Tautan-tautan Akses

Pemerintah Sri Lanka Hadapi Tuduhan Melakukan Kejahatan Perang


Para anggota militer Sri Lanka melakukan parade Hari Kemerdekaan di Kolombo (foto: ilustrasi).

Pemerintah Sri Lanka menghadapi tekanan yang semakin meningkat hari Jumat (10/11) untuk menjawab tuduhan melakukan kejahatan perang dari 50 orang yang mengatakan mereka diperkosa dan disiksa seawal tahun ini.

Kisah penderitaan yang dialami kelima lelaki itu terjadi hampir 10 tahun setelah perang saudara di negeri itu berakhir dan beberapa hari sebelum Dewan Hak Asasi Manusia PBB meninjau keadaan hak asasi di negara itu.

Dokter, psikolog, anggota legislatif dan berbagai kelompok hak asasi manusia menghimbau PBB menyelidiki tuduhan baru yang diterbikan Associated Press hari Rabu. AP meninjau 32 evaluasi medis dan psikologis dan mewawancarai 20 pria yang mengatakan mereka dituduh mencoba menghidupkan kembali satu kelompok pemberontak dari pihak yang kalah dalam perang saudara selama 26 tahun di Sri Lanka. [al]

XS
SM
MD
LG