaingan yang ketat bersama sekitar 36 ribu murid, Muchlis Adzanul Putra asal Surabaya yang akrab disapa Azi, terpilih sebagai 1 diantara 70 siswa yang mengikuti program pertukaran pelajar ke AS. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:23:24</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/06/23/01000000-0aff-0242-0b97-08db7417f0ef_original.mp3" type="audio/mpeg" length="23003136" />
</item><item>
            <title>Abraham Soyem, Putra Petani Aru Pisah dari Orang Tua demi Pendidikan - Januari 30, 2023</title>
            <description>Berbekal keinginan untuk meraih pendidikan tinggi, Abraham Soyem (Bram) asal kepulauan Aru, Maluku kabur dan rela berpisah dari orang tuanya setelah lulus SD. Tekad bulat dan prestasinya berhasil membawanya keliling banyak negara, termasuk Amerika Serikat untuk menempuh pendidikan S2. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/abraham-soyem-putra-petani-aru-pisah-dari-orang-tua-demi-pendidikan/6938931.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/abraham-soyem-putra-petani-aru-pisah-dari-orang-tua-demi-pendidikan/6938931.html</guid>            
            <pubDate>Mon, 30 Jan 2023 03:13:36 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman, Irfan Ihsan</itunes:author>
                <itunes:summary>Berbekal keinginan untuk meraih pendidikan tinggi, Abraham Soyem (Bram) asal kepulauan Aru, Maluku kabur dan rela berpisah dari orang tuanya setelah lulus SD. Tekad bulat dan prestasinya berhasil membawanya keliling banyak negara, termasuk Amerika Serikat untuk menempuh pendidikan S2. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:43:20</itunes:duration>
                <itunes:keywords>Indonesia, amerika serikat, diaspora, Mahasiswa, beasiswa, maluku, aru, Indonesia di Amerika, KUDOS, abraham soyem, bram</itunes:keywords>      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2023/01/29/06a20000-0aff-0242-1836-08db02253c75_original.mp3" type="audio/mpeg" length="42598400" />
</item><item>
            <title>Ario Anindito, Komikus Bandung yang Dipercaya Marvel Garap &apos;Star Wars&apos;  - November 12, 2022</title>
            <description>Sejak tahun 2014 lalu, komikus Ario Anindito yang tinggal di Bandung telah menggarap beragam komik keluaran Marvel. Tidak hanya itu, Ario juga pernah menggarap komik keluaran DC Comics. Hasil kerja kerasnya selama ini telah mengangkat namanya menjadi komikus yang mendunia. KUDOS untuk Ario!</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/ario-anindito-komikus-asal-bandung-yang-dipercaya-marvel-garap-star-wars-/6831006.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/ario-anindito-komikus-asal-bandung-yang-dipercaya-marvel-garap-star-wars-/6831006.html</guid>            
            <pubDate>Sat, 12 Nov 2022 05:25:34 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman, Irfan Ihsan</itunes:author>
                <itunes:summary>Sejak tahun 2014 lalu, komikus Ario Anindito yang tinggal di Bandung telah menggarap beragam komik keluaran Marvel. Tidak hanya itu, Ario juga pernah menggarap komik keluaran DC Comics. Hasil kerja kerasnya selama ini telah mengangkat namanya menjadi komikus yang mendunia. KUDOS untuk Ario!</itunes:summary>
                <itunes:duration>01:02:20</itunes:duration>
                <itunes:keywords>marvel comics, Ario Anindito</itunes:keywords>      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/11/11/03220000-0aff-0242-cec7-08dac430b17d_original.mp3" type="audio/mpeg" length="61276160" />
</item><item>
            <title>Kemal Rifky, Bangun PLTA di Indonesia dari Amerika - September 30, 2022</title>
            <description>Sejak remaja Kemal Rifky selalu tertarik dengan isu pelestarian lingkungan dan energi terbarukan. Kini, mahasiswa jurusan teknik mesin di  Worcester Polytechnic Institute, Massachusetts ini menggarap proyek 360 Energy untuk membangun pembangkit listrik dengan energi terbarukan di Indonesia.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kemal-rifky-bangun-plta-di-indonesia-dari-amerika/6769200.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kemal-rifky-bangun-plta-di-indonesia-dari-amerika/6769200.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 30 Sep 2022 04:06:37 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman, Irfan Ihsan</itunes:author>
                <itunes:summary>Sejak remaja Kemal Rifky selalu tertarik dengan isu pelestarian lingkungan dan energi terbarukan. Kini, mahasiswa jurusan teknik mesin di  Worcester Polytechnic Institute, Massachusetts ini menggarap proyek 360 Energy untuk membangun pembangkit listrik dengan energi terbarukan di Indonesia.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:29:07</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/09/29/013b0000-0aff-0242-6a0b-08daa255c260_original.mp3" type="audio/mpeg" length="28622848" />
</item><item>
            <title>Rumah Lumbung Sumatra jadi Warung &apos;Fine Dining&apos; di AS - September 03, 2022</title>
            <description>Kali ini Irfan dan Dhania ngobrol bareng Chef Rie Sims, pemilik usaha Warung RieRie di San Diego, California. Satu-satunya restoran Indonesia di San Diego, Warung RieRie beroperasi di sebuah rumah lumbung  Sumatra, dengan lingkungan suasana Bali yang kental. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/rumah-lumbung-sumatra-jadi-warung-fine-dining-di-as/6728763.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/rumah-lumbung-sumatra-jadi-warung-fine-dining-di-as/6728763.html</guid>            
            <pubDate>Sat, 03 Sep 2022 03:12:15 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>VOA</itunes:author>
                <itunes:summary>Kali ini Irfan dan Dhania ngobrol bareng Chef Rie Sims, pemilik usaha Warung RieRie di San Diego, California. Satu-satunya restoran Indonesia di San Diego, Warung RieRie beroperasi di sebuah rumah lumbung  Sumatra, dengan lingkungan suasana Bali yang kental. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:48:19</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/09/02/09ae0000-0a00-0242-2cbb-08da8d07ad09_original.mp3" type="audio/mpeg" length="47497216" />
</item><item>
            <title>Kisah Imam Kurniawan, Mahasiswa Difabel yang Kuliah S2 di New York, AS - Juli 01, 2022</title>
            <description>Pengalaman jadi korban &apos;bullying&apos; sejak masih SD tak membuat mahasiswa difabel, Imam Kurniawan berhenti dalam mengejar prestasi dan meraih mimpi. Kini, Imam tengah menjalani program S2 jurusan &apos;social work&apos; atau pekerjaan sosial di salah satu universitas terbaik di dunia, New York University. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kisah-imam-kurniawan-mahasiswa-difabel-yang-kuliah-s2-di-new-york-as/6640056.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kisah-imam-kurniawan-mahasiswa-difabel-yang-kuliah-s2-di-new-york-as/6640056.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 01 Jul 2022 01:32:25 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman, Irfan Ihsan</itunes:author>
                <itunes:summary>Pengalaman jadi korban &apos;bullying&apos; sejak masih SD tak membuat mahasiswa difabel, Imam Kurniawan berhenti dalam mengejar prestasi dan meraih mimpi. Kini, Imam tengah menjalani program S2 jurusan &apos;social work&apos; atau pekerjaan sosial di salah satu universitas terbaik di dunia, New York University. </itunes:summary>
                <itunes:duration>00:36:34</itunes:duration>
                <itunes:keywords>KUDOS</itunes:keywords>      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/06/30/10060000-0aff-0242-ee6e-08da5ac33069_original.mp3" type="audio/mpeg" length="35946496" />
</item><item>
            <title>Dari Sawah ke Amerika: Kisah Rosfatima Jamal 18 Kali Gagal Raih Beasiswa - Mei 05, 2022</title>
            <description>Delapan belas kali gagal meraih beasiswa tidak membuat Rosfatima Jamal atau Oca putus semangat untuk meraih pendidikan di luar negeri. Kini Oca tengah mendapat kesempatan untuk kuliah selama 10 bulan di Virginia, Amerika Serikat melalui beasiswa Community College Initiative Program. Simak ceritanya!</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/dari-sawah-ke-amerika-kisah-rosfatima-jamal-18-kali-gagal-raih-beasiswa/6557039.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/dari-sawah-ke-amerika-kisah-rosfatima-jamal-18-kali-gagal-raih-beasiswa/6557039.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 05 May 2022 02:20:22 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman, Irfan Ihsan</itunes:author>
                <itunes:summary>Delapan belas kali gagal meraih beasiswa tidak membuat Rosfatima Jamal atau Oca putus semangat untuk meraih pendidikan di luar negeri. Kini Oca tengah mendapat kesempatan untuk kuliah selama 10 bulan di Virginia, Amerika Serikat melalui beasiswa Community College Initiative Program. Simak ceritanya!</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:33:25</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/05/04/87bc059a-fe30-4b63-84fd-e626d7da892b_original.mp3" type="audio/mpeg" length="32849920" />
</item><item>
            <title>Kevin Herjono, Seniman Digital untuk Video Game dan Film di AS - April 06, 2022</title>
            <description>Kevin Herjono di California terjun ke dunia efek visual sebagai 3d generalist dengan pengalaman kerja di Blur Studio milik sutradara film &apos;Deadpool,&apos; Tim Miller. Ia pernah terlibat dalam penggarapan video game &apos;Halo,&apos; &apos;Call of Duty: Modern Warfare&apos; dan serial Netflix &apos;Love, Death &amp; Robots.&apos;</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kevin-herjono-seniman-digital-untuk-trailer-video-game-dan-film-di-as/6516435.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kevin-herjono-seniman-digital-untuk-trailer-video-game-dan-film-di-as/6516435.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 06 Apr 2022 02:16:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman, Irfan Ihsan</itunes:author>
                <itunes:summary>Kevin Herjono di California terjun ke dunia efek visual sebagai 3d generalist dengan pengalaman kerja di Blur Studio milik sutradara film &apos;Deadpool,&apos; Tim Miller. Ia pernah terlibat dalam penggarapan video game &apos;Halo,&apos; &apos;Call of Duty: Modern Warfare&apos; dan serial Netflix &apos;Love, Death &amp; Robots.&apos;</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:32:27</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/04/05/89730dbe-920b-4961-a376-a2253fddceaa_original.mp3" type="audio/mpeg" length="31899648" />
</item><item>
            <title>Kisah Ilham Anak Sopir Taksi Online Raih Beasiswa S2 ke AS - Januari 27, 2022</title>
            <description>Sejak kecil Ilham selalu ingin mengejar pendidikan tinggi. Walau selalu terbentur masalah finansial, Ilham tidak berkecil hati dan tetap semangat untuk mencari beasiswa, hingga akhirnya kini ia bisa kuliah S2 di universitas ternama, Cornell University di AS.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kisah-ilham-anak-sopir-taksi-online-raih-beasiswa-s2-ke-as/6413634.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kisah-ilham-anak-sopir-taksi-online-raih-beasiswa-s2-ke-as/6413634.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 27 Jan 2022 02:31:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Irfan Ihsan, Dhania Iman</itunes:author>
                <itunes:summary>Sejak kecil Ilham selalu ingin mengejar pendidikan tinggi. Walau selalu terbentur masalah finansial, Ilham tidak berkecil hati dan tetap semangat untuk mencari beasiswa, hingga akhirnya kini ia bisa kuliah S2 di universitas ternama, Cornell University di AS.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:34:40</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2022/01/26/828f23fa-be1d-4b54-9c05-75b598cea58e_original.mp3" type="audio/mpeg" length="34078720" />
</item><item>
            <title>Johanes Kurnia, Digital Artist Film &apos;Star Wars&apos; Yang Mendunia - Juli 23, 2021</title>
            <description>Seniman digital, Johanes Kurnia, sudah pernah berkarir di berbagai negara, termasuk Amerika. Saat ini ia bekerja sebagai environment/generalist supervisor di Lukasfilm, di San Francisco, California dan pernah terlibat dalam penggarapan film &apos;Star Wars,&apos; serta serial TV &apos;Mandalorian.&apos;</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/johanes-kurnia-digital-artist-film-star-wars-yang-mendunia/5976880.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/johanes-kurnia-digital-artist-film-star-wars-yang-mendunia/5976880.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 23 Jul 2021 23:55:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Irfan Ihsan, Dhania Iman</itunes:author>
                <itunes:summary>Seniman digital, Johanes Kurnia, sudah pernah berkarir di berbagai negara, termasuk Amerika. Saat ini ia bekerja sebagai environment/generalist supervisor di Lukasfilm, di San Francisco, California dan pernah terlibat dalam penggarapan film &apos;Star Wars,&apos; serta serial TV &apos;Mandalorian.&apos;</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:25:39</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/07/23/455e8e99-ed00-4b54-bd66-a9249e174279_original.mp3" type="audio/mpeg" length="25214976" />
</item><item>
            <title>Yorie Kumalasari, Kerja di DreamWorks Animation Garap Film Hollywood - Maret 31, 2021</title>
            <description>Yorie Kumalasari adalah satu diantara hanya segelintir seniman efek perempuan yang bekerja di DreamWorks Animation di California. Hingga kini, Yorie sudah terlibat dalam penggarapan film Hollywood seperti &quot;How to Train Your Dragon: The Hidden World,&quot; &quot;Abominable,&quot; &quot;The Croods: New Age.&quot;</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/yorie-kumalasari-kerja-di-dreamworks-animation-garap-film-hollywood/5834338.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/yorie-kumalasari-kerja-di-dreamworks-animation-garap-film-hollywood/5834338.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 31 Mar 2021 08:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman, Irfan Ihsan</itunes:author>
                <itunes:summary>Yorie Kumalasari adalah satu diantara hanya segelintir seniman efek perempuan yang bekerja di DreamWorks Animation di California. Hingga kini, Yorie sudah terlibat dalam penggarapan film Hollywood seperti &quot;How to Train Your Dragon: The Hidden World,&quot; &quot;Abominable,&quot; &quot;The Croods: New Age.&quot;</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:30:58</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/03/30/1034f341-2606-4aad-912a-779ee893faf3_original.mp3" type="audio/mpeg" length="30441472" />
</item><item>
            <title>Afgan, Garap Album Bareng Produser Chris Brown dan Kanye West di Amerika - Februari 20, 2021</title>
            <description>Afgan merilis lagu, &quot;Say I&apos;m Sorry,&quot; single internasional perdananya di bawah label EMPIRE yang berpusat di San Francisco. Berkolaborasi dengan duo produser yang pernah bekerja sama dengan Chris Brown dan Kanye West, rencananya Afgan akan rilis album di Indonesia dan AS April mendatang.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/afgan-garap-album-bareng-produser-chris-brown-dan-kanye-west-di-amerika-/5785447.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/afgan-garap-album-bareng-produser-chris-brown-dan-kanye-west-di-amerika-/5785447.html</guid>            
            <pubDate>Sat, 20 Feb 2021 09:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman, Irfan Ihsan</itunes:author>
                <itunes:summary>Afgan merilis lagu, &quot;Say I&apos;m Sorry,&quot; single internasional perdananya di bawah label EMPIRE yang berpusat di San Francisco. Berkolaborasi dengan duo produser yang pernah bekerja sama dengan Chris Brown dan Kanye West, rencananya Afgan akan rilis album di Indonesia dan AS April mendatang.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:30:54</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2021/02/19/7bc9c5f6-46c2-43ce-b793-8417162bcdde_original.mp3" type="audio/mpeg" length="30375936" />
</item><item>
            <title>Andrea Decker, Warga Amerika Cinta Dangdut dan Nyinden! - Oktober 12, 2020</title>
            <description>Wow! Baru pertama kali ini Dhania dan Irfan ketemu sama warga Amerika, Andrea Decker di California, yang fasih berbahasa Indonesia, cinta banget sama dangdut, dan jago nyinden. Hebat yah! Yuk, simak ceritanya!</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/andrea-decker-warga-amerika-cinta-dangdut-dan-nyinden-/5617367.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/andrea-decker-warga-amerika-cinta-dangdut-dan-nyinden-/5617367.html</guid>            
            <pubDate>Mon, 12 Oct 2020 07:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman, Irfan Ihsan</itunes:author>
                <itunes:summary>Wow! Baru pertama kali ini Dhania dan Irfan ketemu sama warga Amerika, Andrea Decker di California, yang fasih berbahasa Indonesia, cinta banget sama dangdut, dan jago nyinden. Hebat yah! Yuk, simak ceritanya!</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:35:09</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2020/10/11/dab2e18e-37bb-4bdf-bff8-967d9671628d_original.mp3" type="audio/mpeg" length="34553856" />
</item><item>
            <title>Diandra Soemardi, Anak Muda Yang Jadi Ahli Sains di AS - September 01, 2020</title>
            <description>Sejak kecil, Diandra Soemardi bercita-cita ingin jadi ahli sains. Jatuh cinta dengan pelajaran kimia, akhirnya ia memutuskan untuk terjun lebih dalam lagi ke dunia yang masih didominasi oleh laki-laki ini.  Kini di usianya yang baru 25 tahun, Diandra menjalani program S3 dan menjadi periset di AS.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/diandra-soemardi-anak-muda-yang-jadi-ahli-kimia-di-as/5566389.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/diandra-soemardi-anak-muda-yang-jadi-ahli-kimia-di-as/5566389.html</guid>            
            <pubDate>Tue, 01 Sep 2020 22:43:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman, Irfan Ihsan</itunes:author>
                <itunes:summary>Sejak kecil, Diandra Soemardi bercita-cita ingin jadi ahli sains. Jatuh cinta dengan pelajaran kimia, akhirnya ia memutuskan untuk terjun lebih dalam lagi ke dunia yang masih didominasi oleh laki-laki ini.  Kini di usianya yang baru 25 tahun, Diandra menjalani program S3 dan menjadi periset di AS.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:27:42</itunes:duration>
                <itunes:keywords>Podcast, KUDOS</itunes:keywords>      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2020/09/01/30409f26-9fbf-4611-8e84-bb5fa6044638_original.mp3" type="audio/mpeg" length="27230208" />
</item><item>
            <title>Jesica Yap, Musisi Asal Pematangsiantar di LA Rilis Lagu Bertema Pandemi - Juni 29, 2020</title>
            <description>Di situasi yang penuh dengan ketidakpastian di tengah pandemi, khususnya dalam menghadapi kelaziman baru, musisi asal Pematangsiantar di Los Angeles, California lalu menuangkan isi hatinya lewat sebuah lagu berjudul &quot;Six Feet Apart,&quot; jarak sekitar 2 meter sebagai pembatas antar satu sama lain.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/jesica-yap-musisi-asal-pematangsiantar-di-la-rilis-lagu-bertema-pandemi/5480866.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/jesica-yap-musisi-asal-pematangsiantar-di-la-rilis-lagu-bertema-pandemi/5480866.html</guid>            
            <pubDate>Mon, 29 Jun 2020 04:26:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>VOA</itunes:author>
                <itunes:summary>Di situasi yang penuh dengan ketidakpastian di tengah pandemi, khususnya dalam menghadapi kelaziman baru, musisi asal Pematangsiantar di Los Angeles, California lalu menuangkan isi hatinya lewat sebuah lagu berjudul &quot;Six Feet Apart,&quot; jarak sekitar 2 meter sebagai pembatas antar satu sama lain.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:31:22</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2020/06/28/c85b4a5d-ac0a-4ad3-b96e-d43cb8934da6_original.mp3" type="audio/mpeg" length="30834688" />
</item><item>
            <title>Hasna dan Anton, Perjuangan Dua Perawat Indonesia di Tengah Pandemi COVID-19 di Amerika - Juni 08, 2020</title>
            <description>Hasna dan Anton, Perjuangan Dua Perawat Indonesia di Tengah Pandemi COVID-19 di Amerika</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/hasna-dan-anton-perjuangan-dua-perawat-indonesia-di-tengah-pandemi-covid-19/5453116.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/hasna-dan-anton-perjuangan-dua-perawat-indonesia-di-tengah-pandemi-covid-19/5453116.html</guid>            
            <pubDate>Mon, 08 Jun 2020 05:00:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman</itunes:author>
                <itunes:summary>Hasna dan Anton, Perjuangan Dua Perawat Indonesia di Tengah Pandemi COVID-19 di Amerika</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:23:39</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2020/06/07/74445d9f-86c5-44c7-86ad-7e427929a5d1_original.mp3" type="audio/mpeg" length="23248896" />
</item><item>
            <title>Aula Andika - Kisah Anak Pedagang Sayur Lulus S2 di Amerika - Mei 23, 2020</title>
            <description>Keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang bagi Aula Andika Fikrullah Al Balad, anak pedagang sayur di Aceh, dalam meraih pendidikan. Setelah 53 kali gagal mendapat beasiswa, Aula berhasil meraih beasiswa untuk kuliah S2 di Lehigh University yang masuk 50 besar universitas di Amerika. Inilah kisahnya.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/aula-andika---kisah-anak-pedagang-sayur-lulus-s2-di-amerika/5431891.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/aula-andika---kisah-anak-pedagang-sayur-lulus-s2-di-amerika/5431891.html</guid>            
            <pubDate>Sat, 23 May 2020 00:18:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman, Irfan Ihsan</itunes:author>
                <itunes:summary>Keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang bagi Aula Andika Fikrullah Al Balad, anak pedagang sayur di Aceh, dalam meraih pendidikan. Setelah 53 kali gagal mendapat beasiswa, Aula berhasil meraih beasiswa untuk kuliah S2 di Lehigh University yang masuk 50 besar universitas di Amerika. Inilah kisahnya.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:22:45</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2020/05/22/4893cd58-0be2-47b3-b0c4-8a071204ab3f_original.mp3" type="audio/mpeg" length="22364160" />
</item><item>
            <title>Malik Basri, Angkat Popularitas Bulutangkis di Amerika - April 21, 2020</title>
            <description>Pelatih bulutangkis, Malik Basri, di Maryland, Amerika, bertekad dongkrak popularitas bulutangkis di Amerika. Ia mendirikan sasana bulutangkis yang memiliki lebih dari 200 murid, yang ia didik hingga ke tingkat nasional. Namun, kini mereka terpaksa latihan di rumah, karena pandemi virus corona.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/malik-basri-angkat-popularitas-bulutangkis-di-amerika/5382509.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/malik-basri-angkat-popularitas-bulutangkis-di-amerika/5382509.html</guid>            
            <pubDate>Tue, 21 Apr 2020 03:05:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman, Irfan Ihsan</itunes:author>
                <itunes:summary>Pelatih bulutangkis, Malik Basri, di Maryland, Amerika, bertekad dongkrak popularitas bulutangkis di Amerika. Ia mendirikan sasana bulutangkis yang memiliki lebih dari 200 murid, yang ia didik hingga ke tingkat nasional. Namun, kini mereka terpaksa latihan di rumah, karena pandemi virus corona.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:28:04</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2020/04/20/ff7528bd-9082-4c97-8906-a5ec3b89e64c_original.mp3" type="audio/mpeg" length="27590656" />
</item><item>
            <title>Fatih Respati, Sekolah di Amerika Berkat Basket - Februari 19, 2020</title>
            <description>Ketekunan dalam mendalami olah raga basket di Indonesia berhasil membawa Fatih Respati yang baru berusia 15 tahun, terpilih untuk bersekolah di Blue Ridge High School yang memiliki program olah raga basket prestisius di Amerika.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kudos-fatih-respati-sekolah-di-amerika-berkat-basket/5293379.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kudos-fatih-respati-sekolah-di-amerika-berkat-basket/5293379.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 19 Feb 2020 01:11:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>VOA</itunes:author>
                <itunes:summary>Ketekunan dalam mendalami olah raga basket di Indonesia berhasil membawa Fatih Respati yang baru berusia 15 tahun, terpilih untuk bersekolah di Blue Ridge High School yang memiliki program olah raga basket prestisius di Amerika.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:19:50</itunes:duration>
                      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2020/02/18/8b165509-1ae8-482f-9711-bb5bd24cf7f2_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="19496960" />
</item><item>
            <title>Imam Wibowo, Diehard Superman Fan - November 29, 2019</title>
            <description>Kalau bicara soal penggemar sekaligus kolektor mainan superhero, khususnya Superman, Imam Wibowo adalah orangnya. Kadang ia berburu mainan hingga ke berbagai pameran komik di mancanegara, salah satunya di San Diego Comic-Con. Seperti apa sih kehidupan seorang &apos;diehard superman fan&apos; seperti Imam?</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kudos-podcast-imam-wibowo-diehard-superman-fan/5185457.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kudos-podcast-imam-wibowo-diehard-superman-fan/5185457.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 29 Nov 2019 04:15:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman, Irfan Ihsan</itunes:author>
                <itunes:summary>Kalau bicara soal penggemar sekaligus kolektor mainan superhero, khususnya Superman, Imam Wibowo adalah orangnya. Kadang ia berburu mainan hingga ke berbagai pameran komik di mancanegara, salah satunya di San Diego Comic-Con. Seperti apa sih kehidupan seorang &apos;diehard superman fan&apos; seperti Imam?</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:29:53</itunes:duration>
                <itunes:keywords>superhero, Comic-Con, kolektor, superman, mainan, Podcast, KUDOS, diehard fan, San Diego Comic-Con</itunes:keywords>      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2019/11/28/e07f68b1-d10b-4d94-8454-160401b15507_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="29376512" />
</item><item>
            <title>Cecep Arif Rahman, Sang Guru Bahasa Inggris yang Bawa Silat ke Hollywood - November 01, 2019</title>
            <description>Di balik sosok petarung yang pernah melawan Keanu Reeves di layar lebar, ada sosok Kang Cecep, seorang guru bahasa Inggris yang penyabar dan selalu giat memperkenalkan pencak silat ke mata dunia.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kudos-cecep-arif-rahman-sang-guru-bahasa-inggris-yang-bawa-silat-ke-hollywood/5147757.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kudos-cecep-arif-rahman-sang-guru-bahasa-inggris-yang-bawa-silat-ke-hollywood/5147757.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 01 Nov 2019 04:05:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>VOA</itunes:author>
                <itunes:summary>Di balik sosok petarung yang pernah melawan Keanu Reeves di layar lebar, ada sosok Kang Cecep, seorang guru bahasa Inggris yang penyabar dan selalu giat memperkenalkan pencak silat ke mata dunia.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:38:15</itunes:duration>
                <itunes:keywords>Hollywood, silat, guru, Keanu Reeves, pencak silat, Podcast, Cecep Arif Rahman, inspiratif, KUDOS</itunes:keywords>      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2019/10/31/c4221670-198c-43fb-a7bd-5f6edecc23ff_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="37601280" />
</item><item>
            <title>Ryan Wibawa, Sensasi Seduhan Kopi dan Kata Hati Barista Kelas Dunia - Oktober 04, 2019</title>
            <description>Menjadi barista di Indonesia membuka jalan bagi Ryan Wibawa untuk mengejar cita-citanya. Tak pernah berhenti bermimpi, kerja keras dan ketekunannya membawa Ryan ke berbagai kejuaraan di tingkat nasional dan internasional, yang menjadikannya seorang barista sekaligus Coffee Professional kelas dunia.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/sensasi-seduhan-kopi-dan-kata-hati-barista-kelas-dunia/5110671.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/sensasi-seduhan-kopi-dan-kata-hati-barista-kelas-dunia/5110671.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 04 Oct 2019 23:12:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman, Irfan Ihsan</itunes:author>
                <itunes:summary>Menjadi barista di Indonesia membuka jalan bagi Ryan Wibawa untuk mengejar cita-citanya. Tak pernah berhenti bermimpi, kerja keras dan ketekunannya membawa Ryan ke berbagai kejuaraan di tingkat nasional dan internasional, yang menjadikannya seorang barista sekaligus Coffee Professional kelas dunia.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:37:47</itunes:duration>
                <itunes:keywords>amerika, kopi, Podcast, barista, KUDOS, Ryan Wibawa</itunes:keywords>      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2019/10/04/4a4d598c-7917-472d-b64b-5ccb03b61558_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="37142528" />
</item><item>
            <title>Robinson Sinurat, Mimpi Besar Anak Petani - September 13, 2019</title>
            <description>Berbekal mimpi yang besar sejak kecil, Robinson Sinurat, anak petani Sumatra Utara berhasil melewati tantangan dalam menempuh pendidikan, hingga akhirnya meraih gelar S2 dari universitas prestisius, Columbia, di Amerika.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kudos-podcast-robinson-sinurat-mimpi-besar-anak-petani/5082459.html</link>            
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kudos-podcast-robinson-sinurat-mimpi-besar-anak-petani/5082459.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 13 Sep 2019 22:06:00 +0700</pubDate>
            
                <itunes:author>Dhania Iman, Irfan Ihsan</itunes:author>
                <itunes:summary>Berbekal mimpi yang besar sejak kecil, Robinson Sinurat, anak petani Sumatra Utara berhasil melewati tantangan dalam menempuh pendidikan, hingga akhirnya meraih gelar S2 dari universitas prestisius, Columbia, di Amerika.</itunes:summary>
                <itunes:duration>00:37:45</itunes:duration>
                <itunes:keywords>amerika, columbia, Sumatra Utara, Podcast, Robinson Sinurat, mimpi besar, anak petani, KUDOS</itunes:keywords>      
                <itunes:image href="https://gdb.voanews.com/356e28ff-c813-4200-a2dd-b20cb01f2586.jpg" />
                <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
                <enclosure url="https://voa-audio.voanews.eu/vin/2019/09/13/2de29288-7711-4742-9f91-2e17d0f1884a_hq.mp3" type="audio/mpeg" length="37109760" />
</item></channel></rss>