Tim SAR menemukan tiga mayat lagi, Rabu (7/7), sehingga jumlah korban tewas menjadi tujuh setelah semburan lumpur dan puing-puing mengoyak kota peristirahatan Jepang, Atami, yang tetap berada di bawah ancaman lumpur longsor lebih lanjut.
Dua puluh tujuh orang masih dinyatakan hilang.
Sekitar 2.000 petugas dikerahkan ke beberapa kawasan yang porak poranda di Atami.
Tim SAR dan sejumlah anjing pelacak secara hati-hati menyusur rumah-rumah yang hancur dan dipenuhi lumpur akibat bencana yang terjadi Sabtu lalu itu.
BACA JUGA: Tanah Longsor di Atami, 24 Orang Masih HilangHujan ringan terus turun, dan risiko kemungkinan terjadinya lumpur longsor lebih lanjut, mengganggu jalannya operasi pencarian.
Seperti yang terjadi pada Rabu, tim SAR juga menemukan tiga mayat -- dua wanita dan satu pria – dalam timbunan lumpur, Selasa, kata sejumlah pejabat Atami.
Selain tujuh orang yang ditemukan tewas, 25 orang telah diselamatkan, termasuk tiga orang yang terluka, kata mereka.
Bencana tersebut merupakan tantangan tambahan bagi Perdana Menteri Yoshihide Suga yang bersiap membuka Olimpiade Tokyo, yang akan dimulai dalam waktu kurang dari tiga pekan. [ab/uh]