<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">     
    <channel>      
        <title>Laut China Selatan - Voice of America</title>     
        <link>https://www.voaindonesia.com/z/5044</link>
        <description>Kumpulan berita tentang konflik dan sengketa di Laut China Selatan antara China dan negara-negara tetangga lainnya seperti Vietnam, Filipina, Indonesia, Malaysia, Brunei, Taiwan.</description>
        <image>
            <url>https://www.voaindonesia.com/Content/responsive/VOA/id/img/logo.png</url>
            <title>Laut China Selatan - Voice of America</title>
            <link>https://www.voaindonesia.com/z/5044</link>
        </image>
        <language>id</language>
        <copyright> </copyright>   
        <ttl>60</ttl>        
        <lastBuildDate>Sun, 15 Mar 2026 18:43:25 +0700</lastBuildDate> 
        <generator>Pangea CMS – VOA</generator>        
        <atom:link href="https://www.voaindonesia.com/api/z-ppqil-vomx-tper-_qp" rel="self" type="application/rss+xml" />
    		<item>
            <title>China Gelar Latihan &apos;Tembak-Menembak&apos; di Lepas Pantai Taiwan, Bertekad Dorong &apos;Reunifikasi&apos;</title>
            <description>
Taiwan yang diperintah secara demokratis, yang dianggap China sebagai wilayahnya sendiri, telah berulang kali mengeluhkan aktivitas militer China.
</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/china-gelar-latihan-tembak-menembak-di-lepas-pantai-taiwan-bertekad-dorong-reunifikasi-/7988506.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/china-gelar-latihan-tembak-menembak-di-lepas-pantai-taiwan-bertekad-dorong-reunifikasi-/7988506.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 26 Feb 2025 19:07:44 +0700</pubDate>
            <category>Asia Pasifik</category><category>Laut China Selatan</category><category>China</category><author>voaindonesia@voanews.com (Reuters)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/85306dfe-08fb-49ff-b9c5-73598355ca03_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Taiwan Tahan Kru Kapal China Pasca Putusnya Kabel Bawah Laut</title>
            <description>Kapal Hongtai yang menggunakan status &apos;flag on convenience&apos;, yang memungkinkan perusahaan pelayaran tersebut mendaftarkan kapal mereka di negara-negara yang tidak memiliki kaitan dengan mereka, untuk menekan biaya dan menghindar dari pengawasan.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/taiwan-tahan-kru-kapal-china-pasca-putusnya-kabel-bawah-laut/7987343.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/taiwan-tahan-kru-kapal-china-pasca-putusnya-kabel-bawah-laut/7987343.html</guid>            
            <pubDate>Tue, 25 Feb 2025 21:54:34 +0700</pubDate>
            <category>Asia Pasifik</category><category>Berita</category><category>Dunia</category><category>Laut China Selatan</category><category>China</category><author>voaindonesia@voanews.com (AFP)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/c5fbcfcf-3a6a-4417-8d7c-08dd4a843460_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Menhan Jepang Kunjungi Radar Pengintaian Udara di Pangkalan Militer Filipina</title>
            <description>Manila  — Menteri Pertahanan Jepang Gen Nakatani hari Minggu (23/2) mengunjungi sebuah pangkalan militer di provinsi La Union, di sebelah utara ibu kota Filipina, Manila, untuk menginspeksi sebuah sistem radar pengintaian udara mobil yang dikirim Jepang sebagai bagian dari perjanjian pertahanan bersejarah yang disepakati tahun lalu antara kedua negara.


Nakatani mengemukakan, “Sungguh luar biasa melihat peralatan pertahanan Jepang ini dapat berkontribusi bagi stabilitas dan perdamaian...</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/menhan-jepang-kunjungi-radar-pengintaian-udara-di-pangkalan-militer-filipina/7985584.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/menhan-jepang-kunjungi-radar-pengintaian-udara-di-pangkalan-militer-filipina/7985584.html</guid>            
            <pubDate>Mon, 24 Feb 2025 07:10:01 +0700</pubDate>
            <category>Asia Pasifik</category><category>Laut China Selatan</category><category>China</category><enclosure url="https://gdb.voanews.com/441a3e8e-d61b-4223-8dc5-df11d965b8de_cx0_cy8_cw0_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>China Sebut Pesawat Filipina Terbang &apos;Secara Ilegal&apos; di Atas Wilayah Laut yang Disengketakan</title>
            <description>Beijing menuduh Filipina &quot;secara ilegal&quot; mengirim tiga pesawat ke wilayah udara di atas Laut China Selatan yang disengketakan, Jumat (21/2), menambah ketegangan teritorial yang telah berlangsung lama antara kedua negara.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/china-sebut-pesawat-filipina-terbang-secara-ilegal-di-atas-wilayah-laut-yang-disengketakan/7982999.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/china-sebut-pesawat-filipina-terbang-secara-ilegal-di-atas-wilayah-laut-yang-disengketakan/7982999.html</guid>            
            <pubDate>Sat, 22 Feb 2025 01:49:21 +0700</pubDate>
            <category>Laut China Selatan</category><category>Berita</category><category>Asia Pasifik</category><category>China</category><author>voaindonesia@voanews.com (AFP)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/42500530-94EA-47CB-BE7B-37CE9544D1A4_w800_h450.png" length="0" type="image/png"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Filipina akan Gelar Latihan Militer Besar Saat Ketegangan di Laut China Selatan Meningkat</title>
            <description>Para pejabat pertahanan Filipina mengatakan mereka akan mengadakan latihan militer besar-besaran selama 10 hari bulan depan, dengan tujuan memperkuat kemampuan negara itu untuk menanggapi krisis apa pun yang disebabkan oleh “ancaman eksternal.”</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/filipina-akan-gelar-latihan-militer-besar-saat-ketegangan-di-laut-china-selatan-meningkat/7980581.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/filipina-akan-gelar-latihan-militer-besar-saat-ketegangan-di-laut-china-selatan-meningkat/7980581.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 19 Feb 2025 22:43:36 +0700</pubDate>
            <category>Laut China Selatan</category><category>Berita</category><category>Asia Pasifik</category><category>Dunia</category><author>voaindonesia@voanews.com (William Yang)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/f3d04e97-c609-40f0-96cc-efe050e267aa_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Amerika Kecam Manuver ‘Berbahaya’ oleh Angkatan Laut China di Laut China Selatan </title>
            <description>Amerika Serikat mengutuk manuver &quot;berbahaya&quot; dari helikopter angkatan laut China yang membahayakan keselamatan pesawat pemerintah Filipina yang berpatroli di wilayah beting yang disengketakan di Laut China Selatan, kata duta besarnya untuk Manila pada Rabu (19/2). 


Dalam sebuah unggahan di X, Duta Besar MaryKay Carlson juga meminta China &quot;untuk menahan diri dari tindakan koersif dan menyelesaikan perselisihannya secara damai sesuai dengan hukum internasional.&quot; 


Filipina mengatakan pada...</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/amerika-kecam-manuver-berbahaya-oleh-angkatan-laut-china-di-laut-china-selatan-/7980228.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/amerika-kecam-manuver-berbahaya-oleh-angkatan-laut-china-di-laut-china-selatan-/7980228.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 19 Feb 2025 15:25:40 +0700</pubDate>
            <category>Amerika Serikat</category><category>Asia Pasifik</category><category>VOA Headline News</category><category>Laut China Selatan</category><category>China</category><author>voaindonesia@voanews.com (Reuters)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/83463337-26f9-44bf-86fa-08dd4a843460_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Garda Pantai Filipina Kecam Manuver Helikopter China yang &apos;Berbahaya&apos;</title>
            <description>Helikopter militer China itu terbang dalam jarak &quot;sedekat tiga meter&quot; dengan pesawat biro perikanan (BFAR) Filipina yang juga sedang membawa sejumlah wartawan.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/garda-pantai-filipina-kecam-manuver-helikopter-china-yang-berbahaya-/7978801.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/garda-pantai-filipina-kecam-manuver-helikopter-china-yang-berbahaya-/7978801.html</guid>            
            <pubDate>Tue, 18 Feb 2025 19:39:30 +0700</pubDate>
            <category>Laut China Selatan</category><category>Berita</category><category>Asia Pasifik</category><category>China</category><author>voaindonesia@voanews.com (AFP)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/08e26f89-a578-435b-86f1-08dd4a843460_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Sumber: India Incar Kesepakatan Penjualan Rudal Senilai $200 Juta kepada Filipina</title>
            <description>Potensi kesepakatan itu diharapkan akan menyusul penjualan rudal jelajah supersonik jarak menengah BrahMos senilai $375 juta oleh India ke Filipina pada 2022.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/sumber-india-incar-kesepakatan-penjualan-rudal-senilai-200-juta-kepada-filipina/7973315.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/sumber-india-incar-kesepakatan-penjualan-rudal-senilai-200-juta-kepada-filipina/7973315.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 13 Feb 2025 19:15:08 +0700</pubDate>
            <category>Asia Pasifik</category><category>Berita</category><category>Dunia</category><category>Laut China Selatan</category><author>voaindonesia@voanews.com (Reuters)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/06a20000-0aff-0242-85cb-08db044b299b_cx0_cy7_cw0_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Angkatan Laut Taiwan Siap Lindungi Kabel Telekomunikasi Bawah Laut</title>
            <description>Taipei khawatir Beijing akan memutus hubungan telekomunikasi ke Taiwan sebagai bagian dari upaya untuk merebut atau memblokade pulau tersebut.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/angkatan-laut-taiwan-siap-lindungi-kabel-telekomunikasi-bawah-laut/7938771.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/angkatan-laut-taiwan-siap-lindungi-kabel-telekomunikasi-bawah-laut/7938771.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 16 Jan 2025 18:48:44 +0700</pubDate>
            <category>Asia Pasifik</category><category>Laut China Selatan</category><category>China</category><author>voaindonesia@voanews.com (AFP)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/01000000-0a00-0242-5466-08db3c65b658_cx0_cy8_cw0_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Menlu Sugiono: RI akan Intensifkan Kerja Sama Pertahanan dan Keamanan Maritim</title>
            <description>Sebelumnya, Indonesia tidak merasa sebagai salah satu pihak dalam sengketa Laut China Selatan. Namun, kenetralan Indonesia menghadapi ujian dengan masuknya garda pantai China ke zona ekonomi eksklusif RI.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/menlu-sugiono-ri-akan-intensifkan-kerja-sama-pertahanan-dan-keamanan-maritim/7931875.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/menlu-sugiono-ri-akan-intensifkan-kerja-sama-pertahanan-dan-keamanan-maritim/7931875.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 10 Jan 2025 16:03:30 +0700</pubDate>
            <category>Indonesia</category><category>Berita</category><category>Asia Pasifik</category><category>Laut China Selatan</category><author>voaindonesia@voanews.com (Reuters)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/92c4536c-9dd7-43fe-aa93-0d0c05255e9a_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Filipina Angkat Drone Kapal Selam yang Diduga Milik China</title>
            <description>Drone kapal selam itu berwarna kuning dengan panjang sekitar dua meter (enam kaki), dan berbentuk torpedo dengan sirip. Menurut penyelidikan polisi Filipina, drone itu memiliki antena dan mata untuk pengintaian. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/filipina-angkat-drone-kapal-selam-yang-diduga-milik-china/7921748.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/filipina-angkat-drone-kapal-selam-yang-diduga-milik-china/7921748.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 02 Jan 2025 19:08:10 +0700</pubDate>
            <category>Asia Pasifik</category><category>Laut China Selatan</category><category>China</category><author>voaindonesia@voanews.com (AFP)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/7c042bf2-5cf6-49c7-8ccf-d185755467f2_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>China Peringatkan Filipina tentang Pengerahan Rudal Jarak Menengah</title>
            <description>Beijing  — China hari Kamis (26/12) mengulangi peringatannya kepada Filipina bahwa keputusan Manila untuk mendapatkan rudal jarak menengah “menimbulkan ancaman substantif terhadap perdamaian dan keamanan regional.”


Dalam konferensi pers hari Kamis, juru bicara kementerian luar negeri Mao Ning mengatakan “Sistem rudal jarak menengah Typhon bukanlah senjata defensif, tetapi merupakan senjata strategis dan ofensif.”


Mao mengatakan keputusan Filipina untuk mendapatkan sistem rudal AS itu...</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/china-peringatkan-filipina-tentang-pengerahan-rudal-jarak-menengah/7915499.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/china-peringatkan-filipina-tentang-pengerahan-rudal-jarak-menengah/7915499.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 27 Dec 2024 07:30:48 +0700</pubDate>
            <category>Asia Pasifik</category><category>Politik</category><category>Laut China Selatan</category><category>China</category><enclosure url="https://gdb.voanews.com/999c47ed-ef92-488b-bd6e-b118d62f8b31_cx0_cy7_cw0_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Taiwan Deteksi 16 Kapal Perang China di Sekitar Wilayahnya</title>
            <description>Belum ada pengumuman dari militer Beijing atau media pemerintah China mengenai peningkatan aktivitas militer di Laut China Timur, Selat Taiwan, Laut China Selatan, atau Samudra Pasifik Barat.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/taiwan-deteksi-16-kapal-perang-china-di-sekitar-wilayahnya/7898551.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/taiwan-deteksi-16-kapal-perang-china-di-sekitar-wilayahnya/7898551.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 12 Dec 2024 19:28:53 +0700</pubDate>
            <category>Asia Pasifik</category><category>Laut China Selatan</category><category>China</category><author>voaindonesia@voanews.com (AFP)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/cb6080c0-19d4-47d5-86b7-c139f12ab894_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Jepang Beri Filipina Bantuan Dana untuk Perkuat Pertahanan Maritim</title>
            <description>Dana itu akan digunakan untuk menambah armada perahu karet berlambung keras, sistem radar pantai, dan sistem identifikasi otomatis untuk pertahanan maritime Filipina.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/jepang-beri-filipina-bantuan-dana-untuk-perkuat-pertahanan-maritim/7888003.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/jepang-beri-filipina-bantuan-dana-untuk-perkuat-pertahanan-maritim/7888003.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 05 Dec 2024 19:58:22 +0700</pubDate>
            <category>Laut China Selatan</category><category>Asia Pasifik</category><author>voaindonesia@voanews.com (AFP)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/3f2c74e4-5f21-4028-9b63-40eef8938461_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Penjaga Pantai Filipina: China Lakukan Tindakan ‘Agresif’ di dekat Beting Scarborough </title>
            <description>Penjaga Pantai Filipina (PCG) mengatakan kapal angkatan laut dan penjaga pantai China telah melakukan “tindakan agresif&quot; terhadap patroli rutin yang dilakukannya dan biro perikanan di dekat Beting Scarborough yang disengketakan di Laut China Selatan pada hari Rabu (4/12). 


Seorang penjaga pantai China menembakkan meriam air ke kapal PCG “yang ditujukan langsung ke antena navigasi kapal,” kata Jay Tarriela, juru bicara PCG untuk Laut China Selatan, dalam sebuah pernyataan.




Kapal-kapal...</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/penjaga-pantai-filipina-china-lakukan-tindakan-agresif-di-dekat-beting-scarborough-/7886614.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/penjaga-pantai-filipina-china-lakukan-tindakan-agresif-di-dekat-beting-scarborough-/7886614.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 04 Dec 2024 14:44:52 +0700</pubDate>
            <category>Asia Pasifik</category><category>VOA Headline News</category><category>Laut China Selatan</category><category>China</category><author>voaindonesia@voanews.com (Reuters)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/35b3a3e8-adcc-4ec7-a586-34deb36f5d58_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>China Menuduh Kapal-kapal Filipina &apos;Berkelompok Secara Ilegal&apos; di Pulau yang Disengketakan</title>
            <description>China mengklaim hampir seluruh wilayah Laut China Selatan, meskipun keputusan internasional pada tahun 2016 menyimpulkan bahwa klaim itu tidak memiliki dasar hukum.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/china-menuduh-kapal-kapal-filipina-berkelompok-secara-ilegal-di-pulau-yang-disengketakan/7884138.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/china-menuduh-kapal-kapal-filipina-berkelompok-secara-ilegal-di-pulau-yang-disengketakan/7884138.html</guid>            
            <pubDate>Mon, 02 Dec 2024 23:03:00 +0700</pubDate>
            <category>Laut China Selatan</category><category>Asia Pasifik</category><category>China</category><author>voaindonesia@voanews.com (AFP)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/7f3847b9-1479-4245-9b46-c38ba4651092_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Menhan ASEAN Bertemu Amerika dan Tiongkok, Bahas Sengketa Maritim</title>
            <description>Menteri pertahanan negara-negara ASEAN bertemu dengan menhan AS, Tiongkok, dan sejumlah negara lain di Laos. Pertemuan ini membahas sikap Beijing yang makin konfrontatif di Laut Cina Selatan, yang bersingunggan dengan sejumlah negara di Asia Tenggara. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/menhan-asean-bertemu-amerika-dan-tiongkok-bahas-sengketa-maritim/7873966.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/menhan-asean-bertemu-amerika-dan-tiongkok-bahas-sengketa-maritim/7873966.html</guid>            
            <pubDate>Mon, 25 Nov 2024 05:02:03 +0700</pubDate>
            <category>Liputan Berita VOA</category><category>Asia Pasifik</category><category>Amerika Serikat</category><category>Dunia</category><category>Televisi</category><category>Video </category><category>Media</category><category>Laut China Selatan</category><author>voaindonesia@voanews.com (Virginia Gunawan)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/983022f5-afa5-4dba-b588-ea7ef8782c1d_tv_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Cek Fakta: China Tuduh Filipina Tingkatkan Ketegangan di Laut China Selatan</title>
            <description>China telah menolak putusan internasional yang menjelaskan hak-hak Filipina di Laut China Selatan, dan berulang kali melakukan tindakan agresif untuk mempertahankan dominasinya di wilayah tersebut.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/cek-fakta-china-tuduh-filipina-tingkatkan-ketegangan-di-laut-china-selatan/7873914.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/cek-fakta-china-tuduh-filipina-tingkatkan-ketegangan-di-laut-china-selatan/7873914.html</guid>            
            <pubDate>Sat, 23 Nov 2024 04:20:47 +0700</pubDate>
            <category>Polygraph</category><category>Asia Pasifik</category><category>Laut China Selatan</category><category>China</category><enclosure url="https://gdb.voanews.com/5cd7d1cd-c12d-45f1-b05c-9521af273d29_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Prabowo dan Biden Bahas Isu Laut China Selatan</title>
            <description>Presiden AS Joe Biden dan Presiden Prabowo Subianto bertemu hari Selasa di Gedung Putih untuk memperkuat hubungan AS-Indonesia. Pertemuan ini berlangsung beberapa hari setelah Indonesia dan Tiongkok menandatangani perjanjian maritim yang mengundang kontroversi.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/prabowo-dan-biden-bahas-isu-laut-china-selatan/7863444.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/prabowo-dan-biden-bahas-isu-laut-china-selatan/7863444.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 14 Nov 2024 13:22:28 +0700</pubDate>
            <category>Video </category><category>Amerika Serikat</category><category>Liputan Berita VOA</category><category>Indonesia</category><category>Laut China Selatan</category><category>China</category><author>voaindonesia@voanews.com (Yuni Salim)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/b0d37155-2485-4622-bf99-411675e7294b_tv_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Protes soal UU Maritim Baru, China Panggil Dubes Filipina </title>
            <description>China says laws ‘illegally’ include its territories</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/protes-soal-uu-maritim-baru-china-panggil-dubes-filipina-/7856372.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/protes-soal-uu-maritim-baru-china-panggil-dubes-filipina-/7856372.html</guid>            
            <pubDate>Sat, 09 Nov 2024 07:06:04 +0700</pubDate>
            <category>Laut China Selatan</category><category>Asia Pasifik</category><category>China</category><author>voaindonesia@voanews.com (Reuters)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/0A0ADD43-ABC0-484D-BE66-64CF19F928D3_w800_h450.png" length="0" type="image/png"/>
        </item>		
        </channel></rss>