<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">     
    <channel>      
        <title>Ekonomi - Voice of America</title>     
        <link>https://www.voaindonesia.com/z/302</link>
        <description>Berita terbaru mengenai ekonomi, bisnis, keuangan, investasi, pasar saham Dunia, Amerika dan Indonesia di website VOA Indonesia.</description>
        <image>
            <url>https://www.voaindonesia.com/Content/responsive/VOA/id/img/logo.png</url>
            <title>Ekonomi - Voice of America</title>
            <link>https://www.voaindonesia.com/z/302</link>
        </image>
        <language>id</language>
        <copyright> </copyright>   
        <ttl>60</ttl>        
        <lastBuildDate>Sat, 09 May 2026 13:50:51 +0700</lastBuildDate> 
        <generator>Pangea CMS – VOA</generator>        
        <atom:link href="https://www.voaindonesia.com/api/zvgqmeo_oy" rel="self" type="application/rss+xml" />
    		<item>
            <title>Laporan VOA untuk Metro TV: Apakah Ekonomi Amerika Terancam Resesi?</title>
            <description>Reporter VOA Valdya Baraputri melaporkan dari Washington DC untuk pemirsa Metro Pagi Primetime - Metro TV mengenai kemungkinan ancaman resesi ekonomi Amerika sebagai dampak dari kebijakan perang dagang pemerintahan Presiden Donald Trump, hari Sabtu pagi 15 Maret 2025.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/laporan-voa-untuk-metro-tv-apakah-ekonomi-amerika-terancam-resesi-/8011261.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/laporan-voa-untuk-metro-tv-apakah-ekonomi-amerika-terancam-resesi-/8011261.html</guid>            
            <pubDate>Sat, 15 Mar 2025 06:49:18 +0700</pubDate>
            <category>Pemerintahan Baru Donald Trump</category><category>Ekonomi</category><category>Amerika Serikat</category><category>Televisi</category><category>Liputan Berita VOA</category><category>Video </category><category>Media</category><author>voaindonesia@voanews.com (Valdya Baraputri)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/d6c7a678-cfbb-47ff-360a-08dd5c897904_tv_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Trump Tidak Akan Mengalah soal Tarif ke Kanada</title>
            <description>Washington, DC  — Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada para wartawan di Gedung Putih pada hari Kamis (13/3) bahwa dia tidak akan mengubah pikirannya tentang tarif yang akan diberlakukannya pada Kanada.
“Kita telah ditipu selama bertahun-tahun, jadi kita tidak akan ditipu lagi. Tidak, saya tidak akan mengalah pada aluminium, baja, atau mobil. Kita tidak akan mengalah,” tegas Trump.
Sementara itu, Trump menegaskan kembali retorika anti-Kanadanya dalam pertemuan di Ruang Oval pada hari Kamis dengan Kepala NATO Mark Rutte. “Sejujurnya, Kanada hanya berfungsi seperti negara bagian,” kata Trump.
 Trump juga mengatakan, “Akan ada sedikit gangguan. Namun, itu tidak akan lama.”
 “Uni Eropa sangat, sangat jahat,” tambah Trump terkait biaya yang dikenakan pada barang-barang Amerika. [lt/ns]
</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/trump-tidak-akan-mengalah-soal-tarif-ke-kanada/8010411.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/trump-tidak-akan-mengalah-soal-tarif-ke-kanada/8010411.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 14 Mar 2025 08:14:21 +0700</pubDate>
            <category>Pemerintahan Baru Donald Trump</category><category>Ekonomi</category><category>Amerika Serikat</category><category>Amerika Lainnya</category><enclosure url="https://gdb.voanews.com/c6e5f516-c118-4311-0f29-08dd5c8d307c_cx0_cy7_cw0_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Amerika Jatuhkan Sanksi kepada Menteri Perminyakan Iran</title>
            <description>Washington, DC  — Amerika Serikat pada Kamis (13/3) menjatuhkan sanksi kepada Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad dan beberapa kapal berbendera Hong Kong yang merupakan bagian dari armada bayangan yang membantu menyamarkan pengiriman minyak Iran, kata Departemen Keuangan AS.
Presiden Donald Trump memberlakukan kembali kebijakan “tekanan maksimum” terhadap Iran pada Februari yang mencakup upaya untuk mendorong ekspor minyaknya ke nol untuk menghentikan Teheran memperoleh senjata nuklir dan mendanai kelompok militan.
Paknejad “mengawasi ekspor minyak Iran senilai puluhan miliar dolar dan telah mengalokasikan minyak senilai miliaran dolar kepada angkatan bersenjata Iran untuk diekspor,” kata Departemen Keuangan AS dalam sebuah pernyataan.
“Rezim Iran terus menggunakan hasil dari sumber daya minyak negara itu yang besar untuk memprioritaskan kepentingan pribadinya yang sempit dan mengkhawatirkan, dengan mengorbankan rakyat Iran,” kata Menteri Keuangan AS Scott Bessent dalam sebuah pernyataan.
“Departemen Keuangan AS akan melawan dan menggagalkan segala upaya rezim itu untuk mendanai kegiatan-kegiatannya yang mendestabilisasi dan melanjutkan agendanya yang berbahaya,” tambah dia.
Iran mengatakan program nuklirnya untuk tujuan damai.
Departemen Keuangan AS juga menunjuk pemilik atau operator kapal yang telah mengirimkan minyak Iran ke China atau mengangkutnya dari tempat penyimpanan di sana, katanya. Kapal-kapal itu berada di beberapa yurisdiksi, termasuk India dan China, tambah dia lagi.
Militer Iran bergantung pada armada kapal bayangan yang besar untuk menyamarkan pengiriman minyak senilai miliaran dolar ke China.
Kapal-kapal yang disebutkan pada Kamis termasuk Peace Hill yang berbendera Hong Kong dan pemiliknya Hong Kong Heshun Transportation Trading Limited, Polaris 1 yang berbendera Iran, Fallon Shipping Company Ltd yang terdaftar di Seychelles, dan Itaugua Services Inc yang terdaftar di Liberia, kata Departemen Keuangan AS.
Departemen Luar Negeri AS menetapkan tiga entitas dan tiga kapal sebagai properti yang diblokir. [ns/uh]
</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/amerika-jatuhkan-sanksi-kepada-menteri-perminyakan-iran/8010400.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/amerika-jatuhkan-sanksi-kepada-menteri-perminyakan-iran/8010400.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 14 Mar 2025 07:56:49 +0700</pubDate>
            <category>Ekonomi</category><category>Amerika Serikat</category><category>Timur Tengah</category><enclosure url="https://gdb.voanews.com/b76a2e11-ad96-4924-a514-86a054e59b5d_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>UE Luncurkan Paket Investasi 4,7 Miliar Euro untuk Afsel</title>
            <description>Cape Town, Afrika selatan  — Kepala Uni Eropa Ursula von der Leyen mengumumkan rencana untuk menggelontorkan dana miliaran euro ke dalam investasi di Afrika Selatan. Keputusan ini diambil ketika Eropa berupaya menegaskan kembali pengaruhnya di negara yang menjadi sasaran Amerika Serikat itu.
Paket investasi tersebut akan memobilisasi 4,7 miliar euro atau $5 miliar, yang setara sekitar Rp82 triliun untuk Afrika Selatan. Ursula von der Leyen menyampaikan itu dalam pertemuan puncak dengan Presiden Dewan Eropa Antonio Costa dan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa.
Sebagian besar dari dana tersebut yaitu 4,4 miliar euro (Rp77,9 triliun), akan digunakan untuk mendanai proyek energi bersih, seperti memanfaatkan angin dan matahari, dan melalui produksi hidrogen bersih, kata Uni Eropa dalam sebuah pernyataan.
“Kami ingin memperkuat dan mendiversifikasi rantai pasokan kami. Namun, kami ingin melakukannya dengan bekerja sama dengan Anda,” kata von der Leyen.
“Beberapa negara hanya tertarik untuk mengekstraksi material dari dalam tanah dan mengekspor keuntungannya ke tempat lain. Itu bukan model kami. Kami ingin mendukung lapangan kerja lokal, nilai tambah lokal, serta standar lingkungan dan ketenagakerjaan yang tinggi,” tambah dia.
Investasi tersebut juga akan membelanjakan 700 juta euro (Rp12,4 triliun) untuk meningkatkan produksi vaksin di Afrika Selatan, negara yang paling maju industrinya di Afrika.
“Afrika Selatan ingin melindungi kesehatan rakyatnya, serta otonomi dan industri lokalnya. Kami, warga Eropa, ingin mendiversifikasi beberapa rantai pasokan terpenting kami. Inilah yang saya sebut sebagai kepentingan bersama yang sejati,” kata von der Leyen.
Afrika Selatan adalah mitra dagang terbesar Uni Eropa di sub-Sahara Afrika, yang mengekspor komoditas senilai sekitar 24 miliar euro (Rp425 triliun) pada 2023 ke blok tersebut, sebagian besar berupa mineral dan otomotif.
Defisit perdagangan tetap condong ke arah yang menguntungkan Uni Eropa, dan total perdagangan dua arah bernilai 49,5 miliar euro (Rp877 triliun) pada 2023.
Penanaman modal asing langsung UE di Afrika Selatan sekitar 71 miliar euro (Rp 1,2 kuadriliun) pada 2022.
Kedua belah pihak bergulat dengan perubahan kebijakan dramatis dari Amerika Serikat sejak kembalinya Presiden AS Donald Trump ke Gedung Putih tahun ini.
Pemerintah Trump telah menarget pemerintah Afrika Selatan, membekukan bantuan penting dan mengkritik beberapa kebijakannya.
Sementara itu, pemerintah AS telah mengenakan tarif sebesar 25 persen pada impor baja dan aluminium dari Uni Eropa. Pada Kamis, Presiden Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif sebesar 200 persen pada anggur, sampanye, dan produk alkohol lainnya dari blok yang beranggotakan 27 negara tersebut. [ns/uh]
</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/ue-luncurkan-paket-investasi-4-7-miliar-euro-untuk-afsel/8010398.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/ue-luncurkan-paket-investasi-4-7-miliar-euro-untuk-afsel/8010398.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 14 Mar 2025 07:53:24 +0700</pubDate>
            <category>Ekonomi</category><category>Eropa</category><category>Afrika</category><category>Dunia</category><enclosure url="https://gdb.voanews.com/c159421d-c3d0-42de-9108-863ba4645d7d_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Trump Ancam Tarif Lebih Besar terhadap Minuman Beralkohol Eropa</title>
            <description>VOA  — Presiden AS Donald Trump pada Kamis (13/2) mengancam Uni Eropa dengan pengenaan tarif 200 persen bagi minuman anggur, sampanye dan minuman beralkohol lain yang diproduksi di 27 negara anggota blok tersebut. Ancaman itu dikeluarkan setelah Uni Eropa memungut apa yang Trump sebut sebagai “tarif 50 persen yang buruk” bagi produk wiski suling Amerika.
Trump menyampaikan pernyataannya dalam sebuah unggahan di platform media sosial Truth Social miliknya bahwa Uni Eropa adalah “salah satu otoritas perpajakan dan tarif yang paling bermusuhan dan kejam di dunia”. Dia mengatakan bahwa Uni Eropa dibentuk pada 1993 “dengan tujuan tunggal untuk mengambil keuntungan dari Amerika Serikat” secara ekonomi.
Bulan lalu, Trump telah melancarkan perang tarif dengan mitra dagang terbesarnya - Meksiko, Kanada, China, dan Uni Eropa - dalam apa yang dia katakan sebagai upaya untuk menghentikan masuknya obat-obatan, terutama fentanil, ke Amerika Serikat dari Meksiko dan Kanada, dan juga meyakinkan para produsen barang untuk menutup operasi mereka di luar negeri dan memindahkannya ke AS untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja di Amerika.
Pada Rabu, Trump mengenakan tarif 25 persen atas ekspor baja dan aluminium ke AS dari 35 negara, termasuk blok Uni Eropa.
Eropa dengan cepat membalas dengan tarifnya sendiri atas ekspor AS senilai $28 miliar atau sekitar Rp459 triliun ke negara-negara yang telah lama menjadi sekutu geopolitik AS, sementara Kanada mengenakan tarif baru atas ekspor AS senilai $20,7 miliar atau Rp 339 triliun ke negara tetangganya itu.
Langkah-langkah Uni Eropa yang baru akan berlaku tidak hanya untuk produk baja dan aluminium tetapi juga tekstil, peralatan rumah tangga, dan produk pertanian. Sepeda motor, minuman bourbon, selai kacang, dan celana jins juga akan terkena dampak, seperti yang diterapkan selama masa jabatan pertama Trump yang berlangsung mulai 2017 hingga 2021.
Bea masuk Uni Eropa ditujukan untuk menekan AS secara politis sekaligus meminimalkan dampak buruk tambahan di Eropa. Pejabat Uni Eropa mengatakan bahwa tarif mereka, yang dibayarkan oleh perusahaan importir dan biayanya sebagian besar dibebankan kepada konsumen, menargetkan produk dari negara bagian yang didominasi oleh pemilih Partai Republik seperti Trump, seperti daging sapi dan unggas dari Kansas dan Nebraska, produk kayu dari Alabama dan Georgia, serta minuman keras dari Kentucky dan Tennessee.
Produsen minuman keras telah menjadi korban tambahan dalam sengketa baja dan aluminium ini.
Chris Swonger, kepala Dewan Minuman Keras Amerika Serikat, menyebut langkah Uni Eropa untuk mengenakan pajak pada minuman keras produksi AS “sangat mengecewakan dan akan sangat melemahkan upaya yang telah berhasil untuk membangun kembali ekspor minuman keras AS di negara-negara Uni Eropa”.
Uni Eropa merupakan tujuan utama wiski AS, dengan ekspor melonjak 60 persen dalam tiga tahun terakhir setelah serangkaian tarif sebelumnya ditangguhkan.
Pada Kamis, Swonger mengatakan dalam sebuah pernyataan, “Sektor minuman keras AS-Uni Eropa adalah model untuk perdagangan yang adil dan saling menguntungkan, dengan tarif nol-untuk-nol sejak 1997”. Dia mendesak diakhirinya pertikaian tarif atas minuman keras antara AS dan Eropa, dengan mengatakan, “Kami ingin bersulang, bukan tarif”.
Perang tarif Trump telah menyebabkan aksi jual saham Wall Street yang meluas, dengan tiga indeks saham utama AS anjlok dalam beberapa hari terakhir, dengan saham jatuh lagi pada Kamis dalam perdagangan awal. Namun Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan kepada CNBC bahwa dia tidak khawatir.
“Kami fokus pada ekonomi riil,” kata dia. “Saya tidak khawatir tentang sedikit volatilitas selama tiga pekan. Saya tidak dapat memberi tahu Anda bahwa pasar akan naik hari ini, besok, minggu depan,” tambahnya.
Dia menepis kekhawatiran tentang ancaman Trump untuk mengenakan tarif yang lebih besar pada minuman beralkohol Eropa.
“Satu atau dua item dengan satu blok perdagangan - saya tidak yakin mengapa itu menjadi masalah besar bagi pasar,” katanya.
Trump mengatakan dalam unggahan media sosialnya bahwa jika Eropa menindaklanjuti tarif 50 persen untuk wiski suling dari AS, dia akan mengenakan tarif 200 persen untuk “semua minuman anggur, sampanye, dan produk alkohol yang berasal dari Prancis dan negara-negara lain yang diwakili Uni Eropa. Ini akan sangat baik untuk bisnis Anggur dan Sampanye di AS.”
Trump juga menyerang surat kabar The Wall Street Journal, penerbit media bisnis terkemuka di negara itu, karena menolak mendukung rencana tarifnya. Sebuah tajuk rencana di Journal menyatakan pekan ini bahwa “sebagian besar orang Amerika memahami bahwa tarif adalah pajak bagi konsumen dan bisnis”.
Pemimpin AS itu mengatakan surat kabar itu “tidak tahu apa yang mereka lakukan atau katakan. Mereka dimiliki oleh pemikiran Uni Eropa yang tercemar.”
Dia mengatakan, “Pendapat surat kabar itu kuno dan lemah, dan sangat buruk bagi AS.” [ns/ka]
</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/trump-ancam-tarif-lebih-besar-terhadap-minuman-beralkohol-eropa/8010101.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/trump-ancam-tarif-lebih-besar-terhadap-minuman-beralkohol-eropa/8010101.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 14 Mar 2025 07:08:14 +0700</pubDate>
            <category>Pemerintahan Baru Donald Trump</category><category>Ekonomi</category><category>Amerika Serikat</category><category>Eropa</category><category>Dunia</category><author>voaindonesia@voanews.com (Ken Bredemeier)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/75715ae6-06a8-4ceb-90dc-f580878835e7_cx0_cy10_cw0_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Masih Awal Tahun, APBN Sudah Defisit Rp31,2 Triliun</title>
            <description>Kementerian Keuangan melaporkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 yang baru berjalan dua bulan. Ekonom memprediksi defisit akan semakin melebar. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/masih-awal-tahun-apbn-sudah-defisit-rp31-2-triliun/8009687.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/masih-awal-tahun-apbn-sudah-defisit-rp31-2-triliun/8009687.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 14 Mar 2025 00:29:53 +0700</pubDate>
            <category>Indonesia</category><category>Berita</category><category>Ekonomi</category><author>voaindonesia@voanews.com (Ghita Intan)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/65e5472a-dd0d-406d-07e7-08dd5c8b1668_cx0_cy67_cw0_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Irit Tagihan Listrik di Amerika Serikat, Pakai Panel Surya Komunitas dan Subsidi </title>
            <description>Warga di Washington, D.C., bisa berhemat tagihan listrik dengan manfaatkan program-program tenaga surya pemerintah. Popularitas tenaga surya di AS terus meningkat, meski baru menyumbang 6 persen tenaga listrik nasional. Namun, pemerintahan Trump ingin mengakhiri pendanaan program-program ini. 
 </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/irit-tagihan-listrik-di-amerika-serikat-pakai-panel-surya-komunitas-dan-subsidi-/8009510.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/irit-tagihan-listrik-di-amerika-serikat-pakai-panel-surya-komunitas-dan-subsidi-/8009510.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 13 Mar 2025 23:05:30 +0700</pubDate>
            <category>VOA Tekno</category><category>Ekonomi</category><category>Amerika Serikat</category><category>Televisi</category><category>Video </category><category>Media</category><author>voaindonesia@voanews.com (Valdya Baraputri)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/0ee752dc-476e-4d28-3402-08dd5c897904_tv_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Donald Trump Tepis Ancaman Resesi Ekonomi di Amerika</title>
            <description>Ancaman resesi kembali membayangi pasar modal dan pelaku ekonomi real AS, dengan pemberlakuan sejumlah tarif oleh pemerintahan Donald Trump. Di tengah kekhawatiran ini, Presiden Trump menepis kekhawatiran bahwa AS bakal masuk resesi. 
 </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/donald-trump-tepis-ancaman-resesi-ekonomi-di-amerika/8009032.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/donald-trump-tepis-ancaman-resesi-ekonomi-di-amerika/8009032.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 13 Mar 2025 08:27:31 +0700</pubDate>
            <category>Liputan Berita VOA</category><category>Ekonomi</category><category>Amerika Serikat</category><category>Televisi</category><category>Video </category><category>Media</category><category>Pemerintahan Baru Donald Trump</category><author>voaindonesia@voanews.com (Yuni Salim)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/bc426f78-bb70-4d91-3396-08dd5c897904_tv_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Perang Dagang AS dengan Kanada dan Uni Eropa Memanas</title>
            <description>Perang dagang AS dengan Kanada dan Uni Eropa memanas pada hari Rabu (12/3). Presiden Donald Trump dan negara-negara yang biasanya menjadi sekutu Amerika Serikat tersebut saling memberlakukan tarif baru.
Amerika Serikat memberlakukan tarif 25% pada semua impor baja dan aluminium dari 35 negara, termasuk Kanada dan 27 negara Uni Eropa, dan mengakhiri pengecualian sebelumnya yang berlaku untuk impor dari Argentina, Australia, Brasil, Inggris, Jepang, Meksiko, dan Korea Selatan.
“Menurut penilaian saya, modifikasi ini diperlukan untuk mengatasi peningkatan signifikan pangsa impor barang-barang baja dan barang-barang baja turunan dari sumber-sumber ini, yang mengancam akan merusak keamanan nasional AS,” kata Trump dalam sebuah proklamasi yang mengumumkan tarif tersebut.
Kanada segera mengenakan tarif baru pada ekspor AS senilai $20,7 miliar ke negara tetangganya di utara itu, sementara UE mengumumkan tindakan perdagangan balasan dengan bea baru pada produk industri dan pertanian AS.
Langkah-langkah UE yang baru itu akan berlaku pada barang-barang AS senilai sekitar $28 miliar dan bukan hanya produk baja dan aluminium, tetapi juga tekstil, peralatan rumah tangga, dan barang-barang pertanian.
Sepeda motor, bourbon, selai kacang, dan celana jins juga akan terdampak, seperti yang terjadi selama masa jabatan pertama Trump yang berlangsung dari tahun 2017 hingga 2021.
Tarif Uni Eropa ditujukan untuk menekan AS secara politik sekaligus meminimalkan kerusakan tambahan di Eropa. Para pejabat Uni Eropa mengatakan bahwa tarif mereka, yang dibayar oleh perusahaan-perusahaan impor dan biayanya sebagian besar dibebankan kepada konsumen, ditujukan pada produk-produk dari negara-negara bagian di AS yang didominasi Republikan, seperti daging sapi dan unggas dari Kansas dan Nebraska, produk kayu dari Alabama dan Georgia, serta minuman keras dari Kentucky dan Tennessee.
Namun, tarif Uni Eropa juga akan menghantam negara-negara bagian yang didominasi Demokrat seperti Illinois, produsen kedelai terbesar di AS.
Para produsen minuman keras mengatakan, mereka menjadi korban sampingan dalam sengketa baja dan aluminium.
Langkah Uni Eropa &quot;sangat mengecewakan dan akan sangat melemahkan upaya yang berhasil untuk membangun kembali ekspor minuman keras AS di negara-negara Uni Eropa,&quot; kata Chris Swonger, kepala Dewan Minuman Keras Amerika Serikat.
Uni Eropa merupakan tujuan utama wiski AS, dengan ekspor melonjak 60% dalam tiga tahun terakhir setelah serangkaian tarif sebelumnya ditangguhkan. Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa blok tersebut &quot;akan selalu terbuka untuk negosiasi.&quot;
&quot;Karena AS menerapkan tarif senilai $28 miliar, kami menanggapinya dengan tindakan balasan senilai 26 miliar euro,&quot; katanya.
&quot;Kami sangat yakin bahwa di dunia yang penuh dengan ketidakpastian geopolitik dan ekonomi, bukanlah kepentingan bersama kita untuk membebani ekonomi kita dengan tarif,&quot; kata von der Leyen.
Trump mengatakan bahwa tarif yang diberlakukannya akan mendorong produsen-produsen asing untuk mengakhiri operasi mereka di luar negeri dan memindahkannya ke AS untuk membantu menciptakan lapangan kerja di AS. [ab/lt]
</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/perang-dagang-as-dengan-kanada-dan-uni-eropa-memanas/8009033.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/perang-dagang-as-dengan-kanada-dan-uni-eropa-memanas/8009033.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 13 Mar 2025 08:17:09 +0700</pubDate>
            <category>Ekonomi</category><category>Amerika Serikat</category><category>Eropa</category><category>Amerika Lainnya</category><category>Dunia</category><category>Pemerintahan Baru Donald Trump</category><enclosure url="https://gdb.voanews.com/af3047cb-4da1-45bc-073d-08dd5c8b1668_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Ekonomi Amerika Bergejolak Hadapi Ketidakpastian soal Tarif</title>
            <description>Pembicaraan tentang tarif ditambah ketakutan akan inflasi membuat pasar saham AS jatuh pada Senin dan Selasa (11/3). Pada Selasa terjadi perselisihan antara Presiden Donald Trump dan Doug Ford, pemimpin Ontario, provinsi terpadat di Kanada, tentang hubungan dagang antara AS dan Kanada. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/ekonomi-amerika-bergejolak-hadapi-ketidakpastian-soal-tarif/8009014.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/ekonomi-amerika-bergejolak-hadapi-ketidakpastian-soal-tarif/8009014.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 13 Mar 2025 07:41:41 +0700</pubDate>
            <category>Pemerintahan Baru Donald Trump</category><category>Ekonomi</category><category>Amerika Serikat</category><category>Amerika Lainnya</category><category>Dunia</category><enclosure url="https://gdb.voanews.com/00736825-d9a7-40e5-deb9-08dd5b028e57_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Produsen Senjata Jerman Sambut &apos;Era Persenjataan Kembali&apos; Eropa</title>
            <description>Produsen senjata Jerman Rheinmetall mengatakan pada hari Rabu bahwa keputusan negara-negara Eropa untuk meningkatkan belanja militer dan mengurangi ketergantungan mereka terhadap AS, adalah kesempatan yang meningkat secara masif bagi sektor pertahanan.
“Sebuah era mempersenjatai kembali telah dimulai di Eropa yang akan membutuhkan banyak hal dari kita semua,” kata CEO Rheinmetall Armin Papperger dalam sebuah pernyataan ketika grup bisnis tersebut mempublikasikan laporan tahunannya.
Perkembangan ini membuka “prospek yang tumbuh untuk tahun-tahun mendatang yang belum pernah kita alami sebelumnya.”
Kembalinya Presiden Donald Trump di AS telah menggoyang kepercayaan terhadap komitmen jangka panjang Washington terhadap keamanan Eropa dan mendorong pemerintah negara-negara di benua itu untuk menjanjikan peningkatan belanja pertahanan.
Invasi skala penuh Rusia ke Ukraina pada 2022 telah memberi dorongan baru pada sektor ini di Eropa, dengan Rheinmetall yang merupakan perusahaan pertahanan terbesar di Jerman, menjadi salah satu yang mendapatkan manfaatnya.
Perusahaan itu mengatakan bahwa penjualannya secara keseluruhan naik menjadi 9,8 miliar euro atau $10,7 miliar tahun lalu, dari 7,2 miliar euro tahun sebelumnya, sebuah peningkatan sebesar 36 persen.
Dalam bisnis militernya saja, pertumbuhan terjadi lebih kuat dengan keuntungan melonjak 50 persen dalam setahun.
Sementara perusahaan-perusahaan Eropa seperti Rheinmetall masih jauh tertinggal dari para pesaingnya di AS dalam soal ukuran, naiknya belanja pertahanan di Eropa berpotensi mendorong sektor ini ke tingkat baru.
Kebijakan diplomatik baru dari Washington adalah “perubahan paradigma” yang akan “memaksa Eropa berinvestasi lebih besar di sektor pertahanan”, kata Papperger kepada para jurnalis.
Pendorong Pasar Kerja
Di antara negara-negara Eropa yang ingin meningkatkan kemampuan pertahanannya, Jerman berada di garis terdepan, yang ingin menebus kurangnya investasi selama bertahun-tahun.
Kanselir Jerman yang baru, Friedrich Merz, telah mengungkap rencana untuk memobilisasi ratusan miliar euro dalam beberapa tahun mendatang untuk belanja pertahanan dan infrastruktur.
Pengeluaran tambahan tersebut “cukup besar”, kata Papperger, dan dapat menjadikan industri pertahanan sebagai “motor penggerak lapangan kerja” di negara dengan ekonomi terbesar di Eropa itu.
Perusahaan pertahanan telah memperbesar eksistensi mereka di Jerman dalam cara yang belum pernah terlihat selama beberapa dekade.
Produsen tank Prancis-Jerman, KNDS, baru-baru ini mengambil alih bekas kawasan industri kereta api di kota Goerlitz di bagian timur, sementara perusahaan pertahanan Jerman Hensoldt telah mempertimbangkan untuk merekrut karyawan dari pemasok mobil Continental dan Bosch.
Para raksasa manufaktur tradisional Jerman telah berjuang dalam beberapa tahun terakhir karena tingginya biaya energi dan meningkatnya persaingan dari luar negeri.
Tren tersebut dapat dilihat di Rheinmetall sendiri, di mana aktivitas bisnis sektor sipilnya belum menunjukkan dinamika yang sama dengan bisnis pertahanannya. Grup tersebut saat ini sedang mempertimbangkan untuk mengalihkan dua pabrik di Jerman dari produksi suku cadang mobil ke manufaktur amunisi, karena permintaan terhadap amunisi melonjak.
Untuk 2025, grup bisnis tersebut memperkirakan total pendapatannya, yang mencakup bisnisnya di sektor sipil, akan meningkat 25 hingga 30 persen. Dalam sektor pertahanan saja, angkanya dapat mencapai 35 hingga 40 persen, kata mereka. [ns/uh]
</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/produsen-senjata-jerman-sambut-era-persenjataan-kembali-eropa/8008747.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/produsen-senjata-jerman-sambut-era-persenjataan-kembali-eropa/8008747.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 13 Mar 2025 06:46:47 +0700</pubDate>
            <category>Eropa</category><category>Ekonomi</category><enclosure url="https://gdb.voanews.com/7960ea44-88fe-41e4-8c11-622d2cf66c3b_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Inflasi di Amerika Melemah ke 2,8%, &quot;Stagflasi&quot; Terhindari?</title>
            <description>Di samping kekhawatiran soal resesi, ancaman lain yang kadang dikhawatirkan di AS adalah “stagflasi”. Sesuai namanya, stagflasi adalah multi krisis harga tinggi disertai perlambatan signifikan ekonomi, seperti yang terjadi tahun 1970-an. Tapi data terkini mengisyaratkan, stagflasi terhindari.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/inflasi-di-amerika-melemah-ke-2-8-stagflasi-terhindari-/8008680.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/inflasi-di-amerika-melemah-ke-2-8-stagflasi-terhindari-/8008680.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 13 Mar 2025 05:30:51 +0700</pubDate>
            <category>Laporan VOA</category><category>Ekonomi</category><category>Amerika Serikat</category><category>Televisi</category><category>Video </category><category>Media</category><author>voaindonesia@voanews.com (Nova Poerwadi)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/dffa0732-434f-470b-337a-08dd5c897904_tv_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Pertumbuhan Melambat, Saham Pemilik Merek “Zara” Anjlok</title>
            <description>Inditex (ITX.MC) pemilik merek Zara, pada Rabu (12/3) melaporkan perlambatan pada awal kuartal pertamanya yang dimulai 1 Februari, memicu keraguan tentang kemampuan perusahaan untuk terus membangun pertumbuhan pesat yang baru-baru ini dicapai. Laporan itu lantas membuat saham Inditex turun sebesar 8%.
CEO Inditex, Oscar Garcia Maceiras, mengatakan bahwa informasi yang terus berubah tentang tarif dan dinamika geopolitik membuat prediksi jangka panjang menjadi sulit. Maceiras pun menambah daftar para pemimpin usaha yang menyoroti dampak ketidakpastian di tengah upaya Presiden AS Donald Trump merombak kebijakan perdagangan dan luar negeri.
Penjualan Inditex hanya naik 4%, secara hitungan netral mata uang, selama periode 1 Februari hingga 10 Maret, dibandingkan kenaikan 11% pada periode yang sama tahun lalu. Menurut analis dari Bernstein, William Woods, penjualan Inditex harus meningkat secara signifikan agar bisa memenuhi proyeksi analis sebesar 8,8% untuk kuartal pertama.
Para analis UBS menyebutkan ini adalah pembaruan perdagangan terlemah Inditex sejak 2016, jika tidak menghitung tahun-tahun pandemi.
Inditex tidak memberikan alasan pasti terkait perlambatan ini, tetapi sejumlah pelaku bisnis telah memperingatkan tentang melemahnya permintaan, khususnya di Amerika Serikat; pasar terbesar kedua Inditex berdasarkan penjualan setelah Spanyol. Perang dagang yang masih berlanjut dengan China, Meksiko, dan Kanada dinilai membebani konsumen di AS.
“Kita hidup di lingkungan yang tidak pasti, di mana secara logis kita berkewajiban untuk memantau setiap berita yang muncul. Dalam satu hari, sering ada berita yang saling bertentangan, sehingga sulit membuat prediksi jangka panjang,” ujar Garcia Maceiras dalam konferensi pers di kantor pusat Inditex di Arteixo, Spanyol.
Meski begitu, Maceiras mengatakan Inditex berada dalam posisi yang baik untuk menyesuaikan diri dengan adanya tarif, berkat diversifikasi sumber pasokan dan wilayah penjualan. Ia juga menampik perlambatan baru-baru ini dengan menyebutnya hanya periode singkat pada awal musim.
“Kami tetap optimistis menghadapi 2025,” imbuhnya.
Perusahaan ini melaporkan pertumbuhan 10,5% untuk penjualan setahun penuh dalam hitungan netral mata uang, mencapai 38,6 miliar euro (42,07 miliar dolar AS). Pada kuartal belanja akhir tahun, yang menjadi periode penting, pencapaian penjualan Inditex sebesar 11,2 miliar euro, sesuai ekspektasi analis.
Penjualan Zara yang kuat, di mana merek ini terus mengambil pangsa pasar dari pesaing seperti H&amp;M, menyebabkan harga saham Inditex meningkat lebih dari dua kali lipat dalam tiga tahun terakhir. Namun, belakangan kinerjanya melemah akibat kekhawatiran mengenai permintaan konsumen.
“Inditex tak lagi bisa tumbuh dalam penjualan seperti sebelumnya,” kata Xavier Brun, manajer portofolio di Trea Asset Management yang berbasis di Madrid, yang memiliki saham di grup tersebut.
“Tapi reaksi pasar terlalu berlebihan,” tambahnya. “Inditex sedang berinvestasi besar di bidang logistik, dan hal ini akan meningkatkan efisiensi, meski konsumsi mungkin turun dalam beberapa kuartal mendatang.”
Dalam proyeksi 2025, Inditex menegaskan “komitmen kuat untuk pertumbuhan yang menguntungkan” setelah laba bersih 2024 meningkat 9% menjadi 5,9 miliar euro.
Inditex, yang juga memiliki merek Bershka, Pull&amp;Bear, Massimo Dutti, Stradivarius, dan Oysho, mengumumkan akan menaikkan dividen sebesar 9% menjadi 1,68 euro per saham.
Inditex merencanakan belanja modal sebesar 1,8 miliar euro tahun ini untuk berinvestasi pada renovasi toko, teknologi, dan peningkatan platform daring.
Peritel yang beroperasi di 214 pasar di seluruh dunia ini berencana untuk membuka gerai di Irak tahun ini. Bershka, yang ditargetkan untuk konsumen muda, akan diluncurkan di Swedia, sedangkan Oysho, merek pakaian olahraga dan pakaian santai, akan membuka toko untuk pertama kalinya di Belanda dan Jerman.
Inditex juga mengembangkan format baru untuk mendorong konsumen menghabiskan lebih banyak waktu di toko, misalnya gerai “Zacaffe,” sebuah kedai kopi di dalam toko Zara khusus pria di Madrid. [th/ka]
</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/pertumbuhan-melambat-saham-pemilik-merek-zara-anjlok/8008692.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/pertumbuhan-melambat-saham-pemilik-merek-zara-anjlok/8008692.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 13 Mar 2025 05:16:18 +0700</pubDate>
            <category>Ekonomi</category><category>Eropa</category><category>Dunia</category><enclosure url="https://gdb.voanews.com/01000000-0a00-0242-699a-08db7af70543_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Mitra-mitra Dagang AS Balas Kenaikan Tarif Impor Baja, Aluminium</title>
            <description>Sejumlah mitra dagang utama Amerika Serikat mengumumkan langkah balasan pada Rabu (12/3) setelah tarif menyeluruh Donald Trump terhadap impor baja dan aluminium mulai berlaku.
Langkah balasan tersebut lantas membuat presiden AS itu berjanji akan menanggapinya lebih lanjut.
Tarif tinggi sebesar 25 persen mulai diberlakukan efektif setelah melewati waktu tengah malam tanpa pengecualian, meski sejumlah negara telah berupaya keras untuk menghindarinya.
Penerapan tarif ini merupakan kelanjutan dari bea masuk baru yang sudah lebih dulu dikenakan Trump pada Kanada, Meksiko, dan China sejak ia kembali ke Gedung Putih.
Uni Eropa dengan cepat mengumumkan tarif balasan yang menargetkan barang-barang Amerika Serikat senilai sekitar 28 miliar dolar AS, yang akan diterapkan secara bertahap mulai April. Kanada juga mengumumkan tarif tambahan terhadap produk-produk AS senilai 20,7 miliar dolar AS mulai Kamis (13/3).
China berjanji akan mengambil “semua langkah yang diperlukan” sebagai tanggapan, sehingga Washington semakin mendekati jurang perang dagang total, baik dengan para sekutu maupun pesaingnya.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan ia sangat menyesalkan tindakan balasan tersebut, tetapi menegaskan bahwa langkah-langkah itu “tegas namun sepadan.”
Trump menegaskan kepada para wartawan pada Rabu bahwa Washington “tentu saja” akan merespons balasan tersebut.
“Kita telah lama diperlakukan tidak adil, dan sekarang kita tidak akan terus demikian,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa Amerika Serikat akan “memenangkan pertempuran finansial” tersebut dengan Uni Eropa.
Kanada, yang sangat terpukul oleh tarif baja dan aluminium AS, mengumumkan tarif baru yang akan dikenakan pada produk baja, aluminium, serta barang-barang lain; mulai dari komputer hingga peralatan olahraga.
Namun, Perdana Menteri Kanada yang baru, Mark Carney, belakangan menyatakan dirinya siap untuk bernegosiasi langsung dengan Trump mengenai kesepakatan perdagangan baru guna menghindari pertikaian ekonomi yang lebih lanjut.
Menurut catatan terbaru Kepala Ekonom EY, Gregory Daco, Kanada memasok sekitar setengah dari impor aluminium AS dan 20 persen dari impor baja negara tersebut.
Selain Kanada, Brazil dan Meksiko juga menjadi penyuplai baja utama bagi AS, sementara Uni Emirat Arab dan Korea Selatan merupakan beberapa penyedia utama aluminium.
Tarif yang mulai berlaku Rabu ini pun menambah beban dari bea impor yang sudah ada sebelumnya.
Cukup Sudah Perang
Perwakilan Dagang AS, Jamieson Greer, mengecam janji Uni Eropa yang akan membalas, dengan menuduh kebijakan ekonomi blok tersebut “tidak selaras dengan realitas,” sekaligus menyalahkan mereka karena gagal membantu mengatasi kapasitas produksi berlebih di pasar global.
“Hukuman Uni Eropa ini sama sekali mengabaikan kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat, dan juga keamanan internasional,” kata Greer.
Pernyataan ini muncul tak lama setelah Ketua Dewan Eropa, Antonio Costa, meminta Washington meredakan situasi dan mulai berdialog.
“Saya rasa sudah cukup banyak perang di dunia ini. Kita perlu menghentikan perang yang ada dan bukan malah memulai perang dagang,” ujar Costa.
Kanselir Jerman Olaf Scholz, yang memimpin perekonomian terbesar di Eropa dengan ekspor tinggi, mengecam langkah Washington sebagai “keliru” dan memperingatkan kemungkinan meningkatnya inflasi.
Kementerian Luar Negeri China menyatakan “tidak ada pemenang dalam perang dagang.”
China merupakan produsen baja terbesar di dunia, meski bukan eksportir utama produk tersebut ke Amerika Serikat.
Tarif baja dan aluminium Trump kemungkinan akan meningkatkan biaya produksi barang-barang rumah tangga hingga mobil, termasuk kaleng minuman, yang pada akhirnya dikhawatirkan memicu kenaikan harga konsumen di kemudian hari, menurut para ahli.
Sektor otomotif dan konstruksi adalah di antara pengguna baja terbesar di negara tersebut, ungkap Clark Packard, peneliti di Cato Institute.
Ketidakpastian Besar
Ketidakpastian terkait rencana dagang Trump dan kekhawatiran akan potensi resesi di perekonomian terbesar dunia itu sempat mengguncang pasar keuangan.
Berbagai indeks utama Wall Street sempat anjlok dua hari berturut-turut sebelum sedikit pulih kembali. Pasar di Asia, termasuk Hong Kong dan Shanghai, turun pada Rabu (12/3).
Bahkan sebelum tarif baru AS diberlakukan, para produsen sudah mulai mencari pemasok dalam negeri yang lebih terjangkau. Sekadar ancaman proteksionisme saja sudah cukup untuk membuat perusahaan baja dan aluminium AS menaikkan harga, menurut Packard.
“Ini menciptakan ketidakpastian yang sangat besar,” tambahnya.
Trump juga menargetkan kedua komoditas tersebut pada periode pertama masa kepresidenannya. Ia berjanji akan menerapkan “tarif resiprokal” tambahan mulai 2 April untuk menindak apa yang dianggap Washington sebagai ketidakadilan.
Tidak adanya pengecualian pada Rabu terjadi meski para mitra AS, termasuk Australia dan Jepang, sudah mendorong agar dikecualikan.
Tokyo menyatakan menyesal karena belum berhasil memperoleh pengecualian, sementara Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menilai tarif tersebut tidak berdasar. Baik Canberra maupun London sama-sama tidak mengambil langkah balasan. [th/ka]
</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/mitra-mitra-dagang-as-balas-kenaikan-tarif-impor-baja-aluminium/8008686.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/mitra-mitra-dagang-as-balas-kenaikan-tarif-impor-baja-aluminium/8008686.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 13 Mar 2025 05:06:06 +0700</pubDate>
            <category>Pemerintahan Baru Donald Trump</category><category>Ekonomi</category><category>Asia Pasifik</category><category>Eropa</category><category>Dunia</category><enclosure url="https://gdb.voanews.com/645c3530-5c8f-4bdc-ae2c-3176af78bcf0_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Ekonomi Amerika Bergejolak akibat Ketidakpastian Terkait Tarif</title>
            <description>Pembicaraan tentang tarif ditambah ketakutan akan inflasi membuat pasar saham AS jatuh pada Senin dan Selasa. Pada Selasa terjadi perselisihan antara Presiden Donald Trump dan Doug Ford, pemimpin Ontario, provinsi terpadat di Kanada, tentang hubungan dagang antara AS dan Kanada. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/ekonomi-amerika-bergejolak-akibat-ketidakpastian-terkait-tarif/8008614.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/ekonomi-amerika-bergejolak-akibat-ketidakpastian-terkait-tarif/8008614.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 13 Mar 2025 04:31:26 +0700</pubDate>
            <category>VOA Today</category><category>Ekonomi</category><category>Radio</category><enclosure url="https://gdb.voanews.com/BC50F227-BD99-40E1-A3F9-94C7A8913289_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Kebijakan Perdagangan Amerika Serikat Bayangi Pergerakan IHSG dan Rupiah</title>
            <description>Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh sentimen eksternal, terutama arah kebijakan perdagangan Amerika Serikat. Apa yang harus dipersiapkan pemerintah Indonesia untuk mengantisipasinya? </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kebijakan-perdagangan-amerika-serikat-bayangi-pergerakan-ihsg-dan-rupiah/8008528.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kebijakan-perdagangan-amerika-serikat-bayangi-pergerakan-ihsg-dan-rupiah/8008528.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 13 Mar 2025 03:27:33 +0700</pubDate>
            <category>Indonesia</category><category>Ekonomi</category><category>Amerika Serikat</category><author>voaindonesia@voanews.com (Ghita Intan)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/09410000-0a00-0242-fb46-08daeced2842_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Prancis: Tarif Baja dan Aluminium Amerika Serikat akan Berdampak pada Perusahaan Amerika dan Tingkatkan Inflasi</title>
            <description>Juru bicara pemerintah Perancis Sophie Primas, Rabu (12/3) mengatakan tarif Amerika Serikat untuk baja dan aluminium pertama-tama dan terutama akan paling berdampak pada “produktivitas perusahaan-perusahaan Amerika” dan lapangan kerja di Amerika, serta menyebabkan inflasi di Amerika.

Efek jangka pendek ini, kata Primas kepada para jurnalis setelah rapat kabinet mingguan, “akan berdampak cukup besar bagi Presiden Trump dan pemerintahannya untuk membuka ruang negosiasi.”

Ia menambahkan bahwa negosiasi adalah “metode yang lebih disukai oleh Uni Eropa.”

Uni Eropa pada hari Rabu mengumumkan tindakan pembalasan perdagangan dengan bea masuk baru untuk produk industri dan pertanian Amerika Serikat. Tanggapan ini diambil dalam beberapa jam setelah kenaikan tarif pemerintahan Trump terhadap semua impor baja dan aluminium menjadi 25 persen.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan bahwa karena Amerika Serikat “menerapkan tarif senilai 28 miliar dolar, kami merespons dengan tindakan balasan senilai 26 miliar euro,” atau sekitar 28 miliar dolar.

Komisi ini mengelola konflik perdagangan dan komersial atas nama 27 negara anggota.

Von der Leyen mengatakan bahwa Uni Eropa “akan selalu terbuka untuk negosiasi.” [my/uh]
</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/prancis-tarif-baja-dan-aluminium-amerika-serikat-akan-berdampak-pada-perusahaan-amerika-dan-tingkatkan-inflasi/8008085.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/prancis-tarif-baja-dan-aluminium-amerika-serikat-akan-berdampak-pada-perusahaan-amerika-dan-tingkatkan-inflasi/8008085.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 12 Mar 2025 22:51:05 +0700</pubDate>
            <category>Eropa</category><category>Berita</category><category>Ekonomi</category><author>voaindonesia@voanews.com (Associated Press)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/cdc5e239-40c2-44b6-8253-0f91793f0fc5_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Laporan: China Gelar Pembicaraan dengan Walmart terkait Dampak Tarif AS</title>
            <description>Pada awal bulan ini, Trump menaikkan tarif yang ia kenakan kepada produk asal China dari 10 menjadi 20 persen. Ia menyebut kegagalan Beijing untuk menghentikan aliran bahan baku pembuatan fentanil yang mematikan sebagai alasan di balik kenaikan tarif tersebut.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/laporan-china-gelar-pembicaraan-dengan-walmart-terkait-dampak-tarif-as/8007788.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/laporan-china-gelar-pembicaraan-dengan-walmart-terkait-dampak-tarif-as/8007788.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 12 Mar 2025 15:51:37 +0700</pubDate>
            <category>China</category><category>Ekonomi</category><category>Amerika Serikat</category><category>VOA Headline News</category><author>voaindonesia@voanews.com (AFP)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/75047390-cc2a-4695-a97b-4ae4c76145fd_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>DPR AS Loloskan RUU untuk Danai Lembaga Federal Hingga September, Meski Prospek Tak Jelas di Senat</title>
            <description>DPR  Amerika Serikat meloloskan rancangan undang-undang pada  Selasa (11/3) untuk mencegah penutupan sebagian operasi pemerintah dan mendanai lembaga federal hingga September, memberikan momentum penting saat proses tersebut saat ini bergerak ke Senat, di mana dukungan bipartisan akan dibutuhkan untuk menyelesaikannya.
Partai Republik membutuhkan dukungan luar biasa dari anggota mereka untuk meloloskan langkah pendanaan itu , dan mereka mendapatkannya dalam pemungutan suara DPR  dengan perbandingan 217 lawan 213.
Di Senat, mereka akan membutuhkan dukungan dari sedikitnya delapan anggota Partai Demokrat untuk membawa RUU tersebut ke meja Presiden Donald Trump. Ini adalah salah satu ujian legislatif terbesar sejauh ini dari masa jabatan kedua presiden Trump, yang mendorong Wakil Presiden JD Vance untuk mengunjungi Capitol Hill pada Selasa pagi untuk menggalang dukungan. 
Ketua DPR Mike Johnson berhasil memajukan RUU tersebut,  yang pada dasarnya ditentang Partai Demokrat. Strategi Johnson ini didukung oleh Trump, yang meminta Partai Republik untuk &quot;tetap BERSATU — TANPA PERBEDAAN PENDAPAT — dan Berjuang ketika waktunya tepat.&quot;
Para anggota DPR mengatakan RUU tersebut akan memangkas $13 miliar belanja nonpertahanan dari tingkat tahun anggaran 2024 dan meningkatkan belanja  pertahanan sebesar $6 miliar, yang merupakan perubahan yang cukup datar untuk kedua kategori tersebut jika dibandingkan dengan total pengeluaran diskresioner hampir $1,7 triliun.
RUU tersebut tidak mencakup sebagian besar pengeluaran pemerintah, termasuk Jaminan Sosial dan Medicare. Pendanaan untuk kedua program tersebut berjalan otomatis dan tidak ditinjau secara berkala oleh Kongres. 
Demokrat sebagian besar khawatir tentang keleluasaan yang diberikan RUU tersebut kepada pemerintahan Trump dalam mengambil keputusan pengeluaran. Mereka sudah khawatir dengan upaya pemerintah untuk melakukan pemotongan besar-besaran melalui Departemen Efisiensi Pemerintah, atau DOGE, yang dijalankan oleh miliarder penasihat Trump, Elon Musk. Mereka mengatakan RUU pengeluaran akan mendorong upaya tersebut. 
RUU pengeluaran biasanya disertai dengan arahan pendanaan khusus untuk program-program utama, tetapi ratusan arahan tersebut tidak berlaku lagi berdasarkan undang-undang tersebut. Jadi, pemerintah akan memiliki lebih banyak keleluasaan untuk menyusun kembali prioritas. [ab/uh]
</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/dpr-as-loloskan-ruu-untuk-danai-lembaga-federal-hingga-september-meski-prospek-tak-jelas-di-senat/8007726.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/dpr-as-loloskan-ruu-untuk-danai-lembaga-federal-hingga-september-meski-prospek-tak-jelas-di-senat/8007726.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 12 Mar 2025 10:30:15 +0700</pubDate>
            <category>Amerika Serikat</category><category>Politik</category><category>Ekonomi</category><category>VOA Headline News</category><author>voaindonesia@voanews.com (Associated Press)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/29517fd3-915e-4388-8805-863fef1e4895_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Kekhawatiran Ekonomi Meningkat, Maskapai Penerbangan AS Pangkas Estimasi Pendapatan</title>
            <description>Tekanan ekonomi jangka pendek akan mendorong industri untuk semakin mengurangi kapasitas setelah puncak perjalanan musim panas.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kekhawatiran-ekonomi-meningkat-maskapai-penerbangan-as-pangkas-estimasi-pendapatan/8007719.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kekhawatiran-ekonomi-meningkat-maskapai-penerbangan-as-pangkas-estimasi-pendapatan/8007719.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 12 Mar 2025 10:05:48 +0700</pubDate>
            <category>Amerika Serikat</category><category>Ekonomi</category><category>Dunia</category><author>voaindonesia@voanews.com (Reuters)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/e37587d2-5464-40d4-a114-64185d84577b_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        </channel></rss>