<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">     
    <channel>      
        <title>Sains - Voice of America</title>     
        <link>https://www.voaindonesia.com/z/321</link>
        <description>Himpunan berita mengenai sains di situs VOA Indonesia.</description>
        <image>
            <url>https://www.voaindonesia.com/Content/responsive/VOA/id/img/logo.png</url>
            <title>Sains - Voice of America</title>
            <link>https://www.voaindonesia.com/z/321</link>
        </image>
        <language>id</language>
        <copyright> </copyright>   
        <ttl>60</ttl>        
        <lastBuildDate>Sun, 05 Apr 2026 21:05:40 +0700</lastBuildDate> 
        <generator>Pangea CMS – VOA</generator>        
        <atom:link href="https://www.voaindonesia.com/api/zkjq_emyoy" rel="self" type="application/rss+xml" />
    		<item>
            <title>Para Arkeolog Temukan Fosil Nenek Moyang Manusia Berusia Satu Juta Tahun</title>
            <description>Fosil yang baru ditemukan itu adalah tengkorak parsial manusia purba tertua yang ditemukan di Eropa Barat
</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/para-arkeolog-temukan-fosil-nenek-moyang-manusia-berusia-satu-juta-tahun/8009138.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/para-arkeolog-temukan-fosil-nenek-moyang-manusia-berusia-satu-juta-tahun/8009138.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 13 Mar 2025 19:41:05 +0700</pubDate>
            <category>Iptek</category><category>Sains</category><author>voaindonesia@voanews.com (Associated Press)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/103379c9-5ca3-4c2e-33aa-08dd5c897904_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Masalah Landasan Peluncuran Tunda Penerbangan SpaceX untuk Ganti Astronaut NASA yang Terjebak</title>
            <description>Masalah landasan peluncuran mendorong SpaceX untuk menunda penerbangan menuju Stasiun Antariksa Internasional (ISS) pada Rabu (12/3) untuk menggantikan dua astronaut NASA yang terjebak di sana.
Para awak baru tersebut harus tiba di Stasiun Antariksa Internasional sebelum Butch Wilmore dan Suni Williams dapat pulang setelah sembilan bulan mengorbit.
Kekhawatiran atas sistem hidrolik yang kritis muncul kurang dari empat jam sebelum roket Falcon lepas landas dari Kennedy Space Center milik NASA pada malam hari. Saat jam hitung mundur terus berdetak, para teknisi mengevaluasi hidrolika yang digunakan untuk melepaskan salah satu dari dua lengan yang menjepit roket ke struktur pendukungnya. Struktur itu perlu dimiringkan kembali tepat sebelum lepas landas.
Sementara sudah terikat di kapsul mereka, keempat astronaut menunggu keputusan akhir, yang diambil kurang dari satu jam sebelum hitungan mundur berakhir. SpaceX kemudian membatalkan peluncuran untuk hari itu. Perusahaan tersebut tidak segera mengumumkan tanggal peluncuran baru, tetapi mencatat bahwa percobaan berikutnya dapat dilakukan paling cepat pada Kamis (13/3) malam.
Sesampainya di stasiun antariksa, kru AS, Jepang, dan Rusia itu akan menggantikan Wilmore dan Williams, yang telah berada di sana sejak Juni. Kedua astronaut itu terpaksa tinggal lebih lama  di stasiun Antariksa itu setelah kapsul Starliner baru Boeing mengalami kerusakan besar saat transit.
Penerbangan perdana kru Starliner seharusnya hanya berlangsung seminggu, tetapi NASA memerintahkan kapsul tersebut untuk kembali dalam keadaan kosong dan mengalihkan Wilmore dan Williams ke SpaceX untuk perjalanan pulang. [ab/lt]
</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/masalah-landasan-peluncuran-tunda-penerbangan-spacex-untuk-ganti-astronaut-nasa-yang-terjebak/8009114.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/masalah-landasan-peluncuran-tunda-penerbangan-spacex-untuk-ganti-astronaut-nasa-yang-terjebak/8009114.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 13 Mar 2025 13:35:54 +0700</pubDate>
            <category>Amerika Serikat</category><category>Sains</category><category>Teknologi</category><category>VOA Headline News</category><author>voaindonesia@voanews.com (Associated Press)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/5ee089cb-5149-4b45-0757-08dd5c8b1668_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>James Harrison, Penyumbang Plasma Darah yang Selamatkan 2,4 Juta Bayi, Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun</title>
            <description>Meskipun tidak suka jarum suntik, James Harrison tetap menyumbangkan 1.173 jarum suntik setelah ia berusia 18 tahun pada tahun 1954 hingga ia terpaksa pensiun pada tahun 2018 di usia 81 tahun.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/james-harrison-penyumbang-plasma-darah-yang-selamatkan-2-4-juta-bayi-meninggal-dunia-di-usia-88-tahun/7997107.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/james-harrison-penyumbang-plasma-darah-yang-selamatkan-2-4-juta-bayi-meninggal-dunia-di-usia-88-tahun/7997107.html</guid>            
            <pubDate>Tue, 04 Mar 2025 21:55:12 +0700</pubDate>
            <category>Kesehatan</category><category>Sains</category><category>Iptek</category><author>voaindonesia@voanews.com (Associated Press)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/37a8b516-3ac0-4506-a450-08dd5afe0892_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Rusia Luncurkan Roket Soyuz dengan Pesawat Luar Angkasa untuk Tujuan Pertahanan</title>
            <description>Angkatan Antariksa Rusia, bagian dari angkatan bersenjata negara itu, meluncurkan roket Soyuz yang membawa wahana antariksa untuk tujuan pertahanan, kantor berita negara RIA melaporkan pada Senin (3/3) pagi, mengutip Kementerian Pertahanan Rusia. 


Roket Soyuz-2.1b lepas landas dari Kosmodrom Plesetsk di wilayah Arkhangelsk di Rusia utara, kata RIA, tanpa merinci lebih lanjut. 


“Angkatan Antariksa berhasil meluncurkan wahana peluncur kelas menengah Soyuz-2.1b dengan wahana antariksa untuk kepentingan Kementerian Pertahanan Rusia,” RIA mengutip pernyataan kementerian tersebut. 




Roket Soyuz Rusia diluncurkan sesuai kebutuhan untuk misi antariksa, termasuk membawa peralatan dan astronot ke Stasiun Antariksa Internasional. Menurut Badan Antariksa Eropa, wahana Soyuz sejauh ini telah melakukan hampir 1.700 peluncuran. 


Peluncuran Soyuz untuk tujuan ilmiah dan eksplorasi biasanya diumumkan oleh badan antariksa Rusia, Roscosmos. 


Kosmodrom Plesetsk digunakan untuk meluncurkan kendaraan dengan satelit militer. Pada bulan Oktober, kosmodrom tersebut digunakan untuk uji coba rudal balistik antarbenua Yars. [ns/lt]

</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/rusia-luncurkan-roket-soyuz-dengan-pesawat-luar-angkasa-untuk-tujuan-pertahanan/7994823.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/rusia-luncurkan-roket-soyuz-dengan-pesawat-luar-angkasa-untuk-tujuan-pertahanan/7994823.html</guid>            
            <pubDate>Mon, 03 Mar 2025 12:52:32 +0700</pubDate>
            <category>Eropa</category><category>Sains</category><category>VOA Headline News</category><author>voaindonesia@voanews.com (Reuters)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/9796e0ad-5048-4b99-b05f-d09227197c92_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>VOA Headline News: Rusia Luncurkan Roket Soyuz dengan Pesawat Luar Angkasa</title>
            <description>VOA Headline News: Rusia Luncurkan Roket Soyuz dengan Pesawat Luar Angkasa

Senin, 3 Maret 2025, pukul 12.00 WIB</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/voa-headline-news-rusia-luncurkan-roket-soyuz-dengan-pesawat-luar-angkasa/7994809.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/voa-headline-news-rusia-luncurkan-roket-soyuz-dengan-pesawat-luar-angkasa/7994809.html</guid>            
            <pubDate>Mon, 03 Mar 2025 11:41:32 +0700</pubDate>
            <category>VOA Headline News</category><category>Eropa</category><category>Sains</category><category>Audios</category><author>voaindonesia@voanews.com (Nurhadi Sucahyo)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/1E91440D-F600-40D7-9E26-3C9FF9D77EE2_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Perusahaan Swasta Luncurkan Roket dalam Upaya Pendaratan Terbaru di bulan</title>
            <description>Sebuah perusahaan swasta meluncurkan wahana pendarat di bulan lainnya pada Rabu (26/2), kali ini menyasar untuk mendekati kutub selatan bulan dengan sebuah pesawat nirawak yang akan masuk ke kawah hitam legam yang tidak pernah terpapar matahari. 


Wahana pendarat milik perusahaan Intuitive Machines, yang bernama Athena, berhasil diterbangkan oleh SpaceX dari Kennedy Space Center milik NASA. Wahana tersebut menempuh jalur cepat menuju bulan — dengan pendaratan pada tanggal 6 Maret — sambil berharap untuk menghindari nasib pendahulunya, yang terbalik saat mendarat. 


Belum pernah sebelumnya wahana antariksa dalam jumlah besar secara bersamaan mengarah ke permukaan bulan. Bulan lalu, perusahaan AS dan perusahaan Jepang menggunakan roket yang sama untuk secara terpisah meluncurkan wahana pendarat menuju planet pendamping Bumi itu. Firefly Aerospace yang berbasis di Texas akan tiba di sana terlebih dahulu akhir pekan ini setelah melakukan start awal yang besar. 


Kedua wahana pendarat AS itu membawa eksperimen senilai puluhan juta dolar untuk NASA saat badan antariksa itu bersiap mengirim kembali astronot ke bulan.




&quot;Ini saat yang luar biasa. Ada begitu banyak energi,&quot; kata kepala misi sains NASA Nicky Fox kepada kantor berita Associated Press beberapa jam menjelang peluncuran. 


Ini bukanlah percobaan pendaratan ke bulan pertama bagi Intuitive Machines. Tahun lalu, perusahaan asal Texas itu melakukan pendaratan pertama AS di bulan dalam lebih dari 50 tahun. Namun, instrumen pengukur jarak tidak berfungsi, dan wahana pendarat itu merapat terlalu keras sehingga salah satu kakinya patah, lalu terbalik ke samping. 


Intuitive Machines mengatakan telah memperbaiki masalah itu dan puluhan masalah lainnya. Pendaratan menyamping seperti terakhir kali akan mencegah pesawat nirawak dan sepasang penjelajah terlepas. Bor NASA juga memerlukan pendaratan tegak guna menembus di bawah permukaan bulan guna mengumpulkan sampel tanah untuk dianalisa. 


&quot;Tentu saja, kita kali ini akan lebih baik daripada sebelumnya. Namun, kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi,&quot; kata Trent Martin, wakil presiden senior sistem antariksa. 


Ini adalah klub yang teramat elit. Hanya lima negara yang berhasil mendarat di bulan selama beberapa dekade: Rusia, AS, China, India, dan Jepang. Bulan dipenuhi dengan puing-puing dari banyak kegagalan di masa lalu. 


Athena yang berukuran 4,7 meter akan mendarat sejauh 160 kilometer dari kutub selatan bulan. Hanya 400 meter jauhnya dari pendaratan terdapat kawah yang gelap -- tujuan akhir untuk pesawat nirawak yang diberi nama Grace. 


Diberi nama demikian sesuai nama mendiang pelopor pemrograman komputer Grace Hopper, pesawat nirawak berukuran 1 meter ini akan melakukan tiga uji lompatan yang semakin tinggi dan lebih jauh di permukaan bulan dengan menggunakan pendorong berbahan bakar hidrazin untuk penerbangan dan kamera, serta laser untuk navigasi.




Jika perjalanan itu berjalan lancar, wahana itu akan masuk ke kawah hitam pekat di dekatnya, yang diperkirakan sedalam 20 meter. Peralatan sains dari Hungaria dan Jerman akan melakukan pengukuran di dasar kawah sambil mencari air beku.


Hal itu akan menjadi kesempatan pertama untuk mengintip dari dekat salah satu dari banyak kawah gelap yang menghiasi kutub utara dan kutub selatan. Para ilmuwan menduga kawah-kawah ini dipenuhi dengan berton-ton es. Jika demikian, es ini dapat diubah oleh penjelajah masa depan menjadi air untuk diminum, udara untuk dihirup, dan bahkan untuk bahan bakar roket.


NASA membayar $62 juta kepada Intuitive Machines untuk membawa bor dan eksperimen lainnya ke bulan. Perusahaan itu, pada gilirannya, menjual ruang di wahana pendarat itu kepada pihak lain. Perusahaan itu juga membuka peluang bagi roket Falcon untuk berbagi tumpangan.


Satelit Lunar Trailblazer milik NASA ikut dalam misi terakhir ini, yang akan terbang terpisah ke bulan selama beberapa bulan ke depan sebelum memasuki orbit bulan untuk memetakan distribusi air di bawahnya. Juga turut dalam penerbangan ini wahana antariksa swasta yang akan mengejar asteroid untuk terbang lintas juga ikut serta, sebagai perintis penambangan asteroid. [my/ab]

</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/perusahaan-swasta-luncurkan-roket-dalam-upaya-pendaratan-terbaru-di-bulan/7989819.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/perusahaan-swasta-luncurkan-roket-dalam-upaya-pendaratan-terbaru-di-bulan/7989819.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 27 Feb 2025 13:52:07 +0700</pubDate>
            <category>Sains</category><category>VOA Headline News</category><author>voaindonesia@voanews.com (Associated Press)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/63f16520-0ac7-48c7-eade-08dd4a81f35f_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>VOA Headline News: Perusahaan Swasta Luncurkan Roket dalam Upaya Pendaratan Terbaru di Bulan </title>
            <description>VOA Headline News: Perusahaan Swasta Luncurkan Roket dalam Upaya Pendaratan Terbaru di Bulan

Kamis, 27 Februari 2025, pukul 12.00 WIB</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/voa-headline-news-perusahaan-swasta-luncurkan-roket-dalam-upaya-pendaratan-terbaru-di-bulan-/7989787.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/voa-headline-news-perusahaan-swasta-luncurkan-roket-dalam-upaya-pendaratan-terbaru-di-bulan-/7989787.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 27 Feb 2025 11:13:43 +0700</pubDate>
            <category>VOA Headline News</category><category>Sains</category><category>Audios</category><author>voaindonesia@voanews.com (Made Yoni)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/1E91440D-F600-40D7-9E26-3C9FF9D77EE2_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Asteroid yang Baru Ditemukan Diperkirakan Tidak akan Menabrak Bumi</title>
            <description>Bumi tidak terancam ditabrak asteroid dalam waktu dekat, kata NASA dan Badan Antariksa Eropa (ESA), pada Selasa (25/2). 


Pernyataan dari kedua badan tersebut disampaikan setelah asteroid yang dijuluki 2024 YR4, yang ditemukan pada bulan Desember, membuat para ilmuwan berspekulasi bahwa asteroid itu bisa menghantam Bumi pada bulan Desember 2032. 


Para ilmuwan sekarang memproyeksikan asteroid itu akan melewati bumi. Itu merupakan kabar baik, karena asteroid besar berdiameter 40 hingga 90 meter itu dapat menyebabkan banyak kerusakan. 


Setelah pengamatan selama dua bulan, para ilmuwan secara signifikan telah menurunkan kemungkinan asteroid itu menghantam Bumi. Pada satu titik kemungkinan terjadinya tabrakan sebesar 3%. ESA telah mengurangi kemungkinannya menjadi 0,001%, sementara NASA telah mengurangi kemungkinannya menjadi 0,0027%. 




&quot;Itulah hasil yang kita harapkan selama ini, meskipun kita tidak bisa 100% yakin bahwa itu akan terjadi &quot; kata Paul Chodas, yang mengepalai Pusat Studi Objek Dekat Bumi NASA. 


Perkiraan peluang itu berubah karena teleskop dunia mampu melacak asteroid tersebut, mempersempit lokasi terjadinya tabrakan dan semakin memperkecil kemungkinan terjadinya tabrakan langsung. Asteroid tersebut bergerak menjauh dari Bumi dan diperkirakan akan menghilang dari pandangan dalam satu atau dua bulan. 


&quot;Meskipun asteroid ini tidak lagi menimbulkan bahaya benturan yang signifikan terhadap Bumi, 2024 YR4 memberikan peluang yang sangat berharga&quot; untuk dipelajari, kata NASA dalam sebuah pernyataan. 


NASA memperingatkan, meski demikian ada kemungkinan kecil asteroid tersebut bisa menghantam bulan pada tahun 2032. Menurut NASA, kemungkinan terjadinya hal itu saat ini adalah 1,7%. Chodas dari NASA menganggap kemungkinan tersebut juga akan berkurang. [my/uh]

</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/asteroid-yang-baru-ditemukan-diperkirakan-tidak-akan-menabrak-bumi/7988465.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/asteroid-yang-baru-ditemukan-diperkirakan-tidak-akan-menabrak-bumi/7988465.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 26 Feb 2025 13:54:46 +0700</pubDate>
            <category>Sains</category><category>VOA Headline News</category><author>voaindonesia@voanews.com (VOA)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/f3a7cbce-a379-4822-8e72-08dd4a843460_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>VOA Headline News: Asteroid yang Baru Ditemukan Tidak akan Menabrak Bumi</title>
            <description>VOA Headline News: Asteroid yang Baru Ditemukan Tidak akan Menabrak Bumi

Rabu, 25 Februari 2025, pukul 12.00 WIB</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/voa-headline-news-asteroid-yang-baru-ditemukan-tidak-akan-menabrak-bumi/7988435.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/voa-headline-news-asteroid-yang-baru-ditemukan-tidak-akan-menabrak-bumi/7988435.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 26 Feb 2025 11:11:57 +0700</pubDate>
            <category>VOA Headline News</category><category>Sains</category><category>Audios</category><author>voaindonesia@voanews.com (Made Yoni)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/1E91440D-F600-40D7-9E26-3C9FF9D77EE2_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Aplikasi AI Klaim 99,8% Akurat Deteksi Kanker Kulit</title>
            <description>Perusahaan teknologi Inggris, Skin Analytics, telah mendapat persetujuan regulasi untuk DERM - sistem deteksi kanker kulit menggunakan AI yang otonom dengan menggunakan telepon pintar. Teknologi ini memungkinkan teknisi untuk memotret lesi pada pasien dan menerima diagnosis yang hampir instan.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/aplikasi-ai-klaim-99-8-akurat-deteksi-kanker-kulit/7974642.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/aplikasi-ai-klaim-99-8-akurat-deteksi-kanker-kulit/7974642.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 14 Feb 2025 08:29:38 +0700</pubDate>
            <category>Teknologi</category><category>Eropa</category><category>Sains</category><category>Iptek</category><author>voaindonesia@voanews.com (Associated Press)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/01000000-0aff-0242-753b-08db37a85d06_cx3_cy0_cw93_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Usai Heboh DeepSeek, CEO Nvidia Bertemu Trump Bahas Tarif Cip AI</title>
            <description>DeepSeek mampu membuat chatbot AI tanpa menggunakan cip H100 Nvidia yang pengiriman ekspornya ke China diblokir oleh Amerika. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/usai-heboh-deepseek-ceo-nvidia-bertemu-trump-bahas-tarif-cip-ai/7959196.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/usai-heboh-deepseek-ceo-nvidia-bertemu-trump-bahas-tarif-cip-ai/7959196.html</guid>            
            <pubDate>Sat, 01 Feb 2025 10:38:16 +0700</pubDate>
            <category>Amerika Serikat</category><category>Sains</category><category>Iptek</category><author>voaindonesia@voanews.com (AFP)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/1e18066e-368c-4fbe-b445-d955c9ca6e8c_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>“Kerangka Tekanan” Ultrasonik Bisa Buat Objek Melayang di Udara</title>
            <description>Sebuah perusahaan rintisan (start-up) di London, Inggris, telah menyempurnakan teknologi yang memungkinkan penggunaan gelombang suara untuk memindahkan partikel kecil lewat levitasi. Teknologi yang mampu membuat objek melayang di udara ini diklaim revolusioner untuk bidang sains dan produktivitas.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kerangka-tekanan-ultrasonik-bisa-buat-objek-melayang-di-udara/7946645.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kerangka-tekanan-ultrasonik-bisa-buat-objek-melayang-di-udara/7946645.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 24 Jan 2025 07:53:33 +0700</pubDate>
            <category>Iptek</category><category>Eropa</category><category>Sains</category><category>Teknologi</category><author>voaindonesia@voanews.com (Reuters)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/01000000-0aff-0242-9712-08db4980e9e1_w800_h450.jpeg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Misi Delapan Hari Menjadi Tujuh Bulan, Astronaut AS Tetap Optimistis</title>
            <description>Semula astronaut veteran Butch Wilmore dan Suni Williams dijadwalkan hanya berada di Stasiun Luar Angkasa Internasional   selama delapan hari setelah tiba pada Juni lalu dengan pesawat Starliner buatan Boeing.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/misi-delapan-hari-menjadi-tujuh-bulan-astronaut-as-tetap-optimistis/7930630.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/misi-delapan-hari-menjadi-tujuh-bulan-astronaut-as-tetap-optimistis/7930630.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 09 Jan 2025 14:24:33 +0700</pubDate>
            <category>Amerika Serikat</category><category>Sains</category><category>VOA Headline News</category><author>voaindonesia@voanews.com (AFP)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/683b0b71-c41a-4dee-b56e-f110aa10efb3_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>VOA Headline News: Misi Delapan Hari Menjadi Tujuh Bulan, Astronaut AS Tetap Optimistis</title>
            <description>VOA Headline News: Misi Delapan Hari Menjadi Tujuh Bulan, Astronaut AS Tetap Optimistis

Kamis, 9 Januari 2025, pukul 12.00 WIB</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/voa-headline-news-misi-delapan-hari-menjadi-tujuh-bulan-astronaut-as-tetap-optimistis/7930595.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/voa-headline-news-misi-delapan-hari-menjadi-tujuh-bulan-astronaut-as-tetap-optimistis/7930595.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 09 Jan 2025 11:44:03 +0700</pubDate>
            <category>VOA Headline News</category><category>Audios</category><category>Sains</category><category>Amerika Serikat</category><author>voaindonesia@voanews.com (Taris Hirzi Iman)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/1E91440D-F600-40D7-9E26-3C9FF9D77EE2_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Empat Astronaut di Stasiun Antariksa Ungkap Rencana Thanksgiving</title>
            <description>Astronaut Suni Williams, Nick Hague, Butch Wilmore, dan Don Pettit mengungkapkan rencana Thanksgiving mereka ke Bumi. Mereka menyampaikan itu sambil melayang di Stasiun Antariksa Internasional (ISS). 


Santapan yang akan dihidangkan dalam perayaan Hari Raya Bersyukur atau Thanksgiving Day di ISS akan meliputi: kubis brussel, sarden, labu butternut, apel, rempah-rempah, dan kalkun asap. 


Dalam pesan video tersebut, Butch Wilmore mengatakan bahwa kita memiliki banyak hal untuk disyukuri. Dan ini salah satunya, ujarnya seraya menunjukkan kondisi di tempat mereka yang tanpa gravitasi. “Luar biasa,” cetusnya. Mereka juga berterima kasih kepada keluarga, teman, dan mereka yang telah memanjatkan doa bagi mereka. 




Keempat astronaut sedang menjalani misi panjang tinggal dan bekerja di laboratorium gravitasi mikro. Di sana, menurut Badan Antariksa Nasional AS (NASA), mereka berharap bisa memajukan pengetahuan ilmiah dan menunjukkan teknologi-teknologi baru untuk eksplorasi manusia dan robot pada masa depan. 


Butch Wilmore dan Suni Williams telah menunggu di ISS sejak Juni ketika NASA mengalihkan angkutan mereka kembali ke Bumi dari kapsul Boeing Starliner ke kapsul SpaceX karena masalah keselamatan. [ka/jm]

</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/empat-astronaut-di-stasiun-antariksa-ungkap-rencana-thanksgiving/7878474.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/empat-astronaut-di-stasiun-antariksa-ungkap-rencana-thanksgiving/7878474.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 27 Nov 2024 15:03:22 +0700</pubDate>
            <category>Sains</category><category>Isu Sosial</category><category>VOA Headline News</category><author>voaindonesia@voanews.com (Associated Press)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/58788ba8-4d8e-451a-9691-5c1bce21c984_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Bumi Ucapkan Selamat Tinggal Sementara pada &apos;Bulan Mini&apos; </title>
            <description>Planet Bumi berpisah dengan asteroid yang telah mengikutinya sebagai &quot;bulan mini&quot; selama dua bulan terakhir. Batu angkasa yang tidak berbahaya itu akan menjauh pada Senin (25/11), kalah oleh tarikan gravitasi matahari yang lebih kuat. Namun, ia akan mendekat dengan cepat pada Januari mendatang. 


Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional AS (NASA) akan menggunakan antena radar untuk mengamati asteroid setinggi 10 meter itu. Pengamatan itu diharapkan akan memperdalam pemahaman ilmuwan tentang objek yang dikenal sebagai 2024 PT5, yang kemungkinan besar adalah batu besar yang terlempar dari bulan oleh asteroid yang menabrak bulan dan membentuk kawah. 


Meskipun secara teknis bukan bulan — NASA menekankan bahwa benda itu tidak pernah ditangkap gravitasi Bumi dan tetap berada di orbit. Itu adalah &quot;objek menarik&quot; yang layak dipelajari. 


Dua bersaudara astrofisikawan yang mengidentifikasi &quot;perilaku bulan mini&quot; asteroid tersebut, Raul dan Carlos de la Fuente Marcos dari Universitas Complutense Madrid, telah bekerja sama dengan teleskop di Kepulauan Canary untuk melakukan ratusan pengamatan sejauh ini.




Saat ini berjarak lebih dari 3,5 juta kilometer, objek itu terlalu kecil dan redup untuk dilihat tanpa teleskop yang kuat. Objek tersebut akan melewati Bumi pada jarak 1,8 juta kilometer pada Januari, menjaga jarak yang aman sebelum bergerak lebih jauh ke dalam tata surya sambil mengorbit matahari, dan baru akan kembali pada 2055. Jarak tersebut hampir lima kali lebih jauh dari jarak bulan. 


Pertama kali terlihat pada Agustus, asteroid tersebut mulai bergerak setengah berputar mengelilingi Bumi pada akhir September, setelah berada di bawah cengkeraman gravitasi Bumi dan mengikuti lintasan berbentuk tapal kuda. Pada saat kembali tahun depan, objek tersebut akan bergerak terlalu cepat — lebih dari dua kali kecepatannya dari September — untuk bertahan, kata Raul de la Fuente Marcos. 


NASA akan melacak asteroid tersebut selama lebih dari seminggu pada Januari, menggunakan antena radar tata surya Goldstone di Gurun Mojave, California, bagian dari Deep Space Network. [ka/lt]

</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/bumi-ucapkan-selamat-tinggal-sementara-pada-bulan-mini-/7875708.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/bumi-ucapkan-selamat-tinggal-sementara-pada-bulan-mini-/7875708.html</guid>            
            <pubDate>Mon, 25 Nov 2024 12:16:21 +0700</pubDate>
            <category>Sains</category><category>VOA Headline News</category><author>voaindonesia@voanews.com (Associated Press)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/2d8c7176-b021-4439-9266-fbbea71ccc04_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>VOA Headline News: Bumi Ucapkan Selamat Tinggal Sementara pada &apos;Bulan Mini&apos; </title>
            <description>VOA Headline News: Bumi Ucapkan Selamat Tinggal Sementara pada &apos;Bulan Mini&apos; 

Senin, 25 November 2024, pukul 11.00 WIB</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/voa-headline-news-bumi-ucapkan-selamat-tinggal-sementara-pada-bulan-mini-/7875693.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/voa-headline-news-bumi-ucapkan-selamat-tinggal-sementara-pada-bulan-mini-/7875693.html</guid>            
            <pubDate>Mon, 25 Nov 2024 10:36:07 +0700</pubDate>
            <category>VOA Headline News</category><category>Audios</category><category>Sains</category><enclosure url="https://gdb.voanews.com/1E91440D-F600-40D7-9E26-3C9FF9D77EE2_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Panel DPR AS Kembali Dengar Kesaksian Soal Penampakan UFO</title>
            <description>Sejumlah pakar pemerintah Amerika Serikat, mantan pejabat Departemen Pertahanan dan Badan Penerbangan dan Antariksa (NASA), serta yang lainnya pada Rabu (13/11) memberikan kesaksian di hadapan Komite Pengawasan DPR mengenai laporan “fenomena anomali tak dikenal” (UAP) di Capitol Hill.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/panel-dpr-as-kembali-dengar-kesaksian-soal-penampakan-ufo/7864849.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/panel-dpr-as-kembali-dengar-kesaksian-soal-penampakan-ufo/7864849.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 15 Nov 2024 15:56:52 +0700</pubDate>
            <category>Sains</category><category>Iptek</category><category>Infografik</category><author>voaindonesia@voanews.com (Associated Press)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/06a20000-0aff-0242-7aa9-08db055eee05_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Satelit Kayu Pertama di Dunia, Buatan Jepang, Menuju Antariksa</title>
            <description>KYOTO, JEPANG — Satelit kayu pertama di dunia, yang dibuat oleh para peneliti Jepang, diluncurkan ke luar angkasa, Selasa (5/11), dalam sebuah uji coba awal untuk menggunakan kayu dalam penjelajahan bulan dan Mars.


LignoSat, yang dikembangkan oleh Universitas Kyoto dan perusahaan pembuat rumah Sumitomo Forestry 1911.T, akan diterbangkan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional dalam misi SpaceX, dan kemudian dilepaskan ke orbit sekitar 400 km di atas Bumi.


Satelit LignoSat, yang diberi nama sesuai dengan kata Latin yang berarti “kayu dan seukuran  telapak tangan” ini ditugaskan untuk mendemonstrasikan potensi kosmik dari bahan terbarukan ketika manusia mengeksplorasi kehidupan di luar angkasa.


“Dengan kayu, bahan yang dapat kita produksi sendiri, kita akan dapat membangun rumah, tinggal dan bekerja di luar angkasa selamanya,” kata Takao Doi, seorang astronot yang pernah terbang dengan pesawat ulang-alik dan mempelajari aktivitas luar angkasa manusia di Universitas Kyoto.


Dengan rencana 50 tahun untuk menanam pohon dan membangun rumah kayu di bulan dan Mars, tim Doi memutuskan untuk mengembangkan satelit kayu bersertifikasi NASA untuk membuktikan bahwa kayu merupakan bahan yang dapat digunakan di luar angkasa.


“Pesawat terbang di awal tahun 1900-an terbuat dari kayu,” kata profesor ilmu kehutanan Universitas Kyoto, Koji Murata. “Satelit kayu seharusnya juga bisa dibuat.”


Kayu lebih tahan lama di luar angkasa daripada di Bumi karena tidak ada air atau oksigen yang dapat membusukkan atau membakarnya, tambah Murata.


Satelit kayu juga meminimalkan dampak lingkungan pada akhir masa pakainya, kata para peneliti.


Satelit yang dinonaktifkan harus masuk kembali ke atmosfer agar tidak menjadi sampah antariksa. Satelit logam konvensional menghasilkan partikel aluminium oksida saat masuk kembali ke atmosfer, tetapi satelit kayu hanya akan terbakar dengan polusi yang lebih sedikit, kata Doi.


“Satelit logam mungkin akan dilarang di masa depan,” kata Doi. “Jika kami dapat membuktikan bahwa satelit kayu pertama kami berhasil, kami ingin mengajukannya ke SpaceX milik Elon Musk.”


Aplikasi Industri


Para peneliti menemukan bahwa honoki, sejenis pohon magnolia yang berasal dari Jepang dan secara tradisional digunakan untuk sarung pedang, paling cocok untuk pesawat ruang angkasa, setelah melakukan percobaan selama 10 bulan di Stasiun Antariksa Internasional.


LignoSat terbuat dari kayu honoki, menggunakan teknik kerajinan tradisional Jepang tanpa sekrup atau lem.


Setelah diluncurkan, LignoSat akan berada di orbit selama enam bulan, dengan komponen elektronik di dalamnya untuk mengukur ketahanan kayu terhadap lingkungan ruang angkasa yang ekstrem, di mana temperaturnya berfluktuasi dari -100 hingga 100 derajat Celcius setiap 45 menit saat mengorbit dari kegelapan ke sinar matahari.


LignoSat juga akan mengukur kemampuan kayu untuk mengurangi dampak radiasi ruang angkasa pada semikonduktor, sehingga berguna untuk aplikasi seperti konstruksi pusat data, kata Kenji Kariya, seorang manajer di Sumitomo Forestry Tsukuba Research Institute.


“Ini mungkin terlihat kuno, tetapi kayu sebenarnya adalah teknologi mutakhir saat peradaban menuju bulan dan Mars,” katanya. “Ekspansi ke luar angkasa dapat menyegarkan industri kayu.” [my/ab]

</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/world-s-first-wooden-satellite-developed-in-japan-heads-to-space/7852674.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/world-s-first-wooden-satellite-developed-in-japan-heads-to-space/7852674.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 06 Nov 2024 03:01:02 +0700</pubDate>
            <category>Sains</category><category>Asia Pasifik</category><category>Dunia</category><category>Iptek</category><author>voaindonesia@voanews.com (Reuters)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/09018385-9715-40d1-96fc-fb721e955e40_cx0_cy68_cw0_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>China: Astronaut dari Stasiun Antariksa Tiangong Kembali ke Bumi</title>
            <description>Sekelompok awak China yang terdiri dari tiga astronaut kembali ke Bumi pada Senin (4/11) setelah tinggal selama enam bulan lebih di stasiun antariksa Tiangong, kata kantor berita Xinhua.


Ye Guangfu, Li Cong dan Li Guangsu berada dalam “kondisi kesehatan yang baik” setelah mendarat dengan kapsul kepulangan mereka di Dongfeng, wilayah pedalaman Mongolia, kata Xinhua.


Ketiga lelaki itu tiba di stasiun Tiangong pada akhir April. Pada 30 Oktober lalu, tiga astronaut baru, dua lelaki dan seorang perempuan, bergabung dengan mereka di sana. Seusai proses serah terima selama lima hari, ketiga astronaut lama itu memulai perjalanan pulang mereka.




Stasiun antariksa Tiangong, yang diawaki oleh tim-tim beranggotakan tiga astronaut yang dirotasi setiap tiga hingga enam bulan, merupakan bagian paling penting dalam program antariksa China.


Modul utamanya diluncurkan pada 2021 dan diperkirakan akan digunakan selama sekitar sepuluh tahun.


Beijing mengatakan mereka sedang berupaya mengirimkan misi berawak ke bulan pada 2030. China mengatakan pihaknya berencana membangun sebuah pangkalan di bulan. [uh/ns]

</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/china-astronaut-dari-stasiun-antariksa-tiangong-kembali-ke-bumi/7850266.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/china-astronaut-dari-stasiun-antariksa-tiangong-kembali-ke-bumi/7850266.html</guid>            
            <pubDate>Mon, 04 Nov 2024 10:34:38 +0700</pubDate>
            <category>China</category><category>Sains</category><category>Iptek</category><category>VOA Headline News</category><author>voaindonesia@voanews.com (AFP)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/d87721cd-24d5-4275-9cc0-01464139556d_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        </channel></rss>