Tautan-tautan Akses

Terlibat Gerakan Ekstremis Anti-Pemerintah, Mantan Sersan AU AS Divonis Penjara Seumur Hidup


Dua F-35A Lightning Angkatan Udara ditugaskan untuk terbang ke 354 Fighter Wing di atas Joint Pacific Alaska Range Complex, 14 April 2022. Streven Carillo, seorang mantan sersan Angkatan Udara Amerika yang terkait gerakan ekstremis anti-pemerintah.(Foto: via AP)
Dua F-35A Lightning Angkatan Udara ditugaskan untuk terbang ke 354 Fighter Wing di atas Joint Pacific Alaska Range Complex, 14 April 2022. Streven Carillo, seorang mantan sersan Angkatan Udara Amerika yang terkait gerakan ekstremis anti-pemerintah.(Foto: via AP)

Streven Carillo, seorang mantan sersan Angkatan Udara Amerika yang terkait gerakan ekstremis anti-pemerintah dan pada tahun 2020 menyerang petugas penegak hukum di tengah demonstrasi memprotes pembunuhan George Floyd, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat dalam pembunuhan sersan sherrif di California Utara.

Carillo, yang berusia 33 tahun, mengaku bersalah Juni lalu atas sembilan tuduhan, termasuk pembunuhan Sersan Santa Cruz County amon Gutzwiller.

Seorang hakim federal Juni lalu juga memvonis Carillo 41 tahun penjara karena membunuh David Patrick Underwood, seorang agen keamanan federal yang diserang bersama seorang rekan Carillo saat menjaga sebuah gedung federal di Oakland.

Jaksa mengatakan pada 6 Januari 2020, Carillo menyergap deputi sherrif di Santa Cruz yang menggapi laporan tentang sebuah van berisi senjata api dan bahan pembuat hom. Gutzwiller, usia 38 tahun, tewas dalam peledakan itu. Beberapa petugas penegak hukum lainnya luka-luka

Carillo, yang berasal dari Santa Cruz, ditangkap setelah menyergap para pejabat di komunitas Ben Lomond. Sementara beberapa petugas penegak hukum lainnya luka-luka. [em/pp]

Forum

XS
SM
MD
LG