Tautan-tautan Akses

AS

Sepertiga Warga AS Rela Kehilangan Hak Pilih, Asalkan Naik Gaji


Pemilih AS memberikan suara di Columbus, Ohio (foto: ilustrasi).

Lebih dari sepertiga orang dewasa Amerika mengatakan rela melepaskan hak pilih seumur hidup asalkan gaji mereka naik 10 persen.

Hasil survei situs web penasihat keuangan LendEdu mendapati orang Amerika rela melepaskan banyak hal demi kenaikan gaji.

Lebih dari 50 persen mengatakan rela tidak menonton film selama tiga tahun asalkan gaji naik. Lebih dari 15 persen mengatakan rela melepaskan semua cuti demi mendapatkan lebih banyak uang. Separuh jumlah orang yang disurvey mengaku rela bekerja satu hari setiap akhir pekan selama setahun ke depan demi kenaikan gaji. Mungkin yang tidak mengherankan adalah hampir 44 persen orang Amerika mengatakan akan berhenti berolahraga selama lima tahun demi kenaikan gaji.

Sebagian responden, lebih dari 9 persen, bahkan mengatakan rela melepaskan hak pilih bagi anak-anak mereka seumur hidup. Dua dari lima orang mengaku rela tidak ke dokter gigi selama lima tahun, dan 12 persen menyatakan rela putus hubungan dengan pasangan.

Pengorbanan lain yang siap mereka lakukan asalkan naik gaji antara lain: 53,55 persen rela menutup semua akun media sosial selama lima tahun ke depan; 88,61 persen rela berhenti menonton serial televisi Game of Thrones sepanjang sisa umur; 73,42 persen rela tidak minum minuman beralkohol selama lima tahun ke depan; 55,9 persen rela bekerja lembur 10 jam per minggu seumur hidup; dan 47,74 persen rela tidak menyentuh semua produk berkafein untuk dua tahun ke depan.

Walaupun hasil survei itu mungkin mengejutkan bagi sebagian orang, berbagai laporan menyebutkan, mayoritas orang Amerika bahkan tidak memiliki uang tabungan 1.000 dolar untuk biaya tidak terduga. [ka/al]

XS
SM
MD
LG