Tautan-tautan Akses

AS

Tersangka Penembakan di Bandara Florida Disidang 


Esteban Santiago (ketiga dari kiri), tersangka penembakan maut di bandar udara Florida, kembali ke penjara Broward County setelah persidangan pertamanya Senin (9/1) di Fort Lauderdale, Florida. (AP/Alan Diaz)

Sementara yang berwajib terus mencari motif serangan itu, keluarga Santiago mengatakan, dia menderita trauma akibat penugasan selama 11 bulan perang di Irak.

Tersangka penembakan maut hari Jumat pekan lalu di bandara Florida tampil di pengadilan Senin (9/1).

Esteban Santiago dikenakan tuduhan Sabtu dengan tindak kekerasan di bandara sehingga mengakibatkan kematian. Seandainya terbukti bersalah, Santiago bisa menghadapi hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Sementara yang berwajib terus mencari motif serangan itu, keluarga Santiago mengatakan, dia menderita trauma akibat penugasan selama 11 bulan perang di Irak.

“Tidak semua orang punya reaksi sama setelah kembali dari perang,” kata kakaknya, Bryan Santiago kepada CNN. “Ada yang baik, dan ada yang tidak.”

Menurut ibunya, Esteban Santiago, 26, memberitahu bahwa dia sangat terpengaruh oleh bom yang meledak di dekat kedua sahabatnya saat dia berdinas pada 2010 dan awal 2011.

Bryan Santiago juga mengatakan, saudaranya minta bantuan psikolog tetapi hanya menerima sedikit bantuan tahun lalu setelah pergi ke kantor FBI di Anchorage, Alaska, dalam kondisi terganggu. Dia membuat pernyataan tidak jelas dan memberitahu agen-agen FBI dia mendengar suara-suara yang menyuruhnya bergabung dengan Negara Islam (ISIS). [jm]

XS
SM
MD
LG