Tautan-tautan Akses

AS

Tersangka Pembom New York Kemungkinan Keluar dari Penjara


Dalam sketsa persidangan, Najibullah Zazi (kiri), hadir di pengadilan federal di Brooklyn, New York, 2 Mei 2019. Pada persidangan itu, Zazi dihukum 10 tahun penjara karena merencanakan pemboman kereta bawah tanah New York pada 2009.

Sepuluh tahun setelah ditangkap karena berencana mengebom kereta bawah tanah New York, Najibullah Zazi pada Kamis (2/5) dijatuhi hukuman 10 tahun penjara. Tapi, Zazi sudah menghabiskan waktu yang sama dalam penjara.

Zazi mengaku bersalah pada 2010 atas tiga dakwaan terkait komplotan untuk mengebom kereta bawah tanah sekitar hari peringatan serangan teroris 11 September.

Tetapi sejak itu, warga naturalisasi Amerika yang berusia 33 tahun itu memberi bantuan "luar biasa" kepada otoritas kontraterorisme Amerika, ujar jaksa.

Sejak ditangkap, Zazi dikunjungi lebih dari 100 kali untuk memberi informasi, kata jaksa dalam pengajuan pengadilan. Ia juga bersaksi dalam beberapa persidangan dan "memberi intelijen yang penting dan wawasan unik tentang al-Qaeda dan para anggotanya."

Menurut jaksa, Zazi menjadi radikal ketika tumbuh besar di wilayah Queens, New York. Ia direkrut dan dilatih al-Qaeda untuk mengebom kereta bawah tanah New York dalam bulan suci Ramadan dan peringatan ke-8 serangan teror 11 September. [ka]

XS
SM
MD
LG